Rabu, 05 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 1 Agustus 2020

Ini 7 Tempat Hidup Baru Jika Dunia 'Kiamat' oleh Perang Nuklir
Senin, 13 Februari 2017 00:29 WIB
Ini 7 Tempat Hidup Baru Jika Dunia Kiamat oleh Perang Nuklir
Ilustrasi/int
(CAKAPLAH) - Perang nuklir tentu bukan hal yang main-main. Sekali perang dicetuskan, tentu akan ada banyak korban yang berjatuhan. Belum lagi ilmuwan memprediksi bahwa perang nuklir adalah penyebab kiamat yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

Dalam hal ini, sebenarnya ada kebijakan keamanan bernama 'kepastian saling menghancurkan' atau mutually assured destruction (M.A.D.) yang bisa menjaga perang nuklir tidak terjadi. Meski demikian, memikirkan betapa 'kiamatnya' dunia jika hal tersebut terjadi, memikirkan rencana B bukanlah hal buruk.

Ada beberapa tempat di dunia yang cukup aman jika kiamat yang dibuat oleh manusia ini akhirnya terjadi. Berbagai tempat ini tersedia karena sangat aman, atau sangat terpencil sehingga aman dan cocok untuk melanjutkan penghidupan. Salah satunya di Indonesia.

1. Kepulauan Svalbard

Karena letaknya yang berada di Skandinavia, tak heran jika 60 persen dari kepulauan Svalbard dikelilingi oleh gletser dan gunung es. Kepulauan Svalbard terkenal oleh para ahli geografi sebagai 'pemukiman paling utara' di Bumi. Tentu karena terpencilnya tempat ini, jangkauan radiasi nuklir mungkin tak akan sampai ke sini.

Hal paling menarik yang menjadikan Svalbard cocok untuk tempat hidup di masa depan adalah sebuah tempat bernama Svalbard Global Seed Vault. Ini adalah sebuah kubah di salah satu pulau paling utara di kepulauan ini. Ini adalah sebuah bunker tempat menyimpan bibit dan biji-bijian tumbuhan secara global, terutama tanaman asli Svalbard.

Tempatnya pun menarik. Svalbard yang terpencil dan berada di paling ujung Norwegia, tempat ini sering digunakan sebagai tempat penelitian ilmiah tentang atmosfer dan kelautan. Hal paling menarik di Svalbard adalah kemunculan Northern Lights atau Aurora Borealis yang sangat indah.

2. Madagaskar, Afrika

Kita mungkin sangat familiar dengan nama Madagaskar dan sangat mudah untuk mencarinya di peta dunia. Namun kita tentu tak sadar betapa terisolasinya tempat ini. Oleh karena itu, tempat ini sangat cocok untuk berlindung dari paparan nuklir dari pihak peperangan.

Madagaskar adalah sebuah negara berbentuk pulau yang sedikit terpisah dengan daratan benua hitam. Meski di luarnya terdapat pantai-pantai indah, peradaban di Madagaskar dibentengi oleh hutan, serta 'karst' yang terbentuk dari batu kapur. Kars ini adalah kontur permukaan Bumi yang berbentuk depresi tertutup yang terbuat dari batu kapur atau gamping. Dengan ini, seakan-akan jika kita di dalam Madagaskar, kita sudah dibentengi oleh beberapa tembok penghalau.

Belum lagi, Madagaskar ini sangat terpencil dan terisolasi dari dunia luar. Saking terpencilnya, warga Madagaskar tetap berkomunikasi menggunakan bahasa Perancis yang jadi bahasa nasionalnya sejak lama, dan hidup dengan biaya hidup super murah, tak lebih dari Rp 20.000 per hari tiap individunya

3. Rusia

Tentu Rusia bisa jadi akan ada dalam salah satu pihak perang jika hal tersebut terjadi. Namun bukan berarti di Rusia sendiri tidak ada tempat aman. Paling tidak kita bisa hitung ada dua tempat aman di Rusia.

Pertama adalah gunung Yamantau, di Mezhgorye, Republik Bashkortostan, Rusia. Tempat ini adalah tempat dibangunnya shelter nuklir di era Perang Dingin yang sebenarnya banyak dibangun di penjuru Rusia, namun dihancurkan karena runtuhnya era Soviet. Yang tersisa adalah di salah satu subyek federal Rusia yakni Bashkortostan tepatnya di gunung Yamantau.

Pada tahun 2000 lalu, fasilitas shelter nuklir di tempat ini diklaim adalah tempat paling aman nuklir di dunia, dengan mampu meredam 6 hantaman bom nuklir seara langsung. Dalam shelter ini juga bisa menampung 60.000 orang dengan cukup makanan dan air untuk berbulan-bulan.

Selain di Gunung Yamantau, tempat kedua di Rusia yang cukup aman adalah Yakutsk. Tempat ini tak cuma terpencil, namun juga salah satu tempat terdingin di dunia, hingga membuat orangnya sangat jarang keluar rumah sehingga cukup damai.

Bagaimana tidak, ketika musim salju, temperaturnya dapat mencapai minus 64,4 derajat celcius. Sebagian besar rumah di Yakutsk dibangun dari beton dikarenakan temperatur mengerikan ini. Rumah di Yakutsk bisa jadi sebuah shelter sederhana dari paparan nuklir

4. Edinburgh of the Seven Seas, Tristan da Cunha

Mungkin ini adalah tempat dengan peradaban paling terpencil di dunia. Nama negaranya pun tentu jarang kita dengar, yakni Tristan da Cunha. Satu-satunya jalan untuk menuju ke sana adalah perjalanan kapal selama 6 hari dari Afrika Selatan, menuju arah barat ke Samudera Atlantik. Tak ada bandara, minim fasilitas, dan jauh, adalah kombinasi pas untuk lari dari 'kiamat'.

Tempat berpenghuni 300 kepala keluarga ini cukup menarik untuk jadi tempat berlindung dari perang. Tebing tinggi yang indah yang diselimuti rumput layaknya padang golf yang jadi salah satu hal menarik di sana, bisa membuat kita seakan-akan terlindungi dari belahan dunia diobrak-abrik oleh nuklir.

5. Kepulauan Pitcairn

Kepulauan Pitcairn adalah salah satu tempat paling terpencil di dunia, di mana tempat ini tak memiliki bandara dan juga tak punya pelabuhan. Jika kiamat di dunia ini terjadi karena pemanasan global, mungkin tempat ini tak akan selamat dan tenggelam. Namun jika Bumi hancur lebur karena perang nuklir, bisa dijamin kalau tempat ini tak akan kena.

Tak cuma sangat terpencil dan berada sangat jauh dari pusat perang, tempat ini sangat subur. Anda bisa menanam tumbuhan apapun dan buah akan bermunculan dengan sangat banyak. Belum lagi perairannya sangat kaya dengan berbagai jenis ikan yang bisa dikonsumsi.

Dibandingkan dengan Tristan de Cunha, di Pitcairn hanya ada 50 orang dan kini mereka sangat getol untuk menarik penduduk baru untuk tinggal di tempat yang berjarak 3.000 mil dari Selandia Baru ini

6. London, Inggris

London, meski terletak di Eropa dengan kondisi yang cukup berbahaya untuk perang, mungkin bisa jadi tempat yang aman untuk berlindung di mengerikannya radiasi nuklir. Di London, tepatnya di Whitehall, Anda bisa menemukan sebuah fasilitas militer canggih yang bernama Pindar. Pintu gerbang tempat ini berada di bawah Kementerian Pertahanan. Tempat ini juga merupakan salah satu bunker paling aman di dunia. Bunker ini dibangun tahun 1990, dan kini digunakan untuk sentra komunikasi.

7. Indonesia Timur

Siapa sangka Indonesia adalah tempat yang aman jika ada perang nuklir di dunia. Mungkin kita masih akan merasa was-was jika berada di daerah barat Indonesia yang masih penuh dengan infrastruktur. Namun kita bisa lebih baik dalam mencari penghidupan baru pasca perang ini membumihanguskan dunia ini, jika kita berada di Indonesia timur.

Bagaimana tidak, Indonesia timur adalah tempat yang masih sangat kental dengan unsur budaya, di mana masyarakatnya masih sangat bergantung dengan alam. Tempat-tempat seperti kaki Gunung Inerie di Flores, Wae Rebo di Flores, Sumba, Tanah Toraja, Raja Ampat, Puncak Jaya, semua tempat-tempat tersebut adalah tempat di mana masyarakatnya masih sangat bergantung dengan alam dengan kondisi wilayah cukup terisolir.
Editor : Ali
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Tekno dan Sains
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
Jum'at, 13 September 2019 16:54 WIB
KMIPN 2019 Sukses Digelar, PCR Raih 3 Medali
Sabtu, 30 September 2017 19:42 WIB
TechInAsia Edukasi Starup Lokal di Pekanbaru
0 Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 05 Agustus 2020
Antisipasi Penyebaran Covid-19 Polres Siak Lakukan Tes Swab kepada Personel
Rabu, 05 Agustus 2020
Terima Pin Emas, Kapolres Inhu: Bhabinkamtimas Ripal Harus Menjadi Contoh
Selasa, 04 Agustus 2020
Sembelih 317 Hewan Kurban, PTPN V Berbagi dengan Masyarakat Riau
Selasa, 04 Agustus 2020
Sempena HUT Ke-63 Riau, Pemprov Gelar Riau Berzikir di Masjid Raya Annur

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 30 Juli 2020
Tim KKN Unri Beri Penyuluhan Covid-19 kepada Warga Dumai Barat
Rabu, 29 Juli 2020
UIR Jalin Kerjasama Strategis dengan Pemkab Rokan Hilir
Selasa, 28 Juli 2020
YBM Pekanbaru Beri Beasiswa Rp 360 Juta ke Mahasiswa Fakultas Teknik UIR
Sabtu, 25 Juli 2020
Raih IPK 3,94, Elysa Elvania jadi Pemuncak Yudisium FEB Unilak

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
AMPI Riau
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Indeks Berita
HUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www