Sabtu, 18 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 18-21 September 2021

3 Pucuk Suku Tambusai Luruskan Kekeliruan Pengangkatan Uyang Ompek Dibalai Lembaga Kerapatan Adat Luhak Tambusai
Senin, 09 Maret 2020 11:13 WIB
3 Pucuk Suku Tambusai Luruskan Kekeliruan Pengangkatan Uyang Ompek Dibalai Lembaga Kerapatan Adat Luhak Tambusai
3 Pucuk Suku Tambusai Luruskan Kekeliruan Pengangkatan Uyang Ompek Dibalai Lembaga Kerapatan Adat Luhak Tambusai

ROHUL (CAKAPLAH) - Tiga Pucuk Suku Tambusai akhirnya angkat bicara terkait adanya dugaan pelanggaran adat dalam pelaksanaan penabalan Raja Adat Luhak Tambusai dan Uyang Ompek Dibalai. Salah satu pelanggaran adat istiadat yang paling disorot yaitu pengangkatan Sutan Mahmud dan Uyang Bosa Nugoi sebagai salah satu unsur Uyang Ompek Dibalai yang dikukuhkan.

Ingin meluruskan dan menegakkan kemurnian adat di Luhak Tambusai, 3 Pucuk Suku Tambusai menjelaskan bagaimana seharusnya proses pengangkatan Uyang Ompek Dibalai itu dilakukan.

Khalifah H Bukhori bergelar Rajo Boka (Uyang Tuo Tau Induk Majo Rajo) didampingi Khalifah Suprizal gelar Datuk Rajo Sulembang Rokan (Induk Suku Majo Rajo) menjelasakan, sebelum Penabalan Raja Luhak Tambusai dan Uyang ompek Dibalai, sebenarnya jabatan Sutan Mahmud sudah ditetapkan oleh Para Induk Suku nun Limu atau Sibah Dalam. Dan, juga sudah disahkan oleh Kepala Lembaga Kerapatan Adat Luhak Tambusai sebelumnya. Hal ini masih sah berlaku sepanjang adat serta untuk Uyang Bosa Nugoi juga telah ditunjuk berdasarkan musyawarah induk nun limu tersebut. Namun anehnya, jabatan Sutan Mahmud dan Uyang Bosa Nugoi tersebut diganti sepihak, tanpa melibatkan para Induk Suku Nun Limu.

Lebih jauh lagi Datuk Tanjung bergelar Datuk Srimahrajo (Induk Srimahrajo) dan Tungkeknyo Datuk Rajo Mat Bonsu, Uyang nun lah Lusuh dek mumakai dan lah pasa dek munompuh menjelaskan, sepanjang adat, proses penenunjukan Sutan Mahmud dan Uyang Bosa Nugoi itu adalah Hak dari Suku Nun Limu (Sibah Dalam) yang berasal dan diusulkan dari Induk Dalam dan Induk Majorokan oleh Induk Sukunya masing - masing, bukan oleh anak kemenakan. Karena nanti akan menjadi pimpinan datuk yang limu. Penunjukan Sutan Mahmud, Uyang Bosa Nugoi, Datuk Bunaro dan Imam Majo Soih tidak mengenal hak veto dari raja apalagi keluarga Bangsawan.
Penunjukan dan pengangkatan Sutan Mahmud dan Uyang Bosa Nugoi adalah hak dari Limu Induk atau Sibah Dalam sedangkan Datuk Bunaro dan Imam Majo Soih hak dari Sembilan Suku atau Sibah Lua.

"Sutan Mahmud itu merupakan Pimpinan Induk-induk Suku Sibah Dalam (Induk Suku Nun Limo), yang dicalonkan dari Suku Induk Dalam sesuai dengan alur patutnya oleh Induk suku Induk Dalam. Kemudian selanjutnya dibahas bersama oleh Induk – induk Suku Nun Limu. Setelah disesuaikan dengan alur patutnya barulah diserahkan kepada Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai untuk ditabalkan, begitulah proses semestinya menurut adat Lamu Pusako usang dan sama halnya dengan Uyang Bosa Nugoi," cakapnya.

Menurut Datuk Rajo Boka dan Datuk Srimahrajo, jika sudah ditunjuk dan disetujui oleh Induk Nun Limu (Induk-induk Sibah Dalam) dan disahkan oleh Kepala Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai terdahulu maka tidak bisa diberhentikan begitu saja tanpa ada alas an yang jelas. Jabatan Sutan Mahmud maupun Uyang Bosa Nugoi kalau ingin menggantikannya ada 3 syarat yang harus dipenuhi yaitu karena alasan meninggal dunia, Mundur dengan alasan yang bisa diterima dan berbuat malu di dalam nugoi.

“Jadi kalau mau sutan Mahmud itu diganti dan Uyang Bosa Nugoi dipilih haruslah melaui syarat musyawarah Induk Nun Limu. Bukan oleh anak kemenakan ataupun yang tak jelas kedudukannya dalam adat. Nah, sampai adanya Penabalan Adat kemarin, Sutan Mahmud yang lama masih sah secara adat," terangnya.

Lain halnya dengan Datuk Temenggung (sahabat Runding Raja) ditanya tentang Penobatan Raja Adat Luhak Tambusai, beliau berkisah bahwa semenjak adanya rencana Penobatan Raja Adat dan Penakbalan Kepala Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai serta Uyang Ompek Dibalai, belum pernah mereka bertanya pendapat ataupun mengajak ikut serta dalam merancang helat tersebut.

Sementara itu, Bakhtar Yamin, MPd bergelar Datuk Majolelo menegaskan, Pengangkatan Sutan Mahmud dan Uyang Bosa Nugoi merupakan kewenangan induk Sibah Dalam (suku nun limu) yaitu, Induk Dalam, Induk Majo Rokan, Induk Sri Mahrajo, Induk Majo Rajo Dan Induk Majolelo.

Namun ironisnya, dalam penunjukan dan Pengangkatan Sutan Mahmud, Uyang Bosa Nugoi dan Datuk Bundaro (Uyang Ompek Dibalai) tersebut, sama sekali tidak mengikuti jalur adat. Lebih parah lagi, pengangkatan dan Penunjukan Sutan Mahmud, Uyang Bosa Nugoi dan Datuk Bundaro dilakukan secara sepihak.

"Waktu pemberhentian sutan Mahmud yang sah dan pengangkatan yang baru, pengesahan Uyang Bosa Nugoi dan Datuk Bundaro, Penobatan ataupun Penakbalan belum dilakukan, seharusnya Raja dinobatkan dahulu, dan Kepala Lembaga ditakbalkan baru boleh mengesahkan uyang ompek dibalai. Untuk mengganti Sutan Mahmud harus melalui induk Suku Nun limu dengan musyawarah tidak bisa tunjuk-tunjuk saja. Adat itu di anjak layuo di umbuik mati (adat sudah memiki pola dan tidak bisa rubah) namunyo adat lamo pusako usang," ucapnya.

Selain meluruskan dan menjelaskan kepada anak kemenakan terkait pengangkatan Sutan Mahmud, ada beberapa hal yang juga harus diluruskan terutama terkait penabalan Raja Adat Luhak Tambusai. Sepanjang adat seharusnya, Penabalan Raja Adat Luhak Tambusai harus dihadiri oleh seluruh suku yang ada di Luhak Tambusai, kemudian karena Luhak Tambusai adalah Luhak yang tertua di Rokan Hulu maka empat luhak yang lain yaitu, Luhak Rambah, Luhak Kepenuhan, Luhak Kunto Darusalam dan Luhak Rokan, juga harus hadir.

"Tetapi kenyataannya ada beberapa suku yang tidak ikut serta dalam Pnobatan tersebut dan hanya dua luhak pula yang hadir. Kalau sepanjang adat biarlah anak kemenakan yang menilai sah atau tidaknya," tegasnya.

3 Pucuk Suku Luhak Tambusai ini berharap, agar tidak menjadi preseden buruk bagi anak kemenakan kedepan dalam adat istiadat di Luhak Tambusai, terutama ketidakhadiran dari Induk yang Tiga, Induk Srimahrajo, Induk Majo Rajo dan Induk Majolelo dalam acara Penobatan dan Penabalan yang lalu, perlu adanya pelurusan kembali terhadap Penabalan Raja Adat Luhak Tambusai dan Uyang Ompek Dibalai di Luhak Tambusai. Sehingga Kemurnian adat istiadat Luhak Tambusai dapat terjaga dan terpelihara. Untuk itu, jalur musyawarah menjadi solusi agar adat istiadat ini tetap tegak.

“Kusuik Bonang cari ujung pangkanyo, Kusuik rambuik Sikek munyulosaikannyo, Kusuik bulu paruh muluruihkannyo. Biaso Dubalang salah tanggkok, Rajo salah hokum, namun musyawarah dan mufakatlah yang utama menyelesaikannya,” cakapnya.

Penulis : Ari
Editor : Ali
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos
Sabtu, 14 Agustus 2021
Anggota DPR Ini Sebut Kebijakan PPKM Bawa Indonesia Keluar dari Puncak Kasus Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 18 September 2021
KORNAS KOHATI Dukung Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Alahan
Jumat, 17 September 2021
Latihan Perang Kota, Sat Brimob Polda Riau Beraksi di Mal SKA Pekanbaru
Jumat, 17 September 2021
Dekranasda dan PKK Siak Berikan Mesin Cuci untuk Ponpes Darul Hupaz
Jumat, 17 September 2021
Duet Alfedri-Putra Berhasil Juarai Turnamen Tenis PU Tarukim Siak Cup 2021

Serantau lainnya ...
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru
Selasa, 24 Agustus 2021
Jam Tangan Pria Bermerek yang Sayang Anda Lewatkan

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar
Senin, 13 September 2021
Mahasiswa Umri Ajarkan Pelaku UMKM Bencah Lesung Cara Packing dan Branding Produk
Jumat, 10 September 2021
Kerjasama dengan BI, Fekonsos UIN Suska Riau Gelar Kuliah Umum

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

03

05

HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www