Jumat, 26 April 2019

Breaking News

  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA   ●   
  • Prabowo: Jaga TPS Kita Dari Pemilih Hantu!
Muhibbah

Serangan 9/11 Dirancang dari Israel?
Rabu, 23 Agustus 2017 21:10 WIB
Serangan 9/11 Dirancang dari Israel?
WASHINGTON (CAKAPLAH) - Fakta mengejutkan disampaikan Dr Kevin Barrett, seorang akademisi Amerika yang telah mempelajari peristiwa serangan 9/11 sejak akhir 2003. Ia mengungkapkan, serangan terorisme pada 11 September 2001 di AS tidak direncanakan di Kabul, Afghanistan, seperti yang diklaim Presiden AS Donald Trump.


Sebaliknya, rencana serangan itu justru diatur oleh unsur-unsur tertentu di Washington, DC, Amerika Serikat dan Tel Aviv, Israel. "Kudeta Zionis 9/11 dilakukan oleh kombinasi antara orang Israel dan Amerika neo-konservatif bersama dengan sayap kanan garis keras di militer Amerika dan badan intelijen yang melepaskan kudeta di Amerika," kata Dr Barrett.

Dr Barrett, anggota pendiri Panel Ilmiah untuk Investigasi 9/11, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan media Iran, Press TV, pada Selasa (22/8/2017). Saat itu ia mengomentari pernyataan yang dibuat Trump dalam pidato kenegaraannya tentang Afghanistan, pada Senin (21/8/2017) di Fort Myer, Virginia.

"9/11, serangan teroris terburuk dalam sejarah kita, direncanakan dan diarahkan dari Afghanistan karena negara tersebut diperintah oleh pemerintah yang memberi kenyamanan dan perlindungan kepada teroris. Penarikan pasukan yang tergesa-gesa akan membuat kekosongan yang akan diisi oleh teroris, termasuk ISIS dan Alqaidah, seperti yang terjadi sebelum 11 September," ujar Trump dalam pidatonya.

Namun, kata Barret, Donald Trump baru saja membawa Amerika Serikat ke sebuah rawa yang tak ada dasarnya di Afghanistan. Dan alasan Trump sama seperti selama 16 tahun terakhir ini, yaitu Afghanistan bertanggung jawab atas serangan di New York dan Washington pada 11 September 2001.

"Saat Trump mencalonkan diri sebagai presiden, dia menunjukkan sikap skeptis terhadap perang asing. Dia menyadari perang di Irak dan Afghanistan telah menghancurkan ekonomi dan infrastruktur Amerika," tambahnya.

Trump juga bersikap skeptis terhadap serangan 9/11. Pada 11 September, Trump langsung mengatakan pasti ada bahan peledak yang digunakan. Dia mengatakan, tidak mungkin pesawat bisa meruntuhkan bangunan itu.

Dan dia benar, seperti yang telah dikemukakan oleh Architects and Engineers for 9/11 Truth. Ribuan arsitek dan insinyur mempertaruhkan reputasi mereka dengan mengungkapkan apa yang terjadi pada tiga gedung pencakar langit, termasuk Gedung 7, pada peristiwa 9/11. "Jelas-jelas itu dikendalikan keruntuhannya," ujar Dr Barrett.

"Jadi pernyataan resmi yang mengatakan adanya pembajakan pesawat yang dikendalikan oleh seorang pria di dalam gua di Afghanistan itu benar-benar menggelikan dan telah sepenuhnya terbantahkan," katanya.

Dan sekarang Donald Trump, yang pernah bersikap skeptis tentang semua ini, menuduh George W Bush sebagai seseorang bertanggung jawab atas 9/11. "Trump yang kita harapkan dapat menjadi seseorang yang akan mengatakan kebenaran tentang apa yang sebenarnya telah terjadi pada Amerika sejak serangan palsu pada 11 September. Semua harapan itu kini melesat," ungkapnya.

Dr Barrett mengatakan sekarang Trump jelas berada di bawah kendali Deep State yang membunuh 3.000 orang Amerika dalam sebuah tindakan pengkhianatan tingkat tinggi pada 11 September 2001. Serangan 11 September 2001, yang juga dikenal sebagai serangan 9/11, merupakan serangkaian serangan di AS yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Serangan ini juga menyebabkan kerusakan properti dan infrastruktur senilai 10 miliar dolar AS. Pejabat AS menegaskan, serangan tersebut dilakukan oleh 19 teroris Alqaidah, namun banyak pakar mempertanyakan hal tersebut.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : republika.co.id
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 17 April 2019 07:07 WIB
Ratusan Aktivis Perubahan Iklim Ditangkap
Selasa, 02 April 2019 06:22 WIB
Pengunjuk Rasa Menolak Brexit
Minggu, 14 April 2019 06:28 WIB
Game PUBG Resmi Dilarang di Nepal
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 25 April 2019
Tiga Kabupaten di Riau Terdeteksi Ada Hotspot
Kamis, 25 April 2019
Rusunawa Yos Sudarso Jadi Sarang Narkoba?
Kamis, 25 April 2019
Kelelahan Bertugas 30 Jam, Petugas Pengamanan TPS Di Rohul Wafat
Kamis, 25 April 2019
Sopir Ambulans Gerayangi Tubuh Pasien saat Menuju Rumah Sakit
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 26 April 2019
DKP Bengkalis Gelar Pelatihan Teknologi Perikanan Budidaya Sistem Bioflok
Kamis, 25 April 2019
Respon Keluhan Masyarakat, Dishub akan Koordinasi dengan PT TPM
Kamis, 25 April 2019
Dua Agenda Paripurna DPRD Pelalawan Terpaksa Ditunda
Rabu, 24 April 2019
94 TPS Selesi Rekap Di PPK Rengat Barat

Serantau lainnya ...
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia
Kamis, 04 April 2019
Ajak Masyarakat Bersepeda 35 Kilometer, ABG Gowes Pekanbaru Siapkan Puluhan Hadiah
Selasa, 26 Maret 2019
Heboh, Puluhan Nomor Janda Tersebar di Pesan Berantai WA
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 03 April 2019
Bangun Gedung Centra Industri IKM Sagu untuk Mendorong Cluster Sagu Meranti
Jumat, 22 Maret 2019
Jemput Bola, 16 Anggota DPRD Bengkalis Usulkan Rp1,14 Triliun Penanganan Abrasi ke BNPP
Rabu, 13 Maret 2019
BKKBN Riau Berpacu dengan Waktu Capai Target Program KKBPK
Rabu, 06 Maret 2019
Kota Pekanbaru Sukses Gelar HUT Damkar ke 100 yang Dihadiri Mendagri

Advertorial lainnya ...
Kamis, 25 April 2019
OPPO F11 Pro Avengers Dijual Rp5,3 Juta, ini Daya Tariknya
Kamis, 25 April 2019
Spesifikasi Kunci OPPO A9 Muncul di Internet
Senin, 22 April 2019
OnePlus 7 Pro Punya Kamera Belakang 48 MP?
Senin, 22 April 2019
Inilah Harga ASUS Zenfone Live L2 di Indonesia

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 24 April 2019
Ahli Perminyakan dan Geologi Chevron Berbagi Ilmu di Kampus UIR
Rabu, 17 April 2019
PSB Unri Gelar Diskusi Refleksi Riset Aksi Restorasi Gambut Riau, Lahirkan 6 Rekomendasi
Sabtu, 13 April 2019
Unilak Wisuda 768 Lulusan, Eva Juliana Raih IPK Nyaris Sempurna
Senin, 08 April 2019
Rektor UiTM Malaysia Siap Bantu UIR Masuk 100 Top Nasional

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler

04

Rabu, 24 April 2019 07:06 WIB
PB HMI Minta Kader Untuk Siaga Satu
PTPN5
Foto
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri
Selasa, 02 April 2019
Warga Desa Lalang Kabung Menanam 300 Batang Pohon
Senin, 25 Maret 2019
Rumah Layak Untuk Andini

CSR lainnya ...
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www