Sabtu, 26 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Budidaya Perikanan Air Payau Semakin Menggeliat di Bengkalis
Senin, 23 April 2018 11:24 WIB
Budidaya Perikanan Air Payau Semakin Menggeliat di Bengkalis
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, panen udang vanname di kolam percontohan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis, beberapa waktu lalu.

(CAKAPLAH) - Budidaya perikanan air payau merupakan budidaya dengan perpaduan antara air tawar dengan air laut. Budidaya sejenis ini, biasanya berlokasi tidak jauh dari pantai atau berada di kuala sungai (muara). Hal itu guna mempermudah penambahan dan pergantian air kolam, jika diperlukan. Lokasi sangat menentukan keberhasilan budidaya perikanan air payau. 

Belakangan ini, budidaya perikanan air payau sangat menjanjikan bagi sebagian kalangan di pulau Bengkalis. Salah satunya budidaya udang vanname. Kendati permintaan pasar Bengkalis tidak dominan terhadap udang jenis ini, pembudidaya diuntungkan dengan permintaan pasar luar dalam jumlah besar.

Apalagi, udang vanname lebih cepat masa panennya dibanding udang lain. tingkat keberhasilan (hasil panen) yang cukup tinggi membuat para petani petambak udang mengisi kembali kolam-kolam mereka.

Frengky satu dari beberapa pembudidaya perikanan air payau jenis udang vanname mengakui bisnis udang vanname di pulau Bengkalis semakin menggiurkan. Ia yang kini mengoperasi kolam di lahan sekitar seluas 2.78 hektar di Desa Tameran. Frengky mengaku saat ini terus mengembangkan bisnis yang ditekuninya.

Menurutnya, para pengusaha yang terjun di dunia ‘tambak menambak’ semakin ramai. Tidak hanya dari dalam, investor luar juga ikutserta berbisnis vanname di Bengkalis.

“Harus kita akui, beberapa tahun terakhir usaha tambak udang ini sangat booming. Tak hanya warga Bengkalis banyak juga investor dari luar yang membangun tambak di tempat kita," katanya.

Berbicara panen, pria keturunan Tionghoa ini sangat bersemangat sekali. Dikatakan ia, untuk panen udang vanname hanya membutuhkan waktu 100 hari atau lebih. Hasil panen dijual ke penampung asal Medan. Penampung itu datang ke lokasi tambak dan melakukan soteran dari udang yang dipanenkan.

"Semangatnya ketika melihat loncatan udang ketika panen berlangsung," katanya.

Frengky menuturkan salah satu support yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah agar para investor tertarik dan berminat berinvestasi di Bengkalis adalah dengan menyiapkan infrastruktur yang lebih refresentatif, termasuk ketesediaan listrik.

Pengusaha tambak udang di bawah bendera Koperasi Bantan Kartika ini mengatakan, pasaran udang di belahan Eropa dan Amerika sangat menjanjikan. Saat ini negara pengekspor terbesar udang ke Eropa dan Amerika masih dipegang oleh India, Thailand dan beberapa negara lainnya.

“Di pulau Bengkalis ini sangat potensial untuk dibangun tambak udang dan masih bisa dibangun lebih banyak tambak lagi di pulau ini. Multiplier effect-nya luar biasa, selain peningkatan PAD juga bisa menampung tenaga kerja yang tidak sedikit,” kata pengusaha asal Desa Temeran ini.

Ke depan kata Frengky, juga sedang direncanakan membangun Cold Storight di pulau Bengkalis. Hal itu katanya tergantung hasil panen para petani tambak di Bengkalis.

”Kalau sudah ada ada cold storight, penyerapan tenaga kerja pasti ribuan dan tentunya tambaknya juga ribuan,” imbuh Frengky seraya berharap ke depan dibentuk semacam asosiasi petambak udang, demi keberlangsungan para pengusaha tambak

Pemkab Siap Mendukung

Kabid Budidaya Perikanan, Susi Feniyanti.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengakui pembudidaya tambak udang vanname menjamur. Setidaknya, 29 pelaku usaha budidaya udang vanname tercatat di Pulau Bengkalis dengan luas lahan tergarap 43 hektar, Enam diantara dalam tahap persiapan lahan. 

Sebagian besar tambak udang berada di Kecamatan Bantan, Bengkalis dan pulau Rupat. Menjamurnya pembudidaya ini, dikarenakan pulau Bengkalis sangat strategis dijadikan lokasi pengembangan udang vanname.

"Secara teknis lokasi pengembangan itu berada strategisnya dari Desa Perapat Tunggal, Air Putih sampai Sekodi. Belakangan memang perkembangan budidaya udang vanname semakin berkembang, ini selain faktor keuntungan berbisnis vanname dengan permintaan pasar besar, perairan di pulau Bengkalis masih belum tercemar. Artinya masih sangat aman untuk bisnis ini, "ujar Kepala Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis Herliawan melalui Kepala Bidang Budidaya Perikanan Susi Feniyanti.

Dinas Perikanan sendiri, katanya sangat siap memberikan dukungan demi perkembangan investasi sektor perikanan di Bengkalis, apalagi investasi yang berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dukungan itu sebut Susi Feniyanti, berupa pendampingan teknis mulai dari penebaran benih hingga panen. Pemerintah siap mendampingi memberikan tunjuk ajar cara berbudidaya yang baik sesuai SOP.

"Kita dari dinas punya SOPnya berbudidaya itu, kita tidak memaksa pembudidaya mengikuti itu. Tapi bilamana mereka meminta dinas mendampingi dengan SOP yang kami punya, maka kami siap,"tegasnya.

Investasi berbisnis udang diakui Susi Feniyanti memang memerlukan modal sangat besar. Pendampingan dari ahli teknis sangat penting demi keberlangsungan usaha agar tetap berjalan baik.

"Contoh di Desa Senggoro, itu dari awal sampai panen kita dampingi. Pendampingan itu penting termasuk dengan pengelolaan limbah, apabila kolam terkena penyakit maka akan menjalar ke kolam kawan yang lain,"tandasnya.

Berhasil Tambah Pundi PAD

Panen udang di Bengkalis

Dinas Kelautan dan Perikanan tidak hanya asal bicara pentingnya pendampingan teknis budidaya udang vanname dari pihaknya. Pasalnya, keberhasilan budidaya udang vanname sudah dirasakan betul oleh Dinas Kelautan dan Perikanan.

Dinas ini memiliki tambak udang percontohan pengembangan udang vanname terletak Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis. Tambak udang ini seluas 3.22 hektar dengan 8 kolam.

Dua tahun terakhirnya, keberhasilan budidaya udang vanname menunjukan peningkatan signifikan. Keberhasilan pengembangan udang vanname itu tentunya tidak terlepas dari SOP yang mereka punya.

Menurut Susi Feniyanti, tahun 2016 lalu Dinas Kelautan dan Perikanan menarget Rp300 juta dari pengembangan budidaya perikanan di tiga UPT salah satunya tambak udang vanname Desa Penebal. Namun hasilnya melebihi target yakni Rp400 juta lebih, pasca panen. Udang mendominasi pencapaian target.

Karena dinilai menjanjikan, Dinas Kelautan dan Perikanan menggenjot target pada tahun 2017. Alhasil, target itu tercapai dan kembali melebihi target.

"Sedangkan perdesember 2017 ini, tiga UPT menghasilan PAD untuk Bengkalis mencapai Rp900 juta dari target kita Rp708 juta," ungkap Susi Feniyanti.

keberhasilan budidaya yang dijalankan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis memang diiringi dengan sarana yang memadai. Selain itu, penampungan pasar udang budidaya jenis vanname sudah tersedia.

Dikatakan Kabid Budidaya Perikanan, hasil panen udang sudah ada pihak yang siap menampungnya. Pihak itu disebut berasal dari Sumatera Utara yang menjadi langganan jual hasil panen.

"Dua tahun ini kita hanya sekali dalam setahun panen. Hasil panen kita jual ke Sumut, ada penampungan kita di sana,"sebutnya.

Pada tahun 2018 ini, tambah Susi Feniyanti, Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Bengkalis menarget 2 kali lipat dari target sebelumnya. Bilamana 2016 target budidaya di tiga UPT Rp300 juta menghasilkan Rp400 juta dan 2017 target Rp708 juta menghasil Rp900 juta, pada tahun 2018 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis menarget Rp1,5 miliar dari budidaya perikanan tersebut.

Target itu bukan tanpa alasan, dukungan Bupati dan DPRD Kabupaten Bengkalis menjadi motivasi Dinas Kelautan dan Perikanan dan UPT sebagai pengelola di lapangan.

Dukungan itu dibuktikan tidak dirasionalisasinya anggaran budidaya perikanan di OPD tersebut. Alasan lain dari target 2018 ini adalah ketersedian pasar yang menampung hasil panen. Penampung hasil panen siap menerima kapan saja hasil budidaya itu dijual.

"Alhamdulillah, kita didukung rekan-rekan di DPRD Kabupaten Bengkalis. Anggaran kita Diperuntuk budidaya tidak di kurangi," imbuh Susi Feniyanti Kepala Bidang Budidaya Perikanan.

Rencananya ungkap Susi, guna mengenjot PAD dan mencapai target Rp1,5 miliar pada tahun 2018 pihaknya akan melengkapi sarana dan prasarana operasional baik budidaya tambak udang dan dua budidaya perikanan lainnya.

Kemudian, siklus panen akan ditingkatkan yang semula satu kali dalam setahun menjadi dua kali dalam satu tahun.

"Tentunya upaya kita untuk mencapai target Rp1,5 itu, kita akan melengkapi sarana dan prasarana operasionalnya serta meningkatkan siklus panen dari 1 kali dalam satu tahun menjadi 2 kali dalam satu tahun," terangnya.

Harus Jadi Sentral Produksi Udang

Anggota DPRD Bengkalis Azmi Rozali

Pemerintah Kabupaten Bengkalis diminta terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi di bidang budidaya tambak udang. Menurut anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Azmi Rozali, investasi semacam itu berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Didorong masyarakat itu untuk berinvestasi di bidang itu (budidaya perikanan). karena apa? karena pembeli itu sudah nampak, tinggal komunikasi tersedia sekian ton bulan sekian panen. Mereka datang," ungkapnya.

Azmi Rozali menyebutkan di beberapa desa seperti Desa Tameran saat ini merupakan sentral produksi udang. Desa seperti ini atau desa lainnya, kata Azmi harus didorong, ditawarkan menjadi sentral produksi udang tentunya dengan cara memperbanyak kolam bagi desa yang siap menerima investasi.

"Ini tujuannya mensejahterakan masyarakat. Pengusaha bisa hidup, masyarakat juga bisa hidup," terang Azmi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengakui keberhasilan kolam udang vanname percontohan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis yang berhasil menambah pundi PAD.
"Saya sangat respek karena itu menghasilakn PAD. Kita sangat mendukungnya, tetapi jika Pemkab Bengkalis bisa menghasilan pengusaha baru di Bengkalis ini, itu lebih dahsyat lagi," tantang Azmi Rozali.

Tidak hanya berpengaruh terhadap jumlah pengangguran bilamana budidaya perikanan air payau terus dikembangkan, angka kemiskinan juga diyakini berkurang.

"Bengkalis dengan potensi yang ada saat ini harus di dorong menjadi daerah sentral produksi udang, dimana? di Sumatera. Saya menyambut baik bahkan menghimbau agar program perikanan air payau digalakkan lebih masif lagi karena ini nyata," tandasnya. (ADVERTORIAL)

Penulis : Agus Setiawan
Editor : Ali
Kategori : Advertorial
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?

Artikel Lainnya
Rabu, 29 Januari 2020 14:57 WIB
Dewan Apresiasi Langkah DLH Meranti
0 Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 26 September 2020
Polsek Kuala Kampar Gelar KRYD Dalam Rangka Cipta Kondisi Jelang Pilkada Pelalawan
Sabtu, 26 September 2020
Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Bunut Gelar Patroli di Objek Vital
Sabtu, 26 September 2020
Polsek Pangkalan Kerinci Sosialisasi Saber Pungli di Pasar Baru
Jumat, 25 September 2020
Setelah Gencar Aktifkan Relawan Siaga Covid-19, Kini Desa Pulau Gadang Bentuk Satgas Covid-19

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www