Senin, 16 September 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Iklan Yahama
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Sudah Dieksekusi, Diduga Aseng Tetap Kelola Lahan Sawit 453 Hektare di Rohil
Senin, 02 September 2019 09:11 WIB
Sudah Dieksekusi, Diduga Aseng Tetap Kelola Lahan Sawit 453 Hektare di Rohil

ROHIL (CAKAPLAH) - Sidang Perdata gugatan perkara eksekusi lahan seluas 453 hektar yang diajukan Siswadja Muljadi alias Aseng hingga kini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil).

Padahal, lahan tersebut secara resmi telah dieksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohil pada tanggal 13 Desember 2018 yang lalu dan secara langsung diserahkan kepada Negara melalui Dinas Kehutanan provinsi Riau.

Eksekusi tersebut sesuai dengan revisi putusan Mahkamah Agung (MA) berdasarkan surat pengantar dari MA RI Nomor 135/TU/2017/2510K/Pid.sus/2015 tanggal 16 Januari 2017 perihal menarik kembali petikan putusan Nomor 2510K/Pid.sus/2015 karena terdapat kekeliruan pengetikan pada halaman 10 bagian amaran putusan terhadap barang bukti lahan perkebunan yang dinyatakan dikembalikan kepada terdakwa.

Kejari Rohil Gaos Wicaksono SH MH melalui Kasi Datun Dafid Riadi yang saat ini tengah menghadapi persidangan mengatakan, permasalahan utama dalam perkara eksekusi lahan tersebut adalah keputusan pertama yang memerintahkan Kejari Rohil untuk mengeksekusi lahan dan dikembalikan kepada Siswaja Muljadi pada tahun 2016 silam.

"Berdasarkan putusan tersebut, Jaksa selaku eksekutor wajib melaksanakan keputusan tertinggi dan setelah Inkrah, karena telah menjadi putusan Mahkamah Agung," katanya saat dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Namun, lanjut Dafit, ternyata putusan itu kembali direvisi oleh MA pada nomor yang sama dan tanggal yang sama yakni pada 31 Agustus 2016. Hanya saja, lahan seluas 453 hektar yang sebelumnya di kembalikan kepada Aseng berubah menjadi dirampas dan dikembalikan kepada negara melalui Dinas Kehutanan Provinsi Riau.

"Akan tetapi, revisi itu baru dikirim PN Rohil ke kita pada tanggal 2 Oktober 2018, hampir 2 tahun sejak putusan pertama baru kita terima putusan revisi tersebut," jelasnya.

Setelah Kejari Rohil menerima putusan revisi, sebut Dafit, jaksa harus berhati-hati dalam melaksanakan eksekusi. Kejari Rohil kemudian melakukan koordinasi dengan mendatangi MA dan mempertanyakan kebenaran perubahan putusan tersebut.

Setelah dilakukan koordinasi, MA menyatakan revisi tersebut benar, sehingga Kejari melaksanakan eksekusi terhadap barang bukti areal perkebunan kelapa sawit seluas 453 hektar yang dilaksanakan berdasarkan surat perintah tanggal 13 Desember 2018.

"Sehingga kita melakukan eksekusi terhadap barang bukti areal perkebunan kelapa sawit seluas 453 hektar yang dilaksanakan berdasarkan surat perintah tanggal 13 Desember 2018. Namun Aseng keberatan terhadap eksekusi, maka ia mengajukan gugatan ke PN Rohil dan Kejari sebagai tergugat," cakapnya.

Namun setelah sidang berjalan dan memasuki putusan sela, Aseng melalui kuasa hukumnya mencabut gugatan. Tidak berselang lama, kemudian ia kembali mengajukan gugatan kedua. Dan pada gugatan kedua tersebut, menambahkan Dinas Kehutanan Provinsi Riau sebagai tergugat bersama Kejari Rohil.

"Setelah mencabut gugatan pada bulan Januari 2019, yang bersangkutan kembali mengirimkan gugatan tetapi perbedaannya dalam gugatan yang tahun 2019 ini mereka menambahkan Dinas Provinsi Riau sebagai tergugat. Prosesnya kembali seperti semula dimana saat ini sudah memasuki tahap pemeriksaan pokok perkara dan saksi-saksi," katanya.

Namun sebut Dafit lagi, pihaknya merasa keberatan dengan tuntutan yang dilakukan pihak tergugat. Karena Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk mengadili perkara tersebut.

"Sebab yang digugat ini adalah keputusan Mahkamah Agung, yang dijalankan Jaksa itu dalam mengeksekusi itu untuk menjaga wibawa penegak hukum, apa jadinya kalau putusan pengadilan tidak dieksekusi dan secara otomatis pihak Kejari juga menjaga marwah Pengadilan itu sendiri," paparnya.

Dafit juga mengaku sangat kecewa terhadap PN Rohil. Sebab, PN Rohil menolak epsepsi yang diajukan pihaknya. Sehingga, sehingga sampai dengan saat ini persidangan masih tetap dilakukan. "Banyak hal yang menarik jika diikuti perkembangan persidangannya," sebutnya.

Pada perjalanan sidang ini, tambahnya, juga telah mengarah pada perubahan peta. Dimana, pada peta lahan tersebut, Aseng menguasai lahan sejak tahun 2004 dan rata-rata dia beli dari masyarakat setempat meskipun tahun 2011 ada perubahan. Dimana sebagian kawasan itu bukan berada di kawasan hutan.

"Tetapi kan hukum tidak berlaku surut, namun tetap yang tahun 2004. Yang kedua seorang pribadi tidak boleh menguasai lahan di atas 25 hektar itu kalau dilihat dari segi legalitas formilnya," terang Dafit.

Namun yang sangat disayangkan, Negara dalam perkara ini sangat dirugikan. Dimana, sejak dilaksanakan eksekusi, 453 hektar lahan tersebut telah milik negara melalui Dinas Kehutanan Provinsi Riau.

Akan tetapi, hasil dari perkebunan sawit tersebut diduga masih dikelola ole Aseng. Padahal, dalam setiap bulannya hasil sawit dari perkebunan tersebut mencapai Rp 1 miliar.

"Dari keterangan saksi-saksi di persidangan hingga saat ini hasil perkebunan masih dikuasai oleh terdakwa. Dengan kondisi ini tentu negara sangat dirugikan dan merupakan tindak Pidana," pungkas Dafit.

Penulis : Sagala
Editor : Ali
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?

Artikel Lainnya
Sabtu, 14 September 2019 19:22 WIB
Satlantas Polres Inhu Gelar Sejumlah Kegiatan
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 15 September 2019
Peduli Kabut Asap, PDIP Rohul Bagikan Masker Gratis
Minggu, 15 September 2019
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya
Minggu, 15 September 2019
Peduli Asap, MPC PP Siak Bagikan 3.000 Masker
Minggu, 15 September 2019
Bupati Kuansing Mursini Hadiri Rakorlahut Bersama Panglima TNI

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 02 September 2019
APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020 Kota Pekanbaru Disahkan
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 13 September 2019
KMIPN 2019 Sukses Digelar, PCR Raih 3 Medali
Kamis, 12 September 2019
Mahasiswa Baru Universitas Abdurrab Dibekali Nilai-nilai RAB
Rabu, 11 September 2019
Final KMIPN, 21 Politeknik se Indonesia Ngumpul di PCR
Rabu, 11 September 2019
15 Mahasiswa Unilak Bela Riau di Pomnas 2019

Kampus lainnya ...
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Pekanbaru Autoshow
Terpopuler

02

03

Sabtu, 14 September 2019 05:57 WIB
Rossi Kaget Yamaha Bisa Menggila di Misano
Iklan Kelmi - Ade
Foto
Pangeran Hotel
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www