Senin, 18 Februari 2019

Breaking News

  • Insiden Perusakan Baliho Demokrat, AHY Susul SBY ke Riau   ●   
  • Plt Gubri: Hari Pahlawan Momentum Menebar Rasa Cinta Tanah Air   ●   
  • Hari Ini Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan   ●   
  • Walikota Terbitkan SE Moratorium PNS Pindah Masuk ke Pemko Pekanbaru   ●   
  • Waspadai HIV/AIDS dan LGBT, Disdik Minta Guru dan Orang Tua Awasi Anak Didik   ●   
  • Selundupkan Sabu-sabu dari Malaysia, Warga Asal Aceh Diciduk KPPBC Dumai   ●   
  • Tak Bayar Pajak, Bapenda Segel Tiang Reklame di Pekanbaru   ●   
  • Pemkab Bengkalis Galang Dana Rp263 Juta untuk Korban Bencana di Sulteng   ●   
  • PAN Riau Sayangkan DPRD Kuansing Lambat Memproses PAW Andi Nurbay   ●   
  • BPBD Riau Kirim Kantong Mayat dan Bantuan Logistik ke Daerah Siaga Darurat Banjir
Muhibbah
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


Bentuk Tim Investigasi RTRW Riau
Dedet: Usulan Tambahan Itu Untuk Masyarakat Mana?
Jum'at, 09 Juni 2017 10:56 WIB
Dedet: Usulan Tambahan Itu Untuk Masyarakat Mana?

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Polemik pembahasan dan pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau yang kian meruncing, membuat unsur pimpinan DPRD Riau angkat bicara. Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman mengaku terkejut dengan munculnya usulan tambahan kawasan pemutihan oleh Pansus kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan RI seluas 497.000 Ha.  



Kepada CAKAPLAH.com, pria yang akrab disapa Dedet ini menyatakan, sebagai koordinator produk perda di DPRD Riau, dirinya mengingatkan pansus dan Pemprov Riau agar tidak main-main dalam hal ini.

"Melihat perkembangan yang ada memang membuat terkejut pimpinan bahwa Pansus dan Pemprov sudah membuat heboh nusantara. Dirjen mengatakan bahwa Pemprov dan pansus mengajukan 497.000 Ha untuk diputihkan. Sebagai kordinator perda-perda ini saya sangat heran, bagaimana mungkin Pansus dan Pemprov mengajukan pemutihan lahan sebanyak itu," ungkap Dedet, Jumat (9/6/2017).

Dijelaksan Dedet, sebenarnya persoalan RTRW Riau ini sudah celar jika semua pihak berpedoman terhadap hasil kesepakatan dalam pertemuan dengan DPD RI beberapa waktu silam, dimana Menteri LHK telah berinisiatif memberi pelepasan kawasan tambahan seluas 70.000 Ha termasuk kawasan perkantoran.

"Ternyata sesudah diberikan tidak habis semua hanya didapat 65.125 Ha. Setelah diusulkan angka tadi, dituangkanlah dalam SK Menteri artinya tidak ada lagi kawasan pemukiman rakyat dan kantor yang masuk kawasan hutan," ucapnya.

Sebab itu, Dedet juga kaget dan heran dengan adanya usulan tambahan yang luasnya cukup besar dari Pansus dan Pemprov Riau itu. "Sekarang jika ada usulan tambahan 497.000 Ha. Itu untuk masyarakat mana, masyarakat Riau atau masyarakat diluar Riau," cetusnya.

Dedet meminta semua pihak komit dengan kesepakatan awal yang sudah dibuat. Termasuk penyataan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang berjanji tidak akan menyetujui adanya pemutihan ataupun holding zone tambahan seperti yang ramai dibicarakan saat ini.  

"Jika ini benar maka saya orang pertama yang kecewa, karena Gubernur didepan saya juga Ketua ketua Fraksi, ketua Pansus, Sekda serta Bappeda diruang VIP DPRD dalam rapat konsultasi menyatakan tak Berkenan menambah pemutihan diluar SK Menteri berarti sama dengan pemikiran saya saat itu. Wajar saya kaget bagaimana bisa akhirnya berubah pikiran," pungkasnya.

Dedet juga meminta pihak Gubernur menahan diri juga Pansus. Demikian juga pihak kementerian untuk menahan diri. "Semua bisa dibicarakan dengan kepala dingin hati yang sejuk. Yang 497.000 itu kita paparkan secara terbuka terlebih dahulu ke masyarakat biar transparan dan saling koreksi dan ini juga prosedur pembentukan Perda dalam melaksanakan konsultasi publik,"

"Disana akan kelihatan adakah kawasan Lindung yang dibabat kemudian minta diputihkan?. Adakah kawasan hutan hasil pembalakan minta diputihkan? Adakah kebun-kebun illegal hasil temuan pansus monitoring itu minta diputihkan?," tuturnya.

Jika ternyata benar Pansus dan Pemprov tetap ngotot mengajukan 497.000 apa tindakannya? "Saya akan berusaha meneliti dan membuang hal hal illegal tadi. Jika tak kuasa maka saya mengundurkan diri jadi kordinator karena tak mau menanggung dosa,"

Bentuk Tim Investigasi

Politisi demokrat ini berjanji akan menuntaskan polemik RTRW Riau ini. Bahkan, Ia bakal membentuk tim investigasi terlebih dahulu untuk menclearkan prosedur pansus tidak salah jika disetujui banmus.


"Saya minta ketiga pihak menahan diri tidak mengeluarkan statemen -statemen yang justru merugikan hubungan semua pihak," tukasnya.

Ditanya apakah dibenarkan ketua Pansus datang ke Kementerian minta tambah area yang diputihkan?

"Tidak. Jika benar demikian itu salah, dalam UU 23 itu Gubernur merupakan perpanjangan tangan atau wakil pemerintah pusat di daerah. Jadi segala sesuatunya daerah tidak bisa langsung ke menteri. Gubernur yang membawakan ke pemerintah pusat," ulasnya.

Ditanya mengenai adanya surat pemanggilan Menteri LHK oleh DPRD Riau, yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Riau, Dedet menyebut sudah membenarkan hal itu.

"Soal surat itu saya sudah investigasi, diakui memang ditandatangani oleh Ketua (DPRD) tapi mungkin waktu itu beliau tidak cermat melihat saking banyaknya surat yang harus diteken. Untuk itu saya mohon maaf kepada pihak-pihak atas hal ini seharusnya kita memanggil Pemprov atau Gubernur yang mewakili pemerintah Pusat di daerah," tambahnya.

Editor : Hadi
Kategori : Riau, Pemerintahan, Peristiwa
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?

Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Selasa, 12 Februari 2019
Warga yang Punya KTP Setelah Penetapan DPT akan Masuk Pemilih Khusus
Selasa, 12 Februari 2019
Polri Apresiasi BEM UIR Ciptakan Pemilu Damai dan Anti Hoax
Senin, 11 Februari 2019
Cemarkan Nama Baik Bupati Bengkalis, Toro Divonis 1 Tahun Penjara
Senin, 11 Februari 2019
Jaringan Listrik Terganggu saat Hujan Deras, Ranting Patah Penyebabnya
Senin, 11 Februari 2019
Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Senin, 11 Februari 2019
Polisi Akhirnya Tahan Kades Pedekik, Bengkalis
Senin, 11 Februari 2019
Mendagri Sebut Gubernur Riau Terpilih Dilantik 20 Februari
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 18 Februari 2019
Juarai Lomba Dai, Fauzan Akbar Dapat Hadiah Umrah
Senin, 18 Februari 2019
Bertuah Akshara Simphony Meriahkan Cap Go Meh di Mal SKA
Senin, 18 Februari 2019
Dihadiri Bupati Mursini, Almarhumah Fitria Arini SSTP Dilepas dengan Penuh Haru
Minggu, 17 Februari 2019
TNI AD akan Rekrut 15 Ribuan Pemuda-Pemudi Terbaik Bangsa

Serantau lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu
Rabu, 26 Desember 2018
Optimisme Para Perempuan Bekerja, Berpikir Mampu dan Tidak Membatasi Diri
Kamis, 06 Desember 2018
Usai Dapatkan 10 Bus dari Kemenhub, Ayat Ajak Masyarakat Naik Bus TMP
Rabu, 05 Desember 2018
Bupati Mursini Hadiri Rapurna TMMD TA 2018 di Mabes TNI Cilangkap

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 15 Februari 2019
Peringati HUT Kabupaten Kampar-69, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Kamis, 14 Februari 2019
Pokok-pokok Pikiran Dewan Tahun 2019 Diparipurnakan, Ini Isinya
Selasa, 12 Februari 2019
Sebelum Dilantik jadi Gubernur, Syamsuar Pamitan di 14 Kecamatan se Kabupaten Siak
Selasa, 11 Desember 2018
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham

Advertorial lainnya ...
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup
Sabtu, 29 Desember 2018
Pembaruan Bikin Jengkel Pengguna, Instagram Minta Maaf
Kamis, 27 Desember 2018
Pentingnya OPD Pemerintah Menggunakan ISP Berizin, Bila Tak Ingin Terkena Pidana
Sabtu, 01 Desember 2018
Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis dan Digital Security Perum Peruri

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit
Senin, 01 Oktober 2018
Sering Salah, Begini Cara Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 17 Februari 2019
Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Jambi, Bengkalis
Kamis, 14 Februari 2019
Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
Rabu, 30 Januari 2019
Lahirkan Generasi PASTI, PCR Hadirkan Bunda Romi di Seminar Guru BK
Sabtu, 26 Januari 2019
Lulusan UIR Diimbau Selalu Gunakan Ilmu Padi

Kampus lainnya ...
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


ACT
Terpopuler

05

IKLAN IMLEK RAPP
Foto
DPM-PTSP HUT CAKAPLAH
Pentas Lumba-lumba
Rabu, 13 Februari 2019
Menjalin Silaturahmi dengan EVP RAPP
Kamis, 31 Januari 2019
PHE Siak Siap Lakukan Pengeboran Eksplorasi Kotalama
Selasa, 29 Januari 2019
PGN Gagas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
Senin, 21 Januari 2019
Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu Disalurkan

CSR lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans
Minggu, 09 Desember 2018
Audi Marissa Batasi Endorse
Sabtu, 08 Desember 2018
Vanessa Ponce de Leon Jadi Juara Miss World 2018

Selebriti lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab
Jumat, 21 September 2018
Ustaz, Kyai: Sebutan di Persia, Pakistan, dan Indonesia

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www