Minggu, 26 Januari 2020

Breaking News

  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa
Yamaha 14012020

Ketum MUI Soal Kasus Victor Nasdem
Redam, Sebelum Umat Turun Tangan
Senin, 07 Agustus 2017 10:14 WIB
Redam, Sebelum Umat Turun Tangan
Victor Laiskodat/Net
(CAKAPLAH) - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin angkat bicara ihwal pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR, Victor Laiskodat. Ma'ruf berpesan agar kasus ini segera diredam melalui jalur hukum. Jangan sampai umat Islam terprovokasi alias turun tangan.


"Umat (Islam) itu kan bagian terbesar dari bangsa. Jangan sampai umat ikut diseret-seret terhadap masalah seperti ini. Jangan terprovokasi," tegas Ma’ruf di Cibubur, Jakarta Timur, kemarin.

Pernyataan tegas Ma'ruf ini menyikapi video pidato Victor yang disampaikan dalam acara deklarasi calon Bupati Kupang di Nusa Tenggara Timur 1 Agustus lalu. Potongan video berdurasi dua menit itu tersebar di medsos dan menjadi Viral.

Video itu bikin geger karena Victor menyebut gerakan khilafah yang disebutnya anti Pancasila itu didukung empat partai di Indonesia yaitu Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat. Dua partai di antaranya, yakni Gerindra dan PAN telah melaporkan Victor ke polisi.

"Sebagian kelompok ini yang hari ini mau bikin negara khilafah. Dan celakanya, partai-partai pendukungnya itu ada di NTT juga. Yang dukung supaya kelompok ini ekstremis tumbuh di NTT, partai nomor satu Gerindra. Partai nomor dua itu namanya Demokrat. Partai nomor tiga namanya PKS. Partai nomor empat namanya PAN. Situasi nasional ini partai mendukung para kaum intoleran," kata Victor dilansir dari sebuah video di Youtube.

Victor juga menafsirkan sendiri apa itu khilafah. "Mengerti dengan khilafah? Semua wajib salat, semua lagi yang di gereja. Mengerti? Mengerti? Negara khilafah tidak boleh ada perbedaan, semua harus salat," ujar Victor.

Selain itu, Victor juga berpesan dirinya tidak mentoleransi kelompok anti Pancasila. PKI sebagai partai terlarang disebutnya sebagai contoh. Sebagai pamungkas, dia mengkritik penolak Perppu Ormas.

"Saya tidak provokasi... Nanti negara hilang kita bunuh pertama mereka sebelum kita dibunuh. Ingat dulu PKI 1965? Mereka tidak berhasil, kita eksekusi mereka. Gue telepon lu punya ketua umum di sana, suruh you jangan tolak-tolak itu perppu yang melarang untuk perppu nomor 2 tahun 2017," pungkasnya.

Ma'ruf sangat berharap umat Islam tidak terprovokasi. Pasalnya, saat ini negara tengah dalam kondisi baik atau kondusif. Jangan sampai, gara-gara omongan Victor Indonesia jadi berpolemik.

"Sekarang kita lagi kondisi bagaimana membangun situasi yang lebih kondusif, bagaimana bangsa ini utuh. Jangan karena masalah satu-dua orang, mungkin umat dan bangsa ini dikorbankan," katanya.

Dia bilang, kasus ini bisa diredam dan selesai melalui jalur hukum. Jangan sampai kasus ini meluas hingga membuat umat bereaksi dan turun tangan. "Kalau dibawa ke umat itu jadi masalah besar. Umat jangan dibawa, kalau mau diproses, proses saja," katanya.

Nah, agar kasus ini cepat selesai, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga mengimbau Victor segera menglarifikasi pidatonya itu. Jangan sampai, pernyataan itu justru menimbulkan kesalahpahaman lebih jauh. "Harus diklarifikasi. Pak Victor itu maksudnya apa?" pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga kemarin belum ada klarifikasi resmi dari Victor ihwal potongan video pidatonya yang beredar di medsos. Namun, Victor sempat memastikan dirinya enggan minta maaf atas tudingannya terhadap empat parpol yang diklaimnya intoleran dan mendukung ormas radikal. "Tak mungkin minta maaf," singkat Victor kepada wartawan seusai kunjungan ke Lapas Atambua, NTT Sabtu (5/8). "Saya kerja dulu nanti kita lihat. Yang pasti tidak akan minta maaf," tambahnya.

Sementara sikap Nasdem tentu membela kadernya. Partai yang dikomandoi Surya Paloh ini bahkan siap memberikan bantuan hukum atas gugatan yang dilakukan Gerindra dan PAN terhadap Victor.

"Jelas dong (memberi bantuan hukum), kan kita satu kesatuan beliau bertugas ke NTT dalam rangka reses bertemu dengaan konstituen. Kemudian di sana menyampaikan kegelisahannya di masyarakat bahwa sudah banyak terjadi intoleransi oleh banyak oknum-oknum LSM, dan kemudian setelah itu ada celetukan dia jawab," ujar Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani.

Irma menyebut, Nasdem berkeyakinan tidak ada niat buruk dari Victor untuk memprovokasi masyarakat. Keyakinan itu dilandasi oleh kepemilikan rekaman video secara utuh atas potongan pidato yang memviral di medsos. "Kalau dilihat dari pidatonya yang pertama sampai terakhir baru jelas apa yang ingin disampaikan beliau. Kalau lihat sepotong-sepotong ya akhirnya jadi tersesat, informasinya sesat, saya menyampaikan jangan melihat informasi sepotong-sepotong," katanya.

Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Bandung, Prof Asep Warlan Yusuf menyatakan, sebaiknya kasus ini segera dituntaskan secara hukum agar masyarakat tidak tersulut. Jangan sampai, aksi umat seperti kasus Ahok terulang.

Asep juga mengatakan, Victor tidak bisa menggunakan hak imunitasnya sebagai anggota dewan untuk menghindari jeratan hukum.
Editor : Ali
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Minggu, 12 Januari 2020 15:13 WIB
Cuaca Riau Akhir Pekan, Hujan Disertai Petir
Sabtu, 25 Januari 2020 20:03 WIB
BNI 46 Sukses Bekap Lamongan Sadang MHS
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 Januari 2020
Banyak Eksploitasi Anak di Pekanbaru, Predikat KLA Dipertanyakan
Jumat, 24 Januari 2020
Taja Rakerda, Asperapi Riau Dorong Program Andalan MICE
Jumat, 24 Januari 2020
PT RAPP Rekrut Putra-Putri Pelalawan untuk Dilatih Jadi Atlet
Kamis, 23 Januari 2020
RAPP Gelar Seminar Nasional K3, Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental dan Bijak Memakai Gadget

Serantau lainnya ...
Jumat, 29 November 2019
Yuk! Coba 6 Aktivitas Seru ini untuk Mengisi Waktu Akhir Pekan Kamu Bersama Anak
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 16 Januari 2020
Gubernur Syamsuar Terima Penghargaan dari Menteri Agama
Rabu, 18 Desember 2019
Sekda Rohul: Kita Cari Pejabat yang Menguasai Bidang dan Punya Inovasi
Rabu, 11 Desember 2019
Galeri Foto: 18 Lokasi, Dihadiri 3.000 Peserta
Rabu, 11 Desember 2019
Program Investasi Sosial PT CPI, VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Januari 2020
Himatika UIR Kembali Buka Pendaftaran Olimpiade Matematika Se-Riau
Rabu, 22 Januari 2020
IDI Riau dan Unilak Kerjasama di Bidang Pendidikan dan Kesehatan
Jumat, 17 Januari 2020
Besok, IMR-UI Gelar Bedah Kampus UI di Hotel Mutiara Merdeka, Gratis!
Jumat, 17 Januari 2020
Tiga Wakil Rektor dan Dua Dekan Unilak Dilantik

Kampus lainnya ...

Hotel Prime Park
Terpopuler
Imlek 2019 RAPP
Foto
HUT Meranti APRIL
Pangeran Hotel
Selasa, 21 Januari 2020
PT Adei Bangun Masjid untuk Masyarakat Desa Kemang Pelalawan
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim

CSR lainnya ...
Minggu, 19 Januari 2020
Priyanka Chopra Rawat Rambut dengan Campuran 2 Minyak Ini
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www