Jumat, 25 Juni 2021

Breaking News

  • Tahun Ini Pemberangkatan Jamaah Haji Indonesia Kembali Dibatalkan   ●   
  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker
Yamaha 21 Juni 2021
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Masa Depan Bisnis Burung Walet
Minggu, 29 September 2019 21:41 WIB
Masa Depan Bisnis Burung Walet
Salah satu rumah hunian yang menyatu dengan rumah burung walet

Sejak sepuluh tahun belakangan, usaha Rumah Burung Walet (RBW) semakin dilirik oleh masyarakat. Padahal sebelumnya, RBW boleh dikata barang langka. Hanya terdapat di kota pesisir Riau seperti Tembilahan, Kepulauan Meranti, Bagansiapiapi, Siak, Dumai dan Bengkalis.

Sementara di Riau daratan, seperti Kampar, Pelalawan, Inhu, Rokan Hulu, Kuansing dan Kota Pekanbaru, RBW hanya milik orang-orang tertentu dengan jumlah yang terbatas. Tapi seiring perkembangan zaman, usaha penangkaran sarang walet telah merata di seluruh Riau.

Di Kabupaten Kampar misalnya, pada tahun 2015 jumlah RBW hanya seratus lebih. Namun di tahun 2019, menurut data yang dikeluarkan Pemda Kampar, tercatat lebih dari seribu bangunan penangkaran sarang burung walet yang tersebar di 21 kecamatan.

Mengapa usaha ini berkembang begitu pesat? Bagaimana rahasia sukses usaha RBW? Adakah bisnis 'liur emas' ini masih prosfektif?

Harga Sarang Walet (SW) yang mahal menjadi salah satu daya tarik mengapa orang ramai-ramai membangun RBW. Meski harganya fluktuatif, namun SW adalah komoditas ekspor, sehingga harganya tetap bersahabat bagi petani walet. Saat ini, harga SW berkisar Rp 10 juta perkilogram.

Mereka yang telah lebih dulu membangun RBW, memperlihatkan keberhasilan. Selain terlihat dari taraf hidup dan perekonomian keluarga yang mapan, pemilik RBW cenderung menambah usahanya. Sukses satu RBW, mereka ingin membangun RBW berikutnya.

Ketika kisah sukses ini mulai menyebar di masyarakat, maka banyaklah yang ingin berinvestasi di RBW. Ilmu dan pengetahuan dalam berusaha RBW pun mulai menyebar. Selain bisa dengan mudah diakses di internet, ada pula orang yang memang berprofesi sebagai konsultan usaha walet.

Konsultan biasanya telah berpengalaman dalam membangun gedung walet. Begitu juga dengan tata ruang, audio dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kesuksesan RBW. Bagi mereka yang memiliki modal besar, akan menyerahkan sepenuhnya kepada konsultan pembangunan RBW dengan sistem borongan. Plus perawatan dan sedikit iming-iming akan dipantau dan dibina hingga RBW berhasil.

Tapi bagi pemilik modal pas-pasan, akan mencari ilmu pembangunan RBW. Berusaha memahami setiap ditail bangunan dan pendukung lainnya. Dia akan menjadi konsultan bagi RBW miliknya sendiri.

Rahasia Sukses RBW

Usaha RBW memang cukup unik dan menantang. Keberhasilan yang diidam-idamkan, tidak serta-merta akan diraih tanpa kerja keras dan terpenuhinya banyak faktor. Dikatakan unik dan menantang, karena banyak mitos yang berkembang. Bahkan ada pula yang menghubungkannya dengan unsur-unsur magis atau klinis. Untuk keberhasilan misalnya, ada yang mengatakan dan menawarkan ini dan itu, gantungkan jimat ini dan itu dan sebagainya yang sesungguhnya tidak ada hubungannya dengan keberhasilan RBW. Sebab kunci sukses RBW bukanlah unsur magik tapi adalah trik.

Ilmu pengetahuan atau trik yang diterapkan dalam membangun RBW menjadi kunci sukses. Yang pertama yang harus dipahami adalah lokasi. Lokasi yang paling tepat dalam membangun RBW adalah daerah sentra pakan walet. Dimana terdapat banyak serangga atau binatang kecil terbang yang menjadi makanan walet. Utamakan pula daerah yang masih 'perawan', setidaknya belum banyak berdiri RBW di daerah tersebut.

Di daerah daratan, lokasi yang paling bagus untuk membangun RBW adalah daerah yang tidak jauh dari pabrik kelapa sawit. Sebab dari limbah sawit (Tangkos) terdapat banyak sumber pakan walet. Dari Tangkos, banyak serangga terbang yang menjadi kesukaan walet.

Selain penentuan lokasi yang tepat, bangunan walet juga menentukan keberhasilan. Bangunan yang memenuhi standar ideal sebagai tempat walet berproduksi adalah gedung yang nyaman bagi walet. Yang perlu diperhatikan soal bangunan adalah soal ukuran, tata ruang, hingga arah bangunan dan Lubang Masuk Burung (LMB).

Yang tak kalah penting dalam membangun gedung walet adalah material bangunan. Terutama dalam pemilihan material sirip (tempat BW bersarang), dinding, plafon, atap pernak-pernik yang membuat BW nyaman. Pemilihan material ini, juga erat kaitannya dengan suhu dan kelembaban yang ideal di dalam RBW. Sebab, suhu dan kelembaban menjadi faktor penting agar gedung tersebut dijadikan sebagai tempat berkoloni.

Selanjutnya perangkat audio yang memadai untuk memikat walet datang dan menginap serta membuat sarang di gedung yang dibangun. Perangkat audio tersebut terdiri dari ampli dan sejumlah tweeter atau speaker yang dipasang didalam gedung (tweeter inap) dan tweeter panggil yang dipasang di pintu masuk atau Lobang Masuk Burung (LMB). Dan yang tak kalah penting adalah pemilihan suara panggil dan suara inap. Suara panggil dan suara inap yang dahulunya barang langka dan dijual mahal, kini sudah bisa didapat dengan harga murah bahkan bisa gratis dari sesama petani walet atau hasil donload di internet.

Jika sudah demikian, tinggal lagi mengatasi hama atau predator yang kemungkinan mengganggu walet datang dan bersarang di RBW. Hama sekaligus predator yang menakutkan bagi walet dan petani adalah kehadiran burung hantu. Untuk mengatasi agar burung hantu tidak bisa masuk ke gedung, di pintu masuk atau LMB bisa dipasang pintu otomatis dengan sistem hidrolik. Bisa juga pintu tutup buka secara manual. Ada pula yang memasang kaca miring, peralon berputar, memasang jarum, memasang lampu di LMB dan pengamanan lainnya.

Perlu juga diketahui, berbagai trik yang dilakukan tidaklah baku. Sebab, banyak juga RBW yang tidak mengenal trik atau keluar dari kebiasaan yang diterapkan oleh kebanyakan petani walet, tetap bisa berhasil. Soal parfum dan aroma pemikat walet misalnya, ada yang menganggap penting ada pula yang tidak perlu adanya parfum. Demikian juga soal pakan tambahan yang disediakan di dalam gedung, ada yang mengatakan perlu diberi pakan ada pula yang tidak. Yang pasti, ketika kita sudah belajar dan mengenali dunia perwaletan dan menerapkannya di RBW maka faktor keberhasilan selanjutnya adalah hoky atau rezki dari Yang Maha Kuasa.

Peluang Masih Terbuka

Berinvestasi di RBW dan berharap suatu saat akan menjadi sandaran hidup, masih terbuka lebar. Ibarat menanam, siapa yang menanam lebih dahulu, maka dia akan lebih dulu pula memetik buah atau hasilnya. Keberhasilan menanam terletak pada kualitas bibit, tanah yang baik dan pemupukan, maka faktor keberhasilan RBW terletk pada lokasi, gedung dengan tata ruangnya, suhu dan kelembaban, audio dan suara panggil serta suara inapnya.

Berinvestasi di RBW, tak perlu khawatir soal pemasaran. Banyak pemilik RBW yang juga berprofesi menjadi pengepul sekaligus. Kita tak perlu menjajakan hasil panen, karena pengempul yang akan datang untuk membeli hasil panen.

Jika selama ini produk China menyerbu Indonesia, maka satu-satunya produk kita yang rutin masuk ke China hanyalah sarang walet. Kebutuhan akan sarang walet di negeri tirai bambu itu saat ini masih terpenuhi 40 persen dari Indonesia. Maka wajar kiranya ketika Menteri Luar Negeri Indonesia ketika berkunjung ke Tiongkok memberikan perhatian khusus kepada ekspor sarang burung walet ini.

Pemerintah menjadikan sarang burung walet sebagai primadona ekspor. Kemudahan-kemudahan eskpor telah diatur antara pemerintah Indonesia dan China terkait perdagangan sarang burung walet. Belum lama ini ada tiga perusahaan baru yang lolos sertifikasi untuk melakukan ekspor sarang burung walet ke negeri Tiongkok itu. Pemerintah Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk memberi kemudahan dalam segala hal terkait perdagangan sarang burung walet tersebut.

Inilah yang mendasari pendirian RBW bak cendawan tumbuh dimusim hujan. Menjadi pengusaha RBW bukan lagi dominasi pemilik modal besar. Mereka yang memiliki modal dibawah Rp100 juta pun bisa membangun RBW yang megah. Bahkan, yang memiliki modal dibawah Rp50 juta pun masih bisa membangun RBW yang tak kalah mewah. Karena mereka faham, mewah bagi manusia belum tentu mewah bagi walet.

Penulis : Zainul Aziz, Praktisi RBW
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?

Artikel Terkait
Rabu, 11 Januari 2017 18:10 WIB
5 bisnis ini Hanya Bermodal Rp1 juta
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 08 Juni 2021
Pemerintah Diimbau Hentikan Impor Alkes, Bamsoet: Sektor Kesehatan Ini Justru Dinikmati oleh Asing
Senin, 07 Juni 2021
Soal Wawasan Kebangsaan, FPKB MPR RI: Itu Sesuatu yang Fundamental, Penting untuk Indonesia
Jumat, 28 Mei 2021
Ketua MPR RI Luncurkan Buku ke-19 Berjudul ‘Cegah Negara Tanpa Arah’
Selasa, 25 Mei 2021
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad: MPR Dorong 4 Pilar Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 24 Juni 2021
Kesbangpol Gelar Penyuluhan Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Luhur Pancasila
Kamis, 24 Juni 2021
Ini Penyebab Warga Bengkalis Akrab dengan Pejabat dan Artis Malaysia Gara-gara Televisi
Kamis, 24 Juni 2021
Imbau Masyarakat Ikut Vaksin, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Penling
Kamis, 24 Juni 2021
Patroli C3, Polsek Ukui Sambangi Objek Vital dan Tempat Rawan Kejahatan

Serantau lainnya ...
Senin, 31 Mei 2021
Segera Diluncurkan, Biografi Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri
Minggu, 30 Mei 2021
UIR dan IAEI Riau Edukasi Pelaku Usaha di Pekanbaru tentang Konsep Laundry Syariah
Selasa, 11 Mei 2021
Tampil Cantik saat Lebaran, Fajar Cosmetic Ramai Pengunjung
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 23 Juni 2021
Masyarakat Perlu Memahami dan Menerapkan Etika Berinternet
Kamis, 17 Juni 2021
Bantu Hadapi Dunia Kerja, Fikom UIR Luncurkan Program Magang bagi Mahasiswa
Jumat, 11 Juni 2021
Perdana di Pekanbaru, Santri di Pondok Pesantren Terima Vaksin Covid-19
Rabu, 09 Juni 2021
Tingkatkan SDM Daerah, PCR Lakukan Pertemuan dengan Pemkab Meranti

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Terpopuler

02

HUT Pekanbaru ke-237
Foto
Idul Fitri 1442 Syahrul Aidi
Waisak 26 Mei 2021 - APRIL
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Muswil PPP 29 Mei 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Unilak 1 Juni 2021
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan

Religi lainnya ...
Idul Fitri 1442 BRK
Indeks Berita
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDUcapan Ramadan Syahrul AidiPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021APRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www