Selasa, 18 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

CAKAP RAKYAT
Antara Abdul Somad dan Tengku Zulkarnain
Senin, 11 Desember 2017 14:11 WIB
Antara Abdul Somad dan Tengku Zulkarnain
Ustaz Tengku Zulkarnain dan Ustaz Abdul Somad

DARI dulu hingga kini, Riau banyak memiliki ulama besar. Ini wajar, karena sejak dulu sudah ada tradisi bagi Orang Melayu Riau, untuk menuntut ilmu agama ke Timur Tengah, Persia, khususnya Arab Saudi. Juga di tanah Melayu ada seloko; Riau adalah Melayu. Melayu adalah Islam. Setiap Melayu pastilah Islam. Jika tidak Islam, bukanlah Melayu. Melayu dan Islam tak mungkin terpisahkan.

Karena itulah, ulama Melayu Riau tak pernah putus dari generasi ke generasi. Dari era Raja Ali Haji, Raja Taher bin Abdurrahman, Sjech Muhammad Ali Al Indragiri, Sjech Abdul Wahab Rokan, Sjech Ibrahim Adlawi hingga ke era Ustadz Mustafa Umar dan lain lain. Ulama bagi orang Riau, adalah warisan para rasul dan nabi yang akan selalu berada dalam barisan terdepan memperjuangkan kebenaran dan meluruskan serta menjaga akidah ummat.

Dua ulama Riau yang abad ini menjadi "Kamus Berjalan" bagi Orang Melayu tentang Islam, adalah Ustadz Tengku Zulkarnain (UTZ) dan Ustadz Abdul Shomad (UAS). Baik UTZ maupun UAS, adalah penerus ulama ulama Riau terdahulu. Keduanya adalah guru agama yang berpendidikan dan sangat paham soal soal Islam. UTZ adalah tamatan Fakultas Sastra Inggris Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, kemudian melanjutkan magister ekonomi di Institut Economic of Hawai, Amerika Serikat. Pendidikan agama didapat UTZ di Pesantren Syaikh Dahlan Musa (guru ilmu fiqih) dan Pesantren Syaikh Azro'i Abdul Rauf (ilmu Quran dan Hadist).

Sedangkan UAS, menyelesaikan pendidikan di Al Azhar University Kairo, Mesir. Kemudian melanjutkan Magister bidang hadist di Maroko University, Maroko. Keduanya adalah guru dan pengajar. UTZ menjadi Dosen Sastra Inggris di USU Medan, sedangkan UAS menjadi Dosen Hadist di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru Riau. UTZ dan UAS adalah Pegawai Negeri dan digaji oleh rakyat melalui Pemerintah Republik Indonesia. Karena bakat berbicara mereka yang luar biasa, keduanya kemudian diminta menjadi Pendakwah!

Sebenarnya, baik UTZ maupun UAS, bisa saja menjadi "Ulama Selebritis" karena popularitas mereka. Karena saat ini, mereka tidak hanya berdakwah di tanah Melayu Riau, tapi sudah menjelajah sampai mancanegara. Baik UTZ maupun UAS sangat dielu-elukan kedatangan mereka di Malaysia, Brunai Darussalam, Singapura, Patani (Thailand), New Zealand, Hongkong, Afrika Selatan dan lain sebagainya. Mereka bisa saja tampil seperti ulama ulama kondang yang kini banyak memenuhi layar televisi.

Tapi keduanya memilih hidup sederhana seperti layaknya ulama ulama Melayu zaman dulu. UTZ meski sudah berdakwah di 15 Negara, dia adalah sosok yg sangat gampang ditemui. Begitu juga dengan UAS. Saat jam mengajarnya di Kampus UIN Sultan Syarif Kasim, UAS tidak pernah absen dan selalu berbagi ilmu dengan mahasiswa. Ulama asal Airmolek, Indragiri Hulu Riau ini, bahkan menjadwalkan waktunya dua bulan sekali ke Petalangan Suku Talang Mamak di kampungnya untuk mengajar. Bahkan UAS memiliki jadwal berkumpul kumpul dengan anak anak muda pencinta motor, pembalap jalanan, pencinta burung, wanita pekerja seks komersial (PSK) dan lainnya. Pertemuan untuk berdakwah, tentunya.

Begitu pula UTZ yg kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI). UTZ adalah idola anak anak muda Riau karena aktif bersuara terhadap beberapa masalah yang uptodate di tengah masyarakat. Mulai dari masalah kerukunan umat beragama, tayangan televisi, sensor film, prostitusi online, hingga pernikahan sesama jenis (LGBT) dan pemblokiran situs-situs Islam radikal. UTZ yang berdarah Melayu Deli dan Siak Sri Indrapura ini, menjadi andalan MUI dalam soal soal ilmu fiqih.

Belakangan, beberapa persoalan muncul. Ketika UTZ dihadang dengan Mandau di Kalimantan Barat oleh Dewan Adat Dayak, orang Melayu masih bisa bersabar. Juga ketika UAS diancam dengan Parang di Bali oleh Masyarakat Suku Adat Bali, orang Melayu Riau juga masih bersabar. Karena mereka menegakkan akidah Islam, resiko seperti itu merupakan hal yang biasa saja. Bukankah Baginda Nabi, Muhammad SAW, menghadapi ancaman yang lebih dari itu ketika menyebarkan Islam?

Tapi ketika UTZ maupun UAS dituduh PKI, menolak NKRI, munafik, pendusta (lain di mulut lain di hati), apalagi UAS diminta bersumpah untuk cinta Tanah Air, masyarakat Melayu Riau mulai menampakkan amarah. Benih amarah yang kapan saja bisa meledak. Karena selama ini Melayu dikenal sangat menjaga kesantunan dan ajaran Islam. Bagi orang Riau, persaudaraan adalah segalanya. Kata Rasulullah, tidak sempurna iman seseorang sebelum mencintai saudaranya, seperti dia mencintai dirinya sendiri. Bagi Melayu itu adalah mutlak, karena Melayu adalah Islam.

Sumbangan Negeri Melayu untuk Tanah Air Indonesia, juga tidak sedikit. Bahasa Indonesia yang dipakai sehari hari di negeri ini, berasal dari Bahasa Melayu Riau. Inkam perkapita negara Republik Indonesia, lebih dari separuh berasal dari ladang ladang minyak dan gas Riau yang dikelola PT Caltex Pacifik Indonesia, Pertamina dan Chevron. Andaikan Riau merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia, maka Melayu Riau akan lebih kaya dari Negara Brunai Darussalam.

Orang orang bersuku Dayak dan Banjar, Kalimantan, lebih dari 500 ribu orang di Riau. Bahkan di Indragiri Hilir, ada Kampung Banjar dan Dayak. Orang orang Bali yang bekerja dan cari makan di Riau, lebih dari 20 ribu orang. Bahkan Pura Pura Bali, didirikan di tengah perkampungan Melayu. Masyarakat Melayu memuliakan mereka; Mendahulukan selangkah, meninggikan seranting. Karena mereka adalah pendatang yang mencari hidup dan persaudaraan di Bumi Allah.

Lalu kenapa UTZ dihadang dengan mandau di Kalimantan? Kenapa UAS dikepung dengan parang di Bali? Kenapa banyak orang malah menyerang UTZ dan UAS yang asli bersuku Melayu? Bung Karno dan Bung Hatta serta pejuang kemerdekaan Indonesia lainnya, barangkali menangis di kuburnya. Karena Bhineka Tunggal Ika sudah tercabik cabik. Karena Sila Ketiga Pancasila; Persatuan Indonesia bagi seluruh rakyat Indonesia, sudah tidak lagi sakti.

Apakah orang Melayu perlu membalas orang Kalimantan dan Orang Bali di Riau dengan mengusir mereka, atau mengancam mereka dengan Karambit di leher mereka? Jawabannya adalah; Tidak! Karena mereka adalah bagian dari kami. Dan kami adalah Islam. UTZ dan UAS adalah Islam yang taat. Guru dan pengajar yang baik. Andai mereka PKI atau pengkhianat atau pula tidak cinta NKRI, maka mereka tidak akan menjadi Pegawai Negeri, apalagi menjadi Wasekjen Majlis Ulama Indonesia (MUI).

Riau adalah Melayu. Melayu adalah Islam. Tahun 2020 Pemerintah Provinsi Riau mencanangkan "Visi Riau 2020." Menjadikan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu dengan Islam sebagai pedoman ajarannya. Riau yang menjunjung adat, adat bersendi syarak (agama), syarak bersendi kitabullah (Quran dan Hadist).

Ayolah rakyat Indonesia. Hargailah para ulama Islam, seperti Melayu menghargai agama dan suku lain. Hargailah jerih payah para perintis kemerdekaan negeri ini. Negara Indonesia; Bersatu teguh, bercerai runtuh. Kami di Riau, sudah banyak bersabar. Jangan dibuat marah. Dan orang Melayu, juga bisa marah! ***

Penulis : Dheni Kurnia; Wartawan Senior dan Pemegang Sabuk Hitam Dan V Karate-do TAKO Indonesia
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Selasa, 11 Juni 2019 20:33 WIB
Impor Riau Naik 42,10 Persen
Sabtu, 15 Juni 2019 18:57 WIB
Bintang Ajax Tertarik Gabung Arsenal
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Pengedar Ditangkap Saat Tidur, Polisi Amankan 14,26 Gram Sabu
Selasa, 18 Juni 2019
Bertahap, DPMPTSP Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
Selasa, 18 Juni 2019
Tahun Depan Siak Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII
Selasa, 18 Juni 2019
Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 06 Juni 2019
Open House Idul Fitri Bupati Bengkalis, Kuatkan Jalinan Silaturrahmi
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Gubri Ingin Taruna Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Jadi Nelayan Hebat
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www