Sabtu, 04 Februari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

Blok Rokan dan Kelangkaan BBM di Riau
Rabu, 09 Maret 2022 17:22 WIB
Blok Rokan dan Kelangkaan BBM di Riau

(CAKAPLAH) - Pasca alih kelola Blok Rokan tanggal 9 Agustus 2021 dari PT Chevron Pasific Indonesia kepada PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Rokan (PHR) sudah dua kali terjadi kekurangan atau “Kelangkaan BBM” di Wilayah Riau, bahkan sejumlah daerah di seluruh Indonesia.

Pertama, Pada Bulan Oktober 2021, kekurangan atau “kelangkaan BBM” terjadi akibat peningkatan konsumsi BBM di Pekanbaru sejak diturunkannya PPKM level 4 menjadi level 2, sehingga meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Menurut Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengatakan, "Tidak ada kelangkaan, kami tetap menyalurkan BBM sesuai kebutuhan masyarakat Riau. Produk apa yang kehabisan mungkin masih dalam pengiriman ke SPBU tersebut. Salah satu penyebab peningkatan konsumsi BBM di Pekanbaru sejak diturunkannya PPKM level 4 menjadi level 2 beberapa waktu lalu, animo masyarakat untuk berpergian bertambah (detikcom, Selasa 12/10/2021).

Kedua, Pada awal Maret 2022, penyebab utama dari kekurangan atau “kelangkaan BBM” adalah dipotongnya kuota BBM (Bio Solar) untuk Riau berkurang hingga 9 persen oleh BPH Migas. Menurut Section Head Communication dan Relation PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan mengatakan, "Untuk kuota Solar tahun 2022 adalah 794.787 kiloliter. Sedangkan realisasi 2021 sekitar 824 ribu kiloliter. Kuota tahun ini lebih kecil 4 persen dibandingkan realisasi 2021. Plus ditambahkan rata-rata growth biosolar pertahun 3-5 persen. Jadi kuota berkurang 7-9 persen," (Cakaplah.com, Sabtu 26/2/2022).

Apapun alasannya, PT Pertamina (Persero) dan subholdingnya harus bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Riau, bahwa masyarakat Riau dengan tulus hati memberikan hadiah Blok Rokan melalui Pemerintah pada tanggal 31 Juli 2018 dengan menetapkan PT Pertamina (Persero) sebagai pengelola Blok Rokan dari tahun 2021 sampai 2041. Dimana, tanggal 6 Agustus 2018 diterbitkan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1923K/10/MEM/2018 tentang Persetujuan Pengelolaan Penetapan Bentuk dan Ketentuan-Ketentuan Pokok (Term and Conditions) Kontrak Kerja Sama Pada Wilayah Kerja Rokan.

Blok Rokan

Pada hari ulang tahun Provinsi Riau ke 64, masyarakat Riau memberikan kado terindah kepada PT. Pertamina (Persero) c.q PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) berupa lapangan migas, yaitu Blok Rokan. Blok Rokan adalah salah satu blok migas terbesar di Indonesia dengan luas wilayah kerja 6.629,0 Km² terletak pada 7 kabupaten dan 2 kota di Riau, yaitu 5 kabupaten yang memiliki pelamparan reservoir (Oil Field), antara lain Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kampar serta 2 kota sebagai daerah penunjang migas, yakni Kota Dumai (Shiiping Line) dan Kota Pekanbaru (Main Office and control).

Blok Rokan memiliki 109 lapangan yang terdiri dari 96 lapangan primary, 11 lapangan secondary dan 1 lapangan tertiary recovery serta 24 lapangan tidak beroperasi. Dimana lapangan giant (besar) terdapat di Minas, Duri, Kota Batak, Bekasap dan Bangko, dengan potensi cadangan awal Oil Original In Place (OOIP) Blok Rokan sekitar 27,3 miliar barrel. Sejak diproduksi pertama tanggal 20 Mei 1952 hingga 08 Agustus 2021 total produksi minyak di Blok Rokan sudah mencapai ±11,75 miliar barel. Pada saat ini cadangan sisa diprakirakan lebih kurang 500 juta hingga 1,5 miliar barrel oil equivalent (BOE).

Dalam catatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan nilai Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas Blok Rokan sebesar Rp 97,78 triliun atau setara dengan 20 persen dari total nilai BMN Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Nasional yaitu Rp 497,62 triliun (berdasarkan LKKP 2019). Secara rinci, besaran nilai aset Blok Rokan berupa harta benda modal senilai Rp96,08 triliun, material persediaan senilai Rp1,6 triliun, tanah senilai Rp 71,74 miliar dan harta benda inventaris senilai Rp15,94 miliar.

Besarnya sisa cadangan migas dan nilai aset BMN pada Blok Rokan yang dikelola oleh PHR tersebut harus bermanfaat untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia, terlebih khusus rakyat Riau dimana tempat keberadaan Blok Rokan. Sewajarnya, bila masyarakat Riau merasakan nikmatnya sebagai daerah penghasil minyak, yaitu BBM banyak, tersedia di SPBU dengan layak seperti itulah harapan yang tersirat dalam makna tunjuk ajar Melayu.

Pada tahun 2022 ini, pragnosa lifting minyak Blok Rokan dalam Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor : 208 K/82/MEM/2021 tanggal: 22 Oktober 2021 Tentang Penetapan Daerah Penghasil dan Dasar Penghitungan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Minyak Dan Gas Bumi Untuk Tahun 2022, ditetapkan sebesar 65,75 juta barel atau 86,8% dari pragnosa total lifting minyak Riau tahun 2022 sebesar 75,78 juta barel dan blok migas lainya sebesar 10,03 juta barel. Padahal konsumsi BBM Jenis Bahan Bakar Tentu (Biosolar) di Provinsi Riau tahun 2021 hanya sebesar 8% dari target lifting minyak Blok Rokan tahun 2022. Sementara itu, PHR juga harus memastikan dan mengawasi seluruh mitra atau subkontraktor yang terlibat dalam aktifitas pengelolaan Blok Rokan tidak menggunakan Biosolar.

Apabila komunikasi dan koordinasi diinternal korporat PT. Pertamina (Persero) antara Upstream Subholding dengan Commercial and Trading Subholding terjalin harmonis dan baik, maka kekurangan atau “kelangkaan BBM” di Wilayah Riau mungkin tidak akan terjadi. Kejadian ini merupakan aib yang “memalukan” bagi segenap perwira Pertamina, sebagai perwujudan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau. Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto mengatakan, bahwa “Pertamina harus menjadi penanggung jawab terkait hal yang terjadi di lapangan. Kita berharap, Pertamina bisa segera mengclearkan, kalau soal produksi, atau kendalanya didistribusi, Pertamina juga yang bisa selesaikan dari hilir dan hulu. Kan tak lucu, Riau ini salah satu penghasil minyak terbesar, masa warga Riau pula yang kesusahan mencari BBM," (cakaplah.com, 12/10/2021). Perlu diingat, kepentingan bisnis PT. Pertamina (Persero) di Riau meliputi pada kegiatan hulu migas atau Upstream Subholding antara lain Blok Rokan, Blok Siak, Blok Kampar dan Blok Lirik. Sedangkan pada kegiatan hilir migas seperti Refining and Petrochemical Subholding (Refinery Unit II Dumai) dan Gas Subholding antara lain transmisi gas (dari perbatasan Jambi sampai ke Dumai) dan minyak bumi (pipa migas Blok Rokan), niaga gas bumi, pemasaran Natural Gas, Liquefied Natural Gas (LNG) dan Compressed Natural Gas (CNG) serta Commercial and Trading Subholding seperti pendistribusian dan pemasaran Bahan Bakar Minyak (BBM), pelumas, LPG, aspal dan produk petrokimia.
“Kelangkaan BBM”

Permasalahan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” di wilayah Riau paling parah terjadi pada bulan Maret Tahun 2011. Mengapa hal ini sekarang terjadi lagi..?”. Padahal sudah sering diingatkan saat rapat-rapat koordinasi, baik kepada Direktorat Hilir-Ditjen Migas, KESDM, BPH Migas dan PT. Pertamina (Persero) bahwa permasalahan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” tidak boleh lagi terjadi di Wilayah Riau. Sangat “memalukan” bila hal ini berulang kali terjadi kembali, apalagi disaat Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Riau) sedang melakukan pemulihan ekonomi nasional dan daerah, akibat pandemi Covid-19. Terganggu dengan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” yang menyebabkan antrian panjang masyarakat untuk mengisi Biosolar di beberapa SPBU. Bahkan pada tanggal 2 Maret 2022 menyebabkan kemacetan total selama 12 jam dari jam 23:00 sampai dengan 10:00 Wib di Bagan Sinembah (Kabupaten Rokan Hilir) sampai perbatasan Sumatera Utara berlanjut hingga hari berikutnya. Rupanya kekurangan atau “Kelangkaan BBM” ini juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia seperti Sumatera Barat, Bengkulu, Wilayah Kalimantan hingga Papua dan Papua Barat. Kondisi ini sepertinya sudah biasa menjadi pemandangan keseharian, tanpa ada rencana aksi, solusi dan eksekusi.

Beberapa hal yang menyebabkan kekurangan atau “kelangkaan BBM” antara lain disparitas harga akibat lonjakan harga minyak dunia, kuota BBM Bersubsidi terbatas dan kebijakan pembatasan BBM Bersubsidi. Eskalasi ketegangan Rusia-Ukraina dan dimulainya invasi Rusia di area Timur Ukraina menambah kekhawatiran akan semakin terganggunya pasokan energi global mendorong kenaikan harga minyak dunia termasuk rata-rata ICP minyak mentah Indonesia menjadi US$95,72 per barel naik sebesar US$9,83 dari US$85,89 per barel pada Januari 2022 (Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18.K/MG.03/DJM/ 2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Februari 2022). Kenaikan rata-rata ICP berpengaruh terhadap harga keekonomian BBM non subsidi, karena asumsi rata-rata ICP pada APBN 2022 ditetapkan sebesar US$ 63 per barel.

Seperti diketahui, saat disparitas harga Biosolar dan Solar non subsidi berbeda sangat jauh, Biosolar hanya dijual dengan harga Rp 5.150 per liter dengan besaran subsidi tetap Rp 500 per liter (UU APBN tahun 2022). Sementara harga Solar non subsidi berdasarkan data Pertamina, yakni HSD Solar Industri periode (15-28 Februari 2022) harga Rp. 14.850 untuk area pemasaran wilayah 1 meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Madura. Harga tersebut belum termasuk PPn, PPh dan PBBKB. Sedangkan Dexlite Rp 13.550 per liter dan Pertamina Dex Rp 14.300 per liter berlaku di Provinsi Riau. Sehingga ada perbedaan harga yang terjadi sangat besar atau sekitar Rp 8.400-9.700 per liter. Kondisi ini mendorong terjadinya aksi penyelundupan dan penyelewengan penyaluran Biosolar, sehingga BBM tersebut digunakan oleh pihak yang tidak berhak mendapat susbidi. Selain itu, juga terjadi peningkatan aktivitas perkebunan dan pertambangan di Riau ditengah harga sejumlah komoditas yang melambung tinggi seperti sawit dan batu bara.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan Abdul Nasib, SE, sudah mulai geram terhadap perilaku para pengusaha yang armadanya ikut berebut membeli Biosolar di sejumlah SPBU yang ada di Pelalawan. Kondisi ini membuat stok Biosolar di SPBU sulit didapat dan antrean panjang mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan. "Kita mengingatkan kepada para pengusaha, transportasinya untuk tidak membeli minyak Solar bersubsidi di seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Pelalawan. Minyak solar di SPBU itu bukan untuk para pengusaha, tolong jangan ikut mengantre berebut membeli solar” (Cakaplah.com, 6/3/2022).

Penulis : Rudy H. Saleh, Kepala Seksi Pengujian UPT Laboratorium, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
Kamis, 08 Desember 2022 13:50 WIB
Melatih Public Speaking Bagi Anak
Minggu, 27 Februari 2022 18:57 WIB
Azan di Singapura
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 03 Februari 2023
Berkunjung ke Malaysia, Apindo Riau Bahas Pendirian Pabrik Abon Ikan Patin di Kampar
Jumat, 03 Februari 2023
KNPI Riau Hadiri Rakernas KNPI di Bandung
Kamis, 02 Februari 2023
Bupati Siak Sebut Disdukcapil Berperan Penting dalam Program Bujang Kampung
Kamis, 02 Februari 2023
Seleksi Wawancara Calon PKD, Panwaslu Kecamatan Rumbai Berharap Peserta Terpilih Punya Integritas Tinggi

Serantau lainnya ...
Jumat, 03 Februari 2023
Cara Memotong Ayam yang Benar
Kamis, 02 Februari 2023
Diresmikan Istri Pj Walikota, Vinia Butik Marpoyan Tawarkan Produk Berkualitas Harga Terjangkau
Selasa, 31 Januari 2023
3 Zodiak Jalani Hidup Paling Beruntung Bulan Februari 2023
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Oppo Find X6 Series Akan Punya Tiga Varian, Ini Bocorannya
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Peringati Hari Kanker Dunia, IDI Pekanbaru akan Gelar Berbagai Kegiatan
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Tahun 2022 Santuni Rp 2 Triliun, Jasa Raharja Sambangi Unri untuk Tekan Lakalantas di Riau
Rabu, 01 Februari 2023
UIR Penjajakan Potensi Kerjasama dengan UTP Malaysia
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar Bangga Anak Riau Diterima Magang di Thailand dan Filipina
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
PCR 2023
Foto
Khas Hotel November 2022
Nataru 2022 April.RAPP
Selasa, 31 Januari 2023
7 Drakor Terbaru Februari 2023, Ada The Heavenly Idol dan Taxi Driver 2
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www