Selasa, 18 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

OPINI
Mengenang Pertempuran Melawan Tentara Belanda pada Agresi II Tahun 1949 di Bangkinang
Senin, 04 September 2017 19:20 WIB
Mengenang Pertempuran Melawan Tentara Belanda pada Agresi II Tahun 1949 di Bangkinang

KETIKA tombol tanda dimulainya penggenangan waduk PLTA Kota Panjang ditekan oleh gubernur Sumatera Barat dan gubernur Riau, proses hilangnya Pulau Gadang sebagai kota perjuangan mulailah sudah. Pulau Gadang, desa dengan penduduk 592 kepala keluarga, kembali - untuk yang terakhir kalinya- membuktikan bahwa perjuangan senantiasa memerlukan pengorbanan.



Harulah hati para pejuang karena terkenang masa lampau dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indoensia yang penuh dengan pengorbanaan baik harta bahkan jiwa raga dan di samping itu terlihat pula goresan kesedihan di raut muka para pejuang yang masih hidup. Pertanyaan demi pertanyaan di pikiran para pejuang, sejauh mana kepedulian generasi penerus akan hal ini?

Tersentuhkah hati kita membiarkan bukti sejarah turut pula hilang bersama tenggelamnya Pulau Gadang. Masihkah kita kenang dan ingat dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan RI yang telah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, tepatnya pada Agresi II Tentara Belanda ke daerah Keresidenan Riau 49 tahun yang lalu, pada hari Natal Tahun 1948, tentara Belanda mulai menyerang kota Pekanbaru dan sekitarnya dengan mengerahkan 3 buah kapal terbang.

Akibat dari serangan ini maka rombongan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang datang dari Halaban (Mr Syarafuddin Prawiranegara, Mr T M Hasan dan lain-lain) pada tanggal 28 Desember 1948 membatalkan rencana kepergiannya ke Pekanbaru dan membelokkan tujuannya ke Teratak Buluh, Sungai Pagar dan ke Talukkuantan. Begitu pula dengan pasukan TNI/AD dan Mob-Brig mengundurkan diri melalui rute Simpangtiga, Teratak Buluh, Lipat Kain, Pulau Gadang, Muara Mahat dan terakhir sampai di Batu Bersurat. Sedangkan Pemerintahan sipil dan anggota Keresidenan Riau mengundurkan diri ke Pantai Cermin (Tapung Kiri).

Guna melanjutkan perjuangan (perang gerilya) untuk melawan tentara Belanda, di Keresidenan Riau telah ditunjuk Mayor Akil Prawiradirja sebagai Komandan. Selanjutnya telah dapat dibentuk 4 Pasukan (mobile trove) tediri, Pasukan I dengan Komandan Kapten Arifin Ahmad membawahi daerah Pekanbaru, Sungai Apit dan Siak. Pasukan II, dengan Komandan Inspektur Polisi TKI Humala Silalahi membawahi daerah Bangkinang kuok, Muara Mahat. Pasukan III dengan Komandan Kapten Iskandar Martawijaya membawahi Bengkalis dan daerah pantai timur Pulau Sumatera.



Pasukan IV, dengan komandannnya Kapten Marah Halim membawahi Rengat, Taluk Kuantan dan Tembilahan. Sebelum bulan Maret tahun 1949 Pasukan II (Mobile Trove II) telah berhasil menyusun formasi sebagai berikut: Pimpinan pasukan, Inspektur Polisi TK I Humala Silalahi (Mob-brig), dengan Wakli Pimpinan pasukan adalah Inspektur Polisi TK II Toegimin (Polisi Umum) dengan Komandan Peleton terdiri dari: Pembantu Inspektur Polisi TK II Amir Hoesin Attan (Mob-brig), Pembantu Inspektur Polisi TK II Saidi (Mob-brig) dan dari Angkatan Darat Lettu Abdul Muis), sedangkan dari pejuang-pejuang lainnya adalah Komandan Pangkalan Gerilya (KPG) Batu Bersurat Dt Bandarao Sati dan Wali Perang Moh Saleh, Markas Gerilya Pasukan II untuk pertama kalinya dipilih diatas terowongan Rantau Berangin yang merupakan hutan lebat.

Kemudian setelah mempertimbangkan aspek strategis markas gerilya Pasukan II dipindahkan ke Pulau Gadang, yaitu di Kampung Masjid yang terletak di seberang Sungai Batang Kampar Kanan. Secara sukarela rakyat Pulau Gadang menyerahkan rumah mereka. Markas Komando dipakai rumah Wana, rumah Tunin sebagai dapur umum, rumah Kayo sebagai Dt Pasih, Saoyah Nurdin, Sayang, Tamanin, Mandau Mila, Bahar dan rumah Madamai digunakan untuk keperluan pasukan II).

Pada 9 Maret 1949, Pasukan II sesuai rencana bergerak meninggalkan Pulau Gadang untuk melakukan serangan ke Kota Bangkinang dngan strategi sebagai berikut: Peleton I, dipimpin oleh Lettu Abdul Muis (Keua LVRI Kabupaten Kampar) dan Amin Ruskan bersama pejuang-pejuang yang dipimpin oleh KPG. Abdul Latief Dt Bandaro Sati, Wali Perang Moh Saleh, menyerang dari arah seberan jalan raya Bangkinang.

Peleton II dan III, dipimpin oleh PIP TK II Amir Hoesin Attan dan PIPTK II Saidi, menyerang dari arah Kampung Gadang (Sebuah Desa terletak di seberang Sungai Kampar sebelah kanan Bangkinang) sampai ke tempat tujuan. KPG H Moh. Amin (Perintis Kemerdekaan) dan Arifin Ruslan dari Kuok (mantan Ketua DPRDGR Kampar) menyerang dari arah Air Tiris.

Atas Keberhasilan Pasukan II yang merupakan perwujudan kemanunggalan ABRI dengan rakyat merebut Kota Bangkinang, maka Pasukan II mendapat julukan Heroik yakni “Pasukan Harimau Kampar”.

Untuk mengenang peristiwa pertempuran penyerangan kota Bangkinang semasa Agresi II Belanda di keresidenan Riau, maka atas prakarsa mantan Kapolda Riau (ketika itu), Brigjen (Pol) GV Soedadi, Ketua DPRD Riau (Alm) Kolonel (Inf) H Masnoer, dan Sat Brimob Polda Riau dan dukungan dari Bapak Bupati Kampar serta mantan pejuang-pejuang Pasukan II, maka pada: Peringatan Hari Bhayangkara ke 39 Tahun 1985 (12 tahun yang lalu) telah mengadakan Napak Tilas Pasukan II yang diikuti kurang lebih 300 peserta, yang berasal dari unsur TNI AD, Batalyon 132 Bima Sakti, TNI AU Lanud Rosmin Nurjadin Pekanbaru, Brimob 5131, Menwa Polsus, Hansip, Korpri Kampar dan Pramuka sera KNPI Riau.

Membuat Buku Sejarah Perjuangan Pasukan II, semasa Perang Kemerdekaan II/Agresi ke II (semasa Perang Gerilya tahun 1948/1949). Mengabadikan nama Harimau Kampar sebagai nama lapangan tembak Sat Brimob Polda Riau. Merencanakan Pembangunan Monumen Perjuangan Penyerangan Kota Bangkinang, guna mengenang jasa-jasa dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia. Serta mengenang perundingan KOMISI TIGA NEGARA (KTN) yang dihadiri oleh utusan Amerika, Belgia, Australia dan Belanda serta Indonesia bertempat di SD Rakyat Desa Empat Balai Kuok Bangkinang Riau

Penulis : Ir. Abdi.H.MP, Sekretaris I PD Garuda KPP-RI Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat, Kabupaten Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 06 Juli 2017 16:45 WIB
Salah 1 Menit, Tekor 10 Tahun
Senin, 16 Oktober 2017 21:05 WIB
Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar
Senin, 22 Mei 2017 13:16 WIB
Peluang Menang Kalah Petahana
Selasa, 02 Mei 2017 14:12 WIB
Demografi dan Pilkada
Senin, 02 Oktober 2017 17:07 WIB
Menunggu Nasib 300 Desa Pasca Perda RTRWP Riau
Jum'at, 30 Juni 2017 20:03 WIB
Membangun Fly Over dengan Dana CSR
Senin, 09 Oktober 2017 18:29 WIB
Konstelasi Politik Pilgub Riau 2018
Senin, 14 Agustus 2017 18:08 WIB
Perda Bahasa Melayu
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Bertahap, DPMPTSP Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
Selasa, 18 Juni 2019
Tahun Depan Siak Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII
Selasa, 18 Juni 2019
Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
Senin, 17 Juni 2019
Dua Gedung OPD Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 06 Juni 2019
Open House Idul Fitri Bupati Bengkalis, Kuatkan Jalinan Silaturrahmi
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Gubri Ingin Taruna Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Jadi Nelayan Hebat
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www