Selasa, 19 Februari 2019

Breaking News

  • Insiden Perusakan Baliho Demokrat, AHY Susul SBY ke Riau   ●   
  • Plt Gubri: Hari Pahlawan Momentum Menebar Rasa Cinta Tanah Air   ●   
  • Hari Ini Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan   ●   
  • Walikota Terbitkan SE Moratorium PNS Pindah Masuk ke Pemko Pekanbaru   ●   
  • Waspadai HIV/AIDS dan LGBT, Disdik Minta Guru dan Orang Tua Awasi Anak Didik   ●   
  • Selundupkan Sabu-sabu dari Malaysia, Warga Asal Aceh Diciduk KPPBC Dumai   ●   
  • Tak Bayar Pajak, Bapenda Segel Tiang Reklame di Pekanbaru   ●   
  • Pemkab Bengkalis Galang Dana Rp263 Juta untuk Korban Bencana di Sulteng   ●   
  • PAN Riau Sayangkan DPRD Kuansing Lambat Memproses PAW Andi Nurbay   ●   
  • BPBD Riau Kirim Kantong Mayat dan Bantuan Logistik ke Daerah Siaga Darurat Banjir
Muhibbah
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


Ingin Masukan Barang Milik Negara dalam Kawasan Pertambangan, SKK Migas Malah Salah Tempat
Rabu, 12 Juli 2017 17:03 WIB
Ingin Masukan Barang Milik Negara dalam Kawasan Pertambangan, SKK Migas Malah Salah Tempat
Syahrial Abdi
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), dan sejumlah petinggi PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI), menggelar pertemuan membahas terkait permohonan memasukan barang milik negara dalam peta kawasan pertambangan.


Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Rabu (12/7/2017) itu para petinggi SSK Migas dan CPI disambut Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, Syahrial Abdi.

Namun ternyata permintaan SSK Migas soal memasukkan permohonan barang milik negara dan peta pertambangan kepada Pemprov Riau tidak tepat. Karena perihal tersebut sepenuhnya kewenangan Pemerintah Pusat, mesti lokasinya berada di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Petambangan-ESDM Provinsi Riau, Syahrial Abdi usai menggelar pertemuan kepada CAKAPLAH.COM, Rabu (12/7/2017) mengatakan memang di Riau terdapat wilayah kerja SKK Migas berupa blok-blok, dan kewenangan sepenuhnya berada di pusat. Namun eksisting itu sudah lama kira-kira 90 tahun lalu.

"Soal wilayah kerja ini kan sudah lama, kemudian diperkuat dengan adanya Undangan-Undang Nomor 23 Tahun 2014 soal Kewenangan Pusat dan Daerah. Mereka SKK Migas mengajukan lahan seluas 8.020 hektare masuk dalam kawasan hutan untuk dikeluarkan," bebernya.

Dari jumlah itu, lanjut mantan Penjabat Bupati Kampar ini, ada sebanyak 477 hektare masuk dalam kawasan hutan lindung dan konservasi. Yang kemudian dilakukan pembebasan oleh Chevron.

"Tapi untuk kawasan peruntukan pertambangan di dalam RTRW kalau daerah yang diminta untuk diusulkan itu sangat tidak tepat. Sebab sudah menjadi domain Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN). Memang ada kemungkinan bisa, tapi dengan cara mengajukan skema itu ke Dirjen Planologi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ujarnya.

Karena itu, Syahrial Abdi menyarankan kepada SKK Migas dan PT CPI untuk menyelesaikannya di tingkat pusat terlebih dahulu. Sedangkan Pemprov Riau dalam persoalan ini akan membicarakan dengan Tim Pansus RTRW di DPRD Riau.

Pihak SKK Migas dan PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI) akan mengikuti usulan dan saran dari Pemprov Riau, untuk memasukkan permohonan barang milik negara dan peta pertambangan. Pemprov Riau mengusulkan permohonan itu langsung dilakukan ke pemerintah pusat saja.

Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagut, Hanif Rusdi kepada CAKAPLAH.COM usai pertemuan mengakui dan tak menduga, kalau langkah yang dilakukan pihaknya salah. Untuk itu, pihaknya bersama PT CPI akan mengusulkan permohonan itu ke Pemerintah Pusat.

"Jadi Pemprov Riau mengusulkan agar kita langsung ke pusat. Ya tentu akan kita coba dengan cara mengirim surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk pembebasan seluas 8.020 hektare dari kawasan hutan," katanya menerangkan.

Karena kawasan pertambangan itu milik negara, lanjut Hanif, mestinya tidak perlu lagi dengan cara pinjam pakai. Sebab itu milik negara, dan kegiatan pertambangan Migas sudah bisa dilakukan.

"Sebenarnya ini soal kewenangan saja. Kita hanya ingin melibatkan Pemprov Riau. Memang RTRW masih di Pansus. Namun dari penjelasan pertemuan tadi, karena itu barang milik negara tidak ada urusannya dengan Pemprov Riau," tukasnya.
Penulis : Amin
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Riau, Pemerintahan, Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?

Berita Terkait
Sabtu, 02 Februari 2019 11:00 WIB
11 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Selasa, 19 Februari 2019 17:34 WIB
Besok 5 Komisioner KPU Riau Dilantik di Jakarta
0 Komentar
Berita Pilihan
Selasa, 12 Februari 2019
Warga yang Punya KTP Setelah Penetapan DPT akan Masuk Pemilih Khusus
Selasa, 12 Februari 2019
Polri Apresiasi BEM UIR Ciptakan Pemilu Damai dan Anti Hoax
Senin, 11 Februari 2019
Cemarkan Nama Baik Bupati Bengkalis, Toro Divonis 1 Tahun Penjara
Senin, 11 Februari 2019
Jaringan Listrik Terganggu saat Hujan Deras, Ranting Patah Penyebabnya
Senin, 11 Februari 2019
Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Senin, 11 Februari 2019
Polisi Akhirnya Tahan Kades Pedekik, Bengkalis
Senin, 11 Februari 2019
Mendagri Sebut Gubernur Riau Terpilih Dilantik 20 Februari
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 19 Februari 2019
Bupati Yopi: Layani Rakyat Seperti Melayani Saya
Selasa, 19 Februari 2019
Koordinator BPP Se Inhu Terima SK Penempatan
Selasa, 19 Februari 2019
SK PNS Bidan, Dokter PTT dan Penyuluhan Pertanian Sudah Diteken Bupati Inhu
Selasa, 19 Februari 2019
Kejari Rohil Teken Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Serantau lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu
Rabu, 26 Desember 2018
Optimisme Para Perempuan Bekerja, Berpikir Mampu dan Tidak Membatasi Diri
Kamis, 06 Desember 2018
Usai Dapatkan 10 Bus dari Kemenhub, Ayat Ajak Masyarakat Naik Bus TMP
Rabu, 05 Desember 2018
Bupati Mursini Hadiri Rapurna TMMD TA 2018 di Mabes TNI Cilangkap

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 15 Februari 2019
Peringati HUT Kabupaten Kampar-69, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Kamis, 14 Februari 2019
Pokok-pokok Pikiran Dewan Tahun 2019 Diparipurnakan, Ini Isinya
Selasa, 12 Februari 2019
Sebelum Dilantik jadi Gubernur, Syamsuar Pamitan di 14 Kecamatan se Kabupaten Siak
Selasa, 11 Desember 2018
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham

Advertorial lainnya ...
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup
Sabtu, 29 Desember 2018
Pembaruan Bikin Jengkel Pengguna, Instagram Minta Maaf
Kamis, 27 Desember 2018
Pentingnya OPD Pemerintah Menggunakan ISP Berizin, Bila Tak Ingin Terkena Pidana
Sabtu, 01 Desember 2018
Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis dan Digital Security Perum Peruri

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit
Senin, 01 Oktober 2018
Sering Salah, Begini Cara Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 17 Februari 2019
Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Jambi, Bengkalis
Kamis, 14 Februari 2019
Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
Rabu, 30 Januari 2019
Lahirkan Generasi PASTI, PCR Hadirkan Bunda Romi di Seminar Guru BK
Sabtu, 26 Januari 2019
Lulusan UIR Diimbau Selalu Gunakan Ilmu Padi

Kampus lainnya ...
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


ACT
Terpopuler

04

IKLAN IMLEK RAPP
Foto
DPM-PTSP HUT CAKAPLAH
Pentas Lumba-lumba
Rabu, 13 Februari 2019
Menjalin Silaturahmi dengan EVP RAPP
Kamis, 31 Januari 2019
PHE Siak Siap Lakukan Pengeboran Eksplorasi Kotalama
Selasa, 29 Januari 2019
PGN Gagas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
Senin, 21 Januari 2019
Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu Disalurkan

CSR lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans
Minggu, 09 Desember 2018
Audi Marissa Batasi Endorse
Sabtu, 08 Desember 2018
Vanessa Ponce de Leon Jadi Juara Miss World 2018

Selebriti lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab
Jumat, 21 September 2018
Ustaz, Kyai: Sebutan di Persia, Pakistan, dan Indonesia

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www