Rabu, 24 April 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
Kelmi April 2024

CAKAP RAKYAT:
Masih tentang HIV dan AIDS (Sebuah Catatan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2023)
Sabtu, 02 Desember 2023 16:05 WIB
Masih tentang HIV dan AIDS (Sebuah Catatan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2023)

(CAKAPLAH) - Menarik ketika membaca pernyataan yang disampaikan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Dr. dr. maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS dalam kata pengantar Buku Panduan Pelaksanaan Hari AIDS Sedunia Tahun 2023. Beliau mengatakan bahwa epidemi HIV yang mengancam kesehatan dan kehidupan generasi penerus bangsa secara langsung membahayakan perkembangan sosial dan ekonomi serta keamanan negara.

Pertanyaannya adalah kenapa epidemi HIV dan AIDS disebut secara langsung membahayakan perkembangan sosial dan ekonomi serta keamanan negara? Jawaban yang patut tentu jawaban dari Dirjen P2P Kemenkes sebagai pihak yang membuat pernyataan. Namun melalui tulisan ini, penulis menganalisis terhadap beberapa fenomena yang dapat menjadi jawaban terhadap pertanyaan itu.

HIV dan AIDS tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang paling signifikan di dunia, terutama di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Diperkirakan 24 ribu infeksi HIV baru dan 26 ribu kematian akibat penyebab AIDS terjadi pada tahun 2022. Pandemi HIV tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu, tetapi juga mempengaruhi rumah tangga, komunitas, dan pengembangan dan pertumbuhan ekonomi bangsa.

HIV dan AIDS mempengaruhi kehidupan di rumah tangga dapat diamati dari temuan kasus HIV dan AIDS pada kelompok ibu rumah tangga yang dapat mengakibatkan temuan kasus pada anak. Kehidupan dan kondisi rumah tangga dapat terpengaruh dengan kondisi ini. Apalagi setelah diketahui sumber penularannya berasal dari suami atau kepala rumah tangga. Pada kesempatan ini, penulis hanya menyampaikan temuan kasus di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.

Jika mengamati temuan kasus pada kelompok ibu rumah tangga yang masuk tiga besar, maka pernyataan bahwa HIV dapat mempengaruhi rumah tangga menjadi sangat masuk akal. Begitu juga dengan adanya temuan kasus pada anak termasuk anak di bawah lima tahun. Kondisi ini menyebabkan kemungkinan dalam rumah tangga terdapat beberapa orang yang terinfeksi HIV, bisa ayah, ibu dan anak. Secara empiris berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, temuan kumulatif kasus pada ibu rumah tangga mencapai 530 kasus.

Fenomena lain yang dapat menjadi kerawanan akibat epidemi HIV dan AIDS adalah temuan kasus HIV dan AIDS pada usia remaja dan usia produktif. Karena usia remaja dan usia produktif menjadi salah satu modal yang strategis dalam upaya perwujudan tujuan bangsa dan negara yaitu mewujudkan masyarakat adil dan Makmur.

Temuan kasus HIV dan AIDS pada usia remaja dan usia produktif merupakan yang tertinggi dibanding kelompok umur lainnya. Berdasarkan kasus yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru kumulatif temuan kasus HIV dan AIDS pada kelompok usia 25 – 49 tahun mencapai 1951 kasus HIV dan 1876 kasus AIDS. Pada rentang usia 15 – 19 tahun mencapai 105 kasus HIV dan 25 kasus AIDS.
Temuan kasus yang sama juga terjadi di Provinsi Riau dan daerah lainnya. Di Provinsi Riau temuan kasus AIDS rentang usia 25 -49 tahun mencapai 78 %.

Fakta empiris lainnya adalah temuan kasus pada kelompok pekerjaan selain kelompok ibu rumah tangga. Temuan kasus AIDS pada kelompok pekerjaan karyawan swasta secara kumulatif hingga September 2023 mencapai 1264 kasus. Pada kelompok lain yang juga beririsan dengan karyawan swasta adalah wirasawasta atau usaha sendiri. Temuan kasus AIDS pada kelompok wirasawasta atau usaha sendiri mencapai 766 kasus.

Temuan kasus berdasarkan jenis kelamin juga banyak ditemukan pada laki-laki. Di Provinsi Riau kumulatif temuan kasus AIDS pada laki-laki hingga September 2023 mencapai 69 % dan pada perempuan 31 %. Situasi yang sama juga terjadi di kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Temuan kasus HIV dan AIDS yang tinggi dan cendwerung meningkat dari waktu ke waktu pada kelompok usia produktif, kemudian pada kelompok pekerjaan karyawan swasta, kelompok wiraswasta dan ibu rumah tangga serta temuan pada laki-laki merupakan gambaran nyata dampak yang dapat ditimbulkan. Episentrum temuan kasus HIV dan AIDS yang seperti itu dapat berdampak pada situasi yang lain.

Artinya, kondisi ini merupakan gambaran bahwa kelompok masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting termasuk dalam menopang ekonomi sudah menjadi bagian dari epidemi AIDS. Peningkatan kasus AIDS pada karyawan swasta dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan atau tempat kerjanya. Begitu juga dengan kelompok wiraswasta yang juga dapat mempengaruhi produktifitas usahanya.

Korelasi penurunan produktifitas pada karyawan swasta dapat diawali dengan karyawan yang sakit. Jika tidak ada penanganan yang baik temuan kasus HIV dan AIDS dapat menyebabkan waktu cuti atau izin yang bertambah karena sakit. Semakin banyaknya cuti dan izin tidak hanya menyebabkan produktifitas menurun tetapi juga menyebabkan meningkatnya biaya kesehatan termasuk biaya asuransi.

Selain itu, pada temuan kasus karyawan swasta yang memiliki keahlian atau skill khusus dapat menyebabkan kesulitan tersendiri. Terlebih lagi keahlian itu masih belum dapat digantikan oleh karyawan lainnya. Kalau akhirnya melakukan perekrutan baru tentu akan membuat biaya tambahan bagi perusahaan. Jika situasi ini terus berkembang di dunia usaha, bukan tidak mungkin operasional perusahaan akan terkendala dan bisa berujung pada kebangkrutan.

Kebangkrutan dunia usaha atau wirausaha tentu saja tidak hanya berdampak pada perusahaan atau usaha itu. Tetapi juga dapat berdampak pada situasi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Angka pemutusan hubungan kerja atau tidak memperpanjang masa kontrak bisa saja terjadi, sebagai pilihan terakhir dari manajemen perusahaan untuk menyelematkan perusahaan. Akibatnya angka baru pencari kerja atau pengangguran juga semakin meningkat.

Kondisi ini tidak hanya akan berdampak secara ekonomi tetapi juga berdampak secara sosial bahkan bisa ke politik. Salah satu dampak meningkatnya pengangguran adalah peningkatan kasus kriminalitas. Akibatnya bisa menyebabkan keresahan sosial secara kolektif dan tingkat stress yang tinggi. Selain itu angka pengangguran yang meningkat juga dapat menyebabkan kemiskinan baru.

Uraian tersebut di atas, menurut Penulis sudah cukup menjadi jawaban terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Kementerian Kesehatan. Pertanyaan berikutnya yang juga patut kita jawab bersama adalah apakah respon kita menyikapi kondisi tersebut? apakah sudah cukup respon atau upaya yang dilakukan selama ini? dan sejauh mana dampak yang ditimbulkan dari respon kita selama ini?

Untuk menjawab pertanyaan itu secara komprehensif diperlukan suatu kajian atau penelitian yang dilakukan secara khusus. Namun secara sederhana dengan menganalisis gambaran temuan kasus terdapat beberapa hal yang patut menjadi renungan kita terhadap upaya penanggulangan HIV dan AIDS selama ini.

Upaya penanggulangan AIDS yang sudah dilakukan sejak tahun 90 an setelah temuan kasus pertama kali. Upaya penanggulangan saat itu lebih banyak ditujukan kepada kelaompok resiko tinggi. Karena pada saat itu, temuan kasus masih didominasi pada kelompok yang memiliki resiko tinggi antara lain penjaja seks, dan penyalahguna narkotika. Dukungan pembiayaan dari lembaga donor masih lebih dominan dibandingkan pembiayaan dari pemerintah.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, temuan kasus HIV dan AIDS bergeser pada kelompok lain hingga ke ibu rumah tangga dan anak. Situasi ini membuat penyadaran para pihak, bahwa upaya penanggulangan selama ini yang terfokus pada kelompok resiko tinggi perlu diimbangi dengan upaya penanggulangan pada kelompok lain khususya karyawan swasta, wiraswasta dan ibu rumah tangga.

Temuan pada kelompok laki-laki perlu mendapat perhatian utama, karena melalui laki-laki penyebaran kasus HIV semakin massif. Karena laki-laki cenderung memiliki mobilitas tinggi. Akibatnya pada laki-laki yang sudah berumah tangga penyebaran kasus HIV dan AIDS masuk ke lingkungan keluarga khususnya ibu rumah tangga.

Pada sisi lain, untuk menyasar laki-laki, maka lokasi yang menjadi sasarannya adalah tempat laki-laki banyak beraktifitas. Salah satu tempat aktifitas yang didominasi laki-laki adalah tempat kerja. Tempat kerja dimaksud tentu saja tempat kerja formal dan informal. Tempat kerja formal termasuk tempat kerja milik pemerintah atau instansi pemerintah. Tempat kerja formal lainnya adalah perusahaan.

Upaya penanggulangan AIDS pada laki-laki menjadi pentig dan strategis untuk diupayakan secara massif. Disamping karena temuan kasus yang terus meningkat, laki-laki menjadi salah satu pintu masuk kasus HIV dan AIDS ke rumah tangga. Walau diakui, berdasarkan pengalaman, upaya penanggulangan pada lokasi kerja atau tempat kerja tidak mudah dan banyak menemui tantangan.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah penerimaan atau respon yang kurang baik dari manajemen perusahaan. Padahal secara regulasi sudah ada kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja. Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : KEP.68/MEN/IV/2004 tentang Pencegahan dan Penanggualangan HIV/AIDS di tempat kerja. Ssalah satu poin yang mengatur dalam peraturan ini adalah pengusaha wajib melakukan upaya penanggualangan HIV & AIDS di tempat kerja.

Aturan yang sama juga mewajibkan pengusaha atau manejemen perusahaan untuk mengembangkan kebijakan tentang upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS di perusahaan. Selain itu, perusahaan diwajibkan juga menyebarluaskan informasi dan penyelenggarakan pendidikan dan pelatihan. Perusahaan juga diharsukan memberikan perlindungan kepada pekerja yang dinyatakan positif HIV dan menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Respon manajemen perusahaan yang belum optimal disinyalir karena pemahaman manajemen yang belum komprehensif. Anggapan manajeman perusahaan bahwa upaya penanggulangan tidak menjadi prioritas menjadi penyebab utama upaya penanggulangan di perusahaan. Regulasi yang ada juga tidak cukup menjawab persoalan tersebut.

Berdasarkan gambaran yang sudah diuraikan sebelumnya, maka diperlukan langka nyata yang dapat dilakukan agar epidemi HIV dan AIDS tidak memiliki dampak lanjutan yang dapat mempengaruhi berbagai sektor. Salah satu upaya yang patut terus dilakukankan secara masif adalah pemberian informasi kepada masyarakat termasuk pekerja laki-laki. Harapanya tentu agar masyarakat waspada dan tidak melakukan perilaku yang beresiko. Seiring dengan perkembangan teknologi, pemberian informasi dapat menggunakan media alternatif. Upaya pemberian infomasi juga menyesuaikan dengan kondisi masyarakat dan tidak disamakan. Keterlibatan para pihak juga patut dilakukan, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, media massa dan pemimpin informal lainnya yang ada dimasyarakat. Optimalisasi kader masyarakat juga dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mempersiapkan kader utnuk membantu pemberian informasi tentang HIV dan AIDS ke masyarakat.

Berikutnya adalah mengupayakan secara sunguh-sungguh perwujudan ketahanan keluarga. Dengan ketahanan keluarga diharapkan dapat terwujud keluarga yang harmonis dan saling mendukung. Peran orang tua dalam pengawasan anggota keluarga juga sangat diperlukan, khususnya pengawasan perilaku anak. Orang tua didorong untuk menjadi orang tua yang bertanggung jawab. Tidak hanya bertanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan keluarga, orang tua juga diharapkan menjaga perilaku agar tidak melakukan hal beresiko terinfeksi HIV.

Momentum peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diperingati setiap tanggal 1 Desember dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa epidemi HIV dan AIDS masih ada. Sekaligus menjadi pengingat kepada sema pihak untuk secara bersama melakukan upaya penanggulangan HIV dan AIDS. Dan target kita pemerintah untuk mengakhiri HIV dan AIDS pada tahun 2030 dapat terwujud. Generasi masa depan juga tidak dibayangi oleh generasi yang menjadi bagian dari infeksi HIV. Semoga.

Penulis : Hasan Supriyanto (Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pekanbaru)
Editor : Delvi Adri
Kategori : Cakap Rakyat
Idulfitri 1445 Riau Petroleum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 01 Desember 2017 19:28 WIB
Ayat Cahyadi: Setialah Pada Satu Pasangan
Jum'at, 01 Desember 2017 16:10 WIB
Kader PIKM se Pekanbaru Bagi-bagi Bunga di Jalanan
Selasa, 21 November 2017 15:39 WIB
‎60 ODHA Mendapat Pelatihan Seputar HIV/AIDS
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 24 April 2024
Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSI Pimpin Rapat Anev dan Sampaikan Pesan Atensi Kapolda Riau
Rabu, 24 April 2024
Seminar Bersama Pandu Digital Madya, Memahami Literasi Digital Sektor Pendidikan
Selasa, 23 April 2024
Workshop Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Riau Diikuti Puluhan Insan Ekraf
Selasa, 23 April 2024
Bahas Cooling System Pemilu, Korum PPI Riau Terima Kunjungan PKDN Sespimti Polri

Serantau lainnya ...
Minggu, 07 April 2024
Pererat Silaturahmi, Siwo PWI Riau Gelar Buka Bersama BJB dan PSSI
Kamis, 04 April 2024
5 Ide Resep Masakan Pakai Rice Cooker, Cocok untuk Anak Kos!
Kamis, 04 April 2024
Rekomendasi Fashion Wanita Zaman Sekarang
Jumat, 29 Maret 2024
Pengusaha Wanita di Riau Bagi-bagi Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 20 April 2024
7 Keunggulan Samsung Galaxy S23 Ultra, Dapatkan di Blibli
Kamis, 29 Februari 2024
Telkomsel dan ZTE Wujudkan Pengalaman Gigabit yang Andal dan Efisien
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 18 April 2024
Ini Dia Manfaat Merawat Gigi, Yuk, Kunjungi Klinik Gigi Terdekat Sekarang!
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 06 April 2024
Rangkaian Ramadan Ceria Umri Berakhir, 5.000 Orang Terima Manfaat
Selasa, 26 Maret 2024
BPH UMRI Gelar Lomba Ibadah Praktis Sesuai Tuntunan HPT
Senin, 25 Maret 2024
Berhadiah Umrah dan Beasiswa, Umri Gelar Lomba Tahfidz Alquran
Kamis, 21 Maret 2024
UPT Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru UMRI Taja Ifthor Jama’i

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...

Mutiara Merdeka Hotel - April 2024
Terpopuler
Iklan CAKAPLAH
Foto
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Rabu, 13 Maret 2024
Kepala BKPSDM Pekanbaru Harapkan Kinerja ASN Maksimal Selama Bulan Ramadan
Jumat, 08 Maret 2024
Pemko Pekanbaru Sudah Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1445 H
Rabu, 28 Februari 2024
Pemko Pekanbaru Masih Tunggu Juknis Pusat Terkait Seleksi CPNS dan PPPK
Selasa, 27 Februari 2024
Kepala BKPSDM Dampingi Pj Walikota Terima Penghargaan Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Tahun 2023

Galeri Foto lainnya ...
Indeks Berita
www www