Jumat, 03 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 1-3 Desember 2021

Minat Baca Masyarakat Indonesia Rendah, Soal Motivasi Jadi Salah Satu Faktor
Rabu, 03 November 2021 16:36 WIB
Minat Baca Masyarakat Indonesia Rendah, Soal Motivasi Jadi Salah Satu Faktor
Vera Sardila, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia UIN Suska Riau.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Hasil survei Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2019 menunjukkan bahwa Negara Indonesia berada di peringkat 62 dari 70 negara dalam tingkat literasi.

Standar UNESCO mengatakan minimal setiap orang menunggu 3 buku pertahun, namun di Indonesia satu buah buku ditunggu 90 orang pertahun dan menjadikan Indonesia memiliki minat baca yang rendah.

Ditanya mengenai hal ini, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia UIN Suska Riau, Vera Sardila menuturkan salah satu faktornya adalah motivasi.

“Kalau kita lihat faktor motivasi sih sebetulnya. Karena kalau kita lihat fasilitas buku-buku sudah banyak. Jadi kalau kita lihat ke faktor ya di dalam diri, yakni kesadaran membaca,” jelasnya kepada CAKAPLAH.com, Rabu (3/11/2021).

Meski minat membaca warga Indonesia termasuk rendah, namun masih banyak label buku Indonesia yang menjadi best seller. Mengenai hal ini, Vera mengatakan minat baca di Indonesia itu ada, hanya saja tidak semua orang membaca secara kritis.

“Sebetulnya keinginan minat baca kita itu sudah banyak. Buktinya kita buka Facebook, kita baca. Kita buka koran kita baca, nampak majalah kita baca. Mungkin minat baca yang termasuk di sini itu kita yang kurang kritis dalam membaca. Hanya sekedar baca saja. Mungkin dari penelitian yang ranking peringkat 10 terbawah dari 70 negara adalah minat membaca kritis. Mungkin saja,” ujarnya.

Ia mengatakan bacaan kritis yang mungkin agak rendah di masyarakat. Padahal dengan membaca kritis maka terkadang seseorang mempunyai ide untuk melahirkan buku-buku baru.

“Kita hanya menjadi konsumen baca tapi tapi tidak produsen buku-buku. Jadi ini mungkin kondisi kita yang akhirnya dirangkingkan jadi peringkat 8 dari bawah. Soalnya kalau saya perhatikan ketika kuliah, itu mahasiswa ada saja yang disampaikannya, pasti tahunya dari membaca, tapi sekedar baca dan menyampaikan, tidak mengkritisi atau baca kritis,” katanya.

Selain itu, ditanyakan mengenai istilah book shaming yang tidak asing di kalangan peminat buku. Book shaming merupakan istilah menyudutkan bacaan seseorang tentang buku dan genre yang ia baca. Hal ini sering dialami oleh para pembaca buku fiksi.

Dosen UIN ini mengatakan apapun yang dibaca sebenarnya tidak ada masalah. Membaca buku sastra maupun novel bukan berarti tidak ada ilmu pengetahuan di dalamnya.

“Misal kita membaca sastra, sebenarnya justru sastra itu banyak ilmunya. Kita misal baca novel, kalau anda suka baca novel itu bukan berarti tidak ada pengetahuan didalamnya. Kadang orang mengetahui sesuatu lalu disampaikannya kedalam bentuk novel,” urainya.

Vera mencontohkan bahwasannya novel tidak hanya menomor satukan cerita namun juga memberikan informasi di dalam bacaannya yang dapat diterima oleh pembacanya.

“Contoh kita tidak pernah ke luar negeri, tapi di suatu buku mendeskripsikan luar negeri itu seperti apa. Bukankah ini suatu pengetahuan. Jadi dituangkannya ke dalam novel walaupun pada dasarnya novel itu bercerita, tapi sebenarnya dia sarang informasi. Menyampaikan informasi itu bisa lewat novel itulah, makanya menulis itu jangan langsung mulai dari ilmiah-ilmiah yang sulit, karena keilmuan itu tidak harus dikemas dalam bentuk-bentuk ilmiah. Kita bisa sampaikan dan masukkan didalam novel itu,” urainya lagi.

Dia pun menuturkan bagus-bagus saja membaca buku fiksi, karena yang beda adalah kemasan bahasa dan cara mengemas suatu informasi menjadi sebuah tulisan, apalagi untuk meningkatkan literasi membaca.

Ia pun turut mengajak masyarakat Indonesia untuk membaca dimulai dari bacaan-bacaan yang ringan.

“Kayaknya sudah stigma kita kalau baca buku ilmiah itu rasanya berat. Sebenarnya apapun yang kita baca itu yang kita ambil maknanya dan apa maksud yang disampaikan. Daya paham baca kita semuanya sama. Mampu kita menangkap apa yang menjadi esensi bacaan itu. Esensi dari apa yang dibicarakan itu adalah subjek. Mengapa itu prediket. Karena terkadang kita sulit menangkap esensinya itu membuat malas membaca ilmiah. Di bacaan fiksi sebenarnya esensinya sama, ada subjek dan prediket, tapi ditambah dengan adanya gaya-gaya Bahasa manis,” jelasnya.

Sebelum ditutup, Vera menambahkan bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga bukan menjadi alasan malas membaca.

“Kalau dibilang malas baca karena rasa ingin tahu yang kurang, saya rasa tinggi juga rasa ingin tahu orang Indonesia ini. Daya baca harus ditingkatkan, minat baca juga. Kadang kita tidak memahami apa yang kita baca jadi kurang kritis, hanya melafalkan sebuah tulisan saja,” pungkasnya.

Penulis : Winne Febrianisa/Rindi Ariska
Editor : Yusni
Kategori : Kampus
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 02 Desember 2021
PPID Kabupaten Siak Raih Predikat Menuju Informatif
Kamis, 02 Desember 2021
Siak Juara 1 Lomba Masak Kenduri Riau
Kamis, 02 Desember 2021
Kisah Penuh Warna Ahmad Ghani Al Ghifari, Dyslexia Bukan Hambatan Tuai Prestasi
Kamis, 02 Desember 2021
Imbau Warga Patuhi Prokes, Personel Polsek Bandar Sei Kijang Datangi Sejumlah Pusat Keramaian

Serantau lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www