Senin, 20 Agustus 2018

Breaking News

  • BNN Amankan 2 Kg Sabu-sabu dan 24 Ribu Pil Ekstasi di Pekanbaru   ●   
  • KEIN RI Gelar Seminar 'Literasi Pariwisata dan Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Unggulan di Riau   ●   
  • Baterai Traffic Light di Bengkalis Hilang Digondol Maling   ●   
  • KARIB Berharap Andi Rachman Bisa Duduk Bersama Syamsuar-Edy   ●   
  • Dua JCH Asal Pekanbaru Diisolasi di KKHI   ●   
  • Gubernur Andi Belum Bicarakan Soal 'Nyaleg' ke Wagubri   ●   
  • BPS Sebut Jumlah Orang Miskin di Riau Berkurang   ●   
  • BNN Riau Musnahkan 10 Kg Sabu Senilai Rp15 Miliar   ●   
  • Walikota Pekanbaru Mutasi Pejabat Eselon III dan IV   ●   
  • 40 Anggota Paskibra Pekanbaru Siap Tampilkan yang Terbaik di HUT RI
Muhibbah

Sinmardi Taman, Prajurit Terakhir dari Tanjung Belit
Senin, 20 Maret 2017 16:49 WIB
Sinmardi Taman, Prajurit Terakhir dari Tanjung Belit
Sinmardi Taman/Pek Sing Tjong/ Alek

Mengenal Sosok Veteran Tionghoa Riau, Sinmardi Taman (Pek Sing Tjong/ Alek)

Rabu, (15/3) Pukul 04.15 WIB, Sinmardi Taman/ Pek Sing Tjong/ Alek menghembuskan nafas terakhir. Ia wafat dalam usia 89 Tahun di kediaman Jalan Ir. H. Juanda 45 Pekanbaru. Semasa hidupnya, Sianmardi tidak hanya dikenal sebagai seorang pengusaha sukses, namun juga dermawan yang memiliki jiwa social tinggi. Ia juga tercatat sebagai veteran dari etnis Tionghoa yang ikut memperjuangakan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dalam penjajahan bangsa asing.

Sinmardi Taman merupakan sosok pribadi yang tangguh, gigih, ulet dan pantang menyerah. Ia juga dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Dari tangan dinginnya berhasil mendirikan sejumlah perusahaan bisnis. Pria kelahiran Desa Tanjung Belit (Bengkalis) 12 Juni 1928 ini juga dikenal sebagai sosok yang peduli dalam bidang social dan masyarakat.

Pak Alek begitu sapaan akrabnya ini adalah putra dari pasangan Pek Tiam Po (alm) dan Tan Kim Huat (almh). Anak kedua dari Lima bersaudara ini menyelesaikan pendidikan di Sekolah Desa pada Tahun 1943 di Desa Lubuk Muda tempat kelahirannya. Masa kecilnya itu dibayang-bayangi penjajahan Jepang yang masuk ke Indonesia. Anak-anak setempat tidak dibenarkan sekolah dan wajib masuk Militer menjadi tentara Hai Ho, termasuk dirinya. Namun Alek bersama para pemuda waktu itu dengan gigihnya berjuang mengusir penjajahan Jepang. Kala itu, ia tidak langsung melakukan kontak senjata dengan tentara Jepang. Ia sebagai pedagang yang dipercayakan untuk mencari senjata dari negeri seberang (Malaysia dan Singapura).

Ia juga mendapat kepercayaan mempersiapkan perbekalan dan kebutuhan lainnya untuk para pejuang. Dia banyak membantu dalam penyediaan bahan makanan maupun pasokan senjata dalam mengusir penjajah sampai Indonesia merdeka.

Pangkat terakhir Pek Sing Tjong adalah Anggota Perhubungan NRP dengan jabatan Supply Persenjataan/ Perbekalan Yon II Res IV Div IX, Yon III Sub ter V. Pek Sing Tjong juga merupakan anggota TNI/ KPG (1974-1949). Atas jasa-jasanya yang sangat besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan RI, Sinmardi Taman dianugerahi Bintang Veteran RI oleh Pemerintah Indonesia serta empat penghargaan. Anggota Veteran sejak 17 Agustus 1945 ini juga dianugerahi beberapa piagam.

Pek Sing Tjong bertemu Tan Ka Ho (almh) di Tanjung Belit. Tepat 12 Desember 1949, Pek Sing Tjong mempersunting Tan Ka Ho. Menjadi istrinya. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai lima anak. Yakni Pek Yi Choon, Pek Cuan Siong, Pek Li Chu, Pek Ming Chiok, dan Pek Che Gi. Kemudian, Pek Sing Tjong bertemu dengan Rosna (Rusnah). Mereka menikah pada 18 Oktober 1962 di Desa Tanjung Belit Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Dari pernikahan ini, Sinmardi dan Rosna dikarunia lima anak. Yakni Pek Popo, Pek Ana, Pek Ik Chen, Pek Sanho dan Pek I Lim.

Sebagai peagang, Alek/ Sinmardi Taman sering bolak balik dari Tanjung Belit ke Pekanbaru atau ke Singapura. Bisa beberapa hari bahkan berbulan-bulan. Selain bersagang, Sinmardi taman (alm) dan istrinya Rosna waktu itu juga berprofesi sebagai penyadap karet. Mereka juga membeli karet dari masyarakat. Ia juga memiliki kapal bernama Hameda yang membawa penumpang dari Pekanbaru ke Bengkalis.

Tahun 1963 terjadi peristiwa konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. Alek pun ikut bergabung bersama Pemuda Lubuk Muda, tanjung Belit. Mereka bersama-sama mengganyang Malaysia keluar dari Indonesia sehingga menjadi aman. Saat pecah pemberontakan G30S PKI tahun 1965, Beliau juga ikut berperan sampai negeri aman.

Tahun 1967, Sinmardi Taman terjun ke dunia usaha perkayuan, mengekspor beberapa jenis kayu. Usahanya itu tidak di rintis sendiri namun bergabung dengan Kasim/ Ke Kok Heng (alm). Pada Tahun 1975-1987 ia juga ikut bergabung sebagai pemegang saham di PT. Siak Raya Timber sekaligus menjadi Direktur Utama PT. Siak Raya Timber. Bersama Rosna, Sinmardi Taman merintis usaha bersama pabrik Sawmill PT. Siak Pakan Raya (1992). Setelah anaknya Ana (Mariya) remaja dan menyelesaikan pendidikan di Singapura, Sinmardi Taman membimbing Mariya dalam merintis usaha. Tahun 1987 PT. Siak Pakan Raya mendapatkan HPH di Duri dan Pasir Pengaraian seluas 46.000 hektare. Sinmardi Taman bersama Rosna pada Tahun 1982 membangun Pabrik Sawmill di KM 18 dengan luas 20 Ha dan pada Tahun 1985 membangun pabrik Sawmill seluas 30 hektare di Simpang Bangko, ia juga mendirikan pabrik Sawmill seluas 4.5 hektare di Teluk Megah. Selanjutnya, Tahun 1988 dia mendirikan Sawmill di daerah Air Panas Pasir Pengaraian seluas 2 hektare.

Sinmardi Taman dan MAriya juga mendirikan enam perusahaan Developer perumahan. Yakni Peputra Jaya di Sungai Mintan (1993-1994), Peputra Raya Jalan Karya I marpoyan (1995), Peputra Maju Jalan Yos Sudarso KM 18 Rumbai (1996), Peputra Indah Jalan Utama Simpang Tiga (1996), Peputra Garden/Taman Peputra Jalan Karya Indah Riau Ujung dan Peputra Wirabima Permai Pasir Putih.

Berada dipuncak kejayaan dan kesuksesan, Penasehat Walubi ini tidak lupa menoleh kebawah. Disamping kesibukan sebagai pengusaha, ia juga terlibat aktif dalam bidang keagamaan. Keinginannya begitu tinggi untuk menjunjung amanat dan ajaran orangtuanya. Ia bersama istrinya Rosna pada Tahun 1982-1985 mendirikan Kelenteng Cetiya Dewa Loka Kiu Sian Tian dengan Dewi Utama Kiu Tian Hian De Cin Sian di kilometer 18 dekat dengan pabrik Sawmillny, PT. Siak Pakan Jaya. Ia juga ikut melakukan pemugaran Kelenteng Ding Yong King dengan altara Utama Dewi Kiu Thian Hian De Cin Sian di tanjung Belit pada Tahun 1992.

Melihat antusiasme masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan umat Buddha dalam melaksanakan ibadah sembahyang serat terima kasih kepada Dewi Kiu Hian De, Sinmardi Taman dan Rosna serta anak ketujuhnya Mariya mendirikan tempat ibadat yang cukup megah di Jalan Karya Indah Riau Ujung, Tampan dengan altar utama Dewi Kiu Thian Hian De Cin Sakti/ Giok Ong Kiu Sian Tian perayaan ulang tahun dirayakan dua kali yaitu pada bulan 9 tanggal 9 Imlek dan bulan 1 tanggal 15 Imlek.

Ia tercatat sebagai donator untuk pembangunan beberapa Vihara, sekolah dan organisasi lainnya. Yakni membantu pembangunan T.I.TD Vihara Sam Ong Huu Selat Panjang. T.I.TD Vihara Hock Poh Kiong Desa Pedekik Bengkalis, T.I.TD Vihara Shin Wi King Duri, pembangunan Sekolah Dharma Loka Pekanbaru, Vihara Sam Ong Huu Pekanbaru dan Vihara Lo Cia Kong. Ia juga menghibahkan tanahnya untuk Yayasan Panca Bhakti Pekanbaru. Sinmardi Taman juga tercatat sebagai pelopor berdirinya Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia dan perhimpunan Tempat Ibadah se-Indonesia Komisariat Daerah Provinsi Riau yang berdiri pada Tahun 1988. Ia juga menjabat sebagai Ketua PTITD dan Martrisia Komda Riau (1998-2003) dan masa carateker hingga 2006. Pada masa kepemimpinannya berhasil merangkul 66 tempat Ibadat tridharma yang berada di Pekanbaru, Bengkalis, Siak Kecil, Sungai pakning, tanjung Balai, tanjung Pinang dan pulau Buru.

Diusianya yang sudah lanjut, sebelum wafat, Sinmardi Taman juga aktif dalam kegiatan Martrisia dan PTITD Komda Riau. Ia menjabat sebagai penasehat PTITD dan Martrisia Komda Riau periode 2006 hingga akhir hayatnya. Pak Alek berpesan kepada anaknya Mariya “Kembangkan dan jaga semua TITD dan Dewa Dewi dan Hian De Ma dengan baik jangan sampai ada masalah jika ada masalah di TITD dan Dewa Dewi, anda harus turun tangan membantu dan terus berjuang untuk Tridharma. Dan saat ini, PTITD dan Martrisia diketuai oleh Mariya anaknya.

Di akhir hayatnya, Sinmardi Taman (Pek Sing Tjong) alias pak Alek meninggalkan seorang istri, 10 anak, 26 cucu dan 13 cicit. Selamat jalanthe last soldier Thionghoa dari tanjugn Belit. Jasamu akan dikenang sepanjang masa.

Demikian perjalanan hidup Alek/ Sinmardi Taman/ Pek Sing Tjong 1928-2017 yang begitu bijaksana, begitu mulia, begitu besar jasa pahalanya terhadap Negara. Kiranya almarhum Alek/ Sinmardi Taman/ Pek Sing Tjong dapat diterima disisi Tuhan dan Kiu Thian Hian De ditempat Kiu Thian Sing Thu.

PERJALANAN KARIR

Anggota Pejuang 45 (1945-1947)

Anggota TNI/KPG (1947-1949)

Berdagang (1950-1974)

Direktur PT Siak Raya Timber (1975-1987)

Direktur Utama PT Taman Ros Indah (1985-2003)

Direktur Utama PT Siak Pakan Raya (1987-1993)

Direktur Utama PT Tamaros Master Indo (1993-2003)

Direktur Utama PT Peputra Masterindo (1993-2003)

Direktur Utama PT Peputra Supra Jaya (1995-2003)

Komisaris Utama PT Marita Makmur Jaya (1997-2008)

Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma Se-Indonesia dan Majelis Rohaniwan Tridharma Seluruh Indonesia Komisariat Daerah Provinsi Riau periode 1998-2003

Carateker Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma Se-Indonesia dan Majelis Rohaniwan Tridharma Seluruh Indonesia Komisariat Daerah Provinsi Riau hingga tahun 2006.

Penasehat Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma Se-Indonesia dan Majelis Rohaniwan Tridharma Seluruh Indonesia Komisariat Daerah Provinsi Riau periode 2006-2017

Pendiri dan Ketua Yayasan Vihara Tridharma Dewu Sakti

Panesahat Vihara Shin Wi King Duri (2006-2017)

Penasehat di Organisasi Walubi

Penasehat Organisasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Pekanbaru

Penasehat Organisasi Ikatan Keluarga Tionghoa Pekanbaru

Penasehat Organisasi Ikatan Keluarga Panguyuban Tionghoa Bengkalis

PENGHARGAAN

Tanda Penghargaan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia menyatakan Peng Sing Tjong dengan pangkat : Anggota Perhubungan, dengan jabatan Supply Persenjataan/perbekalan yon II Res IV Div. IX. Dianugrahi “Satya Lantjana Peristiwa Perang Kemerdekaan ke I” 5 Oktober 1958

Surat Tanda Penghargaan Menteri Pertahanan Republik Indonesia memberikan anugrah Stya Lantjana peristiwa perang Kemerdekaan Negara ke 2 dengna jabatan supplay Persendjataan/pembekalan yon III sub. Terr. V Riau, tanggal 5 Oktober 1958.

Piagam dari Presiden Republik Indonesia. Surat Tanda Djasa Oahlawan. Atas Jasanya di dalam perjuangan gerilya membela Kemerdekaan Negara. Jabatan supplay persenjataan/perbekalan, tanggal 5 Oktober 1958

Departeman Pertahanan Keamanan Petikan Surat Keputusan No. skep/VIII/1981 tentang pengakuanm pengesahan dan penganugrahan gelar kehormatan Veteran pejuang kemerdekaan RI jeoada Oek Sing Tjong tanggal 15 Agustus 1981.

Piagam dari “Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia” nomor skep-II/MBLV/V/2/1988 jabatan: Donatur/Anggota LVRI Macab LVRI Kodya Pekanbaru, yang dianugrahi Satya Lencana Legiun Veteran Republik Indonesia tanggal 29 Desember 1995.

Mendapat penghargaan berupa tanah dari pemerintah sebidang tanah dengan No. Kapling 4328/1995

Editor : arya
Sumber : Riau Pos
Kategori : Advertorial
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
1 Komentar

Soeharjono Adjie Soerjo


Minggu, 26 Maret 2017 08:22 WIB
Kami sangat terkesan atas perjuangan dan pengorbanan jiwa raga untuk Kemerdekaan Indonesia,yang tak pernah Menyerah. Sungguh bangga atas. Perjuangan nya,maka bagaimana pun juga engkaulah salah satunya diantara Pahlawan2x Nasional lainnya. Yang Berjasa bagi Bangsa & Negara. Selamat Jalan Pahlawanku Alm. Bpk.Sinmardi Taman.....Kami doakan semoga Bahagia bersama Tuhan YME. Dan Kelg.yg ditinggal kan diberi Ketabahan Lahir bathin. Amin...Amin... Turut bela sungkawa , kami,Soeharjono Adjie Soerjo.

Berita Pilihan
Sabtu, 18 Agustus 2018
Jaringan Gas Meledak, Tim Teknisi PT SPEM Langsung Turun ke Lokasi
Sabtu, 18 Agustus 2018
Situs prabowosandi Ditawarkan Seharga Rp1 Miliar, jokowimaruf Rp500 Juta
Sabtu, 18 Agustus 2018
Unri Masuk Daftar 100 Perguruan Tinggi Hasil Klasterisasi Kemenristekdikti
Rabu, 15 Agustus 2018
PBNU: Mahfud Itu Bukan NU Tapi MD
Rabu, 15 Agustus 2018
Pejabat Mundur Setelah Dilantik, Ini Komentar 'Menohok' Walikota Pekanbaru
Jumat, 10 Agustus 2018
LAM Riau Diminta Tepuk Tepung Tawar Cawapres Sandiaga Uno, Ini Alasannya
Selasa, 07 Agustus 2018
Pemko Pekanbaru Larang Bangunan Ruko Berjejer di Jalan Soekarno-Hatta
Selasa, 07 Agustus 2018
Ustaz Abdul Somad Sampaikan Pentingnya Ekonomi Umat
Selasa, 07 Agustus 2018
Ini Alasan Penunjukan Riau Petroleum Kelola PI 10 Persen di Blok Siak
Selasa, 07 Agustus 2018
Budayawan Sebut Gedung Perkantoran Tenayan Raya Tak Cerminkan Budaya Melayu
Selasa, 07 Agustus 2018
Setelah Blok Siak, Riau akan Kejar PI 10 Persen di Ladang Minyak Lainnya
Selasa, 07 Agustus 2018
'Lompat Pagar', Tiga Kader PAN Pekanbaru di-PAW
Selasa, 07 Agustus 2018
Sekdaprov Sarankan Tim Transisi Gubernur Terpilih Surati DPRD Riau
Selasa, 07 Agustus 2018
KPK Panggil Bupati Kampar dan Walikota Dumai
Selasa, 07 Agustus 2018
Curva Nord 1955 Galang Dana untuk Bantu Finansial PSPS Riau
Selasa, 07 Agustus 2018
Rumah Kapitra Ampera Dimolotov, Empat Pelaku Terekam CCTV
Rabu, 01 Agustus 2018
Ingat! Mulai Hari Ini, Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp2,5 Juta
Selasa, 31 Juli 2018
Jika Riau Tak Dilibatkan, LAMR Ancam Tutup Blok Rokan
AMSI
Topik
Minggu, 19 Agustus 2018
Kecenya Via Vallen di Pembukaan Asian Games
Jumat, 03 Agustus 2018
Kasus Video Mesum Luna Maya dan Cut Tari Dipraperadilankan
Rabu, 25 Juli 2018
Kisah Natalie Sarah dari Mualaf Kini Berhijab
Kamis, 19 Juli 2018
OMG! Satu Koleksi Tas Prilly Latuconsina Bisa Buat Pergi Umrah

Selebriti lainnya ...
Senin, 06 Agustus 2018
'The Batman' Takkan Cerita Asal-usul Manusia Kelelawar Lagi
Senin, 30 Juli 2018
Rahasia Pakai Lipstik Matte Tanpa Cracked ala Nadya Aqilla
Senin, 30 Juli 2018
Kulit Berminyak Jerawatan? Atasi Dengan 'Resep' Rumahan Ini
Rabu, 25 Juli 2018
5 Langkah Mudah dan Alami Menghilangkan Bibir Hitam

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 20 Agustus 2018
Telur Goreng Sering Gosong? Coba Ikuti Tips Chef Ini
Rabu, 08 Agustus 2018
Morning Surge, Biang Kerok Serangan Jantung di Pagi Hari
Kamis, 19 Juli 2018
Sony Xperia XZ3 Sudah Bisa Dipesan
Kamis, 12 Juli 2018
Ahli: Merasa Lebih Muda dari Usia Sesungguhnya Pertanda Otak yang Sehat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 11 Agustus 2018
Catatkan 415 Inovasi Tahun Ini, IPB Diganjar Anugerah dari Menristek
Jumat, 05 Januari 2018
UIR Bertekad Jadi Perguruan Tertinggi Terkemuka di Asia Tenggara
Rabu, 29 November 2017
Mubarak Bertekad Jadikan UMRI sebagai Kampus Wisata
Rabu, 25 Oktober 2017
Prodi Ilmu Pemerintahan UIR Tuan Rumah ICODAG dan Kongres Kapsipi

Kampus lainnya ...
Senin, 13 Agustus 2018
Galeri: Reses, Irmi Syakip Sambangi Masyarakat Kelemantan Barat Bengkalis
Jumat, 10 Agustus 2018
Wardan Berharap Pembangunan Inhil Merata hingga Pelosok Desa
Kamis, 09 Agustus 2018
Pemkab Inhil Peringati Hari Jadi Provinsi Riau Ke-61
Rabu, 08 Agustus 2018
Bupati Inhil Hadiri Paripurna DPRD Masa Persidangan II 2018

Advertorial lainnya ...
Rabu, 08 Agustus 2018
Di Indonesia, Nokia 1 Dijual di Bawah Rp1 Juta
Rabu, 08 Agustus 2018
Inikah Tampang dan Spesifikasi Ponsel Xiaomi Pocophone?
Senin, 06 Agustus 2018
Samsung Jual Galaxy J8 di Indonesia, Apa Istimewanya?
Senin, 06 Agustus 2018
Dipatok Rp10,9 Juta, Samsung Galaxy Tab S4 Masuk Indonesia

Tekno dan Sains lainnya ...
www www