Kamis, 27 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Ini 7 Tempat Hidup Baru Jika Dunia 'Kiamat' oleh Perang Nuklir
Senin, 13 Februari 2017 00:29 WIB
Ini 7 Tempat Hidup Baru Jika Dunia Kiamat oleh Perang Nuklir
Ilustrasi/int
(CAKAPLAH) - Perang nuklir tentu bukan hal yang main-main. Sekali perang dicetuskan, tentu akan ada banyak korban yang berjatuhan. Belum lagi ilmuwan memprediksi bahwa perang nuklir adalah penyebab kiamat yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

Dalam hal ini, sebenarnya ada kebijakan keamanan bernama 'kepastian saling menghancurkan' atau mutually assured destruction (M.A.D.) yang bisa menjaga perang nuklir tidak terjadi. Meski demikian, memikirkan betapa 'kiamatnya' dunia jika hal tersebut terjadi, memikirkan rencana B bukanlah hal buruk.

Ada beberapa tempat di dunia yang cukup aman jika kiamat yang dibuat oleh manusia ini akhirnya terjadi. Berbagai tempat ini tersedia karena sangat aman, atau sangat terpencil sehingga aman dan cocok untuk melanjutkan penghidupan. Salah satunya di Indonesia.

1. Kepulauan Svalbard

Karena letaknya yang berada di Skandinavia, tak heran jika 60 persen dari kepulauan Svalbard dikelilingi oleh gletser dan gunung es. Kepulauan Svalbard terkenal oleh para ahli geografi sebagai 'pemukiman paling utara' di Bumi. Tentu karena terpencilnya tempat ini, jangkauan radiasi nuklir mungkin tak akan sampai ke sini.

Hal paling menarik yang menjadikan Svalbard cocok untuk tempat hidup di masa depan adalah sebuah tempat bernama Svalbard Global Seed Vault. Ini adalah sebuah kubah di salah satu pulau paling utara di kepulauan ini. Ini adalah sebuah bunker tempat menyimpan bibit dan biji-bijian tumbuhan secara global, terutama tanaman asli Svalbard.

Tempatnya pun menarik. Svalbard yang terpencil dan berada di paling ujung Norwegia, tempat ini sering digunakan sebagai tempat penelitian ilmiah tentang atmosfer dan kelautan. Hal paling menarik di Svalbard adalah kemunculan Northern Lights atau Aurora Borealis yang sangat indah.

2. Madagaskar, Afrika

Kita mungkin sangat familiar dengan nama Madagaskar dan sangat mudah untuk mencarinya di peta dunia. Namun kita tentu tak sadar betapa terisolasinya tempat ini. Oleh karena itu, tempat ini sangat cocok untuk berlindung dari paparan nuklir dari pihak peperangan.

Madagaskar adalah sebuah negara berbentuk pulau yang sedikit terpisah dengan daratan benua hitam. Meski di luarnya terdapat pantai-pantai indah, peradaban di Madagaskar dibentengi oleh hutan, serta 'karst' yang terbentuk dari batu kapur. Kars ini adalah kontur permukaan Bumi yang berbentuk depresi tertutup yang terbuat dari batu kapur atau gamping. Dengan ini, seakan-akan jika kita di dalam Madagaskar, kita sudah dibentengi oleh beberapa tembok penghalau.

Belum lagi, Madagaskar ini sangat terpencil dan terisolasi dari dunia luar. Saking terpencilnya, warga Madagaskar tetap berkomunikasi menggunakan bahasa Perancis yang jadi bahasa nasionalnya sejak lama, dan hidup dengan biaya hidup super murah, tak lebih dari Rp 20.000 per hari tiap individunya

3. Rusia

Tentu Rusia bisa jadi akan ada dalam salah satu pihak perang jika hal tersebut terjadi. Namun bukan berarti di Rusia sendiri tidak ada tempat aman. Paling tidak kita bisa hitung ada dua tempat aman di Rusia.

Pertama adalah gunung Yamantau, di Mezhgorye, Republik Bashkortostan, Rusia. Tempat ini adalah tempat dibangunnya shelter nuklir di era Perang Dingin yang sebenarnya banyak dibangun di penjuru Rusia, namun dihancurkan karena runtuhnya era Soviet. Yang tersisa adalah di salah satu subyek federal Rusia yakni Bashkortostan tepatnya di gunung Yamantau.

Pada tahun 2000 lalu, fasilitas shelter nuklir di tempat ini diklaim adalah tempat paling aman nuklir di dunia, dengan mampu meredam 6 hantaman bom nuklir seara langsung. Dalam shelter ini juga bisa menampung 60.000 orang dengan cukup makanan dan air untuk berbulan-bulan.

Selain di Gunung Yamantau, tempat kedua di Rusia yang cukup aman adalah Yakutsk. Tempat ini tak cuma terpencil, namun juga salah satu tempat terdingin di dunia, hingga membuat orangnya sangat jarang keluar rumah sehingga cukup damai.

Bagaimana tidak, ketika musim salju, temperaturnya dapat mencapai minus 64,4 derajat celcius. Sebagian besar rumah di Yakutsk dibangun dari beton dikarenakan temperatur mengerikan ini. Rumah di Yakutsk bisa jadi sebuah shelter sederhana dari paparan nuklir

4. Edinburgh of the Seven Seas, Tristan da Cunha

Mungkin ini adalah tempat dengan peradaban paling terpencil di dunia. Nama negaranya pun tentu jarang kita dengar, yakni Tristan da Cunha. Satu-satunya jalan untuk menuju ke sana adalah perjalanan kapal selama 6 hari dari Afrika Selatan, menuju arah barat ke Samudera Atlantik. Tak ada bandara, minim fasilitas, dan jauh, adalah kombinasi pas untuk lari dari 'kiamat'.

Tempat berpenghuni 300 kepala keluarga ini cukup menarik untuk jadi tempat berlindung dari perang. Tebing tinggi yang indah yang diselimuti rumput layaknya padang golf yang jadi salah satu hal menarik di sana, bisa membuat kita seakan-akan terlindungi dari belahan dunia diobrak-abrik oleh nuklir.

5. Kepulauan Pitcairn

Kepulauan Pitcairn adalah salah satu tempat paling terpencil di dunia, di mana tempat ini tak memiliki bandara dan juga tak punya pelabuhan. Jika kiamat di dunia ini terjadi karena pemanasan global, mungkin tempat ini tak akan selamat dan tenggelam. Namun jika Bumi hancur lebur karena perang nuklir, bisa dijamin kalau tempat ini tak akan kena.

Tak cuma sangat terpencil dan berada sangat jauh dari pusat perang, tempat ini sangat subur. Anda bisa menanam tumbuhan apapun dan buah akan bermunculan dengan sangat banyak. Belum lagi perairannya sangat kaya dengan berbagai jenis ikan yang bisa dikonsumsi.

Dibandingkan dengan Tristan de Cunha, di Pitcairn hanya ada 50 orang dan kini mereka sangat getol untuk menarik penduduk baru untuk tinggal di tempat yang berjarak 3.000 mil dari Selandia Baru ini

6. London, Inggris

London, meski terletak di Eropa dengan kondisi yang cukup berbahaya untuk perang, mungkin bisa jadi tempat yang aman untuk berlindung di mengerikannya radiasi nuklir. Di London, tepatnya di Whitehall, Anda bisa menemukan sebuah fasilitas militer canggih yang bernama Pindar. Pintu gerbang tempat ini berada di bawah Kementerian Pertahanan. Tempat ini juga merupakan salah satu bunker paling aman di dunia. Bunker ini dibangun tahun 1990, dan kini digunakan untuk sentra komunikasi.

7. Indonesia Timur

Siapa sangka Indonesia adalah tempat yang aman jika ada perang nuklir di dunia. Mungkin kita masih akan merasa was-was jika berada di daerah barat Indonesia yang masih penuh dengan infrastruktur. Namun kita bisa lebih baik dalam mencari penghidupan baru pasca perang ini membumihanguskan dunia ini, jika kita berada di Indonesia timur.

Bagaimana tidak, Indonesia timur adalah tempat yang masih sangat kental dengan unsur budaya, di mana masyarakatnya masih sangat bergantung dengan alam. Tempat-tempat seperti kaki Gunung Inerie di Flores, Wae Rebo di Flores, Sumba, Tanah Toraja, Raja Ampat, Puncak Jaya, semua tempat-tempat tersebut adalah tempat di mana masyarakatnya masih sangat bergantung dengan alam dengan kondisi wilayah cukup terisolir.
Editor : Ali
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Tekno dan Sains
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 27 Juni 2019
PUPR Pelalawan Targetkan Persoalan Drainase Tuntas Sebelum Musim Hujan Tiba
Kamis, 27 Juni 2019
Begini Pembangunan Bengkalis Dimata IPMKB Selama Dipimpin Amril Mukminin
Rabu, 26 Juni 2019
KONI Pekanbaru Kembali Kunjungi Perguruan Tinggi, Hari Ini Giliran Unri
Rabu, 26 Juni 2019
Kodim 0321 Rohil Gelar Apel Kesiapsiagaan PRC PB

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok
Kamis, 20 Juni 2019
DPRD Bengkalis Sepakat Tetapkan Ranperda Penyertaan Modal ke BRK Jadi Perda

Advertorial lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Realme Mau Rilis Smartphone dengan Kamera 64 MP
Selasa, 25 Juni 2019
Waspada! Dua Ribu Aplikasi Berbahaya Nongkrong di Play Store
Minggu, 23 Juni 2019
Inikah Pilihan Warna Google Pixel 4?
Minggu, 23 Juni 2019
Xiaomi Matikan Seri Mi Max dan Mi Note

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 24 Juni 2019
Mahasiswa Unilak Juara 3 Dayung Sempena HUT Kota Pekanbaru
Senin, 24 Juni 2019
UIR dan University Sebha Libya Bahas Kerjasama Pendidikan dan Penelitian
Minggu, 23 Juni 2019
Di Usia 37, Unilak Melangkah Menuju Universitas Unggul 2030
Sabtu, 22 Juni 2019
Perkenalkan Dunia Kerja Teknik Perkapalan ke Mahasiswa, PNB Gandeng PT BKI

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf
Kamis, 20 Juni 2019
Catat! Raisa Rilis Lagu Baru 10 Juli 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www