Rabu, 26 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

CAKAP RAKYAT
Tanggapan 'Menunggu Kebijakan LAM yang Bijak'
Rabu, 08 November 2017 07:24 WIB
Tanggapan Menunggu Kebijakan LAM yang Bijak

SETELAH membaca tulisan Iman berjudul 'Menunggu Kebijakan LAM yang Bijak' di CAKAPLAH.com, saya ingin menjelaskan beberapa hal agar masyarakat tidak salah paham. Penjelasan ini penting saya sampaikan karena dalam tulisan tersebut disinggung gelar 'Datuk Pemangku Adat' yang sudah jelas ditujukan kepada saya.

Pertama, gelar adat Datuk Panglimo Dalam yang ditabalkan pada diri saya adalah gelar yang disandarkan oleh adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. Dengan demikian gelar itu melekat pada diri saya dengan segala konsekwensinya. Dalam kata lain antara pemangku adat, hukum adat dan kitabullah satu kesatuan yang saling berkaitan.

Pemangku adat itu didahulukan selangkah, ditinggikan seranting di bumi Melayu Riau. Dengan demikian menista pemangku adat samalah dia dengan menista penegak hukum adat. Menista hukum adat samalah dia menista kitabullah. Karena sumber dari segala hukum adat Melayu adalah syariat Islam yang bersumber dari kitabullah.

Bagi kami di kabupaten Kuantan Singingi pemangku adat adalah betung tumbuh di mata, dia diumpamakan kayu besar di tengah padang. Batangnya tempat bersandar, akarnya tempat bersila, dahannya tempat bergantung, daunnya tempat berteduh ketika panas dan berlindung ketika hujan.

Karena itu, bila datuknya dipermalukan di depan umum, maka sudah sepatutnya LAM Riau yang sudah punya payung hukum berupa Perda di Bumi Lancang Kuning ini, ikut mengurusi persoalan adat istiadat Melayu di negeri ini. Termasuk mengurusi terkait marwah, harkat dan martabat pemangku adatnya. Itu harus dilindungi oleh LAM Riau sebagai lembaga yang diamanahkan untuk melindungi seluruh adat istiadat Melayu di provinsi Riau.

Saya tidak tahu apakah adat dan marwah yang dikatakan Pak Iman dalam tulisannya itu apakah adat Melayu atau adat lain. Karena yang bersangkutan lama berdinas di luar Riau mungkin dia sudah lupa dengan adab dan adat orang Melayu.

Kedua, ada prinsip dalam pepatah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Bumi Riau terbuka untuk seluruh suku bangsa Indonesia berdiam di dalamnya. Namun tentu harus mengikuti adab dan adat orang Melayu. Termasuk menghormati kearifan lokal, serta hiduplah dalam etika dan sopan santun orang Melayu.

Semua suku silahkan mengarap potensi Riau yang kaya ini, tapi jangan merendahkan para pemangku adat yang ada di Riau. Mari kita hidup rukun dan damai di bumi Melayu ini dengan mengunakan adat istiadat Melayu Riau yang corak antar kabupaten tentu ada ragamnya. Itulah yang dilindungi dan dikemas oleh LAM Riau.

Ketiga, saya menyarankan kepada pak Iman agar membaca juga literatur adat Kuansing yang merupakan bagian dari provinsi Riau. Supaya jangan sampai dianalogikan seperti katak di bawah tempurung. Saya sarankan sebagai orang Melayu dan mantan hakim tinggi mari kita memakai ilmu padi, semakin berisi semakin tunduk.

Tidak boleh merasa paling hebat, paling tahu dan paling pintar. Saatnya kita menjadikan LAM Riau sebagai Payung Induk Adat istiadat di bumi Melayu ini, bukan kelompok tertentu saja. LAM Riau harus jadi wadah tempat penyelesaian akhir persoalan anak keponakan.

Keempat, pak Iman mengatakan persoalan ini antar personal. Harus juga dipahami, sebagai orang Melayu harus menjadi tuan di negri sendiri. Kitalah yang paling paham adab dan adat orang Melayu, pantang bagi kita merendahkan pemangku adat kita di muka umum.

Tapi entah kalau bagi pak Iman, bisa saja dia memisahkan antar gelar yang disandang dengan orangnya. Sekedar hanya menyebut contoh, kalau seorang bupati direndahkan dan dihina di muka umum, bisakah pak Iman memisahkan orang yang direndahkan dengan jabatan yang disandangnya? Mungkin mantan pejabat ini bisa,makanya hukum bangsa ini hancur lebur oleh prilaku pejabat di masa lalu. Janganlah berbangga menjadi pejabat masa lalu yang sengsaranya di derita rakyat hari ini.

Di akhir tulisan ini saya ingin menyampaikan, sebagai wujud ingin menjadikan LAM Riau 'pemutus perkara' yang tak bisa diselesaikan di tingkat ninik mamak dan pemangku adat Kuansing dikarenakan luasnya persoalan ini, maka perwakilan ninik mamak dan pemangku adat telah datang ke LAM Riau untuk menyerahkan persoalan ini sacara utuh. Apapun yang menjadi keputusan LAM Riau, ninik mamak dan pemangku adat tentu patuh dan tunduk kepada keputusan itu.

Penulis : Suhardiman Amby, Datuk Panglimo Dalam
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Rabu, 26 Juni 2019 05:38 WIB
Ghana Ditahan Imbang, Kamerun Menang
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 26 Juni 2019
Wakapolres Pimpin Giat Bhakti Religi ke Masjid Al Hidayah Titian Modang Kopah
Selasa, 25 Juni 2019
Pemprov Riau dan Pemko Siap Bersinergi Atasi Banjir Pekanbaru
Selasa, 25 Juni 2019
199 Jemaah Calon Haji PTPN V Ditepuk Tepung Tawari
Selasa, 25 Juni 2019
Disdik Pekanbaru Janjikan Setiap Kecamatan ada Sekolah Favorit

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok
Kamis, 20 Juni 2019
DPRD Bengkalis Sepakat Tetapkan Ranperda Penyertaan Modal ke BRK Jadi Perda
Rabu, 19 Juni 2019
Wujudkan Tertib Penyusunan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Inspektorat Rohul Gelar Coaching Clinic

Advertorial lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Realme Mau Rilis Smartphone dengan Kamera 64 MP
Selasa, 25 Juni 2019
Waspada! Dua Ribu Aplikasi Berbahaya Nongkrong di Play Store
Minggu, 23 Juni 2019
Inikah Pilihan Warna Google Pixel 4?
Minggu, 23 Juni 2019
Xiaomi Matikan Seri Mi Max dan Mi Note

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 24 Juni 2019
Mahasiswa Unilak Juara 3 Dayung Sempena HUT Kota Pekanbaru
Senin, 24 Juni 2019
UIR dan University Sebha Libya Bahas Kerjasama Pendidikan dan Penelitian
Minggu, 23 Juni 2019
Di Usia 37, Unilak Melangkah Menuju Universitas Unggul 2030
Sabtu, 22 Juni 2019
Perkenalkan Dunia Kerja Teknik Perkapalan ke Mahasiswa, PNB Gandeng PT BKI

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf
Kamis, 20 Juni 2019
Catat! Raisa Rilis Lagu Baru 10 Juli 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www