Kamis, 01 Desember 2022

Breaking News

  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta   ●   
  • Satpol PP Pekanbaru Turunkan 100 Personel Amankan Tour de Siak   ●   
  • 1.098 Personel Polisi Amankan Event Tour De Siak di Pekanbaru   ●   
  • Jelang Nataru, Waspada Harga Bahan Pokok Ini Naik   ●   
  • Pemprov Riau Akui Gubri Batal ke Meranti, Erisman: Katanya Ada Penolakan Bupati Tapi Alasannya Kita Tak Tahu
Yamaha 27-30 November 2022

Walau Hamil Besar Tetap Semangat Kerja Usai Dihantam Pandemi, Gojek yang Jadi Juaranya
Jum'at, 29 Oktober 2021 17:21 WIB
Walau Hamil Besar Tetap Semangat Kerja Usai Dihantam Pandemi, Gojek yang Jadi Juaranya
Mela memesan layanan GoSend untuk mengirim berkas ke kantor mitra perusahaan. Layanan ini sudah biasa Ia gunakan untuk memudahkan pekerjaanya, terlebih di masa pandemi dan dalam kondisinya yang hamil besar. Foto: Yusni Fatimah Lubis

PAGI
"Nanti lama pulangnya, ada briefing sore".
"Yaudah gak apa-apa, Gojek aja."

SIANG
"Tolong siapin konsumsi ya, rapat jam 4 sore nanti. Dan jangan lupa antar berkasnya".
"Siap, aman. Udah GoSend. Buat rapat nanti di-GoFood-in aja. Donat sama gorengan ya."

CHECK UP di DOKTER
"Mama gak bisa jemput, masih ada urusan, naik GoCar ya."
"Oke ma."

TENGAH MALAM di RUMAH
"Pengen makan Nasi Goreng pedas".
"Ntar cek GoFood dulu, si Abang masih buka gak ya jam 12 malam gini".

***
Itu penggalan percakapan Mela dengan suami. Mela dengan rekan kantor, dan Mela dengan mamanya. Dalam berbagai keperluan, layanan-layanan di aplikasi Gojek acap kali menjadi solusi buat Mela.

Para driver Gojek bisa disebut jadi penyelamat baginya saat pangerannya masih berkutat di kantor karena urusan pekerjaan. Sementara hari sudah sore dan jam kerja sudah lama usai. Dia kerap memilih pulang ke rumah dengan bantuan para driver Gojek. Kadang GoRide, kadang GoCar.

Dua pilihan jasa antar ini juga jadi solusi saat mama Mela yang sudah janji jemput dari klinik dokter langganannya, ternyata terhalang urusan mendadak. 

Yang paling unik menurut Mela, para driver Gojek sudah seperti rekan sekantor baginya dalam membantu menyelesaikan tugasnya yang mengharuskan keluar kantor namun terhalang berbagai hal. Layanan GoSend untuk mengantarkan berkas dan ada GoFood untuk menunjang kelancaran rapat mingguan. Pokoknya bagi Mela, Gojek itu juara!

Mela Amelia N, nama lengkapnya. Dia sudah setahun lebih bergabung dengan sebuah perusahan yang bergerak di bidang media di Pekanbaru. Tepatnya sejak Juni 2020 silam, tepat 3 bulan setelah wabah Covid-19 diumumkan masuk Indonesia.

Sebenarnya dia diposisikan sebagai sekretaris di perusahaan yang beralamat di Jalan Pinang, Kota Pekanbaru Riau itu. Masalah surat menyurat dan kesekretariatan jadi tanggungjawabnya. Tapi dia juga handal menangani urusan administrasi lain. Padahal wanita berumur 26 tahun ini adalah lulusan Psikologi Universitas Islam Riau (UIR). Sebutlah dia serba bisa. Buktinya, tak ada urusan kantor yang tak tuntas di tangannya.

Kini, wanita berparas cantik ini tengah hamil tua. Sudah 9 bulan. Walau pimpinan di perusahaan sudah mengingatkan agar tak terlalu memaksakan diri, dia tetap memilih terus bekerja. Padahal seandainya dia meminta izin cuti, maka di hari yang sama, pasti di-oke-kan oleh pimpinannya. Tapi karena selama menjalani kehamilan Mela merasa kuat dan dokter juga menyatakan demikian, maka dia bersikeras menunda cuti melahirkan yang sudah jadi haknya.

"Cutinya nanti saja, setelah baby-nya lahir. Toh kemarin lama juga work from home. Gara-gara PPKM jadi lama gak ngantor. Gak apa-apa lah tetap kerja sekarang," katanya ringan, Jumat (29/10/2021).

Mela memilih tetap bekerja walau dalam kondisi hamil besar sebab dokter juga mengizinkan karena kehamilannya yang sehat. Begitu juga dengan suaminya yang support keputusan Mela untuk tetap masuk kantor. Foto: Yusni Fatimah Lubis

Mela mengaku, usai masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Pekanbaru, masuk kantor lagi seperti sesuatu yang dia nantikan. Mungkin yang dia rasakan tak jauh beda dengan kerinduan para siswa terhadap belajar tatap muka di sekolah.

Maklum, Kota Bertuah memang cukup lama harus berada dalam kondisi PPKM Level IV. Tepatnya sejak 26 Juli 2021 lalu hingga awal September 2021. 

"Harus semangat kembali masuk kantor. Kan sebenarnya, pekerjaan di kantor bisa jadi ringan. Segalanya pasti ada solusi di zaman digital seperti ini. Seperti saya, ada selalu yang bantuin, para driver Gojek, jadi gampang lah. Hehehe," katanya sumringah.

Saat ditanya soal kondisinya yang hamil besar namun masih kerap naik turun tangga kantornya yang berada di lantai 2, dia menjawab santai. "Hitung-hitung olahraga," imbuhnya.

Kembali ke Rutinitas

Setelah Kota Pekanbaru berada dalam status PPKM Level 3 mulai 6 September 2021, Mela memang mulai aktif lagi ke kantor. Bahkan hingga saat ini, dimana Pekanbaru sudah ditetapkan "lebih baik" dan menyandang status PPKM Level 2.

Berangkat ke kantor setiap pagi kembali lumrah bagi Mela. Finalis Bujang Dara Kota Pekanbaru tahun 2017 ini merasa banyak yang harus dilakukan untuk membantu perusahaan kembali seperti sedia kala, bahkan agar lebih berkembang, usai terimbas pandemi.

Begitu juga suaminya yang bekerja di sektor perbankan. Dia kembali rutin mengisi absensi di kantor, setelah sekian lama menjalankan pola pembagian shift untuk Work From Home dan Work From Office. Kini, hampir setiap hari suami Mela mengantarkan dia ke kantor terlebih dahulu, sebelum akhirnya menuju kantornya sendiri. Salah satu cabang bank daerah di Pekanbaru.

Namun, ada kalanya suami Mela tak bisa mengantar ataupun menjemputnya karena urusan pekerjaan yang mengharuskan pagi-pagi sekali berangkat ke kantor. Atau harus pulang sore sekali karena masih ada tugas yang butuh ditutaskan.

"Kalau suami tak bisa antar atau jemput, kadang saya minta tolong mama," cakap Mela.

Rumah Mela memang berdekatan dengan rumah kedua orang tuanya. Sang Mama juga tak pernah merasa direpotkan oleh Mela. Bungsu dari dua bersaudara ini memang sangat dekat dengan mamanya. Bahkan hubungan mereka semakin kental setelah Ia menikah awal Februari 2021 lalu.

"Bila mama ada kesibukan lain, ya gampang, tinggal buka handphone. Pesan Gocar. Dulu sebelum masa pandemi ini, Saya sering juga pakai GoRide, sekarang kan hamil besar, Gocar lebih aman buat bepergian," jelasnya.

Mela tak menampik, aneka layanan di Gojek Super App seperti tak bisa jauh-jauh dari dia. GorRide, GoCar, GoSend, dan GoFood adalah layanan yang paling sering Dia gunakan. Terkadang Dia juga menggunakan GoShop untuk berbelanja kebutuhan di rumah. Karena tidak setiap saat dia bisa bergegas keluar rumah untuk membeli sesuatu. Terlebih dengan kondisinya yang hamil tua. Saat badannya tidak se-fit dahulu.

"Pas di rumah misalnya. Sebentar-sebentar badan bisa terasa lelah atau linu. Cek stok minyak urut atau Kayu Putih kosong. Kelupaan di-stok misalnya. Ya beli ke apotek, tapi tak perlu keluar kalau lagi mager. Ada GoShop. Begitu juga kalau mau beli sesuatu ke toko depan perumahan," tambah Mela sembari kembali tertawa.

Dia menjelaskan, layanan GoShop juga dia gunakan untuk menjemput laundry. "Memang serba praktis sekarang. Kalau lupa ambil laundry sepulang ngantor, terus ingatnya udah malam, bisa gunakan GoShop buat jemput," imbuhnya.

Intinya, kata Mela, semua fitur di Gojek benar-benar bisa diandalkan untuk membantu menuntaskan kebutuhan rutin sehari-hari.

"Sekarang ini tinggal buka handphone saja. Insya Allah beres lah semua. Go...jeek yang jadiii juaranyaaa," katanya sembari menirukan nada lagu Malaikat Juga Tahu-nya Dewi Lestari. Kemudian, dia terkekeh ringan.

Untuk menekankan klaimnya itu, Mela kemudian teringat soal kebiasaannya yang masih ngidam di usia kehamilan yang hanya menunggu Hari Perkiraan Lahir (HPL) saat ini.

"Tengah malam kan sering susah tidur. Insomnia itu wajar bagi ibu hamil. Ngidam nasi goreng pedas. Yaudah saya bangunin suami. Dia cek GoFood, penjualnya masih buka gak. Kalau masih, tinggal order, beres. Suami yang terima di pintu kalau abang drivernya sudah datang," kisahnya sembari memuji kesabaran sang suami menghadapinya selama masa kehamilan.

Mela menjadikan GoFood layanan andalan untuk memenuhi asupan gizi dan energi saat jam makan siang. Beraneka menu sehat tersedia di GoFood. Selain itu, banyak promo menarik di GoFood. Kostumer juga bisa tahu restoran mana yang paling 'jempolan' dan paling laris di aplikasi ini. Foto: Yusni Fatimah Lubis

"Tapi kan sudah gak seperti zaman dulu. Kalau istri ngidam, suami harus berjuang pergi tengah malam, jauh-jauh mencari yang istri mau sampai dapat. Sekarang mudah, di dunia yang serba digital, bisa disebut semuanya sudah di ujung jari kita. Tekan ini itu, udah. Tekan ini itu, masukkan PIN, udah," katanya lagi.

Gojek Solusi di Kantor dan Dimana Saja

Mela juga kembali mengenang saat masa-masa work from home ditetapkan untuk para karyawan bidang non-esensial. Saat itu, untuk menuntaskan tugas-tugas dari kantor, yang Dia lakukan tak jauh dari yang namanya memanfaatkan internet, aplikasi, dan segala kemudahan di zaman digital.

Terutama saat dia harus mengirimkan aneka berkas ke relasi dan mintra perusahaan untuk kerjasama atau lainnya. Di masa itu, jasa GoSend benar-benar jadi andalan bagi Mela. Jadi, walau tak ke kantor, urusan kerja bisa tuntas tanpa ribet.

"Tak payah sebenarnya. Ada GoSend. Jadi aman saja saat itu. Walau WFH, tugas-tugas kantor bisa saja selesai sesuai deadline walau tak hadir di kantor. Semua saya kerjakan di laptop. Berkas-berkas yang kira-kira penting, memang sudah sengaja saya bawa ke rumah. Data lainnya kan sudah ada di laptop. Jadi bila perlu, tinggal print, kirim ke kantor mitra. Atau bila ada karyawan yang juga membutuhkan sebuah berkas. Cukup pakai GoSend, selesai," katanya menjelaskan.

Pemilihan GoSend untuk memuluskan pekerjaan Mela masih berlanjut hingga saat ini. Saat Mela sudah rutin ke kantor. Saat mulai banyak kwitansi yang harus ditagih ke kantor para rekan bisnis atau berkas proposal yang harus disebar ke calon rekan bisnis lainnya.

Saat Mela dan rekan-rekan se kantor mulai sering bersua walau terbatas jarak dan masker. Saat rapat mulai dijalankan ditemani hangatnya gorengan dan aneka jajanan yang dipesan via GoFood. 

Saat aktivitas mulai normal kembali. Saat Mela mulai kembali rutin order GoFood untuk makan siangnya dan mengisi token listrik kantor lewat GoPay.

Saat perekonomian di kotanya mulai menggeliat kembali.

Meringankan Beban Mereka

Sebenarnya, tak hanya Mela yang merindukan masa-masa ini, dimana aktivitas di berbagai sektor kembali menuju normal usai dihantam pandemi.

Para driver andalan Mela juga telah lama menanti momen anak-anak berseragam kembali memakai jasa GoRide saat berangkat dan pulang dari sekolah. Saat guru-guru mereka kembali rutin order makan siang lewat GoFood dan ibu-ibu mereka order GoCar untuk berangkat bareng menuju lokasi pengajian atau arisan.

Para driver yang sempat ngos-ngosan terdampak pandemi mulai bisa bernafas lagi. Selama pandemi banyak orang semakin aware dengan beragam aplikasi yang memudahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah atau interaksi dengan banyak orang. Maklum, semua kalangan "dipaksa" melek gadget, semua ikut online meeting, dan semakin paham konsep belanja online. Walau soal Cash On Delivery (COD) masih kerap jadi insiden.

Setidaknya semua kalangan semakin teredukasi menggunakan layanan berplatform digital. Semakin banyak yang tak ragu menyerahkan pemenuhan kebutuhan sehari-harinya lewat Gojek Super App. Semua ada di sana. Sangat membantu dan sangat juara.

Orderan yang semakin banyak masuk ke aplikasi tentu membuat para driver lebih optimis menjalani hari. Tak perlu se risau dahulu lagi saat memikirkan kredit motor atau token listrik yang sudah berbunyi. Gojek adalah wadah, mitra, penolong mereka menghadapi badai Covid-19.

Pak Marthin Situmorang mengantarakan orderan GoFood untuk Mela. 

"Beruntung masih bertahan. Teman saya ada yang kerja kantoran malah dipecat. Saya di Gojek sudah 3 tahun, syukurlah sampai saat ini masih tetap bisa menghidupi keluarga," kata Marthin Situmorang, salah satu driver Gojek di Pekanbaru, Jumat (29/10/2021).

Marthin mengaku, saat di awal hingga pertengahan masa pandemi kemarin, pendapatannya memang menurun. Imbas dari ekonomi masyarakat yang memang melemah. Namun dia bersyukur masih bisa bertahan. Dia memilih tetap setia bermitra dengan Gojek saat banyak orang kehilangan mata pencaharian.

"Pemasukan turun juga disebabkan PPKM Level 4 kemarin. Order GoRide sedikit jadinya. Tapi sekarang kan sudah bagus lagi. Kembali naiklah," ungkap pria berumur 30 tahun ini.

Saat ditanya soal frekuensi orderan GoFood di masa-masa PPKM Level 4 di Pekanbaru, Marthin mengaku memang lebih bagus jumlahnya dibanding layanan lainnya di aplikasi.

"Karena walau diam di rumah customer kan tetap ingin makan atau jajan. Jadi GoFood lah solusinya. Di situlah kami ada," katanya setengah tertawa di balik masker yang Dia kenakan.

Sama halnya dengan layanan GoSend. Tetap ramai di masa PPKM kemarin. Kata Marthin, dia kerap mendapat orderan mengirimkan berkas dari rumah customer ke sebuah kantor atau sebaliknya.

"Karena tetap kerja walau tidak ke kantor. Mengantar ke kantor seputaran Sudirman paling sering," katanya menyebut nama jalan protokol di Pekanbaru.

Dia mengaku, sebagai mitra Gojek, Dia merasa sudah seperti menjembatani orang-orang melakukan aktivitasnya di masa pandemi. Terasa sudah membantu banyak orang. "Meringankan beban mereka, sembari Saya mencari nafkah untuk keluarga," ungkapnya tulus.

Marthin berharap kondisi perekonomian terus membaik dan badai Covid-19 benar-benar usai. Agar aktivitas semua orang benar-benar kembali seperti sedia kala.

"Semoga benar-benar usai pandemi ini. Agar bisa kembali normal menghidupi keluarga. Agar bangsa ini kembali baik-baik saja," katanya lagi, berharap. Sama seperti harapan kita semua.

Harapan, Inovasi, dan Bangkit Bersama

Harapan Gojek adalah terus membuat terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mitra bisnisnya. Untuk masa ini, yang ingin dicapai adalah bangkit bersama menghadapi pandemi. Terutama bertepatan di usia Gojek yang sudah 11 tahun.

Di usia yang tak lagi muda itu, Gojek sudah menjadi kepercayaan banyak orang, tak hanya di Indonesia, bahkan hingga Asia Tenggara. Co-founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, mengungkap bahwa hingga Juni 2021, aplikasi Gojek telah diunduh sebanyak 190 juta kali di Asia Tenggara.

"Kami terus hadirkan inovasi dan teknologi terbaru guna menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat," katanya saat memberi keterangan virtual, Rabu (27/10/2021) kemarin.

Kata Kevin, kontribusi ekosistem Gojek dan GoTo Financial mencapai Rp249 triliun (di luar Tokopedia). Data ini Ia kutip dari hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI). Kontribusi itu meningkat 60 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Angka yang besar ini hampir semua tersalur ke mitra-mitra kami," katanya lagi.

Pada riset yang sama, kata Kevin, terungkap juga tingkat loyalitas pelanggan Gojek. Yakni, 86 persen pelanggan tetap menggunakan aplikasi anak bangsa ini walau sedang tak ada promo.

"Mayoritas pelanggan mau menggunakan layanan Gojek tanpa promo," imbuhnya.

Masih kata Kevin, guna mempermudah keseharian hidup masyarakat, termasuk mendukung jutaan mitra driver, Gojek akan terus berinovasi. Tepat di usianya yang kesebelas kemarin telah diperkenalkan 3 inovasi menarik yang bakal terus digencarkan. Yakni pada layanan GoFood, GoRide/GoCar, dan GoSend.

Yang pertama adalah fitur GoFood Plus dan Order Sekaligus di GoFood. Dengan fitur GoFood Plus, pelanggan akan bisa menikmati beragam makanan kesukaan dengan harga yang murah dan potongan ongkos kirim. Sedangkan dengan menggunakan fitur Order Sekaligus, pelanggan bisa memesan makanan dan minuman dari restoran sekaligus di satu lokasi.

"Kedua fitur ini semakin memperkuat posisi GoFood sebagai penyedia layanan pesan-antar makanan yang value for money," sebut Kevin.

Kedua, inovasi canggih dan semakin menarik untuk GoRide dan Gocar. Dimana Gojek akan berkolaborasi dengan PT KAI (Kereta Api Indonesia) untuk layanan fitur GoTransit, sehingga konsumen yang menggunakan layanan GoRide atau GoCar bisa terintegrasi langsung untuk pembelian tiket kereta api.

"Integrasi ini akan mempermudah masyarakat bepergian," tambah Kevin.

Gojek juga akan menghadirkan tranportasi kendaraan listrik di masa yang akan mendatang. Sejauh ini, Gojek telah bekerjasama dengan dengan Pertamina untuk penerapan skema battery swap pada motor listrik dari Gesit dan Gogoro.

Pihak perusahaan mengaku kalau pada tahap awal rencana tersebut akan diluncurkan sekitar 500 unit motor listrik di kawasan Jakarta Selatan.

Yang terakhir adalah, Gojek telah mengembangkan layanan logistik melalui GoSend API (integration application interface) dan GoSend Multidrop.

Dengan layanan GoSend API, GoSend akan terintegrasi dengan platform mitra bisnis yang dapat menikmati layanan pengiriman yang lebih cepat dan mudah.

"GoSend API saat ini sudah dimanfaatkan oleh ribuan partner dan jutaan penjual," tutur Kevin.

Sementara dengan fitur GoSend Multidrop, akan memungkinkan konsumen bisa mengirim paket sekaligus dengan hanya sekali penjemputan dan ongkos yang bisa lebih irit hingga 30 persen.

"Ini (bisnis logistik) akan menjadi area yang terus kita investasi karena potensinya yang besar," pungkas Kevin.

Bersama inovasi-inovasi terbaru itu, Gojek mengajak semua pihak untuk tetap optimis dan bangkit bersama usai dihantam pandemi. Memulai lagi aktivitas perekonomian dengan kepercayaan dan semangat gotong royong.

"Mari kita bangkit bersama, kita lalui pandemi ini dengan optimisme dan tentunya produktivitas agar kita semua bisa pulih dan tentunya ekonomi juga ikut pulih," ujar Arum Prasodjo, Head of Corporate Affairs Indonesia Regions Gojek dalam sebuah webinar baru-baru ini.

"Bangkit Bersama" adalah tema ulang tahun ke-11 Gojek. Sebelumnya, Arum pernah berkata, itu adalah frasa lain dari gotong royong. Ekosistem Gojek, mulai dari mitra driver, mitra usaha, hingga pelanggan diajak untuk gotong royong menyebarkan optimisme memanfaatkan teknologi menghadapi pandemi. Bersama-sama pulih dari wabah, dari perlambatan ekonomi, untuk merakit harapan baru, menyongsong hari-hari yang lebih baik.

Penulis : Yusni Fatimah Lubis
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Direktorat Intelkam Polda Riau Silaturahmi ke RPBD di Kuansing
Rabu, 30 November 2022
Buka Event Akbar AGPAII, Sekda Kampar Ajak Masyarakat Jaga Generasi dengan Ilmu Agama
Rabu, 30 November 2022
Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif, Dit Intelkam Polda Riau Beri Bantuan ke Driver Gojek Pekanbaru
Rabu, 30 November 2022
Anggota DPR RI Jon Erizal Minta BUMN Tingkatkan Peran Kemitraan dengan UMKM

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"
Jumat, 18 November 2022
PDS Mudahkan Konsumen Lakukan Transaksi, hanya Lewat Genggaman

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau
Jumat, 25 November 2022
Pemko Pekanbaru Ajak Hima Persis Beri Kontribusi Nyata Bangun Pekanbaru
Rabu, 23 November 2022
Gelaran Puncak Acara Big Event Predatech 2022 Sukses Dilaksanakan Predatech dan LPI
Selasa, 22 November 2022
Diperkuat Unilak, Riau Tambah Medali dari Sepak Takraw di Pomnas 17 Padang

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler
Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi
Jumat, 28 Oktober 2022
Niat Awal untuk Pendidikan, Alina Kini Mencintai Islam
Selasa, 25 Oktober 2022
Ustaz Yurnalis di Hadapan Warga Binaan: Jika Ingin Jadi Insan Hebat, Lapangkan Hati

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www