Selasa, 25 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 22-28 Januari 2022
Polling
3 Tahun Kepemimpinan Syamsuar-Edy Natar Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau pada 20 Februari 2022, Bagaimana Kinerja Mereka Menurut Anda?


Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Jum'at, 24 Desember 2021 13:06 WIB
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Syuting sinetron di posko pengungsian korban bencana Semeru. Foto: Merdeka.com

(CAKAPLAH) - Unggahan syuting sebuah sinetron jadi perbincangkan di media sosial. Sebabnya, lokasi pengambilan gambar berada di antara tenda pengungsian bencana erupsi Gunung Semeru. Tepatnya, di belakang tenda pengungsi di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kabar itu pertama kali diunggah akun Facebook Alea Eustace. Gambar beredar tampak sejumlah orang berlaga peran di antara para pengungsi. Peristiwa itu lantas menuai banyak kecaman. Apalagi, juga terdapat unggahan surat disposisi pemerintah daerah sebagai tanda izin atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Pantaskah tempat korban bencana di pakek syuting film seperti ini berpelukan di depan anak2 kayak gini .......

Ini tempat pengungsian yg terkenak bencana bukan tempat syuting film seperti ini jagalah perasan para pengungsi......

Hargai lah yg jadi relawan di lapangan mereka tidak tau hujan atau panas untuk urus ini itu........... Ya masak iya pemerintah ijin kn ini........... Para pengungsi merasa sangat terganggu," tulis pengunggah.

Kegiatan syuting itu dikecam. Sebab masih teringat jelas kejadian yang merenggut puluhan nyawa warga setempat. Duka masih membekas di hati masyarakat. Masa tanggap darurat pun masih diberlakukan.

Tak Kantongi Izin

Kritik dari berbagai pihak dijawab langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Dia pastikan kegiatan itu tidak memiliki izin dari Pemkab. Hal yang sama juga dinyatakan satgas hingga kapolres. Mereka mengaku tak pernah memberikan lampu hijau pada kegiatan tersebut.

"Surat perizinan untuk syuting sinetron dari Pemkab, Polres, dan Satgas Semeru tidak ada. Mekanismenya kalau untuk perizinan kegiatan ada di Polres, namun saat masuk ke lokasi bencana izin ada di Komandan Satgas Semeru," katanya dilansir dari ANTARA, Kamis (23/12/2021).

Diakui, sempat ada proses pengurusan perizinan dari pihak PH atau produser sinetron yang akan melakukan syuting sinetron. Tetapi, pihaknya memberikan keputusan apakah memberi izin atau tidak.

Terkait soal lembar disposisi yang didapatkan pihak PT Verona Indah Pictures, Cak Thoriq mengatakan pihaknya sedang menelusuri hal tersebut terkait dengan mekanisme yang ada.

Bupati Lumajang menyebut setiap kegiatan termasuk syuting biasanya mengantongi izin kepolisian. Tetapi untuk syuting di lokasi bencana Semeru, Polres Lumajang mengaku tidak mengeluarkannya. Justru, melempar balik pada Satgas yang mengaku juga tidak menerbitkan izin tanda setuju.

"Itu saya kurang (ACC siapa), yang jelas Satgas," kata Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, dalam keterangannya melalui video yang diterima merdeka.com, Kamis (23/12/2021).

Eka yang juga Wadansatgas Tanggap Bencana Gunung Semeru menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin apapun. Baik lisan maupun tulisan.

Namun demikian, dia berjanji ke depan kejadian seperti ini tidak akan terulang. Pihak rumah produksi, katanya, juga telah meminta maaf atas kejadian itu.

"Yang bersangkutan minta maaf dan tidak akan menayangkan video di media," kata Eka.

Tak Empati Pada Korban

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sangat menyayangkan kejadian syuting di lokasi bencana dan pengungsian erupsi Semeru. Apalagi, perekaman adegan dilakukan saat masa tanggap bencana masih diberlakukan.

"BNPB mengimbau berbagai pihak untuk menghormati dan berempati kepada masyarakat terdampak bencana dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bukan prioritas pada saat tanggap darurat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan diterima, Kamis (23/12).

Menurutnya, yang dibutuhkan korban adalah dukungan moril bukan malah dijadikan ajang kegiatan yang tak ada kaitannya dengan masa tanggap darurat ini. BNPB mengharapkan situasi ini tidak lagi terjadi di masa depan.

Bermaksud Menghibur

Melalui akun Instagramnya, pihak rumah produksi Verona Indah Pictures, menyampaikan permohonan maaf bila proses syuting merugikan para korban bencana.

"Dan jika kami ada menyinggung para korban dengan kedatangan kami, kami sungguh sungguh minta maaf dari lubuk hati kami yang terdalam. Karena tidak ada sedikitpun niat kami untuk memanfaatkan situasi yang ada demi kepentingan konten," demikian tulisan dalam unggahan yang, dilansir dari Liputan6.com Rabu (22/12).

Pihak rumah produksi mengurai alasan mengambil situasi pengungsian erupsi Gunung Semeru sebagai lokasi syuting. Mereka berdalih ingin meringankan beban korban dengan memberikan hiburan lewat proses syuting yang dilakukan.

"Ketika mendengar tentang duka yang tengah menyelimuti warga Lumajang, TIM Verona segera memikirkan cara untuk bisa meringankan sedikit beban para korban... Bukan hanya dengan bantuan materil, tapi juga dengan membawa sedikit hiburan untuk para pengungsi," paparnya.

Tim produksi mengaku senang karena kehadiran mereka dianggap dapat menghibur lara para korban bencana. "Bahagia bisa melihat tawa dan senyuman di wajah para pengungsi ketika melihat kedatangan kami... Mudah-mudahan saudara saudari kami yang berada disekitar gunung Semeru bisa segera dipulihkan dan diberikan kekuatan," ungkapnya.

Rebecca Tamara, salah satu pemain dalam sinetron juga telah meminta maaf.

"Assalamualaikum, saya Rebecca, ingin meminta maaf sebesar2 nya atas kejadian ini. Saya mengakui kesalahan saya untuk menerima adegan tersebut sesuai arahan," tulisnya di akun Instagram.

Tidak Etis

Kejadian itu seharusnya tidak terulang lagi. Bagaimana mungkin kegiatan untuk kepentingan tertentu dilakukan di tengah pengungsian korban bencana alam.

"Sangat tidak etis di tengah suasana batin masyarakat yang sedang berkabung karena kehilangan sanak keluarga, tempat tinggal, mata pencaharian, bahkan semua itu, namun didapati ada pihak yang memanfaatkan kondisi tersebut demi meraup keuntungan material," ucap Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf.

Tindakan mengeksploitasi bencana itu tidak dapat diterima nurani dan akal sehat. Bukhori mengatakan, pihak rumah produksi seharusnya berpikir tindakan tersebut tidak tepat secara moral karena menyakiti perasaan korban maupun pihak yang bersimpati. Meski pihak rumah produksi berdalih sebagai bentuk dukungan moral dan sudah dapat izin.

"Tindakan itu bahkan bisa disebut eksploitasi bencana untuk kepentingan materil semata. Padahal agama dan budaya kita mengajarkan untuk saling berempati dan bahu membahu dalam menghadapi musibah apapun yang menimpa siapapun," tutup dia.

Editor : Yusni
Sumber : merdeka.com
Kategori : Selebriti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
3 Tahun Kepemimpinan Syamsuar-Edy Natar Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau pada 20 Februari 2022, Bagaimana Kinerja Mereka Menurut Anda?

Artikel Lainnya
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 24 Januari 2022
Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus M Sinaga Undang Puluhan Wartawan dari Tiga Kabupaten
Senin, 24 Januari 2022
Polsek Bandar Sei Kijang Gelar Operasi Yustisi Prokes
Senin, 24 Januari 2022
Polres Pelalawan Gelar Sosialisasi dan Asistensi Pembangunan Zona Integritas
Senin, 24 Januari 2022
Polsek Langgam Sosialisasikan Prokes dan Pantau Kamtibmas

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Rabu, 19 Januari 2022
Punya iPhone 12 Sekarang Lebih Gampang, Siapapun Bisa Memilikinya!
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 21 Januari 2022
Dewan Energi Mahasiswa Riau Apresiasi Hadirnya SPKLU Pertama di Riau
Kamis, 20 Januari 2022
Unilak Jalin Kerjasama dengan SMKN 4 Pekanbaru, Mulai dari Peningkatan Kompetensi Guru Hingga Magang
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
3 Tahun Kepemimpinan Syamsuar-Edy Natar Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau pada 20 Februari 2022, Bagaimana Kinerja Mereka Menurut Anda?


Khas Senin
Terpopuler
Khas Selasa
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
Nataru - April
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www