Kamis, 23 Mei 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Kandungan Alkohol pada Tapai dan Hukumnya
Senin, 17 September 2018 09:51 WIB
Kandungan Alkohol pada Tapai dan Hukumnya
JAKARTA (CAKAPLAH) - Tapai tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Ada dua jenis tapai yang bisa ditemui dan dikonsumsi, yaitu yang terbuat dari ketan atau singkong. Pada Lebaran, kata pakar pangan Anton Apriyantono, di beberapa daerah, tapai menjadi suguhan favorit.

Ia menuturkan, masih ada pertanyaan mengenai makanan ini, terutama soal kandungan alkoholnya. Apakah termasuk dalam kategori khamar yang tentunya tak boleh dikonsumsi atau bukan.

Rasul menyatakan bahwa setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap khamar hukumnya haram. Dalam kesempatan lain, Umar dalam pidatonya yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim menegaskan, khamar itu sesuatu yang mengacaukan akal. “Kedua dalil ini berlaku bagi segala sesuatu yang biasa dikonsumsi,” katanya. Misalnya, minuman beralkohol dan narkoba.

Untuk sesuatu yang tak bisa dikonsumsi, seperti alkohol dalam bentuk murninya atau pelarut organik mestinya tak terkena hukum ini. Anton mengatakan, ada dasar hukum lain mengenai khamar ini, yaitu jika banyaknya memabukkan, sedikitnya pun haram.

Islam pun mencegah segala sesuatu ke arah haram. Ini berhubungan dengan adanya sesuatu yang berpotensi berubah menjadi minuman haram mes ki tidak bersifat memabukkan. Islam menetapkan hukum untuk mencegah Muslim ke arah yang haram. Dalam hal ini, ia mencontohkan jus buah.

Jus buah atau yang sejenisnya, ketika disimpan pada suhu kamar dalam kondisi terbuka selama lebih dari dua hari, termasuk ke dalam khamar. Fermentasi alkohol pada jus selama lebih dua hari membuatnya tak boleh dikonsumsi karena telah tergolong sebagai khamar.

Saat berbuka, Rasulullah pernah disodori jus yang telah mengeluarkan gelembung. Beliau menolaknya dan menyatakan jus itu berubah menjadi khamar. Jadi, salah ciri lain khamar yang dibuat dari jus adalah adanya gas dari jus itu.

Tapi, ini bukan gas karbondioksida yang sengaja ditambahkan seperti pada minuman berkarbonasi. Bagaimana dengan tapai? Apakah tapai yang baru jadi atau yang masih segar bersifat memabukkan? Anton mengatakan, belum ada laporan tapai yang masih segar memabukkan.

Anton menambahkan, tapai memang tak terbuat dari jus, tetapi begitu tapai khususnya dari ketan, disimpan di su hu ruang maka terbentuk jus yang bisa dianalogikan dengan jus buah-buahan, tak boleh diperam lebih dari dua hari.

Jadi, tapai ketan tak boleh disimpan pada suhu ruang lebih dari dua hari. Itu dihitung dari mulai jadi tapai. Pada hari ketiga, tapai ini dapat digolongkan ke dalam khamar.

Sebab, tapai ketan yang disimpan lebih dari dua hari biasanya melahirkan cairan bergelembung dan berbusa. Kondisi ini bisa dikaitkan dengan penolakan Rasul atas jus berbusa yang dinyatakan se bagai khamar.

Mengenai kadar etanol atau alkohol pada tapai ketan, Anton mengungkapkan setelah fermentasi satu hari kadar alkoholnya mencapai 1,76 persen. Setelah dua hari kadarnya menjadi 3,3 persen. Bila fermentasi hingga tiga hari tentu kadarnya lebih tinggi lagi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan minuman masuk dalam kelompok minuman keras saat mengandung alkohol satu persen atau lebih. Ini berlaku pula pada kandungan alkohol pada tapai. Meski pada akhirnya, ujar Anton, pilihan terletak pada tangan masing-masing. Kalau tapai atau peuyeum bandung tak masalah karena selalu keras dan biasanya digantung. Cara ini membantu tapai tak mengandung alkohol tinggi.

Berbeda dengan tapai singkong yang cara pembuatannya ditumpuk, niscaya memicu produksi alkohol lebih tinggi. “Kita harus memperhatikan tapai singkong yang ditumpuk, terutama kalau sudah berair sebab kemungkinan kandungan alkoholnya relatif tinggi. Lebih baik dihindari,” kata Anton menegaskan.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Religi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
Sabtu, 04 Mei 2019 14:49 WIB
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Sabtu, 09 Juni 2018 23:52 WIB
MUI: Mudik Tetap Jalankan Ibadah
Selasa, 12 Februari 2019 09:31 WIB
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Sabtu, 08 April 2017 14:51 WIB
Kopi, Warisan Dunia Islam untuk Dunia
Jum'at, 14 April 2017 18:57 WIB
Saat Ulama Bersusah Payah Mencari Ilmu
Selasa, 24 Januari 2017 18:16 WIB
Alquran Jelaskan Halal Makanan dari Laut
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Sekda Sebut Aksi 22 Mei di Jakarta Tak Berpengaruh ke Rohul
Kamis, 23 Mei 2019
Lestarikan Budaya, Pemuda Siak Gelar Fetival Meriam Buluh III
Kamis, 23 Mei 2019
Wawako Pekanbaru Apresiasi Program KOTAKU
Rabu, 22 Mei 2019
Kejari Rohil Santuni Anak Yatim Serta Buka Bersama Awak Media

Serantau lainnya ...
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Kamis, 23 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta
Selasa, 21 Mei 2019
Walikota Dumai H. Zulkifli AS Kukuhkan Pokja Kampung KB

Advertorial lainnya ...
Minggu, 19 Mei 2019
Dua Varian Realme X Resmi Diumumkan, Harga Terjangkau!
Minggu, 19 Mei 2019
Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik
Rabu, 15 Mei 2019
OnePlus 7 Pro Melenggang, Inilah Harga Resminya
Rabu, 15 Mei 2019
Apple Siapkan Dua Warna Baru untuk iPhone 2019

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 21 Mei 2019
Eratkan Silaturahim, Unilak Gelar Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers
Selasa, 14 Mei 2019
Kedutaan AS Gelar Ramadan Outreach di Unilak, Rektor Ajak Buka Puasa Bersama
Minggu, 12 Mei 2019
Serahkan Bantuan, Rektor UIR Awali Safari Ramadan di Masjid An-Naba
Kamis, 09 Mei 2019
Belajar dari Para Penerima Beasiswa RAPP

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler

01

Sabtu, 18 Mei 2019 14:00 WIB
Presiden Terbitkan Aturan Pemecatan PNS
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www