Rabu, 24 April 2019

Breaking News

  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA   ●   
  • Prabowo: Jaga TPS Kita Dari Pemilih Hantu!
Muhibbah

Suara Habib Rizieq dari Arab Saudi: Rekonsiliasi atau Revolusi
Sabtu, 17 Juni 2017 08:14 WIB
Suara Habib Rizieq dari Arab Saudi: Rekonsiliasi atau Revolusi
Habib Rizieq
(CAKAPLAH) - Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab kembali melakukan komunikasi melalui telepon dari Arab Saudi. Ia berkomunikasi usai acara diskusi yang diselenggarakan oleh GNPF MUI di Hotel Balairung Matraman Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017).


Acara yang bertajuk Silaturahim dan Konsolidasi Nasional "Uji Shahih Alat Bukti Elektronik dalam Kasus Chatting HRS" itu, hadir sejumlah pihak menjadi pembicara. Di antaranya Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra, Pengacara Azis Yanuar, Ahli Telematika ITB Hermansyah, serta Dosen Hukum Pidana UI Akhiar Salmi.

Dalam sambungan teleponnya usai berbuka puasa, Rizieq menyinggung sejumlah hal. Termasuk alasan kenapa dia saat ini berada di Arab Saudi, meskipun kasus hukumnya sedang bergulir.

"Bahwa ketidakhadiran saya saat ini di Indonesia, perginya saya ke luar dari Indonesia ke tanah suci bukan bentuk pelarian dari tanggung jawab hukum. Akan tetapi merupakan bentuk perlawanan terhadap kezaliman, perlawanan terhadap kebatilan, perlawanan terhadap diselewengkannya hukum oleh para penegak hukum," kata Rizieq dalam sambungan teleponnya.

Terkait kasus hukumnya, Habib Rizieq mengaku masih menginginkan diselesaikan melalui jalur rekonsiliasi. Ia mendorong pemerintah untuk mengedepankan dialog dan musyawarah untuk menghentikan kegaduhan yang ada. Namun menurut Habib Rizieq, upaya rekonsiliasi tersebut selalu gagal karena ditolak oleh pihak pemerintah.

"Bagi saya di tanah suci, tentu saya selaku pembina GNPF MUI tetap ingin mengedepankan dialog dan musyawarah dengan lebih mengutamakan rekonsiliasi. Akan tetapi kalau rekonsiliasi gagal, kalau rekonsiliasi tetap ditolak oleh pihak di seberang sana, sementara para ulama terus menerus dikriminalisasi, para aktivis terus menerus diberangus kebebasannya, diberangus hak asasi manusianya, dan rakyat jelata terus menerus dipersulit, dan Islam juga terus menerus dimarjinalkan, maka tidak ada kata lain yang harus kita lakukan kecuali lawan," kata dia.

"Jadi sekarang pilihannya ada di hadapan pemerintah, rekonsiliasi atau revolusi," kata Habib Rizieq.

Berikut pernyataan lengkap Habib Rizieq dalam sambungan teleponnya:

Kenapa acara seperti ini harus diapresiasi? Bagi saya dan kawan-kawan yang peduli kepada persoalan kriminalisasi ulama dan aktivis, maka silaturahim maupun konsolidasi nasional seperti ini merupakan salah satu bentuk perlawanan. Bahkan, ini masuk kategori perlawanan cerdas. Sekali lagi saya sampaikan perlawanan cerdas.

Jadi bentuk perlawanan kita terhadap kezaliman, kebatilan, dan kemunkaran memang harus beragam, dan ini salah satu bentuk yang sangat efektif dan produktif, dengan menyerap pendapat para pakar, para ahli, untuk kemudian disosialisasikan ke masyarakat, agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam rekayasa-rekayasa dan penyesatan opini yang bersumber dari berbagai macam fitnah dan kebohongan.

Karena itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada segenap panitia penyelenggara, seluruh pimpinan GNPF MUI, dan kepada segenap para pembicara serta para peserta, mudah-mudahan kumpulnya anda pada sore hari ini di tempat ini, akan menjadi penyebab turunnya rahmat dan barakah. Pada kesempatan ini secara khusus saya ingin menyampaikan terima kasih kepada bapak Profesor Yusril Ihza Mahendra yang telah banyak memberi kontribusi-kontribusi, pendapat-pendapat dan pernyataan-pernyataan yang sangat produktif dan sangat-sangat memperhatikan betul aspirasi Umat Islam seantero negeri.

Maka itu saya pernah katakan kepada beliau yang saya hormati, bahwa ketidakhadiran saya saat ini di Indonesia, perginya saya ke luar dari Indonesia ke tanah suci bukan bentuk pelarian dari tanggung jawab hukum, akan tetapi merupakan bentuk perlawanan terhadap kezaliman, perlawanan terhadap kebatilan, perlawanan terhadap diselewengkannya hukum oleh para penegak hukum.

Karena itu sekali lagi. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada kepada beliau di mana beliau juga telah memberikan usulan-usulan dan saran-saran yang luar biasa, di antaranya adalah usulan tentang rekonsiliasi ulama dan umarah. Ini satu usulan yang brilian karena pada dasarnya GNPF MUI jauh dari sebelum digelarnya aksi bela Islam 1, 2, 3, dan seterusnya, itu telah mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk kita duduk dialog, untuk kita duduk musyawarah, terhadap berbagai macam persoalan bangsa.

Tapi semua permohonan tersebut selalu ditolak, selalu diabaikan, entah apa sebabnya. Tapi yang jelas, para habaib dan para ulama di GNPF MUI tidak pernah bosan, terus menerus menyerukan dialog dan musyawarah untuk mewujudkan rekonsiliasi. Karena itu kepada bapak Yusril Ihza Mahendra maupun kawan-kawan yang lainnya perlu membuat satu format yang tepat bagaimana rekonsiliasi yang bisa mengantarkan kepada kedamaian dan menyetop segala kegaduhan.

Bagi saya di tanah suci, tentu saya selaku pembina GNPF MUI tetap ingin mengedepankan dialog dan musyawarah dengan lebih mengutamakan rekonsiliasi. Akan tetapi kalau rekonsiliasi gagal, kalau rekonsiliasi tetap ditolak oleh pihak di seberang sana, sementara para ulama terus menerus dikriminalisasi, para aktivis terus menerus diberangus kebebasannya, diberangus hak asasi manusianya, dan rakyat jelata terus menerus dipersulit, dan Islam juga terus menerus dimarjinalkan, maka tidak ada kata lain yang harus kita lakukan kecuali lawan.

Jadi sekarang pilihannya ada di hadapan pemerintah, rekonsiliasi atau revolusi.

Itu saja yang bisa sampaikan dari tanah suci, semoga anda semua senantiasa dilindungi diberkahi Allah SWT, sampai jumpa di tanah air, selamat berbuka puasa.
Editor : Ali
Sumber : Kumparan.com
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 06 April 2019
KPU Siapkan Surat Suara Braille Untuk Penyandang Disabilitas
Sabtu, 06 April 2019
Dishub Pekanbaru Tertibkan 12.300 Lampu PJU Boros Energi
Sabtu, 06 April 2019
9 Kabupaten dan Kota di Riau Belum Tuntaskan LHKPN ke KPK
Sabtu, 06 April 2019
Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 4 Kilometer, BMKG: Bukan Asap
Sabtu, 06 April 2019
Riau Segera Miliki Lapas Khusus Napi Narkoba
Sabtu, 06 April 2019
10 Nama Calon Komisioner KPU Meranti Diumumkan
Sabtu, 06 April 2019
Kisah Alquran Berusia Hampir 1000 Tahun di Indonesia Timur
Sabtu, 06 April 2019
PPP Riau Tiadakan Kampanye Akbar
Sabtu, 06 April 2019
Usulan Perampingan OPD Pemprov Riau Segera Diserahkan ke Kemenpan RB
Sabtu, 06 April 2019
Disdik Larang Sekolah di Pekanbaru Pungut Uang Perpisahan
Sabtu, 06 April 2019
KPK Sita Brankas Berisi Rp46 Miliar di Kementerian PUPR, Ternyata Ada Mata Uang Israel
Sabtu, 06 April 2019
Keluarga Korban Tragedi Lion Air JT610 Gugat Boeing
Senin, 01 April 2019
Polisi Belum Limpahkan Berkas Guru Cabul di Siak
Senin, 01 April 2019
100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres
Senin, 01 April 2019
Kapolsek Mengaku Diarahkan Galang Dukungan ke Jokowi di Jabar, Bagaimana di Riau?
Senin, 01 April 2019
Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang
Senin, 01 April 2019
Pemilih Diingatkan Jangan Minta Uang ke Caleg, KPK: Itu Bahaya!
Senin, 01 April 2019
Jarak Pandang 3 Wilayah Di Riau Terbatas
Senin, 01 April 2019
Firdaus Boyong Seluruh OPD ke Kantor Baru, BPKAD Masih Tinggal di Sudirman
Senin, 01 April 2019
Belum Ada Kepastian JCH Riau Akan Berangkat Lewat Embarkasi Mana
Selasa, 26 Maret 2019
Jadi Saksi Dugaan Korupsi Pipa Transmisi, Wakil Bupati Bengkalis Banyak Mengaku Lupa
Selasa, 26 Maret 2019
Besok, Rocky Gerung Akan 'Mengakal-Sehatkan' Pekanbaru
Selasa, 26 Maret 2019
5.750 Guru Honorer di Pekanbaru Segera Terima Insentif
Selasa, 26 Maret 2019
Saat Ini Pemilu 2019 Berada Dalam Masa Krusial
Selasa, 26 Maret 2019
Hebat, Wanita Ini Jadi Anggota Militer AS Berhijab Pertama
Selasa, 26 Maret 2019
Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Jadi Contoh Daerah di Indonesia
Selasa, 26 Maret 2019
Firdaus akan 'Coret' Sejumlah Kegiatan APBD 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Sama-sama Kena Jerat, Karyawan GCN Selamat Dari Terkaman Harimau
Selasa, 26 Maret 2019
Langkah Asri Jadi Pimpinan DPRD Riau akan Pengaruhi Perolehan Suara Demokrat
Selasa, 26 Maret 2019
Pergi Buang Air, Warga Rengat Hilang Misterius di Kelok 9 Sumbar
Selasa, 26 Maret 2019
Pemprov Riau Bantuk Pansel Pemilihan Dirut Bank RiauKepri
Sabtu, 09 Maret 2019
Oknum Guru dan Kepsek Cabuli Murid di Riau, Begini Respon Mendikbud
Sabtu, 09 Maret 2019
Ribuan Relawan Ganti Presiden akan Turun Sambut Kedatangan Prabowo ke Riau
Sabtu, 09 Maret 2019
Mendikbud Sebut Persiapan UN 2019 Sudah Matang
Sabtu, 09 Maret 2019
Prabowo akan Datang ke Riau 13 Maret
Sabtu, 09 Maret 2019
Dianggap Tak Pro Guru Soal Tunjangan Profesi, Ini Respon Ketua PGRI Pekanbaru
Sabtu, 09 Maret 2019
Jarak Pandang di Pekanbaru 4 KM, Tapi Kata BMKG Bukan Karena Kabut Asap
Sabtu, 09 Maret 2019
Emak-Emak di Rohul Mengeluh Harga Bawang Merah Naik
Sabtu, 09 Maret 2019
Terus Meluas, Sudah 1.686 Hektare Lahan Terbakar di Riau
Sabtu, 09 Maret 2019
BPN Prabowo Sindir Banjir di Tol Madiun: Tidak Sengaja Terbangun 'Tol Laut'
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 23 April 2019
Baut Jembatan Dicuri, Firdaus: Mari Kita Sama-sama Menjaga dan Mengawasinya
Selasa, 23 April 2019
Selesaikan Tapal Batas Desa, Pemkab Rohul Gelar Rakor Penyelenggaraan Penetapan dan Penegasan Batas Desa
Selasa, 23 April 2019
Pemerintah Siapkan Beasiswa Kuliah di Kampus Ternama untuk Anak Bengkalis
Selasa, 23 April 2019
Pihak Pelapor Minta Majelis Hakim Perkara Suratno dan Teten Diganti

Serantau lainnya ...
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia
Kamis, 04 April 2019
Ajak Masyarakat Bersepeda 35 Kilometer, ABG Gowes Pekanbaru Siapkan Puluhan Hadiah
Selasa, 26 Maret 2019
Heboh, Puluhan Nomor Janda Tersebar di Pesan Berantai WA
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 03 April 2019
Bangun Gedung Centra Industri IKM Sagu untuk Mendorong Cluster Sagu Meranti
Jumat, 22 Maret 2019
Jemput Bola, 16 Anggota DPRD Bengkalis Usulkan Rp1,14 Triliun Penanganan Abrasi ke BNPP
Rabu, 13 Maret 2019
BKKBN Riau Berpacu dengan Waktu Capai Target Program KKBPK
Rabu, 06 Maret 2019
Kota Pekanbaru Sukses Gelar HUT Damkar ke 100 yang Dihadiri Mendagri

Advertorial lainnya ...
Senin, 22 April 2019
OnePlus 7 Pro Punya Kamera Belakang 48 MP?
Senin, 22 April 2019
Inilah Harga ASUS Zenfone Live L2 di Indonesia
Kamis, 14 Maret 2019
Susul Instagram dan Facebook, WhatsApp Ikut Bermasalah
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 17 April 2019
PSB Unri Gelar Diskusi Refleksi Riset Aksi Restorasi Gambut Riau, Lahirkan 6 Rekomendasi
Sabtu, 13 April 2019
Unilak Wisuda 768 Lulusan, Eva Juliana Raih IPK Nyaris Sempurna
Senin, 08 April 2019
Rektor UiTM Malaysia Siap Bantu UIR Masuk 100 Top Nasional
Senin, 08 April 2019
291 Mahasiswa PCR Ikuti Pembekalan dan Uji Sertifikasi Komptensi Tenaga Kerja Konstruksi

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler
PTPN5
Foto
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri
Selasa, 02 April 2019
Warga Desa Lalang Kabung Menanam 300 Batang Pohon
Senin, 25 Maret 2019
Rumah Layak Untuk Andini

CSR lainnya ...
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www