Senin, 19 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Belum Bayar Iuran, Oknum Guru Minta Siswinya Jual Diri
Sabtu, 15 April 2017 07:47 WIB
Belum Bayar Iuran, Oknum Guru Minta Siswinya Jual Diri
MEDAN (CAKAPLAH) - Posko Pengaduan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) kembali menerima informasi terkait SMKN 3 Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Kali ini terkait kekerasan yang dilakukan oknum guru berinisial KS terhadap siswi SY, IG, PNMM, KS, dan SA.


Kelimanya dipanggil oleh pihak sekolah yang diwakili oknum guru KS karena belum membayar iuran Pengelolaan Usaha (PU) sebesar Rp 400 ribu. Guru KS menyarankan para siswi yang menunggak iuran menjual diri agar segera bisa melunasi iuran.

"Oknum guru KS ini yang juga melakukan kekerasan verbal terhadap almarhum Amel, yang diduga menjadi pemicu Amel bunuh diri dengan meminum racun. Kalau Amel Jurusan Tata Busana, maka kelima siswi tersebut Jurusan Tata Kecantikan," jelas Sekjen FSGI Retno Listyarti dalam keterangannya, Sabtu (15/4/2017).

Retno membeberkan kronologis peristiwa yang menimpa lima siswi SMKN 3 Padang Sidempuan pada 1 April lalu. Saat itu, guru KS mengumpulkan mereka di salah satu ruangan sekolah. Selanjutnya, KS menanyakan apakah iuran PU para siswi sudah lunas. Spontan, mereka pun menjawab belum melunasi. Mendengar pengakuan dari siswi, guru KS langsung marah dengan nada suara tinggi.

Kemudian guru KS bertanya "Kenapa iuran PU belum dibayar",. Mendengar itu, para siswi tidak bisa berkata-kata, mereka hanya diam sembari mendengarkan ocehan oknum guru tersebut.

"Jual saja diri kalian ke JB (nama salah satu tempat hiburan malam di Padang Sidempuan), supaya tunggakan kalian ini bisa lunas," tutur siswi-siswi itu menirukan perkataan guru KS kepada mereka, sebagaimana dilaporkan ke Posko FSGI.

Setelah keluar dari ruangan, sejumlah siswi langsung menangis karena ucapan oknum guru KS yang menyakiti dan merendahkan martabat mereka. Awalnya, para siswi takut mengungkapkan kekerasan verbal yang dialami karena tidak mau berurusan dengan pihak sekolah.

"Keberanian kelima siswi tersebut untuk mengungkap perlakuan guru itu muncul setelah salah seorang siswi Amelya Nasution di sekolah itu nekat bunuh diri dengan cara minum racun rumput karena mengalami kekerasan verbal juga. Sebelum bunuh diri, Amelya juga diduga mendapat intimidasi dari KS," beber Retno.

Untuk itu, FSGI mendesak pihak sekolah serta yang terkait melakukan pengusutan dugaan kekerasan oknum guru KS terhadap lima siswi. Sebagaimana sesuai dengan pasal 76 A dan pasal 80 Undang-Undang 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

"Perlu juga diusut laporan keuangan SMKN 3 Padang Sidempuan, karena Pengelolaan Usaha adalah salah satu pelajaran kompetensi jurusan tertentu, tidak ada dasar untuk mengumpulkan uang. Karena PU bukan program sekolah secara umum, tetapi subyektif guru, yang bisa jadi dikelola si guru secara pribadi atau kelas," jelas Retno.

Selain itu, Dinas Pendidikan Sumut juga perlu mengevaluasi kepala sekolah dan manajemen SMKN 3 Padang Sidempuan dengan meminta keterangan dari para siswa maupun guru. Mengingat, sudah ada tujuh kali aksi unjuk rasa yang dilakukan siswa dalam dua tahun terakhir. SMKN 3 harus dievaluasi secara menyeluruh dengan melibatkan stakeholder terkait, setidaknya sudah ada laporan dua kekerasan verbal yang berdampak trauma pada peserta didik.

"Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak didik. Berikan perlindungan terhadap anak-anak di manapun mereka berada," tegas Retno.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : RMOL.co
Kategori : Pendidikan, Sulawesi Utara
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Wabup Zardewan Irup HUT RI di Riau Komplek RAPP
Sabtu, 17 Agustus 2019
Ribuan Warga Pelalawan Saksikan Panggung Rakyat bersama Husni Tamrin
Sabtu, 17 Agustus 2019
Perdana, KPU Siak Gelar Apel HUT RI Sendiri
Jumat, 16 Agustus 2019
Tim Kukerta UNRI di Desa Pulau Gadang Desain Homestay Apung

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau
Senin, 08 Juli 2019
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Tentang Ranperda LPP APBD 2018

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu
Jumat, 09 Agustus 2019
Mulai Besok, Unilak Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang III

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www