Minggu, 21 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Kampar di Bawah Kepemimpinan Aziz Zaenal-Catur Sugeng Susato
Membangun Kampar Dengan 3i
Selasa, 23 Mei 2017 15:38 WIB
Membangun Kampar Dengan 3i
Bupati Kampar Aziz Zaenal dan Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto

“KITA sudah mendengar nama Pak Azis, Pak Azis orangnya agamis. Kalau Bapak setuju, kami ingin membangun pabrik (percetakan) Al-Quran di Kampar. Kami butuh lahan sekitar 25 hektar,” kata warga Arab Saudi yang nampak serius mengutarakan keinginannya, Rabu pekan lalu kepada Bupati Kampar, Azis Zaenal.

Kemudian, Azis Zaenal membalasnya tak kalah serius. ”Jangankan 25 hektar, 100 hektar akan saya siapkan,” ujar lelaki 67 tahun ini semangat.

Wajah mantan Ketua Komisi C DPRD Riau ini sumringah begitu mendengar bahwa warga Arab tersebut berencana membangun pabrik Al-Quran terbesar kedua di dunia setelah Majma‘ Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif di Kota Madinah.

Tak hanya Al-Quran biasa, versi Braille untuk tuna netra pun akan dicetak di pabrik yang bakal menyedot investasi sekitar Rp1 triliun itu. ”Mereka sudah siapkan duit Rp25 miliar untuk pembelian lahan,” cerita Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau ini.

Tadinya, kata mantan Direktur Operasional di PT Wijaya Karya lntrade Jakarta ini, investor Arab Saudi itu datang ke Riau untuk berinvestasi di daerah lain. Namun, ia justru tertarik berinvestasi di Kabupaten Kampar. Salah satu alasannya adalah kondisi geografis, wilayah Kabupaten Kampar strategis, dekat kemana-mana.

Misalnya, dari Bandara Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru, hanya ditempuh 15-20 menit. Jika ingin mengirim logistik via kapal ke Pelabuhan Dumai, hanya butuh waktu tiga jam, persis jarak Karawang-Tanjung Priok. Jarak ini akan lebih pendek lagi jika jalan tol Pekanbarui - Dumai sudah rampung.

Agar rencana pembangunan lima tahun ke depan lebih terarah dan para investor juga lebih mudah datang, kata pemilik slogan 'Kerja dan Kerja Kampar Maju' ini sudah membagi kabupaten seluas 10.983  KM2 dengan penduduk 800 ribuan jiwa itu menjadi empat zona.

Empat zona tersebut antara lain: Pertama Kawasan Tapung Raya yang diproyeksi menjadi kawasan industri hilir berbahan baku kelapa sawit. Crude Palm Oil (CPO) yang selama ini langsung dikirim keluar, nanti akan diolah di Tapung Raya menjadi ragam turunan. Mulai dari mentega, minyak goreng dan produk lain, bakal dibikin di sini.

Zona kedua, Xlll Koto Kampar dan Serantau Kampar Kiri yang menjadi kawasan pariwisata dan industri pengalengan ikan. Sebab di sana ada objek wisata alam dan air terjun dan kawasan PLTA Koto Panjang yang setiap hari menghasilkan ratusan ton ikan. Letaknya yang berada di jalur lintas Sumatera Barat - Riau dan lintas Barat Sumatera membuat kawasan ini semakin menggiurkan.

Zona ketiga, Kecamatan Tambang, kawasan ini akan menjadi kawasan industri layaknya Kawasan Industri Makassar (KIMA). “Kontur tanah di Rimbo Panjang itu datar. Makanya di sana sangat cocok dibangun Kawasan lndustri Kampar (KIK). Kita sudah punya lahan di sana dan itu akan kita perluas lagi,"ayah empat anak ini merinci.

Bagi pendiri Virajaya Grup ini, industri adalah sektor yang mampu menyerap manpower secara massal. Multiplayer effect yang ditimbulkan oleh industri juga luar biasa. Para pelaku ekonomi baru akan bermunculan. Ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Azis mencontohkan pada rencana pembangunan pabrik Al-Quran tadi. “Secara manpower kita sangat diuntungkan. Ribuan tenaga kerja akan terserap. Secara religi, kita bakal mendapat berkah dari Allah. Dan yang teramat penting lagi bahwa Kampar ‘Negeri Serambi Mekkah’, punya pabrik Al-Quran,” semangat Azis mengurai.

Sektor pertanian juga sudah harus berbasis teknologi. “Petani di Jawa saja sudah menghasilkan 12 ton gabah per hektar per tahun. Masa kita masih 1,7 ton? Dapat apa petani dengan hasil segitu? Boro-boro untung, balik modal saja enggak," katanya.


Di kawasan Siak Hulu, ada gas yang bisa disedot hingga 3 juta kaki kubik per hari. Kalau dijadikan bahan bakar pembangkit listrik, gas sebanyak ini akan bisa memutar mesin berkekuatan 12 Mega Watt (MW). "Saya sudah komunikasi dengan Kalila untuk pengelolaan gas ini,” katanya.

Aziz Zaenal dan Catur Sugeng Susanto dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Kampar oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman

Selanjutnya, Kota Bangkinang akan menjadi kawasan pendidikan dan keagamaan. Jika pabrik Al-Quran tadi sudah berjalan, Azis ingin melengkapinya dengan membangun menara Al-Quran di Bangkinang. Komplek Islamic Center yang berdiri di pusat kota, juga akan dibenahi agar orang yang datang lebih merasa nyaman. Nantinya, komplek ini akan diurus secara profesional.

”Selama ini komplek itu hanya jadi persinggahan, bukan destinasi. Nah ke depan, saya ingin Bangkinang jadi destinasi orang-orang yang datang dari arah Sumbar maupun Pekanbaru. Kawasan wisata Stanum yang menyimpan sejarah zaman Jepang itu juga akan kita benahi,” ujarnya.

Penjelasan panjang lebar tadi menjadi satu dari sederet alasan Azis kenapa program kerja yang akan digenjot hingga lima tahun mendatang adalah 3i (lnfrastruktur, Industri dan lnvestasi). Dia yakin program ini akan membawa Kampar maju lebih pesat. “Infrastruktur kita siapkan, industri kita kembangkan dan investor kita cari. Ketiganya ini menghasilkan multiplayer effect yang sangat luar biasa," katanya.

”Yang diinginkan oleh investor cuma dua; aman dan untung. Daerah kita sangat strategis, dekat ke mana-mana, beda dengan daerah lain yang ke mana-mana jauh. Potensi Kampar juga luar biasa. Harga lahan masih murah, manpower juga begitu. Jadi tidak ada sebenarnya alasan bagi investor untuk tidak tertarik datang ke Kampar,” kata Azis optimistis.

Agar investor makin kepincut, kata Azis, investor harus merasakan kenyamanan. "Kita memfasilitasi listrik, air dan sarana jalan. Industri akan terus tumbuh di Kampar jika kita menyambutnya dengan senang hati. Untuk itulah mindset itu diubah. Saya yakin, dengan kelebihan yang kita punya, investor akan berbondong-bondong datang ke sini. Tapi kalau investornya sudah dibajak duluan, dimintai saham, dimintai duit, pasti kaburlah semua,” ujarAzis.

Agar misi besar ini jalan dengan lancar, Azis bergegas membenahi internal pemerintahannya. Bagi dia, perubahan mindset staf hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat penting. Mental menunggu harus beralih jemput bola.

Kebiasaan menganggap bekerja adalah kewajiban, harus berubah menjadi kebutuhan.
Oleh sebab itulah, Azis membutuhkan para pimpinan OPD yang inovatif dan professional. Pimpinan OPD yang mampu menggali sumber pendapatan baru untuk mengisi pundi-pundi daerah, efektif menggunakan anggaran, tidak bermental KKN dan piawai ‘jualan’ program kerja ke pemerintah pusat.

Perubahan mindset tadi, kata Azis, tidak hanya pada urusan kinerja, tapi juga perilaku terhadap masyarakat, agar masyarakat merasakan mempunyai pemimpin dan memiliki pengayom. "Saya akan tata sistem birokrasi agar lebih andal dan professional. Aparatur Sipil Negara (ASN) enggak boleh numpuk di kota, harus menyebar ke desa, agar orang kampung terurus juga,” katanya.

Lagi-lagi Azis sangat berharap kepada semua pegawainya untuk bekerja serius, dengan hati. “Jangan pernah berfikir nyogok demi jabatan. Kelakuan semacam ini akan merusak. Sebab yang nyogok pasti akan kepikiran terus gimana caranya balik modal. Kalau sudah begini, kapan lagi akan kerja bener? Bekerjalah sepenuh hati. Saya akan sangat objektif menilai. Yang berprestasi pasti akan kebagian reward. Ltu janji saya,” katanya.

Azis juga minta semua personil kompak. Kekompakan yang bakal dia contohkan bersama wakilnya Catur Sugeng Susanto. Bagi Azis, Catur tak sekadar wakil, tapi juga saudara sekaligus adik. “Kuncinya komunikasi dan saling mengingatkan. Kami akan selalu bekerja sesuai jobdesk,”ujarnya.

Sebagai pemimpin dan bapak bagi masyarakat Kampar, Azis sadar bahwa dia punya banyak kekurangan. Lantaran itu dia akan terus belajar, mendengar dan meminta masukan para tokoh, alim ulama dan cerdik pandai. Maklum, selama ini dia dan istrinya, Nur'aini terbiasa di dunia bisnis.

Sebagai ketua Tim Penggerak PKK, satu saja yang dia minta kepada istrinya: Jadilah lbu bagi semua warga Kampar. Azis yakin istrinya mampu untuk itu. Sebab dia tahu bahwa Nur'aini adalah sosok yang sederhana.

”Dia pasti akan banyak belajar, mendengar dan meminta masukan. Dulu hidup kami sangat susah, pengalaman inilah yang membikin kami sadar bahwa hidup tak boleh sombong. Toh enggak ada yang mesti disombongkan. Semua akan tinggal saat kain kafan membalut tubuh kita," tenang suara Azis berucap.

Bulan ini menjadi bulan pertama bagi Azis Zaenal menahkodai daerah dengan 21 kecamatan dan 250 desa/kelurahan itu. Daerah yang di Utara berbatasan dengan Pekanbaru-Siak, di Selatan berbatas dengan Kuantan Singingi, Barat dengan provinsi Sumatera Barat dan Rokan Hulu serta di Timur berbatasan dengan Pelalawan-Siak.
Di pundak Azis bergantung banyak harapan. Beragam harapan dari masyarakat yang ingin melihat fajar lebih cerah di tanah barokah berjuluk 'Serambi Mekkah'.

Editor : Ali
Sumber : Gatra
Kategori : Kabupaten Kampar, Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
Dandim 0313/KPR Apresiasi Perkemahan Saka Wira Kartika di Danau Rusa
Sabtu, 20 Juli 2019
TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Aktifkan Patroli Terpadu Cegah Karhutla
Sabtu, 20 Juli 2019
TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Puncak Kompe 'Bersolek' dengan Pohon Durian, Mahani dan Ketapang
Sabtu, 20 Juli 2019
Tingkatkan Kualitas Aparatur, Desa Laboi Jaya Gelar Pelatihan Pembinaan Kelembagaan Desa 

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
Gandeng Kementerian PUPR, Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasikan Program CTPS di Buluh Nipis
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Unri Gelar Penyuluhan Narkoba dan Etika Berlalu Lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Abdimas UNRI Beri Penyuluhan kepada Siswa SMPN 1 Rumbio Jaya Soal Berumah Tangga
Kamis, 18 Juli 2019
Unilak-Pegadaian Teken MoU di Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM

Kampus lainnya ...

PTPN5
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www