Minggu, 21 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Survei: Makin Tua Seseorang, Makin Permisif Terhadap Korupsi
Kamis, 15 Juni 2017 14:42 WIB
Survei: Makin Tua Seseorang, Makin Permisif Terhadap Korupsi
JAKARTA (CAKAPLAH) - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei teranyar soal pandangan dan pengalaman masyarakat Indonesia terhadap tindak korupsi.


Survei ini mengukur Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) yang juga mewakili seberapa besar tingkat permisivitas masyarakat Indonesia atas korupsi.

Deputi Statistik Sosial BPS Sairi Hasbullah menjelaskan, tindak korupsi yang diukur dalam survei ini lebih cenderung korupsi 'kecil-kecilan' seperti aksi suap dalam pengurusan surat berharga, pemberian uang saat periode kampanye pemilu, atau tindak korupsi lain yang ditemui di masyarakat.

Dari survei yang melibatkan sampel dari 10 ribu rumah tangga di 33 provinsi dan 170 kabupaten/kota di Indonesia, lanjut Sairi, disebutkan bahwa masyarakat Indonesia sudah cukup anti-korupsi. Indeks Perilaku Anti Korupsi di Indonesia menyentuh angka 3,71 dari skala nol hingga lima.

Sairi menyebutkan, capaian ini lebih tinggi dibanding IPAK yang diukur tahun 2016 lalu sebesar 3,59. Bahkan, tren anti korupsi terus menunjukkan kenaikan sejak survei ini pertama kali dilakukan pada tahun 2012 lalu.

Berturut-turut sejak 2012 hingga 2015, IPAK masyarakat Indonesia tercatat sebesar 3,55 di 2012, 3,63 di 2013, 3,61 di 2014, dan 3,59 di 2015. Pemerintah menargetkan Indeks Perilaku Anti Korupsi masyarakat Indonesia mencapai 4 pada 2019 mendatang.

"Namun, ada kalanya masyarakat bilang anti korupsi, namun mereka sendiri tetap melakukannya," ujar Sairi dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Kamis (15/6/2017).

BPS kemudian membagi lagi indeks anti-korupsi terhadap dua hal yakni dimensi persepsi atau pendapat masyarakat atas korupsi dan dimensi pengalaman yang menunjukkan pengalaman koruptif masyarakat. Sairi melanjutkan, berdasarkan dimensi persepsi terlihat bahwa masyarakat Indonesia semakin antikorupsi.

Terlihat dari angkanya yang terus meningkat sejak 2012 hingga 2017. Namun dari segi pengalaman, terlihat bahwa masyarakat cenderung melakukan tindak korupsi yang semakin sering. Meski perilaku korupsi 'kecil-kecilan' sempat menurun sepanjang 2012 hingga 2016, namun angkanya melonjak lagi di tahun 2017.

"Artinya, ketidaksukaan masyarakat terhadap korupsi itu tinggi. Namun pengalamannya semakin korup. Atau bahasanya, lain yang diucapkan lain yang diperbuat," ujar Sairi.

Sementara itu dilihat dari segi pendidikan, survei IPAK menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memberi sumbangan atas sikap antikorupsi. BPS menyebutkan, angka IPAK untuk SMP sebesar 3,58 (skala 0-5). Angkanya membaik untuk SMA dengan nilai 3,99 dan pendidikan di atas SMA dengan nilai 4,09.

Uniknya, angka IPAK justru melorot bila disandingkan dari sisi usia individu. Usia 40 tahun ke bawah memiliki nilai IPAK 3,71. Sedikit meningkat untuk usia 40 hingga 59 tahun dengan nilai antikorupsi 3,74. Namun, untuk usia di atas 59 tahun, IPAK-nya 'hanya' 3,62.

"Semakin tua semakin permisif terhadap korupsi. Yang muda-muda lebih anti korup dan idealis," ujar Sairi.

BPS juga membagi persepsi terhadap kebiasaan anti korupsi ke dalam tiga lingkup utama yakni keluarga, komunitas, dan publik. Di lingkup keluarga misalnya, BPS mengungkapkan data bahwa persentase masyarakat yang menganggap tidak wajar sikap istri yang menerima uang dari suami di luar kezaliman dan tanpa mempertanyakan dari mana uang tersebut berasal, mengalami peningkatan dari 52,89 persen di tahun 2015 menjadi 56,21 persen di tahun 2017.

Tak hanya itu, persentase masyarakat yang menganggap tidak wajar orang tua mengajak anaknya dalam kampanye pilkada demi mendapatkan uang lebih banyak meningkat dari 64,57 persen di tahun 2015 menjadi 68,43 persen di tahun 2017.

Dari sisi lingkup komunitas, persentase masyarakat yang menganggap tidak wajar pemebrian uang kepada ketua RT/RW/Kades/Lurah ketika melaksanakan hajatan meningkat dari 22,19 persen di tahun 2015 ke 35,77 persen di tahun 2017. Sementara dari sisi publik, persentase masyarakat yang menganggap tidak wajar perilaku memberi uang kepada petugas untuk mempercepat urusan administrasi KTP dan KK meningkat dari 41,4 persen di tahun 2015 menjadi 48,54 persen di tahun 2017.

Editor : Jef Syahrul
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Nasional, Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 03 Juli 2019 12:22 WIB
Impor Riau Naik 49,94 Persen
Kamis, 04 Juli 2019 08:48 WIB
Nilai Tukar Petani di Riau Merosot
Senin, 10 Juni 2019 13:34 WIB
Mei 2019, Riau Alami Inflasi 0,68 Persen
Minggu, 12 Mei 2019 08:37 WIB
Triwulan I, Ekonomi Riau Tumbuh 2,88 Persen
Senin, 06 Mei 2019 08:56 WIB
April, Petani Riau Defisit
Selasa, 09 April 2019 12:35 WIB
Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp14.155 per USD
Selasa, 04 Desember 2018 10:08 WIB
NTP November Turun, Petani Riau Defisit
Senin, 10 September 2018 17:26 WIB
Juli, Ekspor Riau Naik 8,75 Persen
Senin, 03 Desember 2018 18:44 WIB
Tiket Pesawat Mahal Pemicu Inflasi di Riau
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 20 Juli 2019
TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Aktifkan Patroli Terpadu Cegah Karhutla
Sabtu, 20 Juli 2019
TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Puncak Kompe 'Bersolek' dengan Pohon Durian, Mahani dan Ketapang
Sabtu, 20 Juli 2019
Tingkatkan Kualitas Aparatur, Desa Laboi Jaya Gelar Pelatihan Pembinaan Kelembagaan Desa 
Sabtu, 20 Juli 2019
Meresahkan Warga, Babinsa Koramil 12/XIII Koto Kampar Ingatkan Pemuda untuk Hindari Balapan Liar

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Unri Gelar Penyuluhan Narkoba dan Etika Berlalu Lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Abdimas UNRI Beri Penyuluhan kepada Siswa SMPN 1 Rumbio Jaya Soal Berumah Tangga
Kamis, 18 Juli 2019
Unilak-Pegadaian Teken MoU di Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM
Selasa, 16 Juli 2019
34 Mahasiswa UiTM Perlis Malaysia Ikuti Internship Programme di UIR

Kampus lainnya ...

PTPN5
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www