Rabu, 20 Februari 2019

Breaking News

  • Insiden Perusakan Baliho Demokrat, AHY Susul SBY ke Riau   ●   
  • Plt Gubri: Hari Pahlawan Momentum Menebar Rasa Cinta Tanah Air   ●   
  • Hari Ini Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan   ●   
  • Walikota Terbitkan SE Moratorium PNS Pindah Masuk ke Pemko Pekanbaru   ●   
  • Waspadai HIV/AIDS dan LGBT, Disdik Minta Guru dan Orang Tua Awasi Anak Didik   ●   
  • Selundupkan Sabu-sabu dari Malaysia, Warga Asal Aceh Diciduk KPPBC Dumai   ●   
  • Tak Bayar Pajak, Bapenda Segel Tiang Reklame di Pekanbaru   ●   
  • Pemkab Bengkalis Galang Dana Rp263 Juta untuk Korban Bencana di Sulteng   ●   
  • PAN Riau Sayangkan DPRD Kuansing Lambat Memproses PAW Andi Nurbay   ●   
  • BPBD Riau Kirim Kantong Mayat dan Bantuan Logistik ke Daerah Siaga Darurat Banjir
Muhibbah
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


Ridwal Kamil Digoyang Video "Nasdem Punya Kejaksaan"
Selasa, 16 Mei 2017 09:26 WIB
Ridwal Kamil Digoyang Video Nasdem Punya Kejaksaan
Ridwan Kamil

BANDUNG (CAKAPLAH) - Pilgub Jawa Barat digelar tahun depan. Tapi panasnya persaingan sudah mulai terasa. Baru-baru ini, salah satu kandidat cagub Jabar, yang kini menjabat Walikota Bandung, Ridwan Kamil digoyang video "Nasdem punya Kejaksaan". Tak ingin disalahpahami dan mencegah agar dampaknya tak makin liar, Ridwan Kamil, buru-buru mengklarifikasi.

Video yang jadi perhatian warganet dan sempat viral itu muncul pertama kali di Youtube pada Kamis (11/5/2017) lalu. Judulnya dikemas dalam nada provokatif, "Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil: Saya Terima Nasdem karena Punya Media dan Kejaksaan". Video berdurasi 2 menit 32 detik itu pertama kali diunggah oleh akun D' Channel.

Dalam video itu tampak Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dalam balutan koko dan peci hitam sedang berbicara di depan hadirin. Emil menceritakan proses komunikasi politik dengan sejumlah partai untuk menjadi cagub. Dengan PKS, Gerindra, PKB, PDIP, dan Demokrat. Dengan PKS jalannya mandek, karena PKS akan mengusung kader sendiri. Dengan Gerindra, juga begitu. Karena Emil diminta menjadi kader partai. Demokrat dan PDIP diminta mendaftar dan menunggu keputusan SBY dan Megawati.

"Tiba-tiba Nasdem tak banyak mikir, di posisi yang sama itu, langsung mendeklarasikan. Nasdem ini, dia punya media dan kejaksaan. Kalau saya tolak, kemungkinan banyak mudaratnya kepada saya, pembangunan kota Bandung terganggu," kata Emil dalam video itu.

Sampai tadi malam, video sudah ditonton sebanyak 2.193 kali dengan 16 pengguna memberikan tanda jempol ke atas dan 12 lainnya memberikan tanda jempol ke bawah. Di kolom komentar, hanya ada satu pengguna yang menuliskan komentar. Video ini kemudian dikloning dan diunggah ulang ke Youtube oleh Gaiznet1 sehari kemudian. Di akun ini, video tersebut diberi judul "Nasdem Punya Media dan Kejaksaan", yang sampai tadi malam sudah ditonton 485 kali.

Tak mau disalahpahami, Kang Emil buru-buru mengklarifikasi. Dia menceritakan, video ini diambil saat berbicara dalam acara deklarasi dukungan komunitas Pesantren se-Jawa Barat, 23 April 2017, di Kabupaten Subang, Jabar. Hanya saja, menurut dia, video itu tak komplit alias sudah dipotong-potong. Dia bilang, saat itu sedang menjelaskan situasi dan posisi masing-masing partai besar kepada para ulama yang hadir. "Itu tuh mengedukasi para ulama terkait politik. Jadi, para ulama itu bertanya, masing-masing partai itu bagaimana, lalu saya jelaskan," kata Emil kepada wartawan, Ahad (14/5/2017) lalu.

Emil melanjutkan, para ulama banyak menanyakan posisi tawar partai yang berpotensi mengusung calon. Lalu, ia pun menjelaskan pada semua ulama kalau PDIP itu nasionalis, kadernya ada yang jadi menteri. Kalau Perindo, punya media. "Kalau PKS gini-gini. Jadi, posisinya itu sedang menerangkan semua partai," katanya. Emil pun menyayangkan video yang di-upload tersebut tidak berdurasi penuh. "Cuma kan dipotong, jadi kesannya hanya urusan itu," katanya.

Emil pun menjelaskan, dalam kesempatan itu, ia pun menjelaskan pada semua yang hadir bahwa Nasdem mengusung tanpa syarat dan tak minta mahar. Dia pun yakin dengan pilihan diusung oleh Nasdem. Menurut dia, setelah deklarasi oleh Nasdem, popularitasnya terus naik. "Tidak seperti yang beredar di media sosial, seolah-olah dukungan Nasdem menurunkan apresiasi dan popularitas saya," kata Ridwan.

Menurut Emil, hasil survei terbaru menyebut tingkat popularitasnya saat ini mencapai 65 persen jauh meningkat sejak dideklarasikan Nasdem pada 19 Maret lalu, yang hanya 22 persen.

Ketua DPW Nasdem Jabar Saan Mustopha pun menyampaikan hal serupa. Dia bilang, saat itu Emil sedang menjelaskan posisi networking dan kekuatan partai dan kenapa Emil memilih Nasdem. Saat itu, Emil menjelaskan memilih Nasdem karena tidak meminta mahar, tidak juga meminta untuk menjadi kader. Kalau terpilih jadi gubernur, Emil pun diminta tak menjadi anggota partai.

"Nasdem tidak minta jabatan politik. Wakil pun diserahkan ke Emil. Secara politik dan ideologi sama-sama ingin menjadikan Jabar sebagai Banteng Pancasila dan menjaga NKRI. Itu yang utama disampaikan Emil memilih Nasdem," kata Saan, saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.

Ada pun soal networking, Nasdem punya media dan kadernya punya jabatan-jabatan politis di pemerintahan. Antara lain ada yang menjadi Jaksa Agung. Saan curiga, video ini diunggah untuk membusukkan Emil. Seolah, Emil memilih Nasdem karena faktor pragmatis. "Jika niatnya baik tentu video akan diunggah secara utuh, tidak dipotong-potong seperti ini," ungkapnya.

Editor : Jef Syahrul
Sumber : RMOL.co
Kategori : Politik, Jawa Barat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?

Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Selasa, 12 Februari 2019
Warga yang Punya KTP Setelah Penetapan DPT akan Masuk Pemilih Khusus
Selasa, 12 Februari 2019
Polri Apresiasi BEM UIR Ciptakan Pemilu Damai dan Anti Hoax
Senin, 11 Februari 2019
Cemarkan Nama Baik Bupati Bengkalis, Toro Divonis 1 Tahun Penjara
Senin, 11 Februari 2019
Jaringan Listrik Terganggu saat Hujan Deras, Ranting Patah Penyebabnya
Senin, 11 Februari 2019
Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Senin, 11 Februari 2019
Polisi Akhirnya Tahan Kades Pedekik, Bengkalis
Senin, 11 Februari 2019
Mendagri Sebut Gubernur Riau Terpilih Dilantik 20 Februari
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 19 Februari 2019
Atlet Binaan RAPP Menuju Impian Meraih Kejurnas Internasional
Selasa, 19 Februari 2019
Bupati Yopi: Layani Rakyat Seperti Melayani Saya
Selasa, 19 Februari 2019
Koordinator BPP Se Inhu Terima SK Penempatan
Selasa, 19 Februari 2019
SK PNS Bidan, Dokter PTT dan Penyuluhan Pertanian Sudah Diteken Bupati Inhu

Serantau lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu
Rabu, 26 Desember 2018
Optimisme Para Perempuan Bekerja, Berpikir Mampu dan Tidak Membatasi Diri
Kamis, 06 Desember 2018
Usai Dapatkan 10 Bus dari Kemenhub, Ayat Ajak Masyarakat Naik Bus TMP
Rabu, 05 Desember 2018
Bupati Mursini Hadiri Rapurna TMMD TA 2018 di Mabes TNI Cilangkap

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 15 Februari 2019
Peringati HUT Kabupaten Kampar-69, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Kamis, 14 Februari 2019
Pokok-pokok Pikiran Dewan Tahun 2019 Diparipurnakan, Ini Isinya
Selasa, 12 Februari 2019
Sebelum Dilantik jadi Gubernur, Syamsuar Pamitan di 14 Kecamatan se Kabupaten Siak
Selasa, 11 Desember 2018
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham

Advertorial lainnya ...
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup
Sabtu, 29 Desember 2018
Pembaruan Bikin Jengkel Pengguna, Instagram Minta Maaf
Kamis, 27 Desember 2018
Pentingnya OPD Pemerintah Menggunakan ISP Berizin, Bila Tak Ingin Terkena Pidana
Sabtu, 01 Desember 2018
Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis dan Digital Security Perum Peruri

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit
Senin, 01 Oktober 2018
Sering Salah, Begini Cara Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 17 Februari 2019
Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Jambi, Bengkalis
Kamis, 14 Februari 2019
Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
Rabu, 30 Januari 2019
Lahirkan Generasi PASTI, PCR Hadirkan Bunda Romi di Seminar Guru BK
Sabtu, 26 Januari 2019
Lulusan UIR Diimbau Selalu Gunakan Ilmu Padi

Kampus lainnya ...
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


ACT
Terpopuler

04

IKLAN IMLEK RAPP
Foto
DPM-PTSP HUT CAKAPLAH
Pentas Lumba-lumba
Rabu, 13 Februari 2019
Menjalin Silaturahmi dengan EVP RAPP
Kamis, 31 Januari 2019
PHE Siak Siap Lakukan Pengeboran Eksplorasi Kotalama
Selasa, 29 Januari 2019
PGN Gagas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
Senin, 21 Januari 2019
Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu Disalurkan

CSR lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans
Minggu, 09 Desember 2018
Audi Marissa Batasi Endorse
Sabtu, 08 Desember 2018
Vanessa Ponce de Leon Jadi Juara Miss World 2018

Selebriti lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab
Jumat, 21 September 2018
Ustaz, Kyai: Sebutan di Persia, Pakistan, dan Indonesia

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www