Selasa, 04 Oktober 2022

Breaking News

  • Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 Dimulai, 840 Personel Gabungan Dikerahkan   ●   
  • Nasdem Umumkan Anies Baswedan Sebagai Capres 2024   ●   
  • Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan ke Kuala Lumpur   ●   
  • Partai Ummat Riau akan Berjuang untuk Anies Baswedan   ●   
  • Pemprov Riau Bakal Beli 13 Unit Kendaraan Operasional Toyota Alphard dan Fortuner,   ●   
  • DBH Migas dan PBB Provinsi Riau 2023 Turun hingga Rp613 Miliar   ●   
  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi
Yamaha 29-30 September 2022

Strategi Dobrak Zulhas dan Kenyataannya Harga TBS, Mungkinkah?
Senin, 15 Agustus 2022 12:10 WIB
Strategi Dobrak Zulhas dan Kenyataannya Harga TBS, Mungkinkah?

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Dr. Gulat ME Manurung, MP., C.IMA,. menanggapi situasi terakhir kondisi petani sawit.

Kepada CAKAPLAH.com, Gulat mengatakan, semua petani sawit pasti mengingat tanggal 28 April, karena tanggal tersebut merupakan tanggal keramat, tanggal dihentikannya (dilarang) ekspor CPO dan berbagai turunannya. Larangan ini secara resmi disampaikan Presiden Jokowi.

Awal mengapa kebijakan yang tidak lazim ini dilakukan oleh Pemerintah adalah karena dianggap tidak patuhnya korporasi sawit dan refinery terhadap regulasi pemerintah untuk mengedepankan ketersediaan minyak goreng dan bahan bakunya dalam negeri. Sehingga kelangkaan dan mahalnya minyak goreng sawit (MGS) dalam negeri tidak kunjung terselesaikan. Lalu, kata Gulat Presiden Jokowi tepatnya tanggal 19 Mei mencabut larangan ekspor karena memikirkan nasib 17 juta petani sawit dan pekerja sawit.

"Hari ini, genap sudah 3,5 bulan berlalu peristiwa tidak biasa tersebut, dan dampaknya masih sangat berbekas dan menganga, terkhusus kepada petani sawit. Meskipun umur dari larangan ekspor tersebut hanya 21 hari, bukan berarti semua persoalan sebagai dampaknya hilang seketika. Mengamati laporan keuangan triwulan pertama dan kedua dari beberapa perusahaan kelapa sawit, diketahui bahwa semuanya melaporkan kenaikan keuntungan dengan persentase yang variatif. Bagaimana dengan nasib petani sawit?," kata Gulat, Ahad (14/8/2022).

Gulat menguraikan curhatan Suheri, Petani sawit di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, yang bercerita panjang lebar tentang nasib petani sawit, tersirat penderitaan yang sangat mendalam kepadanya.

“Kami di Mukomuko seperti bukan bagian dari NKRI, semua Perusahaan PKS tidak ada yang patuh terhadap himbauan pemerintah. Kami sudah kesana-kemari mengadukan nasib, gak ada yang perduli. Sepengetahuan saya, hanya Apkasindo yang memperjuangkan nasib petani sawit, yang lainnya hanya menonton saja, NGO yang selama ini lantang bicara keberlanjutan juga lenyap tak bicara," kata Gulat mengulang curhatan Suheri.

Harga TBS di Mukomuko sebelum larangan ekspor berkisar Rp2.800-Rp3.800, namun saat ini tidak lebih dari Rp1.400/kg. Itupun jika petani menjualnya ke PKS, padahal di Mukomuko 90% petani yang luasnya 2-8 ha menjual hasil panen sawitnya ke pedagang pengumpul yang harganya kisaran Rp650-750/kg.

"Apa yang dikatakan Suheri dan petani sawit dari Aceh sampai Papua yang setiap hari ribuan petani curhat langsung ke saya adalah benar adanya. Hal ini karena harga TBS yang masih belum selaras dengan kenaikan harga CPO terkhusus sejak di nol kannya pungutan ekspor sesuai PMK 115/2022," lanjut Gulat.

Masih anjloknya harga TBS berlaku sama terhadap petani sawit diwilayah pulau Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, Papua Barat dan Pulau Jawa (Banten).

"Banyak petani sawit yang bertanya kepada saya mengapa perusahaan sawit dilaporan keuangannya semester II tahun ini justru keuntungannya naik, sementara petani sawit pada merugi semua? Bukankah kita satu keluarga dan satu perahu dengan mereka? Saya menjawab bahwa teori ekonomi memang memungkinkan itu terjadi, karena tiga hal, pertama pada situasi larangan ekspor dan pasca larangan ekspor korporasi lebih elastis, karena 2.511 korporasi sawit (Ditjenbun, 2020), terkhusus PKS maupun refinery bisa menahan CPO 3-4 bulan dan refinery bisa sampai 1 tahun, sementara TBS kami petani hanya bisa bertahan dua hari," kata Gulat.

Kedua, karena perusahaan eksportir pada umumnya tergabung (terkoneksi) dengan sektor hulu, tengah dan hilir. Jadi produk hulu (TBS) yang membeli PKS mereka juga dan perusahaan hilir nya membeli CPO dari PKS mereka juga dan produk hilirnya mereka juga yang meng ekspor.

Ketiga, karena memang faktanya CPO dunia sejak larangan ekspor sampai bulan Juni sangat tinggi, lalu Juli turun sikit dan Kembali Agustus naik Kembali. Laporan keuangan di triwulan ke II korporasi tersebut terjadi disaat beban CPO cukup tinggi ($688/ton CPO).

"Hal yang cukup menarik adalah bahwa sejak tanggal 15 Juli praktis Pungungan Ekspor (PE) sebesar $200/ton CPO sudah dikesampingkan sementara, dan per tanggal 31 Juli berakhir Flush Out (FO) sebesar $200/ton CPO tidak diperpanjang. Jadi praktis beban CPO yang semula $688/ton CPO berkurang hanya tinggal Bea Keluar (BK) sebesar $288. Dan per tanggal 8 Agustus, seiring dengan terbitnya Permendag 1157/2022 tentang harga Referensi CPO sebesar $872,27/ton CPO mengakibatkan BK turun dari $288 menjadi $52/ton CPO, hal ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 123/2022," cakapnya.

Meskipun tanggal 31 Agustus adalah batas akhir dikesampingkannya PE, sambung Gulat, namun pemerintah pasti bijak mengambil keputusan terbaik untuk petani sawit Indonesia.

Ketidakadilan (tidak merdeka) harga TBS Petani ini, kata Gulat, dapat di mulai urai dari tiga patokan harga CPO terkini. Diketahui untuk memproses TBS menjadi CPO tentu dibutuhkan biaya prosesing, seperti biaya pemasaran, angkutan ke pelabuhan, biaya pengolaha, penyusutan dan BOTL (biaya operasional tidak langsung) yang totalnya Rp458,58/kg.

Pertama, jika Per tanggal 11 Agustus, harga CPO CIF Rotterdam $1.090 yang artinya setelah dikurangi beban CPO domestic (BK) menjadi $1.030, lalu dikurang biaya prosesing TBS ke CPO Rp458,58/kg CPO, jadi harga bersih CPO Rotterdam menjadi Rp14.991/kg CPO (belum dikurang biaya pengapalan).

Kedua, jika kita berdasarkan harga CPO Referensi Kemendag $872,27/ton, setelah dikurang beban BK dan biaya prosesing, maka harga bersih CPO Kemendag menjadi Rp11.841/kg. Ketiga, jika kita melihat hasil tender CPO di KPBN (12/8) diketahui Rp11.425/kg CPO, setelah dikurangi biaya olah TBS menjadi CPO, maka harga bersih CPO KPBN menjadi Rp10.966/kg.

Jika Ketiga patokan harga CPO ini kita jadikan sebagai rujukan penetapan harga TBS Petani maka dari harga Rotterdam menjadi Rp3.071/kg TBS, Harga CPO Kemendag menjadi Rp2.427. Sementara harga TBS jika rujukannya harga CPO KPBN menjadi Rp2.247/kg TBS.

"Untung saja Pemerintah telah mengesampingkan PE dan tidak memperpanjang FO. Lalu kenapa harga Pembelian TBS Petani dari Posko Harga TBS 22 Provinsi Apkasindo per tanggal 13 Agustus masih rata-rata dikisaran Rp1.600-1.800/kg ?. Kalaupun di PKS ada yang sudah Rp1.900-2.200/kg, itu hanya dinikmati gak lebih dari 7% petani sawit yang bermitra, sisanya 93% dipikul petani swadaya mandiri di kisaran Rp1.600-1.800 tadi," ujarnya

"Lantas mungkinkah harapan Zulhas harga TBS akhir Agustus sudah diatas Rp2.400/kg?. Sangat mungkin. Apalagi setelah berlakunya Permendag 1117/2022 per 1 Agustus tentang rasio DMO 1 : 9, yang sebelumnya 1 : 7," ujar Gulat.

Dengan 1 : 9 volume ekspor CPO ekspor dan turunannya akan semakin besar yaitu mencapai 4 juta ton. Angka ini sudah diatas rata-rata ekspor bulanan CPO dan turunannya tahun lalu.

"Bertambahnya keyakinan Zulhas akan tergereknya harga TBS Petani Rp2.400, seiring dikesampingkannya PE dan tidak berlakunya lagi FE. Bagi kami petani sawit, meskipun diawal menjabat Mendag kami meragukannya, ternyata strategi dobrak Pak Zulhas sangat ampuh mendongkrak harga TBS, tinggal pemerataannya saja di 1.118 PKS dari Aceh sampai Papua.

Tentu harga Zulhas ini bisa terjadi jika korporasi mengatakan “He ain’t heavy…he’s my Brother”. Implementasi dari ungkapan ini adalah “berbagi beban”, supaya beban di hilir berbagi ke hulu, bukan seperti selama ini, semua beban di hilir, ditimpakan ke hulu (TBS). Semoga," tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 03 Oktober 2022
BPBD Riau Tak Turunkan Tim Atasi Banjir Rob Dumai, Ini Sebabnya
Senin, 03 Oktober 2022
Awal Oktober, Capaian Vaksinasi Booster di Riau Baru 23 Persen
Senin, 03 Oktober 2022
Kajati Riau Harap Dukungan dan Kerja Sama dari BPKP dalam Penegakan Hukum
Sabtu, 01 Oktober 2022
Bupati Rohil Ajak Masyarakat Refleksikan Nilai-nilai Pancasila

Serantau lainnya ...
Minggu, 02 Oktober 2022
Hadir dengan 30 Brand Ternama, FCL Jadi Surga Belanja Muslimah Pekanbaru
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Senin, 03 Oktober 2022
Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan Vivo Y33T
Jumat, 30 September 2022
Wujud Dukungan “Green Energy”, DPR Siapkan 55 Mobil Listrik di Acara P20
Rabu, 28 September 2022
PKM Penangan Limbah Ternak Sapi dan Psikoedukasi Pasca Covid-19
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 26 September 2022
Yayasan SIKLUS Melayani Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 01 Oktober 2022
Melestarikan Budaya dan Kearifan Lokal melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kamis, 29 September 2022
Umri Puncaki Ranking LL DIKTI Wilayah X Versi UniRank Edisi 2022
Rabu, 28 September 2022
Unilak Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 1 Oktober 2022
Selasa, 27 September 2022
Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UMRI Kampung Rantau Panjang 2022 Tanam 100 Bibit Pohon Buah

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

Khas 1 September 2022
Terpopuler
Pegadaian Oktober 2022
Foto
Pertamina
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT RI 77 - APRIL RAPP
Indeks Berita
www www