Selasa, 18 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 16-18 Januari 2022

Semangat Menanam Mangrove hingga Didatangi Presiden Jokowi
Sabtu, 18 Desember 2021 12:53 WIB
Semangat Menanam Mangrove hingga Didatangi Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo turun langsung ikut menanam mangrove di pantai Raja Kecik, Desa Muntai Barat.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ribuan warga Pulau Bengkalis tumpah ruah di sepanjang jalan. Selasa (28/9/2021) menjadi sejarah bagi warga desa di salah satu pulau terluar Indonesia ini. Berkat kerja keras warga desa memulihkan lingkungan, Presiden Joko Widodo turun langsung ikut menanam mangrove di pantai Raja Kecik, Desa Muntai Barat.

Penanaman mangrove telah menggaungkan nama dan membangkitkan semangat warga Desa Muntai Barat untuk terus berjuang memulihkan lingkungan di desa mereka. Terlebih lagi ikut hadir mendampingi Presiden, Menteri LHK Siti Nurbaya, Kepala BRGM Hartono Prawiraatmaja, Gubernur Riau Syamsuar, Bupati Bengkalis Kasmarni dan banyak pejabat negara lainnya.

''Bagi kami ini menjadi sejarah, berkat menanam mangrove Bapak Presiden sampai datang menjejakkan kaki di kampung ini. Semoga setelah ini akan terbangun juga pemecah ombak, sehingga mangrove yang kami tanam bersama Bapak Presiden, dapat terus tumbuh menjaga desa ini dari ancaman abrasi,'' harap Haris (65), salah satu tokoh masyarakat Desa Muntai Barat.

Sementara itu dalam arahannya di hadapan ratusan masyarakat yang menanam mangrove di Desa Muntai Barat, Presiden Jokowi mengatakan penanaman mangrove akan terus dilanjutkan, karena keberadaan mangrove sangat penting untuk penyerapan emisi karbon.

"Ini meneguhkan komitmen kita terhadap Paris Agreement, terhadap perubahan iklim dunia dan di 2021 ini kita akan melakukan rehabilitasi mangrove di seluruh Tanah Air sebanyak 34 ribu ha," ujar Presiden dalam keterangan pers usai penanaman.

Presiden juga sempat mengunjungi jembatan Datuk Bandar Jamal yang menjadi ikon ekowisata mangrove di lokasi ini. "Kita harapkan nanti kawasan ini akan bisa kita perbaiki, kita rehabilitasi dalam rangka mengendalikan abrasi, dalam rangka juga mendukung ekowisata, pariwisata di daerah, dan juga tentu saja kita harapkan juga mendukung ekonomi masyarakat di sekitar kawasan ini," jelasnya.

Dampak perubahan iklim memang paling dirasakan masyarakat pesisir Indonesia. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa tahun 2050 diprediksi 199 kota pesisir Indonesia bakal terkena banjir rob, selain itu 118.000 hektar wilayah terendam air laut, dengan prediksi 8,6 juta populasi terdampak, serta kerugian diperkirakan mencapai Rp1.576 triliun (Rosalina et al., 2021).

Adapun potensi kerugian ekonomi dampak perubahan iklim juga telah menjadi indikator nasional di RPJMN 2020-2024. Selain kehilangan daratan, dampak perubahan iklim juga memberi dampak sosial ekonomi bagi masyarakat desa (Ulfa, 2018).

Untuk itu pemerintah Indonesia serius melakukan rehabilitasi melalui kegiatan PKPRM Mangrove. Ekosistem mangrove di Riau berada di Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Pelalawan, Rokan Hilir, dan Siak. Mangrove dibagi berdasarkan kerapatan tajuk.

Untuk kerapatan mangrove lebat, potensinya terdapat 219.070 ha. Untuk mangrove sedang, terdapat 2.537 ha. Sedangkan kerapatan mangrove jarang mencapai 3.288 ha. Sehingga total eksisting mangrove di Provinsi Riau mencapai 224.895 ha. Adapun potensi rehabilitasi mangrove sekitar 12.207 ha. Pada tahun 2020 melalui skema PEN Mangrove dilaksanakan rehabilitasi seluas 692 ha, dengan jumlah 48.504 HOK.

Rehabilitasi Mangrove 2021 di Provinsi Riau meningkat seluas 5.050 ha. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp54,7 Miliar, dikerjakan oleh 134 kelompok tani, dengan penyerapan tenaga kerja 210.823 HOK, dengan target penanaman bibit mangrove sebanyak 14.704.000 batang.

Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memiliki sebaran mangrove seluas 3.311.207 Ha yang berada di dalam dan di luar kawasan hutan. Diantara jumlah tersebut, sekitar 637.624 Ha termasuk dalam kondisi kritis dan memerlukan upaya pemulihan ekosistemnya. Mangrove termasuk ekosistem yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan pasang surut air laut.

Sebagai kumpulan vegetasi endemik yang hidup di antara transisi daerah laut dan daratan di kawasan pesisir, keberadaan ekosistem atau hutan mangrove menjadi penting sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sekitarnya, yang sekaligus memberikan multi-fungsi secara fisik, ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan bagi masyarakat dan kawasan pesisir.

Pada tahun 2020, penanaman nasional mangrove menjangkau luas 15.000 ha di 34 provinsi. Sekitar 863 kelompok masyarakat terlibat dalam kegiatan ini, dan mampu memberi kesempatan kerja bagi 1,5 juta HOK. Hingga tahun 2024 mendatang diharapkan pemulihan ekosistem mangrove bisa menjangkau hingga 600.000 ha.

Kegiatan rehabilitasi mangrove secara nasional masih sedang berjalan, dan diharapkan tidak hanya untuk memulihkan, tapi juga mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan.

Kegiatan rehabilitasi mangrove secara nasional masih sedang berjalan, dan diharapkan tidak hanya untuk memulihkan, tapi juga mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan.

Program rehabilitasi mangrove di Riau, khususnya di Bengkalis masih memerlukan dukungan dari banyak pihak. Selain itu yang paling penting adalah teknologi dan inovasi. Karena pola penanaman mangrove di tiap daerah berbeda-beda. Seperti di Bengkalis tantangan utamanya adalah ombak yang begitu kuat, sehingga selain penting adanya pemecah ombak, masyarakat juga perlu didampingi agar bibit yang ditanam tidak hanyut atau mati.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Yusni
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Januari 2022
Lapangan MAC HCML Siap Berproduksi
Selasa, 18 Januari 2022
Polsek Bandar Sei Kijang Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga
Selasa, 18 Januari 2022
Silaturrahmi, Kapolres Pelalawan Minta Dukungan Para Tokoh untuk Menjaga Kamtibmas
Selasa, 18 Januari 2022
Wabup Minta Seluruh Perusahaan di Rohil Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Senin
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www