Kamis, 18 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Berharta Rp83 Triliun, Pendiri Uber Goyang Industri Taksi
Selasa, 13 Juni 2017 15:08 WIB
Berharta Rp83 Triliun, Pendiri Uber Goyang Industri Taksi
Travis Kalanick
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ramainya layanan transportasi online saat ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Bisa dibilang, sang pelopor adalah Uber.


Uber didirikan pada tahun 2010 di Amerika Serikat. Model bisnisnya benar-benar mengguncang industri taksi dan ditiru banyak perusahaan lainnya. Inilah sosok yang mendirikannya.

Perusahaan Uber dilahirkan duet Travis Kalanick dan Garett Camp. Sosok Kalanick menarik dibahas, terutama karena statusnya sekarang yang adalah CEO Uber dan sedang dilanda berbagai kontroversi. Seperti apa kisah hidup pria yang sudah jadi miliarder ini?

Kalanick lahir 40 tahun lampau di Los Angeles, California. Ibunya bekerja di bidang periklanan dan ayahnya, Donald, bekerja di pemerintahan kota Los Angeles. Saudaranya Cory berprofesi sebagai pemadam kebakaran.

Pada masa kecilnya, Kalanick sempat bercita-cita jadi mata-mata. Namun kemudian, ia tampak lebih berbakat sebagai pebisnis. Pada umur 18 tahun, Kalanic sudah mendirikan bisnis sendiri yang berkiprah di bidang bimbingan belajar.

"Kalanic adalah salesman yang bagus. Dia menjadikan itu sebagai kepribadiannya. Dia selalu berusaha menjual sesuatu padaku," kata salah seorang temannya, seperti dikutip dari Business Insider.

"Dia juga pencerita yang baik. Dia bisa mengilustrasikan banyak hal berbeda. Dia juga bersemangat dan oportunis, yang bisa saja adalah sifat yang baik atau buruk," tutur temannya yang lain.

Kalanick kuliah di University of California dan mengambil jurusan teknik komputer. Di masa kuliah ini, ia turut mengerjakan proyek bernama Scour yang gunanya untuk berbagi file. Scour adalah mesin cari peer to peer yang cukup populer di zamannya.

Scour mendapat cukup banyak pendanaan dan Kalanick nekat berhenti kuliah demi fokus pada pekerjaannya di situ. Perusahaan ini berkembang cukup pesat, dibantu dengan tangan dingin Kalanick yang tugas utamanya membantu promosi Scour.

Tapi Scour dibenci para penyedia konten karena memungkinkan konsumen memiliki konten tanpa bayar. Akibatnya, Scour digugat USD 250 miliar. Akhirnya, Scour bangkrut. Tapi Kalanick tak menyerah. Tak lama berselang, dia membuat perusahaan baru bernama RedSwoosh. Fokus perusahaan ini adalah menghantarkan konten web pada user dengan biaya murah.

Sayang, perkembangan RedSwoosh tak seperti harapan. Tragedi terorisme 11 September 2001 membuat perkembangan perusahaan teknologi terhambat seiring lesunya ekonomi. Banyak pegawai keluar dan Kalanick putus asa. Redswoosh akhirnya dijual ke Akamai Technologies senilai USD 20 juta.

Penjualan itu dipandang sebagai kepiawaian bisnis Kalanick, banyak yang menilai Redswoosh akan hilang begitu saja. Tapi Travis mampu menjualnya dengan harga tinggi.

"Dia akan tetap bangun pagi meski timnya meninggalkannya dan dia masih tetap berhasil. Ini adalah sesuatu yang inspiratif di mana ketika semuanya berjalan berat, dia tetap terus berjalan," kata salah seorang pegawai Redswoosh.

Kelahiran Uber

Selepas Redswoosh, Kalanick sudah lumayan kaya, punya rumah sendiri yang besar. Tapi dia masih merasa gagal dan terus berusaha mencari ide bisnis selanjutnya.

Pada tahun 2008, Kalanick dan penggiat startup lain bernama Garret Camp menghadiri konferensi teknologi LeWeb di Paris untuk mencari ide. Salah satunya adalah aplikasi penyewaan mobil. Tapi ide aplikasi itu dianggap kurang menarik dibanding ide yang lain

Sekembalinya ke San Francisco, Kalanick sudah agak melupakan ide penyewaan mobil itu, tapi tidak dengan Camp. Ia terobsesi dengan ide itu, kemudian membeli nama domain UberCab.com. Camp berhasil meyakinkan Kalanick kalau mereka akan berhasil.

Layanan UberCab pun lahir di San Francisco pada tahun 2010 dengan dana terbatas dan sedikit karyawan. Kemudahan yang ditawarkan aplikasi ini, di mana pengguna tinggal memanggil taksi dan membayar dengan kartu kredit, membuatnya mulai dilirik.

Begitulah, sisanya adalah sejarah gemilang meski tak lepas dari kontroversi. Uber kini adalah startup sangat terkenal, beroperasi di banyak negara dan nilainya lebih dari USD 60 miliar. Kalanick sendiri kaya raya dengan uang senilai USD 6,3 miliar atau di kisaran Rp 83 triliun. Pacarnya pun cantik jelita, seorang pemain biola bernama Gabi Holzwarth.

Apa kuncinya? Kerja keras dan kepercayaan diri tinggi. Meskipun banyak juga yang menganggapnya sombong dan kurang ajar. Ada prediksi kalau suatu saat Kalanick akan berada di liga yang sama dengan Bill Gates atau Steve Jobs.

"Ada pendapat kalau para pendiri perusahaan punya DNA istimewa yang membuat mereka menjadi pemimpin besar. Ada nama seperti Bill Gates, Steve Jobs, Larry Ellison, Michael Dell, Larry Page, Sergey Brin, Mark Zuckerberg, dan sebagainya. Dalam opiniku, Travis akan masuk daftar itu. Mungkin ia akan melakukannya dengan Uber atau perusahaan lain," kata Ed Hubbard, salah satu kolega Kalanick.

Tapi tantangan besar menghadang Uber dan perusahaan sejenisnya, misalnya Grab. Protes pada mereka tak juga berhenti, terutama dari para sopir dan perusahaan taksi yang menganggap Uber ilegal dan mencuri nafkah mereka.

"Saya pikir mereka adalah pencuri. Mereka mulai dengan beroperasi secara ilegal, tanpa menaati regulasi dan tidak berkompetisi dengan fair. Itulah sebabnya mereka menjadi besar," kata Barry Korengold, presiden San Francisco Cab Drivers Association.

Dan belakangan banyak badai menghadang Uber. Bahkan ada yang menyebut Travis Kalanick sudah tak pantas lagi menyandang posisi CEO. Kita nantikan saja apa yang terjadi selanjutnya.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Detik.com
Kategori : Internasional, Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Sabtu, 10 Juni 2017 16:24 WIB
Hacker Rusia Incar Perbankan di Indonesia
Senin, 29 April 2019 22:15 WIB
Bos Xiaomi Kalah Taruhan Rp 2 Triliun
Kamis, 10 Agustus 2017 15:15 WIB
Riau Tuan Rumah Hakteknas 2018
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Kejari Rohil dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai Teken MoU
Kamis, 18 Juli 2019
Pemkab Rohil akan Tanggung Biaya Kuliah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unri
Kamis, 18 Juli 2019
BPS Inhu Latih Petugas Sarkernas
Kamis, 18 Juli 2019
Musim Kemarau, TNI di Kampar Gencar Patroli Karlahut

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah
Minggu, 14 Juli 2019
ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 18 Juli 2019
Unilak-Pegadaian Teken MoU di Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM
Selasa, 16 Juli 2019
34 Mahasiswa UiTM Perlis Malaysia Ikuti Internship Programme di UIR
Selasa, 16 Juli 2019
2 Mahasiswa Unilak Bersaing dengan 336 Peserta di National University Debating Championship Surabaya
Jumat, 12 Juli 2019
Mahasiswa UNRI Gandeng Pertamina Sei Pakning Tanam Pohon Mangrove di Desa Tanjung Leban

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
PTPN5
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www