Kamis, 13 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 13 Agustus 2020

Sudah Dieksekusi, Diduga Aseng Tetap Kelola Lahan Sawit 453 Hektare di Rohil
Senin, 02 September 2019 09:11 WIB
Sudah Dieksekusi, Diduga Aseng Tetap Kelola Lahan Sawit 453 Hektare di Rohil

ROHIL (CAKAPLAH) - Sidang Perdata gugatan perkara eksekusi lahan seluas 453 hektar yang diajukan Siswadja Muljadi alias Aseng hingga kini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil).

Padahal, lahan tersebut secara resmi telah dieksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohil pada tanggal 13 Desember 2018 yang lalu dan secara langsung diserahkan kepada Negara melalui Dinas Kehutanan provinsi Riau.

Eksekusi tersebut sesuai dengan revisi putusan Mahkamah Agung (MA) berdasarkan surat pengantar dari MA RI Nomor 135/TU/2017/2510K/Pid.sus/2015 tanggal 16 Januari 2017 perihal menarik kembali petikan putusan Nomor 2510K/Pid.sus/2015 karena terdapat kekeliruan pengetikan pada halaman 10 bagian amaran putusan terhadap barang bukti lahan perkebunan yang dinyatakan dikembalikan kepada terdakwa.

Kejari Rohil Gaos Wicaksono SH MH melalui Kasi Datun Dafid Riadi yang saat ini tengah menghadapi persidangan mengatakan, permasalahan utama dalam perkara eksekusi lahan tersebut adalah keputusan pertama yang memerintahkan Kejari Rohil untuk mengeksekusi lahan dan dikembalikan kepada Siswaja Muljadi pada tahun 2016 silam.

"Berdasarkan putusan tersebut, Jaksa selaku eksekutor wajib melaksanakan keputusan tertinggi dan setelah Inkrah, karena telah menjadi putusan Mahkamah Agung," katanya saat dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Namun, lanjut Dafit, ternyata putusan itu kembali direvisi oleh MA pada nomor yang sama dan tanggal yang sama yakni pada 31 Agustus 2016. Hanya saja, lahan seluas 453 hektar yang sebelumnya di kembalikan kepada Aseng berubah menjadi dirampas dan dikembalikan kepada negara melalui Dinas Kehutanan Provinsi Riau.

"Akan tetapi, revisi itu baru dikirim PN Rohil ke kita pada tanggal 2 Oktober 2018, hampir 2 tahun sejak putusan pertama baru kita terima putusan revisi tersebut," jelasnya.

Setelah Kejari Rohil menerima putusan revisi, sebut Dafit, jaksa harus berhati-hati dalam melaksanakan eksekusi. Kejari Rohil kemudian melakukan koordinasi dengan mendatangi MA dan mempertanyakan kebenaran perubahan putusan tersebut.

Setelah dilakukan koordinasi, MA menyatakan revisi tersebut benar, sehingga Kejari melaksanakan eksekusi terhadap barang bukti areal perkebunan kelapa sawit seluas 453 hektar yang dilaksanakan berdasarkan surat perintah tanggal 13 Desember 2018.

"Sehingga kita melakukan eksekusi terhadap barang bukti areal perkebunan kelapa sawit seluas 453 hektar yang dilaksanakan berdasarkan surat perintah tanggal 13 Desember 2018. Namun Aseng keberatan terhadap eksekusi, maka ia mengajukan gugatan ke PN Rohil dan Kejari sebagai tergugat," cakapnya.

Namun setelah sidang berjalan dan memasuki putusan sela, Aseng melalui kuasa hukumnya mencabut gugatan. Tidak berselang lama, kemudian ia kembali mengajukan gugatan kedua. Dan pada gugatan kedua tersebut, menambahkan Dinas Kehutanan Provinsi Riau sebagai tergugat bersama Kejari Rohil.

"Setelah mencabut gugatan pada bulan Januari 2019, yang bersangkutan kembali mengirimkan gugatan tetapi perbedaannya dalam gugatan yang tahun 2019 ini mereka menambahkan Dinas Provinsi Riau sebagai tergugat. Prosesnya kembali seperti semula dimana saat ini sudah memasuki tahap pemeriksaan pokok perkara dan saksi-saksi," katanya.

Namun sebut Dafit lagi, pihaknya merasa keberatan dengan tuntutan yang dilakukan pihak tergugat. Karena Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk mengadili perkara tersebut.

"Sebab yang digugat ini adalah keputusan Mahkamah Agung, yang dijalankan Jaksa itu dalam mengeksekusi itu untuk menjaga wibawa penegak hukum, apa jadinya kalau putusan pengadilan tidak dieksekusi dan secara otomatis pihak Kejari juga menjaga marwah Pengadilan itu sendiri," paparnya.

Dafit juga mengaku sangat kecewa terhadap PN Rohil. Sebab, PN Rohil menolak epsepsi yang diajukan pihaknya. Sehingga, sehingga sampai dengan saat ini persidangan masih tetap dilakukan. "Banyak hal yang menarik jika diikuti perkembangan persidangannya," sebutnya.

Pada perjalanan sidang ini, tambahnya, juga telah mengarah pada perubahan peta. Dimana, pada peta lahan tersebut, Aseng menguasai lahan sejak tahun 2004 dan rata-rata dia beli dari masyarakat setempat meskipun tahun 2011 ada perubahan. Dimana sebagian kawasan itu bukan berada di kawasan hutan.

"Tetapi kan hukum tidak berlaku surut, namun tetap yang tahun 2004. Yang kedua seorang pribadi tidak boleh menguasai lahan di atas 25 hektar itu kalau dilihat dari segi legalitas formilnya," terang Dafit.

Namun yang sangat disayangkan, Negara dalam perkara ini sangat dirugikan. Dimana, sejak dilaksanakan eksekusi, 453 hektar lahan tersebut telah milik negara melalui Dinas Kehutanan Provinsi Riau.

Akan tetapi, hasil dari perkebunan sawit tersebut diduga masih dikelola ole Aseng. Padahal, dalam setiap bulannya hasil sawit dari perkebunan tersebut mencapai Rp 1 miliar.

"Dari keterangan saksi-saksi di persidangan hingga saat ini hasil perkebunan masih dikuasai oleh terdakwa. Dengan kondisi ini tentu negara sangat dirugikan dan merupakan tindak Pidana," pungkas Dafit.

Penulis : Sagala
Editor : Ali
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 13 Agustus 2020
Sinergi BUMN, Upaya PGN Perluas Pemanfaatan Gas Bumi Nasional
Kamis, 13 Agustus 2020
Cegah Penularan Covid-19, Polres Pelalawan Gelar Penyemprotan Disinfektan
Kamis, 13 Agustus 2020
Kapolres Henky Poerwanto Silaturahmi ke Tokoh Kuansing di Pekanbaru
Kamis, 13 Agustus 2020
Polsek Ukui Patroli Antisipasi C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar Tradisional

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 13 Agustus 2020
Prodi Teknik Informatika PCR Raih Akreditasi A
Rabu, 12 Agustus 2020
8 Mahasiswa UIR Terima Beasiswa Cendekia dari Baznas Pusat
Senin, 10 Agustus 2020
KKN Desa Palas Kunjungi PLUT-KUMKM Pelalawan
Senin, 10 Agustus 2020
Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR

Kampus lainnya ...

Dapo Kanisya
Terpopuler
BSP Hut Riau ke-63
Foto
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www