Minggu, 25 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 17 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Lahan Diserobot Perusahaan, Warga Minta Pertanggungjawaban Pemko Dumai
Kamis, 28 Desember 2017 20:27 WIB
Lahan Diserobot Perusahaan, Warga Minta Pertanggungjawaban Pemko Dumai
DUMAI (CAKAPLAH) - Warga yang berpropesi sebagai petani pemilik lahan di Rukun Tetangga (RT) 08 dan RT 09 Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai menuntut pertanggungjawaban Pemerintah Kota Dumai yang telah mengeluarkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) maupun sejenisnya setelah lahan perkebunan sawit mereka diserobot PT Satria Perkasa Agung (SPA).

Mereka menuntut pertanggungjawaban Pemko Dumai yang telah mengeluarkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atau sejenisnya itu, untuk 255 hektar kebun sawit milik petani pasca diklaim PT SPA sebagai lahan konsesi izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (IUPHHK) nomor P.12/menlhk-II.2015 tentang pembangunan hutan tanaman Industri dengan mengandeng kelompok tani lengkung sejahtera Kabupaten Bengkalis.

Hal in disampaikan juru bicara petani sekaligus pemilik lahan yang telah diserobot dan dirusak PT SPA, Khaidir, Kamis (28/12/2017) di lokasi lahan perkebunannya saat berjaga jaga dari alat berat milik PT SPA.

"Kami berharap pemerintah Dumai melek dengan situasi ini. Perusahaan mengaku punya izin, petani juga punya Surat dan sudah menjadi lahan perkebunan dan perkampungan. Kalau kedua-duanya saling ngotot, enggak akan ada penyelesaian. Yang ada justru, petani akan semakin menderita dan bisa jadi ada yang tewas. Sebab perusahaan tak segan-segan menurunkan ratusan security yang dibackup aparat. Sementara petani mau menurunkan apa?" ujarnya.

Diungkapkanya, petani tidak mau lagi bentrok dengan perusahaan meski awalnya petani sempat bentrok dengan perusahaan lantaran mempertahankan kebunnya. Bahkan sejak bulan November 2017, lebih dari 5 alat berat milik perusahaan sudah meluluhlantakkan sebahagian kebun kelapa sawit masyarakat dan sudah lebih dari 70 hektar kebun warga rusak berat. Ada rumah warga yang dihancurkan.

"Kalau legalitas yang dikeluarkan Pemko Dumai melalui Rukun Tetangga (RT) dan Lurah hingga Kecamatan itu benar, otomatis pemerintah turun tangan mengusir perusahaan yang mengklaim lahan tersebut. Tapi kalau tidak, secara langsung sudah melakukan penipuan. Mengeluarkan surat di atas hak orang lain," tegas Khaidir.

Ditambahkanya, setiap warga yang membeli lahan di sana mesti membayar uang pembuatan Surat bukti kepemilikan lahan dari Rp1 juta hingga Rp3 juta rupiah tergantung besar kecil lahan yang dimiliki warga, melalui ketua RT dan juru ukur serta penandatanganan bukti kepemilikan di tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Biar masalah ini tidak berlarut-larut, kata Khaidir yang didampingi Sutrisno, petani meminta aparat penegak hukum, termasuk Inspektorat Kota Dumai untuk menelusuri aliran uang pembuatan surat dan fee transaksi tadi. Lalu pemerintah membentuk tim investigasi menelusuri asal muasal surat yang dimiliki oleh PT SPA yang mengakui diperoleh dari Menteri Kehutanan dan Kabupaten Bengkalis tapi bukti kepemilikan fisik di keluarkan oleh pemerintah Kota Dumai yang kini dipegang warga.

"Selagi semua itu berproses, sebaiknya aparat penegak hukum bersama Pemko Dumai mengeluarkan surat pernyataan status quo atas lahan yang diklaim oleh perusahaan. Biar semuanya jelas. Pemerintah dan aparat penegak hukum jangan tajam ke bawah, jangan hanya masyarakat yang disalahkan. Ingat, masyarakat di sana bukan petani penggarap, tapi pembeli lahan. Kalau kelurahan tidak bisa mengeluarkan surat, petani enggak akan berani membeli lahan di sana," jelasnya.

Sementara itu, sesuai dari catatan media ini Camat Bukit Kapur Syamsir Amran Ssos telah berusaha melakukan mediasi mulai dari Ketua RT 09 hingga lurah mengenai terjadinya perusakan lahan. Hal hasil menemukan pihak perusahaan PT SPA dengan masyarakat, tetapi gagal. Karena pihak perusahaan mengklaim lahan itu masuk ke konsesi milik mereka sesuai izin dan petunjuk dari Kelompok Tani Lengkung Sejahtera Kabupaten Bengkalis sesuai Mou yang telah ditangani kedua pihak mengenai lahan seluas 1770 Ha. Lahan itu terbagi dua wilayah yakni lebih kurang 524 Ha area tanaman kehidupan sosial (masyarakat) dan 1.246 Ha tanaman kelola produksi yang melibatkan masyarakat melalui Kelompok Tani Lengkung Sejahtera dengan sistem bagi hasil.

Mendengar permasalahan tersebut, keributan pun pecah, warga menolak tawaran dan kesepakatan yang telah merugikan petani pemilik lahan di RT09 dan RT08 Kelurahan Gurun Panjang. Karena secara tidak langsung pihak perusahaan memaksa para petani merelakan perkebunan sawitnya yang menghasilkan dengan jerih payah menjadi lahan akasia dengan istilah tanaman kehidupan.

Pada kesempatan itu, Syamsir mengambil kebijakan dengan menunda pertemuan dua minggu setelah kejadian tersebut, dengan menghadirkan pihak hukum, pihak manajemen perusahaan yang bisa membuat kebijakan dan Kelompok Tani Lengkung sejahtera dan perwakilan masyarakat. Selama proses ini perusahaan dilarang untuk beroperasi dan masyarakat tidak boleh bercocok tanam.

Pihak Perusahaan PT Satria Perkasa Agung yang diwakili Sunarwan dan Cillmaglien menyetujui permintaan Camat Bukit Kapur itu.
Penulis : CK5
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Hukum, Kota Dumai
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Langgam Kembali Pantau Kampung Tangguh di Desa Segati
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Pangkalan Kuras Kembali Patroli Karhutla dan Sebarkan Maklumat Kapolda Riau
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Ukui Patroli Sambangi Objek Vital untuk Cegah Kejahatan C3
Minggu, 25 Juli 2021
Cegah Kejahatan C3, Polsubsektor Pelalawan Rutin Patroli

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Abdul Wahid: Tidak Perlu Banyak yang Penting Kompak
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah
Sabtu, 17 Juli 2021
36 Lulusan STIA-I Diwisuda

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

02

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www