Rabu, 17 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

'Panasnya' Komisi E DPRD Riau
Dari Rapat tak Pernah Kuorum, Merasa Dibohongi dan Dipanggil Gubernur ke Jakarta
Sabtu, 10 Juni 2017 17:17 WIB
Dari Rapat tak Pernah Kuorum, Merasa Dibohongi dan Dipanggil Gubernur ke Jakarta
Gedung DPRD Riau
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Intrik politik di Komisi E DPRD Provinsi Riau hingga saat ini ternyata belum selesai. Intrik bermula dari terpilihnya Aherson dari Partai Demokrat sebagai Ketua Komisi E DPRD Riau yang membidangi kesejahteraan rakyat, beberapa waktu lalu.


Terpilihnya Aherson ini 'melahirkan' kekecewaan di sebagian anggota Komisi E, khususnya dari Partai Golkar, PAN, PPP, PDIP dan Partai Gerindra.

Apa sebab? Karena paket pimpinan yang mereka jagokan kalah dengan paket yang dijagokan Partai Demokrat, PKB dan Hanura.

"Golkar, PAN, PDIP dan Gerindra kan menjagokan Masnur (Golkar) sebagai ketua komisi, Husni Thamrin (Gerindra) sebagai Wakil ketua dan Husaimi Hamidi (PPP) sebagai sekretaris. Namun paket ini kalah oleh paket Aherson (Demokrat) sebagai ketua komisi, Adil (Hanura) sebagai wakil ketua dan Ade Agus (PKB) sebagai sekretaris. Nah, kekalahan mereka ini ternyata membawa dampak tak baik di komisi E," kata salah seorang sumber dari DPRD Riau kepada CAKAPLAH.com yang enggan namanya dituliskan.

Dilanjutkan sumber tersebut, pasca terpilihnya Aherson sebagai ketua Komisi E hingga saat ini, rapat komisi tak pernah kuorum. Sehingga, banyak persoalan-persoalan penting yang tak terselesaikan. Bahkan, dalam hearing dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau baru-baru ini, hanya dihadiri empat orang anggota Komisi E.

"Sudah hampir sebulan ini, sejak Aherson terpilih sebagai ketua, rapat komisi tak pernah kuorum. Yang hadir selalu empat orang saja. Tiga orang pimpinan dan satu anggota komisi, Bu Magdalisni (Demokrat, Red). Anggota lain tak pernah datang dengan berbagai macam alasan. Ini mirip seperti pemboikotan di komisi," ujarnya lagi.

Dilanjutkannya, kondisi ini membawa tak baik untuk pembangunan Riau. Pasalnya, bidang kerja yang menjadi tugas komisi E adalah hal-hal yang menyentuh rakyat langsung. Misalnya, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat desa dan lain-lain.

"Masa' gara-gara paket politiknya nggak menang, mereka mengabaikan kepentingan yang lebih besar untuk rakyat. Lucu saja rasanya," kata sumber itu lagi.

Dan dilanjutkannya, salah satu dampak buruk tak stabilnya Komisi E DPRD Riau adalah munculnya Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Dinas Kesehatan Riau tahun 2018 yang sudah diteken gubernur tapi belum pernah dibahas di komisi E.

Terkait hal ini, kepada wartawan Wakil Ketua Komisi E, Muhammad Adil, mengaku pihaknya merasa dibohongi. Ia mengatakan, sebagai mitra kerja, seharusnya pihak dinas menyampaikan kegiatan apa saja yang akan dijalankan kepada DPRD Riau.

"Ini kan tidak, tiba-tiba kami sudah dapat laporan kalau RKPD 2018 sudah selesai dibahas dan sudah ditandatangani gubernur. Kalau seperti itu, DPRD sudah mentah-mentah dibohongi," kata Adil, kepada wartawan, Jumat (9/6/2017) kemarin.

Nah, informasi yang baru didapat CAKAPLAH.com, pada hari Senin (12/7/2017) lusa, semua anggota Komisi E ini akan dipanggil Gubernur Riau ke Jakarta.

"Saya nggak tahu apa agendanya. Anggota Komisi E DPRD Riau dipanggil pak gubernur semua ke Jakarta hari Senin. Mungkin masalah di komisi E inilah yang dibahas," kata sumber tadi seraya menambahkan bahwa di tahun politik ini, kepentingan gubernur di Komisi E sangatlah besar.

Masnur: Bukan Soal Perebutan Jabatan

Ketidakharmonisan hubungan anggota Komisi E saat ini dibenarkan Masnur. Ia mengatakan ada pihak yang tidak memegang komitmen dalam berkoalisi.

Hal ini berdampak pada tidak kuorumnya komisi E sewaktu melakukan rapat internal maupun hearing dengan mitra kerja. "Tak kourum jadinya kan, mengganggu dong. Untuk itu harus disadari juga komitmen itu harus dijaga, kan ini soal marwah politik. Apa yang disepakati kan harus dihormati," terangnya, kepada CAKAPLAH.com, Sabtu (10/6/2017).

Mantan Ketua DPRD Kampar itu mengatakan ada solusi untuk menyelesaikan sengkarut di Komisi E tersebut, yaitu dengan mengembalikan pada komitmen dan kesepakatan yang dibuat bersama koalisi. Jika ini sudah dilakukan baru akan normal kondisi Komisi E.

Masnur menegaskan apa yang terjadi di internal Komisi E bukan karena persoalan perebutan jabatan dan kekuasaan akan tetapi komitmen politik berkoalisi yang harus disepakati dan dihormati.

"Sekarang mereka tidak menghormati, kita minta partainya juga melakukan langkah-langkah terhadap fraksi dan anggotanya. Macam mana kita mau bekerjasama dengan orang yang tidak bersepaham sama kita. Di depan dan di belakang lain, pimpinan partai bilang A akan tetapi dia di belakang C, kan tidak benar itu," ketusnya tanpa menjelaskan komitmen apa yang telah dibuat di internalnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan membangun kebersamaan tersebut harus dengan rasa kebersamaan juga karna tujuan koalisi tersebut, kata Masnur, adalah satu pergerakan dan langkah bersama dan satu pendapat.

"Saya itu saja, persoalan siapa yang diusung tidak ada masalah, yang kita sayangkan jujur-jujurannya dari 13 orang komisi E, 10 orang loh yang satu koalisi dengan kita. Kan tidak ada yang lain seharusnya, nah itu komitmen yang sudah dibuat bersama sama dengan koalisi tapi tidak bisa dipegang oleh anggota koalisi," cakapnya.

Ia berharap perpecahan tersebut bisa berakhir dan diselesaikan dengan cepat, agar komisi E bisa kembali bekerjasama membangun Riau.

"Ini bukan soal ego-egoan, ini soal menjaga marwah dan komitmen, bagaimana kita bisa dipercaya masyarakat jika berkomitmen saja tidak bisa," tukasnya.
Penulis : Alzal/Satria
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Riau, Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 17 Juli 2019
Kondisi Memprihatinkan, Polsek Bangko Bedah Rumah Samsir
Rabu, 17 Juli 2019
Masa Orientasi Siswa, TNI Ikut Berikan Pembinaan kepada Siswa SMK di Kampar
Selasa, 16 Juli 2019
Sambangi PT TKWL, DPRD Siak Minta perusahaan Aktif dalam Penyaluran CSR
Selasa, 16 Juli 2019
Wagub: Pengenalan Jurnalistik Perlu Bagi Generasi Muda untuk Filter Hoax

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah
Minggu, 14 Juli 2019
ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9
Minggu, 14 Juli 2019
Wow! Black Shark 2 akan Dijual Resmi di Indonesia
Kamis, 11 Juli 2019
Ini Dia Laptop Gaming 17 Inci Ngebut Tertipis di Dunia

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 16 Juli 2019
34 Mahasiswa UiTM Perlis Malaysia Ikuti Internship Programme di UIR
Selasa, 16 Juli 2019
2 Mahasiswa Unilak Bersaing dengan 336 Peserta di National University Debating Championship Surabaya
Jumat, 12 Juli 2019
Mahasiswa UNRI Gandeng Pertamina Sei Pakning Tanam Pohon Mangrove di Desa Tanjung Leban
Kamis, 11 Juli 2019
Rektor UIR dan 345 Pimpinan PTIS Hadiri Munas

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
PTPN5
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www