Kamis, 19 Juli 2018

Breaking News

  • Hari Ini 12 Hotspot Terdeteksi di Sumatra   ●   
  • UU Antiterorisme Yang Baru Polri Bisa Langsung Tangkap Tamatan ISIS   ●   
  • LAM Riau Minta Presiden Jokowi Ganti Menteri Agama   ●   
  • BRG Safari Ramadan ke Universitas Riau   ●   
  • RRI Pekanbaru dan Baznas Salurkan Bantuan untuk 30 Keluarga Mustahik   ●   
  • Polres Kampar Siap Amankan dan Lancarkan Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran   ●   
  • Diskes Pekanbaru Siapkan Personel di Posko Mudik Lebaran   ●   
  • Dishub Pasangan Spanduk Imbauan Keselamatan Mudik di Ruas Jalan Provinsi   ●   
  • Plt Walikota Instruksikan ke Camat dan Lurah Dukung Pihak Kepolisian   ●   
  • Kasus Politik Uang, Nur Azmi dan Ajudan Divonis Bebas
Muhibbah

Dari 75.000 Ton, 52.500 Ton Garam Impor Sudah Masuk RI. Untuk Siapa?
Minggu, 13 Agustus 2017 18:07 WIB
Dari 75.000 Ton, 52.500 Ton Garam Impor Sudah Masuk RI. Untuk Siapa?
JAKARTA (CAKAPLAH) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor garam kepada BUMN, PT Garam (Persero), untuk importasi 75.000 ton garam. Impor dilakukan untuk mengatasi kelangkaan yang membuat harga bumbu dapur tersebut melambung tinggi.


Sekretaris Perusahaan PT Garam, Hartono, mengatakan saat ini tercatat sudah ada 52.500 ton garam impor yang masuk dari total kuota impor yang diberikan untuk kebutuhan bahan baku garam konsumsi.

"Hari Sabtu jam 3 dini hari datang lagi garam sebanyak 27.500 ton lewat Tanjung Perak (Surabaya). Jadi kalau tanggal 10 (Agustus) lalu sudah masuk 25.000 ton. Jadi totalnya sekarang yang masuk 52.500 ton," kata Hartono,  Ahad (13/8/2017).

Menurut dia, garam impor pengapalan terakhir dari Australia akan datang pada 21 Agustus mendatang sebanyak 22.500 ton lewat Pelabuhan Belawan di Medan. Sebelumnya, garam impor pertama kali masuk sebanyak 25.000 ton melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten.

"Jadi ada 3 lokasi untuk kedatangan garam impor 75.000 ton ini, pertama Banten, kedua Tanjung Perak, ketiga di Belawan. Karena sesuai hasil ratas, arahnya pintu masuknya melewati 3 pelabuhan. Kita hanya ikuti pemerintah," ungkap Hartono.

Hartono, mengungkapkan garam impor asal Australia itu diperuntukkan sebagai garam konsumsi para Industri Kecil dan Menengah (IKM) di sentra-sentra garam, sebelum kemudian diolah lagi menjadi garam siap konsumsi untuk dijual di pasar-pasar.

"Bukan untuk ke pasar-pasar langsung. Sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian itu diarahkan untuk IKM-IKM. Itu kan bentuknya masih bahan baku garam, nanti akan diolah lagi, baru kemudian dijual lagi oleh IKM ke pasar-pasar," jelasnya.

Diungkapkannya, 75.000 ton garam impor tersebut masih berbentuk bahan baku garam, sehingga belum siap untuk digunakan sebagai garam konsumsi.

"Jadi yang dari impor itu garamnya bentuknya untuk bahan baku dan kasar. Jadi nanti sama IKM diolah lagi supaya dihaluskan, ditambahkan yodium karena masih garam tanpa yodium, dan dikemas untuk kemudian dijual di pasar oleh IKM," tutur Hartono.

Meski sudah mulai masuk sejak 10 Agustus lalu, garam impor tersebut masih tersimpan di gudang PT Garam untuk dilakukan verifikasi dari Kementerian Perindustrian.

"Sementara masih di gudang-gudang kita untuk diverifikasi. Baru kemudian kami didistribusikan ke IKM-IKM. Selain itu juga ini mau masuk panen di petani garam, ini kan sifatnya untuk stimulus saja biar garam bisa turun," terang Hartono.

Sebelumnya, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan, menjelaskan impor yang masuk tersebut dipakai untuk mencukupi kekurangan garam konsumsi yang diproduksi di Juli dan Agustus, lantaran banyak sentra penghasil garam yang gagal panen akibat musim kemarau basah.

Menurut Oke, pada Juli lalu, hanya ada sisa produksi sekitar 6 ribu ton. Artinya, jika ditambah dengan garam impor sebanyak 75 ribu ton, masih ada ruang cukup besar yang dapat diisi oleh sentra garam lokal, dengan asumsi kebutuhan garam konsumsi dalam sebulan sebanyak 100.000 ton.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Detik.com
Kategori : Nasional, Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 Mei 2018 18:30 WIB
Rupiah Melemah, IHSG Berada di Zona Merah
Minggu, 10 Juni 2018 16:16 WIB
April, Nilai Ekspor Riau Turun 1,05 Persen
Minggu, 06 Mei 2018 14:41 WIB
Ekspor Riau Bulan Maret Turun 1.62 Persen
Kamis, 24 Mei 2018 16:17 WIB
BPS: IPM di Riau Meningkat Setiap Tahun
0 Komentar
Berita Pilihan
Senin, 09 Juli 2018
Pemprov Riau Terima Surat Kemenag, Isinya Buat Wagubri Sakit Hati
Senin, 09 Juli 2018
Ditanya Soal Tunggakan PJU, Ini Kata Walikota Firdaus
Senin, 09 Juli 2018
Status Makin tak Jelas, Puluhan Tenaga RTK di Kampar Kembali Unjukrasa
Senin, 09 Juli 2018
Soal Pelantikan Syamsuar-Edy, Pemprov Riau Tunggu Jadwal Kemendagri
Senin, 09 Juli 2018
Dikabarkan 'Nyaleg', Ini Kata Gubernur Andi Rachman
Senin, 09 Juli 2018
24 Atlet Asal Riau Perkuat Indonesia di Asian Games 2018
Senin, 09 Juli 2018
Partisipasi Pemilih Hanya 59,25 Persen, DPRD Riau Akan Evaluasi Anggaran Pilgub
Senin, 09 Juli 2018
PLN Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir, Ini Jadwal dan Lokasinya
Senin, 09 Juli 2018
Rombongan Mahasiswa Bule Takjub Melihat Parade Tari Daerah Riau
Senin, 09 Juli 2018
Gubernur Riau Andi Rachman Terharu Ribuan ASN Beri Kejutan Ulang Tahun Usai Apel
Senin, 09 Juli 2018
Awal Pekan, Harga Cabai Merah dan Hijau Naik di Pekanbaru
Sabtu, 07 Juli 2018
Astaghfirullaah... Baliho Umbar Dada Wanita Terpampang Bebas di Kota Madani
Jumat, 06 Juli 2018
Pengembangan Kawasan Industri Tenayan Masih Menunggu Proses Administrasi
Jumat, 06 Juli 2018
Alasan Keamanan dan Pilpres, Porwanas XIII di Papua Diundur Tahun 2020
Jumat, 06 Juli 2018
Kecewa Enam Elemen Akses Dana Yayasan Belantara, Kaliptra Mundur dari Jikalahari
Jumat, 06 Juli 2018
Amril Ingatkan Warga Hati-hati dengan Informasi Hoax Penerimaan CPNS
Jumat, 06 Juli 2018
Menang Sengketa Informasi Publik, Dendi akan Laporkan KPU dan Bawaslu Riau ke DKPP
Jumat, 06 Juli 2018
Firdaus: Bus TMP akan Kembali Dikelola Perusahaan Daerah
AMSI
Topik
Selebriti Selebriti
Rabu, 18 Juli 2018
Dinar Candy Kapok Buka Baju di Jalan
Selasa, 17 Juli 2018
Wajah 'Jadul' Gisel Bikin Warganet Terheran-heran
Minggu, 15 Juli 2018
Ini Alasan Ashanty Minta Anang Mundur Dari DPR
Jumat, 13 Juli 2018
Gaya Traveling Zaskia Sungkar, Anggun dengan Hijab Syari

Selebriti lainnya ...
Gaya Hidup Gaya Hidup
Selasa, 17 Juli 2018
5 Langkah Ini Bisa Buat Warna Jeans Kamu Tahan Lama
Senin, 16 Juli 2018
4 Kesalahan Merias Alis yang Buat Wajah Terlihat Lebih Tua
Minggu, 15 Juli 2018
10 Kesalahan Makeup yang Bisa Membuat Pria 'Ilfil'
Senin, 09 Juli 2018
Kepribadian Bisa Dilihat Lewat Cara Makeup Lho!

Gaya Hidup lainnya ...
Kesehatan dan Keluarga Kesehatan dan Keluarga
Kamis, 12 Juli 2018
Ahli: Merasa Lebih Muda dari Usia Sesungguhnya Pertanda Otak yang Sehat
Selasa, 26 Juni 2018
Sayuran Ini Ternyata tak Boleh Dijus
Rabu, 30 Mei 2018
7 Manfaat Belimbing Bila Dikonsumsi Ibu Hamil
Selasa, 29 Mei 2018
5 Manfaat Kacang Hijau untuk Menu Buka Puasa Keluarga

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kampus Kampus
Jumat, 05 Januari 2018
UIR Bertekad Jadi Perguruan Tertinggi Terkemuka di Asia Tenggara
Rabu, 29 November 2017
Mubarak Bertekad Jadikan UMRI sebagai Kampus Wisata
Rabu, 25 Oktober 2017
Prodi Ilmu Pemerintahan UIR Tuan Rumah ICODAG dan Kongres Kapsipi
Selasa, 24 Oktober 2017
Bahas Penyeragaman Gelar Akademik, FHS UIN Suska Adakan Seminar

Kampus lainnya ...
Advertorial Advertorial
Sabtu, 02 Juni 2018
Bustami HY: Perkokoh Persatuan Dimomentum Harkitnas
Kamis, 31 Mei 2018
Dinas Perkim Inhil Rencanakan Buka 23 RTH se Inhil
Rabu, 30 Mei 2018
Pj Bupati Inhil: Realisasi Dana Desa Terkendala Peraturan Padat Karya
Senin, 28 Mei 2018
Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Masyarakat di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Tekno dan Sains Tekno dan Sains
Selasa, 17 Juli 2018
Nokia X6 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench
Selasa, 17 Juli 2018
OPPO A3s Dipasarkan dengan Layar 6,2 Inci dan Otak Snapdragon
Minggu, 15 Juli 2018
17 Smartphone Xiaomi Siap Cicipi MIUI 10 Developer
Minggu, 15 Juli 2018
Motorola Perkenalkan Moto E5 Play Android Go Edition

Tekno dan Sains lainnya ...
www www