Senin, 26 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

CAKAP RAKYAT
Kejamnya Fitnah di Zaman Now
Senin, 27 November 2017 09:12 WIB
Kejamnya Fitnah di Zaman Now
Erisman Yahya

JIKA ada yang bertanya, sejak kapan fitnah itu ada? Barangkali dapat kita pastikan bahwa fitnah itu sama tuanya dengan sejarah umat manusia. Jika kita sepakat mengatakan bahwa fitnah itu adalah tuduhan atau tudingan yang tidak berdasar, yang tidak jelas kebenarannya, maka bolehlah kita katakan bahwa tudingan Syetan tentang kehinadinaan Nabi Adam AS (manusia pertama) karena tercipta dari tanah sebagai suatu fitnah yang sangat keji.

Karena toh di mata Allah SWT, kemuliaan itu tidaklah diukur dari apa ia berasal, apakah dari tanah atau dari api (asal penciptaan Syetan). Tapi justru sejauhmana ia tunduk dan patuh mengikuti perintah Allah SWT. Sekali lagi, jika kita sepakat dengan analisa itu, maka sesungguhnya fitnah itu sudah ada sejak awal penciptaan manusia. Itulah asal-muasal fitnah di zaman old...

Lalu, bagaimana fitnah di zaman now? Tentu corak dan ragamnya sudah jauh lebih berkembang sesuai dengan perkembangan zaman itu sendiri. Jika di zaman old, fitnah relatif menyebar hanya dari mulut ke mulut. Di zaman now, fitnah bersileweran jauh lebih canggih dari itu. Fitnah setiap hari bisa masuk ke ruang-ruang pribadi kita tanpa ada yang bisa menghambat. Fitnah bisa menyebar melalui media televisi, online, media cetak dan yang paling dahsyat tentu saja melalui media sosial (medsos). Sehingga kini kita mengenal ada istilah hoax (berita atau kabar yang tidak berdasar alias fitnah yang sangat keji).

Pertanyaan selanjutnya, yang mungkin lebih substansial adalah, apakah Anda pernah difitnah atau justru Anda tukang fitnah? Kalau Anda pernah difitnah, saya yakin Anda pernah merasakan bagaimana sakitnya difitnah, sehingga Anda (mudah-mudahan) akan berfikir seribu kali untuk melakukan hal yang sama atau memfitnah orang lain karena tidak ingin orang lain merasakan bagaimana sakitnya kena fitnah. Tentang sakit atau dampak dari fitnah, bukankah kita sering mengatakan, "fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan!"

Segitu besarnya kah dampak dari fitnah? Iya, pasti! Nabi Muhammad SAW saja, yang kita yakini sebagai manusia pilihan, dalam syirahkenabian pernah diceritakan sangat terguncang ketika mendengar gunjingan atau berita tentang istri beliau, Ummul Mukminin Aisyah RA yang dituduh melakukan zina ketika pulang dari suatu peperangan. Dikisahkan bahwa Nabi tidak berkenan duduk di samping Aisyah dan Aisyah sempat pulang ke rumah orang tuanya Abu Bakar Asshiddiq AS (sahabat dekat Nabi) selama sebulan.

Hingga akhirnya Allah SWT menurunkan wahyu dan membersihkan nama baik Ummul Mukminin Aisyah RA. Kisah fitnah yang sangat keji itu diabadikan Allah dalam Al-Quran surat An-Nur ayat 11-21.

Lalu, bagaimana sebaiknya kita bersikap di tengah banyaknya fitnah yang bersileweran? Islam kemudian membuat atau merumuskan sikap yang sangat jelas dan tegas. Dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 6 ditegaskan: "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti berita tersebut agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."

Di ayat lain, Allah berfirman: "Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra' ayat 36).

Melalui dua ayat tersebut, para ulama sepakat menyatakan, bahwa apapun berita atau informasi yang kita terima, baik yang membawa berita tersebut orang fasiq atau bahkan orang alim sekalipun, kita wajib mencari tahu lebih dulu kebenarannya. Jangan ditelan mentah-mentah, karena bisa saja itu menjadi fitnah yang akan berakibat fatal bagi orang lain.

Di Indonesia, setahu saya Nahdhatul Ulama (NU) sudah sejak lama membuat semacam Lembaga Tabayyun, yang bertindak mengklarifikasi berbagai info, isu atau kabar miring yang menerpa anggota atau petinggi NU. Tradisi NU ini saya kira patut menjadi contoh bagi kita, manakala menerima suatu berita atau info yang mungkin kurang mengenakkan, kita bisa berkomunikasi dengan orang atau pihak yang diberitakan atau diisukan itu, bagaimana sebenarnya duduk soalnya. Sehingga pada akhirnya kita bisa memahami dengan baik dan tidak menjadi fitnah yang keji!

Jika kita mengaku muslim yang taat, maka sudah sepatutnya kita tidak latah dalam menerima setiap berita atau informasi yang ada. Jangan setiap postingan yang masuk ke HP kita, dengan segera kita sar-ser kemana-mana, padahal kita sendiri tidak bisa memastikan kebenaran (validitas) dari postingan itu.

Sudah saatnya kita umat Islam dan seluruh warga negara Indonesia bersikap bijak dan hati-hati dalam menerima setiap informasi di tengah dunia medsos yang sedang menggila. Apalagi di musim Pilkada atau menjelang Pilpres. Tentu banyak isu yang bisa "digoreng", yang kalau tidak kita sikapi dengan bijak, pasti akan menjurus kepada fitnah. Ingat, fitnah itu SANGAT KEJAM, kawan..!

Penulis : Erisman Yahya
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Senin, 19 Agustus 2019 16:00 WIB
Coutinho Resmi Gabung Bayern Munchen
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 24 Agustus 2019
Polres Inhu Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sabtu, 24 Agustus 2019
Publikasikan Wisata Riau, SEF Taja Workshop Tourism 'Guide Zaman Now'
Jumat, 23 Agustus 2019
Dibangun Swadaya, Dandim 0321/Rohil Resmikan Masjid Junud Al-Qodim
Kamis, 22 Agustus 2019
Danrem 031/WB Bangga Terhadap Prajurit Kodim Bengkalis

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www