Sabtu, 19 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020

Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
Jum'at, 07 Agustus 2020 21:59 WIB
Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi

(CAKAPLAH) - Menurut Permenristekdikti No 44 tahun 2015, menyatakan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional Pendidikan, ditambah dengan Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Ketiga standar nasional pendidikan tersebut dapat dijelaskan yaitu: (1) Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang pembelajaran pada jenjang pendidikan tinggi di perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, (2) Standar Nasional Penelitian adalah kriteria minimal tentang sistem penelitian pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, (3) Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistem pengabdian kepada masyarakat pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (Permenristekdikti No 44 tahun 2015).

Ditetapkannya standar nasional pendidikan tersebut belum menjamin terlaksananya pendidikan yang berkualitas. Masalah dominan yang sering ditemui dalam pelaksanaan di perguruan tinggi adalah masalah mengenai standar nasional pendidikan di bidang akademik. Masalah akademik berhubungan langsung dengan mahasiswa. Hal ini disebabkan bahwa, mahasiswa yang merupakan unsur utama dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Mahasiswa langsung terlibat dalam standar nasional pendidikan ini. Permasalahan akademik lebih banyak berhubungan dengan masalah pembelajaran, sehingga pentingnya dilakukan evaluasi kebijakan. Evaluasi kebijakan merupakan evaluasi secara keseluruhan dan detail mengenai objek yang akan diteliti.
Disimpulkan, evaluasi kebijakan adalah suatu unit atau kesatuan kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang merealisasi atau mengimplementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang guna pengambilan keputusan.

Evaluasi kebijakan bertujuan untuk mengetahui pencapaian tujuan program yang telah dilaksanakan. Selanjutnya, hasil evaluasi kebijakan digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan tindaklanjut atau untuk melakukan pengambilan keputusanberikutnya. Salah satu pendekatan evaluasi yang sering digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan CIPPO (Context, Input, Process, Product,dan Outcome). Evaluasi ini merupakan evaluasi yang berorintasi menilai secara menyeluruh mulai dari informasi dasar sampai manfaat dan dampak dari suatu kebijakan atau program yang sedang atau telah dilaksanakan.

Pentingnya evaluasi kebijakan antara lain memberi informasi yang dipakai sebagai dasar untuk membuat kebijaksanaan dan keputusan, menilai hasil yang dicapai para pelajar, menilai kurikulum, dan memperbaiki materi dan program pendidikan.

a. Standar Kompetensi Lulusan

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran (CP) lulusan. Rumusan capaian pembelajaran lulusan wajib: mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan KKNI; dan memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI.

Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan Standar pembiayaan pembelajaran. Kebijakan yang dapat dirancang dalam mengimplementasikan Standar Kompetensi Lulusan adalah (1) adanya tracer studi sebagai analisis kebutuhan; (2) keterlibatan pihak eksternal dalam perumusan profil lulusan; (3) adanya instrument penilaian perangkat pembelajaran; (4) adanya pedoman penyusunan kurikulum; (5) adanya angket kepuasan mahasiswa terhadap dosen dan pembelajaran; dan (6) pembekalan dosen dan tenaga kependidikan dalam implementasi standar kompetensi lulusan.

b. Standar Isi

Standar isi pembelajaran merupakan criteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran mengacu pada capaian pembelajaran lulusan. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran pada program profesi, spesialis, magister, magister terapan, doktor, dan doctor terapan, wajib memanfaatkan hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat. Tingkat Kedalaman dan Keluasan Materi Pembelajaran, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusandari KKNI. Contoh kebijakan yang dapat dilakukan untuk mengimplementasikan Standar Isi adalah (1) pembekalan dosen dan tenaga kependidikan dalam impelemtasi standar isi; (2) adanya tracer studi sebagai analisis kebutuhan; (3) dosen menyusun bahan kajian per mata kuliah; (4) melibatkan stake holder dalam menyusun profil lulusan; (5) adanya penilaian perangkat pembelajaran dosen setia awal semester; (6) penilaian kesesuaian RPS dengan bahan kajian/bahan ajar; (7) adanya pedoman penyusunan kurikulum; (8) adanya angket kepuasan mahasiswa dalam pembelajaran.

c. Standar Proses

Standar prosses merupakan kriteria minimal tentang pelaksanaan pembelajaran pada program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran dan lulusan yang mencakup karakteristik proses pembelajaran, perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran; dan beban belajar mahasiswa dalam prodi. Standar proses pembelajaran mengacu kepada capaia nlulusan. Olehkarenaitu, standar proses pembelajaran memiliki karakteristik antara lain interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif,kolaboratif, danberpusatpadamahasiswa. Kebijakan-kebijakan yang dapat dilaksanakan seperti (1) adanya pemetaan bahan kajian masing-masing mata kuliah; (2) pendistrbusian mata kuliah sesuai dengan latar belakang pendidikan masing-masing dosen; (3) memonitoring pelaksanaan pembelajaran secara periodic dan konsisten serta hasil monitoringnya ditindaklanjuti; (4) pengumpulan perangkat pembelajaran di awal semester yang terdiri dari RPS, bahan ajar dan isntrumen penilaian ; (5) adanya motoring khusus terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis Scientifik; (6) adanya tim audit perangkat pembelajaran terhadap prodi; dan (7) adanya angket kepuasan mahasiswa terhadap professional dosen dalam mengajar.

d. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan

Standar dosen dan tenaga kependidikan merupakan criteria minimal tentang kualifikasi dan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan CP lulusan. Dosen dan tenaga kependidikan diwajibkan memiliki kualifikasi akademik memiliki kompetensi pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan CP lulusan. Bentuk kebijakan yang dapat dilaksanakan adalah (1) adanya reward bagidosen yang berprestasi; (2) pembagian beban kerja dosen dan tenaga kependidikan yang overjob; (3) hasil evaluasi kinerja yang ditindaklanjuti; (4) pembagian tugas dan tanggungjawab dosen yang relevan dengan bidangnya masing-masing; (5) adanya reward dan punishman bagi dosen yang memenuhi Tri Dharma; (6) adanya instrument penilaian kinerja dosen dan tenagakependidikan; (7) adanya pemetaan dosen dan tenaga kependidikan yang akan mendapatkan kesempatan meningkatkan jenjangkarir.

e. Standar Sarana dan Prasarana

Standar sarana dan prasarana diatur dalam Permenristekdikti No 44 Tahun 2015 Pasal 32 dan 35. Standar sarana dan prasarana pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan isi dan proses pembelajaran dalam rangka pemenuhan CP lulusan. Bentuk kebijakan yang dapat dilaksanakan adalah (1) adanya angket kepuasan mahasiswa terhadap sarana dan prasarana; (2) adanya evaluasi kinerja pengelola sarana dan prasarana secara periodic dan hasilnya ditindaklanjuti; (3) adanya SOP penggunaan sarana dan prasarana setiap ruangan; (4) adanya daftar inventaris setiap ruangan; (5) adanya analisis kebutuhan sarana dan prasarana setiap awal semester; (6) adanya schedule penggunaan sarana dan prasarana; (7) adanya pemetaan penggunaan sarana dan prasarana; dan (8) adanya instrument pengontrolan sarana dan prasarana.

f. Standar Penilaian

Standar penilaian pembelajaran merupakan criteria minimal tentang penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Cakupan penilaian proses dan hasil belajar: prinsip penilaian; teknik dan instrument penilaian; mekanisme dan prosedur penilaian; pelaksanaan penilaian; pelapora npenilaian; dan kelulusan mahasiswa. Adapun prinsip penilaian antara lain: edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi. Teknik penilaian terdiri atas observasi, partisipasi, unjuk kerja, testertulis, teslisan, dan angket. Instrumen penilaian terdiri atas penilaian proses dalam bentuk rubric dan/atau penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karyadesain. Bentuk kebijakan yang dapat dilaksanakan adalah (1) adanya pedoman penyusunan instrument penilaian hasil belajar berbagai aspek; (2) pembekalan dosen dalam menyusun instrument penilaian hasil belajar; (3) adanya reward dan punishman bagi dosen yang memiliki instrument penilaian yang bervariasi; (4) menetapkan tim evaluasi yang memonitoring kelengkapan dan penggunaan berbagai jenis instrument penilaian dosen; (5) mengumumkan hasil penilaian mahasiswa secara transparan.

g. Standar Pengelolaan

Standar pengelolaan merupakan kriteria minimal tentang perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan kegiatan pembelajaran pada tingkat program studi, harus mengacu pada standar kompetensi lulusan, standarisi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, serta standar sarana dan prasarana pembelajaran. Bentuk kebijakan yang dapat dilaksanakan adalah (1) adanya instrument penilaian masing-masing SNP dalam prodi; (2) adanya SOP untuk masing-masing kebijakan; (3) diberlakukannya reward dan punishman bagi dosen dan tenaga kependidikan yang melanggar aturan; (4) adanya angket kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan dosen dan tenaga kependidikan; (5) peningkatan pelayana prima; (6) adanya tim audit internal dalam implementasi SNP prodi; dan (7) adanya komitmen yang tegas untuk semua pihak dalam prodi.

h. Standar Pembiayaan

Standar pembiayaan pembelajaran merupakan criteria minimal tentang komponen dan besaran biaya investasi dan biaya operasional yang disusun dalam rangka pemenuhan CP lulusan. Biaya investasi pendidikan tinggi adalah bagian dari biaya pendidikan tinggi untuk pengadaan sarana dan prasarana, pengembangan dosen, dan tenaga kependidikan. Biaya operasional pendidikan tinggi adalah bagian dari biaya pendidikan tinggi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pendidikan yang mencakup biaya dosen, biaya tenaga kependidikan, biaya bahan operasional pembelajaran, dan biaya operasional tidak langsung. Hal yang dapat dilaksanakan dalam mengimplementasikan standar pembiayaan adalah (1) adanya SOP penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran; (2) adanya rapat prodi secara terbuka tentang anggaran; (3) adanya laporan keuangan prodi yang dipajang dalam ruangan prodi; (4) adanya tim audit internal dan eksternal dalam pengelolaan dan pemakaian anggaran; dan (5) distribusi keuangan prodi secara proporsional.

Perlunya kebijakan dalam mengimplementasikan standar nasional pendidikan, antara lain:, (1) setiap pendidik diwajibkan merancang instrumen penilaian pembelajaran untuk tiap mata kuliah dan dievaluasi secara periodik, (2) Pendidik diwajibkan merancang RPS/Bahan Ajar berbasis KKNI dan dievaluasi secara periodik, (3) diberlakukan reward dan punishman untuk semua implementasi standar nasional pendidikan, (4) adanya mekanisme dan instrumen monitoring pembelajaran dan kehadiran dosen dan tenaga kependidikan, (5) adanya instrumen masing-masing standar nasional pendidikan dan hasilnya ditindaklanjuti dan dinilai secara transparan, (6) adanya evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan setiap semester dan hasilnya ditindaklanjuti, (7) ketegasan pimpinan dalam pembentukan komitmen prodi dengan diberlakukan sangsi bagi dosen dan tenaga kependidikan yang melanggar kebijakan, (8) adanya tim evaluasi prodi untuk semua kebijakan, (9) sistem alokasi anggaran berbasis capaian pembelajaran, (10) adanya tim perumusan kurikulum dan melibatkan stakeholder, (11) adanya audit sarana dan prasarana dan instrumen yang mengukur kepuasan mahasiswa dalam penggunaan sarana dan prasarana.*** 

Penulis : Sepni Wita, Mahasiswa Program Doktor Pascasarjana UNP
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Kampus
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 19 September 2020
Polsek Teluk Meranti Turun ke Pasar Tradisional Teluk Meranti Sosialisasikan AKB
Sabtu, 19 September 2020
Polsek Kuala Kampar Bersama TNI dan Satpol PP Gelar Operasi Yustisi Pencegahan Covid-19
Sabtu, 19 September 2020
Polsek Pangkalan Lesung Gelar Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan
Sabtu, 19 September 2020
Kapolres Pelalawan Turun Tangan Atasi Banjir yang Merendam Perumahan Graha

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...

Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www