Kamis, 19 Juli 2018

Breaking News

  • Hari Ini 12 Hotspot Terdeteksi di Sumatra   ●   
  • UU Antiterorisme Yang Baru Polri Bisa Langsung Tangkap Tamatan ISIS   ●   
  • LAM Riau Minta Presiden Jokowi Ganti Menteri Agama   ●   
  • BRG Safari Ramadan ke Universitas Riau   ●   
  • RRI Pekanbaru dan Baznas Salurkan Bantuan untuk 30 Keluarga Mustahik   ●   
  • Polres Kampar Siap Amankan dan Lancarkan Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran   ●   
  • Diskes Pekanbaru Siapkan Personel di Posko Mudik Lebaran   ●   
  • Dishub Pasangan Spanduk Imbauan Keselamatan Mudik di Ruas Jalan Provinsi   ●   
  • Plt Walikota Instruksikan ke Camat dan Lurah Dukung Pihak Kepolisian   ●   
  • Kasus Politik Uang, Nur Azmi dan Ajudan Divonis Bebas
Muhibbah

Delapan Bulan Hanya Hasilkan Satu Perda, FITRA Riau Soroti Anggaran Melimpah di DPRD Riau
Minggu, 20 Agustus 2017 08:34 WIB
Delapan Bulan Hanya Hasilkan Satu Perda, FITRA Riau Soroti Anggaran Melimpah di DPRD Riau

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran (Fitra) Riau menyoroti kinerja anggota DPRD Riau yang lemah dalam menjalankan fungsi legislasi. Padahal anggaran untuk dewan tergolong melimpah.

Koordinator FITRA Riau, Usman mengatakan sebenarnya tidak ada persoalan jika minimnya Perda yang disahkan DPRD dalam satu tahun,asalkan berkualitas. Makkum saja,  tahun ini DPRD riau melalui Sekretariat Dewan mendapat alokasi anggaran mencapai Rp. 324,940,935,357.00.

"Menurut kami tidak jadi persoalan jumlah produk perda yang dihasilkan dalam setahun, akan tetapi haruslah yang berkualitas, karena memang untuk mengesahkan Perda tersebut tidaklah mudah, ini sudah ranah politik, dan pasti ada tarik ulur kepentingan didalamnya," kata Usman kepada CAKAPLAH.COM

Selanjutnya, ia melihat kinerja BP2D (Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Riau, belum maksimal, karena dinilai tidak ada keseriusan dalam menangani permasalahan Perda tersebut.

"Kalau mereka serius, tidak menutup kemungkinan dalam proses pembahasan Ranperda menjadi Perda tersebut bisa banyak selesai dan mencapai target, karena ini untuk kepentingan publik," cakapnya lagi

FITRA juga menyoroti dan meminta bahwa hasil kerja DPRD harus sesuai dengan besarnya anggaran, jangan nanti habis anggaran, hasil kerja tidak tercapai.

"Dalam mengesahkan produk legislasi itu kan ada anggarannya, tidak sedikit, jangan-jangan  nanti anggaran untuk Banleg habis tapi hasil kerjanya tidak ada, ini yang jadi masalah, jadi kita minta ada keseimbangan didalamnya," tukasnya

 Sebagaimana diketahui sebelumnya,  tahun ini DPRD Riau memiliki 33 usulan Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang harus dituntaskan menjadi Ranperda dan Perda. Dari jumlah itu,  19 merupakan prakarsa dari DPRD,  8 prolegda usulan Pemprov Riau dan 6 lainnya merupakan usulan Prolegda tahun lalu.

Sebelumnya, Ketua BP2D DPRD Riau, Sumiyanti, kepada CAKAPLAH.COM, mengatakan,  minimnya jumlah Perda yang sudah disahkan tersebut dikarenakan dalam pembahasan satu perda memerlukan waktu hampir dua bulan.

"Semua masih dalam tahap proses. Karena kalau Perda itukan mekanismenya panjang. Apalagi yang inisiatif DPRD, di Banleg itu bisa kita membahasnya dua bulan. Tergantung kerumitan Raperda tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk satu tersebut cukup banyak proses yang harus dilalui. Dimulai dari pengajuan ke pihak BP2D, pembahasan di paripurna, studi banding, proses di Kementerian Dalam Negeri, dan proses lainnya.

“Untuk paripurna saja itu ada beberapa kali, penyampaian, pandangan fraksi, pandangan kepala daerah, dan juga pengesahan nantinya. Misalkan kita lakukan satu kali paripurna seminggu terkait satu judul Ranperda, artinya untuk paripurna saja sudah satu bulan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Ranperda yang dibahas saat ini dan posisinya sudah sampai tahap akhir. Seperti sudah ada disampaikan pandangan fraksi, dan jawaban pemerintah, dan ada juga masih pembahasan di Pansus.

"Memang saat ini yang sudah disahkan menjadi Perda baru satu yaitu Raperda pelaksanaan hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. Sisanya itu sudah dibahas dan sedang tahap penyelesaian," cakapnya.

Ia menargetkan akhir November sudah bisa selesai dan disahkan menjadi Perda.

Berikut rincian Raperda yang sedang dalam proses:

I. Raperda Prakarsa DPRD provinsi Riau

1. Pedoman Pengakuan Keberadaan Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kearifan Lokal dan Hak MHA yang terkait dengan (Perlindungan Pengolahan Lingkungan Hidup) PPLH. (Sudah tahap penyampaian penjelasan dari pengusul).

2.Penyelenggaraan Ketahanan Pangan. (Sudah tahap penyampaian pandangan umum fraksi).

3. Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

 


4. Revisi Peraturan Daerah no. 2 Tahun 2015 tentang Pembentukan Peraturan Daerah. (Sedang dalam persiapan naskah akademik dan draft).

5. Pelaksanaan Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. (Sudah selesai diparipurnakan).

6. Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

7. Penertiban Izin Pengumpulan Sumbangan lintas Daerah Kabupaten/Kota. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

8. Perlindungan Pemberdayaan Masyarakat Terpencil. (Sedang dalam tahap pembahasan setelah dilaksanakan konsultasi ke Kemendagri).

9. Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Ikan di Provinsi Riau. (sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bamperda).

10. Kemitraan Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan di Provinsi Riau. (belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

11. Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

12. Investasi Pemerintah Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

13. Pengelolaan Dana Bergulir. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

14. Pedoman Pembinaan Karier dan Promosi Jabatan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

15. Perubahan Peraturan Daerah No.6 Tahun 2007 tentang  Kedudukan Protokoler Dan Keuangan Pimpinan Dan Anggota Dprd Provinsi Riau. (Belum di bahas, karena belum ada Naskah Akademik dan Draft).

16. Pengembangan kawasan PEKANSIKAWAN Provinsi Riau. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

17. Pembangunan Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah / Masyarakat Miskin. (Sudah tahap penyampaian penjelasan dari pengusul).

18. Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian pandangan umum fraksi).

19. Kesejahteraan Sosial Proses (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).


II. Usulan Gubernur Riau

1. Rencana Pembangunan Industri Provinsi Riau. (Sudah Tahap Penyampaian Rekomendasi dari Bapemperda).

2. Administrasi Kependudukan. (Sudah Tahap Penyampaian Rekomendasi dari Bapemperda)

3. Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat berdasarkan Hukum Adat. (Belum dibahas, karena belum ada naskah akademik dan Draft).

4. Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Riau. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

5. Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Riau NOmor 12 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. (Sudah tahap penyampaian rekomendasi dari Bapemperda).

6. Revisi Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2015 tentang Pajak  Daerah. (Belum di bahas, karena belum ada naskah akademik dan draft).

7. Biaya Domestik Haji. (Masih di pimpinan, belum di disposisikan ke Bapemperda).

8. Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 5 Tahun 2014 tentang Ketenagalistrikan Daerah. (Sudah dalam tahap pembahasan antara Bapemperda dan pemerintah).

III. Lanjutan Propemperda 2016

1.Pedoman Penyelenggaraan Perkebunan. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

2. Penyelenggaraan Keolahragaan. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

3. Perubahan atas Peraturan Daerah No. 17 Tahun 2003 tentang Penanggulangan Bencana Alam. (Sudah tahap pemBahasn Pansus).

4. Perubahan atas Peraturan Daerah No.7 Tahun 2014 tentang Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daaerah Provinsi Riau 2014-2019. (Sudah tahap pembahasan Pansus).

5. Izin Usaha Tangkap Ikan. (Sudah tahap pembahasan Pansus)

6. Pemberian Insentif dan Kemudahan Penaman Modal. (Sudah tahap pembahasn Pansus)

Penulis : Satria Yonela
Editor : Hadi
Kategori : Kota Pekanbaru, Riau, Pemerintahan, Peristiwa
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 19 Juli 2018
TGB Soal Hubungannya dengan Ustaz Somad Usai Dukung Jokowi
Kamis, 19 Juli 2018
Rizal Ramli: Tinggalkan IMF Dan Bank Dunia Agar Ekonomi Tumbuh Pesat
Kamis, 19 Juli 2018
Maradona: Dalam Lubuk Hatiku, Aku adalah Rakyat Palestina
Kamis, 19 Juli 2018
Kapal Perang Rusia Ditemukan, Angkut Harta Karun Ribuan Triliun
Kamis, 19 Juli 2018
Sirkuit Sachsenring Tetap Masuk Kalender MotoGP 2019
Kamis, 19 Juli 2018
Belum Harmonis dengan Rossi, Marquez: Saya Sudah Minta Maaf
Kamis, 19 Juli 2018
Usai Piala Dunia, Kenapa Harga Ronaldo Anjlok dan Messi Naik?
Kamis, 19 Juli 2018
Wow...! Liverpool Jadikan Pemain 25 Tahun Ini Kiper Termahal Sejagat
Rabu, 18 Juli 2018
KPK Tetapkan Bupati Labuhanbatu Sebagai Tersangka
Rabu, 18 Juli 2018
Eks Sekjen Kemendagri Akui Proyek Pembangunan Gedung IPDN Bermasalah
Rabu, 18 Juli 2018
Hutama Karya Resmi Garap Tol Pekanbaru-Padang
Rabu, 18 Juli 2018
Ditanya Banyak Jalan Rusak, Ini Jawaban Walikota Pekanbaru
Rabu, 18 Juli 2018
Kapitra Ampera Ajukan Syarat Jadi Caleg, Ini Kata PDIP
Rabu, 18 Juli 2018
Bunga Hias Banyak yang Mati, Ini Respon Dinas PU Pekanbaru
Rabu, 18 Juli 2018
Lusa, Pembangunan Masjid Raya Riau Teken Kontrak
Rabu, 18 Juli 2018
DPRD Terus Sisir Kegiatan OPD yang Akan Dirasionalisasi
Rabu, 18 Juli 2018
DLHK: Rasionalisasi Anggaran Penyebab Pemko Pekanbaru Gagal Bangun TPS
Rabu, 18 Juli 2018
Dadang: Progres Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Over Target
Rabu, 18 Juli 2018
Persoalan Tim Transisi Gubernur Terpilih, DPRD Riau: Jangan Ada Ego Sentris
Rabu, 18 Juli 2018
Rumahnya Terbakar, Pengusaha Rumah Makan Mengaku Rugi Miliaran Rupiah
Rabu, 18 Juli 2018
Polemik Tim Transisi, Pengamat: Gubernur Terpilih tak Bisa Memaksa Kehendak
Rabu, 18 Juli 2018
1.773 Pelajar SMA/SMK se Riau Ikuti UN Perbaikan
Rabu, 18 Juli 2018
Soal Keinginan Tim Transisi Ikut Susun RKPD, Andi Tunggu Hasil Konsultasi dengan Mendagri
Senin, 09 Juli 2018
Pemprov Riau Terima Surat Kemenag, Isinya Buat Wagubri Sakit Hati
Senin, 09 Juli 2018
Ditanya Soal Tunggakan PJU, Ini Kata Walikota Firdaus
Senin, 09 Juli 2018
Status Makin tak Jelas, Puluhan Tenaga RTK di Kampar Kembali Unjukrasa
Senin, 09 Juli 2018
Soal Pelantikan Syamsuar-Edy, Pemprov Riau Tunggu Jadwal Kemendagri
Senin, 09 Juli 2018
Dikabarkan 'Nyaleg', Ini Kata Gubernur Andi Rachman
Senin, 09 Juli 2018
24 Atlet Asal Riau Perkuat Indonesia di Asian Games 2018
Senin, 09 Juli 2018
Partisipasi Pemilih Hanya 59,25 Persen, DPRD Riau Akan Evaluasi Anggaran Pilgub
Senin, 09 Juli 2018
PLN Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir, Ini Jadwal dan Lokasinya
Senin, 09 Juli 2018
Rombongan Mahasiswa Bule Takjub Melihat Parade Tari Daerah Riau
Senin, 09 Juli 2018
Gubernur Riau Andi Rachman Terharu Ribuan ASN Beri Kejutan Ulang Tahun Usai Apel
Senin, 09 Juli 2018
Awal Pekan, Harga Cabai Merah dan Hijau Naik di Pekanbaru
Sabtu, 07 Juli 2018
Astaghfirullaah... Baliho Umbar Dada Wanita Terpampang Bebas di Kota Madani
Jumat, 06 Juli 2018
Pengembangan Kawasan Industri Tenayan Masih Menunggu Proses Administrasi
Jumat, 06 Juli 2018
Alasan Keamanan dan Pilpres, Porwanas XIII di Papua Diundur Tahun 2020
Jumat, 06 Juli 2018
Kecewa Enam Elemen Akses Dana Yayasan Belantara, Kaliptra Mundur dari Jikalahari
Jumat, 06 Juli 2018
Amril Ingatkan Warga Hati-hati dengan Informasi Hoax Penerimaan CPNS
Jumat, 06 Juli 2018
Menang Sengketa Informasi Publik, Dendi akan Laporkan KPU dan Bawaslu Riau ke DKPP
Jumat, 06 Juli 2018
Firdaus: Bus TMP akan Kembali Dikelola Perusahaan Daerah
AMSI
Topik
Selebriti Selebriti
Rabu, 18 Juli 2018
Dinar Candy Kapok Buka Baju di Jalan
Selasa, 17 Juli 2018
Wajah 'Jadul' Gisel Bikin Warganet Terheran-heran
Minggu, 15 Juli 2018
Ini Alasan Ashanty Minta Anang Mundur Dari DPR
Jumat, 13 Juli 2018
Gaya Traveling Zaskia Sungkar, Anggun dengan Hijab Syari

Selebriti lainnya ...
Gaya Hidup Gaya Hidup
Rabu, 18 Juli 2018
Trik Makeup Glowing Highlighter yang Lagi Kekinian
Selasa, 17 Juli 2018
5 Langkah Ini Bisa Buat Warna Jeans Kamu Tahan Lama
Senin, 16 Juli 2018
4 Kesalahan Merias Alis yang Buat Wajah Terlihat Lebih Tua
Minggu, 15 Juli 2018
10 Kesalahan Makeup yang Bisa Membuat Pria 'Ilfil'

Gaya Hidup lainnya ...
Kesehatan dan Keluarga Kesehatan dan Keluarga
Kamis, 12 Juli 2018
Ahli: Merasa Lebih Muda dari Usia Sesungguhnya Pertanda Otak yang Sehat
Selasa, 26 Juni 2018
Sayuran Ini Ternyata tak Boleh Dijus
Rabu, 30 Mei 2018
7 Manfaat Belimbing Bila Dikonsumsi Ibu Hamil
Selasa, 29 Mei 2018
5 Manfaat Kacang Hijau untuk Menu Buka Puasa Keluarga

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kampus Kampus
Jumat, 05 Januari 2018
UIR Bertekad Jadi Perguruan Tertinggi Terkemuka di Asia Tenggara
Rabu, 29 November 2017
Mubarak Bertekad Jadikan UMRI sebagai Kampus Wisata
Rabu, 25 Oktober 2017
Prodi Ilmu Pemerintahan UIR Tuan Rumah ICODAG dan Kongres Kapsipi
Selasa, 24 Oktober 2017
Bahas Penyeragaman Gelar Akademik, FHS UIN Suska Adakan Seminar

Kampus lainnya ...
Advertorial Advertorial
Sabtu, 02 Juni 2018
Bustami HY: Perkokoh Persatuan Dimomentum Harkitnas
Kamis, 31 Mei 2018
Dinas Perkim Inhil Rencanakan Buka 23 RTH se Inhil
Rabu, 30 Mei 2018
Pj Bupati Inhil: Realisasi Dana Desa Terkendala Peraturan Padat Karya
Senin, 28 Mei 2018
Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Masyarakat di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Tekno dan Sains Tekno dan Sains
Rabu, 18 Juli 2018
Bos Samsung Diam-diam Sudah Pakai Galaxy Note 9
Rabu, 18 Juli 2018
Inilah Penampakan Asli Xiaomi Mi MAX 3
Selasa, 17 Juli 2018
Nokia X6 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench
Selasa, 17 Juli 2018
OPPO A3s Dipasarkan dengan Layar 6,2 Inci dan Otak Snapdragon

Tekno dan Sains lainnya ...
www www