Rabu, 19 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit di Indonesia
Kamis, 27 April 2017 20:46 WIB
Gaya Hidup Dominasi Penyebab Penyakit di Indonesia
JAKARTA (CAKAPLAH) - Indonesia menghadapi tantangan berupa perubahan pola gaya hidup masyarakat yang ditengarai menjadi penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi) dalam 30 tahun terakhir. Pergeseran pola penyakit ini akan menjadi hambatan terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan dan produktivitas masyarakat, serta semakin besarnya biaya pengobatan yang dibutuhkan.

"Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) diharapkan dapat membangkitkan kesadaran dan motivasi masyarakat bahwa sehat harus dimulai dari diri sendiri," kata Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Dedi Kuswanda, di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Dedi mengatakan pergeseran pola penyakit dapat dilihat dari beberapa fakta. Pada era 1990-an penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Tuberkulosis (TBC), dan diare. Sejak 2010, penyakit tidak menular (PTM), seperti stroke, jantung, dan kencing manis (penyakit katastropik), lebih besar proporsinya dalam pelayanan kesehatan.

Hal ini menurut Dedi dipicu oleh perubahan pola gaya hidup masyarakat ke arah gaya hidup tidak sehat, antara lain kurangnya aktivitas fisik, kurangnya konsumsi sayur dan buah, merokok, serta konsumsi alkohol. Kurangnya pengetahuan tentang hidup sehat dan pola asuh keluarga juga berpengaruh. Bagi masyarakat perkotaan, tutur Dedi, waktu untuk menyiapkan sarapan sehat belum tentu tersedia lantaran berbagai rutinitas.

Ia menyatakan Germas dicanangkan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017, untuk meningkatkan kesadaran perilaku hidup sehat di kalangan masyarakat. Fokus utama Germas pada tahun 2016-2017, yakni melakukan olahraga secara teratur, konsumsi buah dan sayur, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Targetnya, penduduk Indonesia bisa mendapatkan usia lansia yang produktif.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) Patrick A Kalona mengatakan pihaknya mendukung penuh gerakan ini. Menurutnya, evolusi penyakit juga harus dihadapi dengan evolusi pola gaya hidup masyarakat serta evolusi upaya pemenuhan nutrisi bagi masyarakat.

Industri suplemen kesehatan diharapkan dapat ambil bagian dalam gerakan ini. Nutrisi yang belum tercukupi dari pola makan sehari-hari disuplai lewat suplemen kesehatan. "Tidak hanya dengan memproduksi produk-produk suplemen yang mendukung kesehatan, tapi juga melakukan edukasi kepada konsumen di Indonesia," kata Patrick.

Dewan Pakar Ilmiah International Alliance of Dietary Supplement Associations (IADSA) Andrew Show mengatakan para pelaku di industri nutrisi telah menyadari akan terjadinya fenomena pergeseran pola gaya hidup yang akan berakibat pada pergeseran pola penyakit.

"Ilmuwan gizi dan pembuat kebijakan di negara maju telah menggeser fokus mereka yang sebelumnya berurusan dengan penyakit yang disebabkan kekurangan nutrisi menjadi kondisi kelebihan nutrisi," tutur Andrew.

Menurut Andrew, pendekatan reduksionis telah diperluas dalam beberapa tahun terakhir menjadi lebih holistik. Ujungnya, masyarakat memiliki pemahaman yang baik terhadap hubungan interaksi antara faktor gizi, diet, sosial, perilaku, dan lingkungan.

Pakar dari IADSA, Michelle Stout juga menambahkan, pendekatan nutrisi yang baik terbukti mampu menekan biaya perawatan kesehatan di beberapa negara maju. Hal itu sudah dibuktikan lewat beberapa riset yang dilakukan peneliti di Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
Jum'at, 04 Agustus 2017 20:16 WIB
Lagi Tren Ayam Goreng Rasa Keringat Gadis Jepang
Minggu, 09 April 2017 13:47 WIB
Ini Perbedaan Pedagang dengan Pengusaha
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
RSD Madani Pekanbaru Gelar Sosialisasi Sitampan Tuan Madani
Selasa, 18 Juni 2019
DR Syahril Wafat, PGRI Bengkalis Sampaikan Belasungkawa
Selasa, 18 Juni 2019
Pemkab Siak Gelar Halal Bihalal dengan Masyarakat, yang Hadir Lebih Banyak Pegawai
Selasa, 18 Juni 2019
Pengedar Ditangkap Saat Tidur, Polisi Amankan 14,26 Gram Sabu

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Tingkatkan Sinergitas, Bupati Rohul Apel dan Halal Bihalal Bersama Forkompinda dan Elemen Masyarakat
Kamis, 06 Juni 2019
Open House Idul Fitri Bupati Bengkalis, Kuatkan Jalinan Silaturrahmi
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Gubri Ingin Taruna Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Jadi Nelayan Hebat
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www