Jumat, 23 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Kandungan Alkohol pada Tapai dan Hukumnya
Senin, 17 September 2018 09:51 WIB
Kandungan Alkohol pada Tapai dan Hukumnya
JAKARTA (CAKAPLAH) - Tapai tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Ada dua jenis tapai yang bisa ditemui dan dikonsumsi, yaitu yang terbuat dari ketan atau singkong. Pada Lebaran, kata pakar pangan Anton Apriyantono, di beberapa daerah, tapai menjadi suguhan favorit.

Ia menuturkan, masih ada pertanyaan mengenai makanan ini, terutama soal kandungan alkoholnya. Apakah termasuk dalam kategori khamar yang tentunya tak boleh dikonsumsi atau bukan.

Rasul menyatakan bahwa setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap khamar hukumnya haram. Dalam kesempatan lain, Umar dalam pidatonya yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim menegaskan, khamar itu sesuatu yang mengacaukan akal. “Kedua dalil ini berlaku bagi segala sesuatu yang biasa dikonsumsi,” katanya. Misalnya, minuman beralkohol dan narkoba.

Untuk sesuatu yang tak bisa dikonsumsi, seperti alkohol dalam bentuk murninya atau pelarut organik mestinya tak terkena hukum ini. Anton mengatakan, ada dasar hukum lain mengenai khamar ini, yaitu jika banyaknya memabukkan, sedikitnya pun haram.

Islam pun mencegah segala sesuatu ke arah haram. Ini berhubungan dengan adanya sesuatu yang berpotensi berubah menjadi minuman haram mes ki tidak bersifat memabukkan. Islam menetapkan hukum untuk mencegah Muslim ke arah yang haram. Dalam hal ini, ia mencontohkan jus buah.

Jus buah atau yang sejenisnya, ketika disimpan pada suhu kamar dalam kondisi terbuka selama lebih dari dua hari, termasuk ke dalam khamar. Fermentasi alkohol pada jus selama lebih dua hari membuatnya tak boleh dikonsumsi karena telah tergolong sebagai khamar.

Saat berbuka, Rasulullah pernah disodori jus yang telah mengeluarkan gelembung. Beliau menolaknya dan menyatakan jus itu berubah menjadi khamar. Jadi, salah ciri lain khamar yang dibuat dari jus adalah adanya gas dari jus itu.

Tapi, ini bukan gas karbondioksida yang sengaja ditambahkan seperti pada minuman berkarbonasi. Bagaimana dengan tapai? Apakah tapai yang baru jadi atau yang masih segar bersifat memabukkan? Anton mengatakan, belum ada laporan tapai yang masih segar memabukkan.

Anton menambahkan, tapai memang tak terbuat dari jus, tetapi begitu tapai khususnya dari ketan, disimpan di su hu ruang maka terbentuk jus yang bisa dianalogikan dengan jus buah-buahan, tak boleh diperam lebih dari dua hari.

Jadi, tapai ketan tak boleh disimpan pada suhu ruang lebih dari dua hari. Itu dihitung dari mulai jadi tapai. Pada hari ketiga, tapai ini dapat digolongkan ke dalam khamar.

Sebab, tapai ketan yang disimpan lebih dari dua hari biasanya melahirkan cairan bergelembung dan berbusa. Kondisi ini bisa dikaitkan dengan penolakan Rasul atas jus berbusa yang dinyatakan se bagai khamar.

Mengenai kadar etanol atau alkohol pada tapai ketan, Anton mengungkapkan setelah fermentasi satu hari kadar alkoholnya mencapai 1,76 persen. Setelah dua hari kadarnya menjadi 3,3 persen. Bila fermentasi hingga tiga hari tentu kadarnya lebih tinggi lagi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan minuman masuk dalam kelompok minuman keras saat mengandung alkohol satu persen atau lebih. Ini berlaku pula pada kandungan alkohol pada tapai. Meski pada akhirnya, ujar Anton, pilihan terletak pada tangan masing-masing. Kalau tapai atau peuyeum bandung tak masalah karena selalu keras dan biasanya digantung. Cara ini membantu tapai tak mengandung alkohol tinggi.

Berbeda dengan tapai singkong yang cara pembuatannya ditumpuk, niscaya memicu produksi alkohol lebih tinggi. “Kita harus memperhatikan tapai singkong yang ditumpuk, terutama kalau sudah berair sebab kemungkinan kandungan alkoholnya relatif tinggi. Lebih baik dihindari,” kata Anton menegaskan.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Religi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
Sabtu, 04 Mei 2019 14:49 WIB
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Sabtu, 09 Juni 2018 23:52 WIB
MUI: Mudik Tetap Jalankan Ibadah
Senin, 03 April 2017 15:37 WIB
Zakir Naik: Makna Jihad Kerap Disalahartikan
Jum'at, 14 April 2017 18:57 WIB
Saat Ulama Bersusah Payah Mencari Ilmu
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 22 Agustus 2019
Kunjungan Kerja, Danrem 031/WB: Akhirnya Sampai Juga di Bengkalis
Rabu, 21 Agustus 2019
Calon Penghulu Laporkan Panitia Pilpeng Labuhan Papan ke Bupati Rohil
Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Rohil: Disiplin Harus Melekat pada Diri ASN
Selasa, 20 Agustus 2019
Kakan Kemenang Rohul: Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah Mesti Kedepankan Jalur Musyawarah

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www