Senin, 16 Mei 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 11-13 Mei 2022
Polling
Masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus - Ayat Cahyadi, akan berakhir 22 Mei tahun 2022. Bagaimana menurut Anda kinerja mereka selama memimpin Pekanbaru?


Blok Rokan dan Kelangkaan BBM di Riau
Rabu, 09 Maret 2022 17:22 WIB
Blok Rokan dan Kelangkaan BBM di Riau

(CAKAPLAH) - Pasca alih kelola Blok Rokan tanggal 9 Agustus 2021 dari PT Chevron Pasific Indonesia kepada PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Rokan (PHR) sudah dua kali terjadi kekurangan atau “Kelangkaan BBM” di Wilayah Riau, bahkan sejumlah daerah di seluruh Indonesia.

Pertama, Pada Bulan Oktober 2021, kekurangan atau “kelangkaan BBM” terjadi akibat peningkatan konsumsi BBM di Pekanbaru sejak diturunkannya PPKM level 4 menjadi level 2, sehingga meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Menurut Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengatakan, "Tidak ada kelangkaan, kami tetap menyalurkan BBM sesuai kebutuhan masyarakat Riau. Produk apa yang kehabisan mungkin masih dalam pengiriman ke SPBU tersebut. Salah satu penyebab peningkatan konsumsi BBM di Pekanbaru sejak diturunkannya PPKM level 4 menjadi level 2 beberapa waktu lalu, animo masyarakat untuk berpergian bertambah (detikcom, Selasa 12/10/2021).

Kedua, Pada awal Maret 2022, penyebab utama dari kekurangan atau “kelangkaan BBM” adalah dipotongnya kuota BBM (Bio Solar) untuk Riau berkurang hingga 9 persen oleh BPH Migas. Menurut Section Head Communication dan Relation PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan mengatakan, "Untuk kuota Solar tahun 2022 adalah 794.787 kiloliter. Sedangkan realisasi 2021 sekitar 824 ribu kiloliter. Kuota tahun ini lebih kecil 4 persen dibandingkan realisasi 2021. Plus ditambahkan rata-rata growth biosolar pertahun 3-5 persen. Jadi kuota berkurang 7-9 persen," (Cakaplah.com, Sabtu 26/2/2022).

Apapun alasannya, PT Pertamina (Persero) dan subholdingnya harus bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Riau, bahwa masyarakat Riau dengan tulus hati memberikan hadiah Blok Rokan melalui Pemerintah pada tanggal 31 Juli 2018 dengan menetapkan PT Pertamina (Persero) sebagai pengelola Blok Rokan dari tahun 2021 sampai 2041. Dimana, tanggal 6 Agustus 2018 diterbitkan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1923K/10/MEM/2018 tentang Persetujuan Pengelolaan Penetapan Bentuk dan Ketentuan-Ketentuan Pokok (Term and Conditions) Kontrak Kerja Sama Pada Wilayah Kerja Rokan.

Blok Rokan

Pada hari ulang tahun Provinsi Riau ke 64, masyarakat Riau memberikan kado terindah kepada PT. Pertamina (Persero) c.q PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) berupa lapangan migas, yaitu Blok Rokan. Blok Rokan adalah salah satu blok migas terbesar di Indonesia dengan luas wilayah kerja 6.629,0 Km² terletak pada 7 kabupaten dan 2 kota di Riau, yaitu 5 kabupaten yang memiliki pelamparan reservoir (Oil Field), antara lain Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kampar serta 2 kota sebagai daerah penunjang migas, yakni Kota Dumai (Shiiping Line) dan Kota Pekanbaru (Main Office and control).

Blok Rokan memiliki 109 lapangan yang terdiri dari 96 lapangan primary, 11 lapangan secondary dan 1 lapangan tertiary recovery serta 24 lapangan tidak beroperasi. Dimana lapangan giant (besar) terdapat di Minas, Duri, Kota Batak, Bekasap dan Bangko, dengan potensi cadangan awal Oil Original In Place (OOIP) Blok Rokan sekitar 27,3 miliar barrel. Sejak diproduksi pertama tanggal 20 Mei 1952 hingga 08 Agustus 2021 total produksi minyak di Blok Rokan sudah mencapai ±11,75 miliar barel. Pada saat ini cadangan sisa diprakirakan lebih kurang 500 juta hingga 1,5 miliar barrel oil equivalent (BOE).

Dalam catatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan nilai Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas Blok Rokan sebesar Rp 97,78 triliun atau setara dengan 20 persen dari total nilai BMN Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Nasional yaitu Rp 497,62 triliun (berdasarkan LKKP 2019). Secara rinci, besaran nilai aset Blok Rokan berupa harta benda modal senilai Rp96,08 triliun, material persediaan senilai Rp1,6 triliun, tanah senilai Rp 71,74 miliar dan harta benda inventaris senilai Rp15,94 miliar.

Besarnya sisa cadangan migas dan nilai aset BMN pada Blok Rokan yang dikelola oleh PHR tersebut harus bermanfaat untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia, terlebih khusus rakyat Riau dimana tempat keberadaan Blok Rokan. Sewajarnya, bila masyarakat Riau merasakan nikmatnya sebagai daerah penghasil minyak, yaitu BBM banyak, tersedia di SPBU dengan layak seperti itulah harapan yang tersirat dalam makna tunjuk ajar Melayu.

Pada tahun 2022 ini, pragnosa lifting minyak Blok Rokan dalam Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor : 208 K/82/MEM/2021 tanggal: 22 Oktober 2021 Tentang Penetapan Daerah Penghasil dan Dasar Penghitungan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Minyak Dan Gas Bumi Untuk Tahun 2022, ditetapkan sebesar 65,75 juta barel atau 86,8% dari pragnosa total lifting minyak Riau tahun 2022 sebesar 75,78 juta barel dan blok migas lainya sebesar 10,03 juta barel. Padahal konsumsi BBM Jenis Bahan Bakar Tentu (Biosolar) di Provinsi Riau tahun 2021 hanya sebesar 8% dari target lifting minyak Blok Rokan tahun 2022. Sementara itu, PHR juga harus memastikan dan mengawasi seluruh mitra atau subkontraktor yang terlibat dalam aktifitas pengelolaan Blok Rokan tidak menggunakan Biosolar.

Apabila komunikasi dan koordinasi diinternal korporat PT. Pertamina (Persero) antara Upstream Subholding dengan Commercial and Trading Subholding terjalin harmonis dan baik, maka kekurangan atau “kelangkaan BBM” di Wilayah Riau mungkin tidak akan terjadi. Kejadian ini merupakan aib yang “memalukan” bagi segenap perwira Pertamina, sebagai perwujudan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau. Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto mengatakan, bahwa “Pertamina harus menjadi penanggung jawab terkait hal yang terjadi di lapangan. Kita berharap, Pertamina bisa segera mengclearkan, kalau soal produksi, atau kendalanya didistribusi, Pertamina juga yang bisa selesaikan dari hilir dan hulu. Kan tak lucu, Riau ini salah satu penghasil minyak terbesar, masa warga Riau pula yang kesusahan mencari BBM," (cakaplah.com, 12/10/2021). Perlu diingat, kepentingan bisnis PT. Pertamina (Persero) di Riau meliputi pada kegiatan hulu migas atau Upstream Subholding antara lain Blok Rokan, Blok Siak, Blok Kampar dan Blok Lirik. Sedangkan pada kegiatan hilir migas seperti Refining and Petrochemical Subholding (Refinery Unit II Dumai) dan Gas Subholding antara lain transmisi gas (dari perbatasan Jambi sampai ke Dumai) dan minyak bumi (pipa migas Blok Rokan), niaga gas bumi, pemasaran Natural Gas, Liquefied Natural Gas (LNG) dan Compressed Natural Gas (CNG) serta Commercial and Trading Subholding seperti pendistribusian dan pemasaran Bahan Bakar Minyak (BBM), pelumas, LPG, aspal dan produk petrokimia.
“Kelangkaan BBM”

Permasalahan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” di wilayah Riau paling parah terjadi pada bulan Maret Tahun 2011. Mengapa hal ini sekarang terjadi lagi..?”. Padahal sudah sering diingatkan saat rapat-rapat koordinasi, baik kepada Direktorat Hilir-Ditjen Migas, KESDM, BPH Migas dan PT. Pertamina (Persero) bahwa permasalahan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” tidak boleh lagi terjadi di Wilayah Riau. Sangat “memalukan” bila hal ini berulang kali terjadi kembali, apalagi disaat Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Riau) sedang melakukan pemulihan ekonomi nasional dan daerah, akibat pandemi Covid-19. Terganggu dengan kekurangan atau “Kelangkaan BBM” yang menyebabkan antrian panjang masyarakat untuk mengisi Biosolar di beberapa SPBU. Bahkan pada tanggal 2 Maret 2022 menyebabkan kemacetan total selama 12 jam dari jam 23:00 sampai dengan 10:00 Wib di Bagan Sinembah (Kabupaten Rokan Hilir) sampai perbatasan Sumatera Utara berlanjut hingga hari berikutnya. Rupanya kekurangan atau “Kelangkaan BBM” ini juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia seperti Sumatera Barat, Bengkulu, Wilayah Kalimantan hingga Papua dan Papua Barat. Kondisi ini sepertinya sudah biasa menjadi pemandangan keseharian, tanpa ada rencana aksi, solusi dan eksekusi.

Beberapa hal yang menyebabkan kekurangan atau “kelangkaan BBM” antara lain disparitas harga akibat lonjakan harga minyak dunia, kuota BBM Bersubsidi terbatas dan kebijakan pembatasan BBM Bersubsidi. Eskalasi ketegangan Rusia-Ukraina dan dimulainya invasi Rusia di area Timur Ukraina menambah kekhawatiran akan semakin terganggunya pasokan energi global mendorong kenaikan harga minyak dunia termasuk rata-rata ICP minyak mentah Indonesia menjadi US$95,72 per barel naik sebesar US$9,83 dari US$85,89 per barel pada Januari 2022 (Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18.K/MG.03/DJM/ 2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Februari 2022). Kenaikan rata-rata ICP berpengaruh terhadap harga keekonomian BBM non subsidi, karena asumsi rata-rata ICP pada APBN 2022 ditetapkan sebesar US$ 63 per barel.

Seperti diketahui, saat disparitas harga Biosolar dan Solar non subsidi berbeda sangat jauh, Biosolar hanya dijual dengan harga Rp 5.150 per liter dengan besaran subsidi tetap Rp 500 per liter (UU APBN tahun 2022). Sementara harga Solar non subsidi berdasarkan data Pertamina, yakni HSD Solar Industri periode (15-28 Februari 2022) harga Rp. 14.850 untuk area pemasaran wilayah 1 meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Madura. Harga tersebut belum termasuk PPn, PPh dan PBBKB. Sedangkan Dexlite Rp 13.550 per liter dan Pertamina Dex Rp 14.300 per liter berlaku di Provinsi Riau. Sehingga ada perbedaan harga yang terjadi sangat besar atau sekitar Rp 8.400-9.700 per liter. Kondisi ini mendorong terjadinya aksi penyelundupan dan penyelewengan penyaluran Biosolar, sehingga BBM tersebut digunakan oleh pihak yang tidak berhak mendapat susbidi. Selain itu, juga terjadi peningkatan aktivitas perkebunan dan pertambangan di Riau ditengah harga sejumlah komoditas yang melambung tinggi seperti sawit dan batu bara.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan Abdul Nasib, SE, sudah mulai geram terhadap perilaku para pengusaha yang armadanya ikut berebut membeli Biosolar di sejumlah SPBU yang ada di Pelalawan. Kondisi ini membuat stok Biosolar di SPBU sulit didapat dan antrean panjang mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan. "Kita mengingatkan kepada para pengusaha, transportasinya untuk tidak membeli minyak Solar bersubsidi di seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Pelalawan. Minyak solar di SPBU itu bukan untuk para pengusaha, tolong jangan ikut mengantre berebut membeli solar” (Cakaplah.com, 6/3/2022).

Penulis : Rudy H. Saleh, Kepala Seksi Pengujian UPT Laboratorium, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus - Ayat Cahyadi, akan berakhir 22 Mei tahun 2022. Bagaimana menurut Anda kinerja mereka selama memimpin Pekanbaru?

Artikel Terkait
Minggu, 27 Februari 2022 18:57 WIB
Azan di Singapura
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 15 Mei 2022
Diskominfotiks Rohil Mulai Tertibkan Menara Tower Telekomumikasi
Minggu, 15 Mei 2022
Soal Penunjukan Pj Bupati, MKGR Kampar: Arogansi Pusat Jangan Sampai Melukai Hati Rakyat
Minggu, 15 Mei 2022
Nasarudin: Semangat Intelektual dan Optimistis Sosok Zulfan Heri Patut Dicontoh
Sabtu, 14 Mei 2022
Zulfan Heri Wafat, SOKSI Riau Sampaikan Duka Mendalam

Serantau lainnya ...
Rabu, 11 Mei 2022
Jadi Motivator Hidup Hemat, Pria Ini Malah Habiskan Rp 14 Juta Sehari Buat Makan
Jumat, 06 Mei 2022
Hari Pertama Tayang Doctor Strange 2 Langsung Dulang Rp 394 Miliar
Rabu, 27 April 2022
THR sudah Cair? Jangan Boros! Kelola dengan Cara Ini
Jumat, 15 April 2022
Nikmatnya Masakan Khas Kerumutan Pelalawan, Lalapan Pucuk Kimpal, Gulai Cendawan, hingga Sambal Lado Super Pedas

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 18 April 2022
Masjid Paripurna Pekanbaru Sebagai Pusat Perekonomian dan Pembinaan Masyarakat
Jumat, 15 April 2022
Capaian Vaksin Tertinggi di Riau, Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan dari Wakapolri
Kamis, 14 April 2022
Layanan Berkelas Dunia, Pemko Pekanbaru Lakukan Perluasan MPP
Jumat, 08 April 2022
Memudahkan Pembayaran Pajak, Bapenda Punya Smart Tax Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Selasa, 10 Mei 2022
Perhatikan! Ini 5 Tips Memilih MicroSD yang Awet dan Bagus
Rabu, 27 April 2022
Bulan Ramadan Momen Tepat Ganti Smartphone?
Minggu, 13 Maret 2022
Perlu Upaya Penyelamatan, Kenali 4 Tanaman Endemik yang Terancam Punah di Indonesia
Senin, 07 Maret 2022
F3 Agency Media Partner dan Sekolah Darma Yudha Komit Dukung Kemajuan Industri Kreatif di Era Digital

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 14 Mei 2022
KPA Pekanbaru Dukung Program Tri Zero Kemenkes untuk Penanganan Kasus HIV/AIDS
Jumat, 06 Mei 2022
Hepatitis Misterius Merebak Serang Anak-anak, Begini Cara Mencegahnya
Rabu, 27 April 2022
Tips Mudik Agar Aman Selama Perjalanan, Hindari Posting!
Selasa, 19 April 2022
Viral Bayi 3 Bulan Bisa Bicara Enggak dan Mau

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 13 Mei 2022
IKA Teknik Dorong Dekan Prof Azridjal Aziz Maju Calon Rektor Unri 2022-2026
Jumat, 29 April 2022
Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih SK Akreditasi “Baik”
Senin, 25 April 2022
DW UIR Santuni Puluhan Anak-anak Almarhum Pegawai dan Dosen
Senin, 25 April 2022
PSGA LPPM UIN Suska Gelar Open Mic Webinar Perempuan dalam Perspektif Multidimensi

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus - Ayat Cahyadi, akan berakhir 22 Mei tahun 2022. Bagaimana menurut Anda kinerja mereka selama memimpin Pekanbaru?


Pelantikan Sekda Rohul 20 April 2022
Terpopuler
LAM
Foto
Idulfitri 1443 H APRIL
Waisak 16 Mei 2022 - APRIL
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
Idulfitri 1443 H - UIN SUSKA RIAU
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PKS Kampar - ucapan Ramadan 1443 H
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera
Kamis, 21 April 2022
Menjemput Lailatul Qadar
Minggu, 17 April 2022
Bupati Rohil Pastikan akan Gelar Takbir Keliling Malam Lebaran

Religi lainnya ...
Ucapan Ramadan 1443 H
Rabu, 13 April 2022
Pemko Pekanbaru Gelar Rakor Saber Pungli Terkait Penyelenggara Pelayanan Publik
Jumat, 04 Maret 2022
Dispora Pekanbaru Taja Liga Pelajar Futsal 2022, Tim SMAN 12 Sukses jadi Juara
Selasa, 01 Maret 2022
Dibuka Walikota Firdaus, Dispora Pekanbaru Sampaikan Selamat Kepada Sang Juara Taekwondo Cup
Selasa, 22 Februari 2022
Dikunjungi DPRD Limapuluh Kota, Dispora Pekanbaru Berbagi Ilmu Soal Dana Hibah Keolahragaan

ADV lainnya ...
Khas Jumat
Indeks Berita
www www