Rabu, 26 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Kejati Riau Serahkan Lima Tersangka Korupsi Penerbitan SHM TNTN ke Jaksa Penuntut
Selasa, 19 September 2017 21:37 WIB
Kejati Riau Serahkan Lima Tersangka Korupsi Penerbitan SHM TNTN ke Jaksa Penuntut
Sugeng Riyanta
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Lima tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Selasa (19/9/2017) diserahkan ke Jaksa penuntut.


Namun, terhadap kelimanya yakni, HN selaku Ketua Panitia A, ARN selaku Sekretaris Panitia A, SB anggota Panitia A dan EE anggota Panitia A serta RZ selaku anggota Panitia A, tidak dilakukan penahanan.

"Untuk berkas perkaranya sudah lengkap dan kita lakukan penyerahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut," kata Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta, Selasa (19/9/2017) sore.

Menurut Sugeng, kelima tersangka diduga telah melakukan pemberian Sertifikat Hak Milik sebanyak 271 persil kepada Johanes Sitorus dan anggota keluarganya. Seharusnya, sebelum menerbitkan SHM, kelima orang ini terlebih dahulu mengecek secara yuridis tentang kepemilikan lahannya.

"Perbuatan kelimanya melawan hukum. Pemberian kepemilikan pribadi tanah dalam kawasan hutan harusnya ada izin dari Kementerian Kehutanan," ungkap Sugeng.

Berkas perkara kelima tersangka tersebut merupakan split dari mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar, Zaiful Yusri yang telah disidangkan sebelumnya. "Kelima tersangka dibagi menjadi empat berkas perkara dan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk proses persidangan," ujar Sugeng.

Namun dalam kasus tersebut, mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar itu dibebaskan oleh Majelis Hakim Tipikor Pekanbaru. Dalam putusan selanya, Ketua Mejelis Hakim, Rinaldi Triandiko SH MH menilai penerbitan SHM tersebut tidak masuk perbuatan korupsi.

Lanjut dikatakan Sugeng, kelima orang tersangka ini tak dilakukan penahanan karena sebelumnya Zaiful Yusri juga tak ditahan. "Apalagi dari lima tersangka yang hadir hanya empat orang, sedangkan seorang lainnya sakit," beber Sugeng.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 ke-1 jo Pasal 3 jo Pas 18 Undang-Undang (UU) No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHPidana.

Sugeng menegaskan, bahwa Kejati Riau tidak akan berhenti menangani kasus ini sampai ada putusan ini inkrah dari pengadilan. Apalagi, dari penyidikan yang dilakukan ditemukan adanya kerugian negara akibat penerbitan SHM itu

"Kami pastikan diperkara ini ada kerugian negaranya. Ada enam ahli yang nyatakan pemberian hak milik dalam kawasan hutan tidak boleh kalau tak ada izin dari Menteri dan ini telah menimbulkan kerugian negara," ujar Sugeng.

Sebelumnya, kasus korupsi ini berawal dari penerbitan 271 persil SHM di TNTN, Desa Bulu Nipis atau Kepau Kaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar pada tahun 2003 silam.

Berdasarkan hasil audit dari BPKP Riau, penerbutan SHM itu telah merugikan negara sekitar Rp17,454.240. 000.

Jumlah kerugian tersebut, terdiri dari hutan sebanyak 511,24 hektar  yang telah beralih menjadi SHM dengan nilai Rp5 miliar lebih.

Ditambahkan lagi kerugian yang diakibatkan dari hasil pengelolaan hutan sekitar Rp12 miliar.

SHM yang diterbitkan tersebut juga tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 1997 dan Peraturan Kepala Badan No 03 tahun 1999 jo Nomor 09 tahun 1999.

Penulis : Dagen
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Pemprov Riau dan Pemko Siap Bersinergi Atasi Banjir Pekanbaru
Selasa, 25 Juni 2019
199 Jemaah Calon Haji PTPN V Ditepuk Tepung Tawari
Selasa, 25 Juni 2019
Disdik Pekanbaru Janjikan Setiap Kecamatan ada Sekolah Favorit
Selasa, 25 Juni 2019
Pra TMMD ke-105, Kodim 0321 Rohil Rehab Musala di Sinaboi

Serantau lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin

Gaya Hidup lainnya ...
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok
Kamis, 20 Juni 2019
DPRD Bengkalis Sepakat Tetapkan Ranperda Penyertaan Modal ke BRK Jadi Perda
Rabu, 19 Juni 2019
Wujudkan Tertib Penyusunan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Inspektorat Rohul Gelar Coaching Clinic

Advertorial lainnya ...
Minggu, 23 Juni 2019
Inikah Pilihan Warna Google Pixel 4?
Minggu, 23 Juni 2019
Xiaomi Matikan Seri Mi Max dan Mi Note
Kamis, 20 Juni 2019
Apple Pindahkan Produksi iPhone dari China ke Indonesia?
Kamis, 20 Juni 2019
Inilah Tanggal Terbaru Peluncuran Duo Galaxy Note10

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 24 Juni 2019
Mahasiswa Unilak Juara 3 Dayung Sempena HUT Kota Pekanbaru
Senin, 24 Juni 2019
UIR dan University Sebha Libya Bahas Kerjasama Pendidikan dan Penelitian
Minggu, 23 Juni 2019
Di Usia 37, Unilak Melangkah Menuju Universitas Unggul 2030
Sabtu, 22 Juni 2019
Perkenalkan Dunia Kerja Teknik Perkapalan ke Mahasiswa, PNB Gandeng PT BKI

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf
Kamis, 20 Juni 2019
Catat! Raisa Rilis Lagu Baru 10 Juli 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www