Sabtu, 25 Mei 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

CAKAP Erisman Yahya
Golput dan Penyakit Menular Masyarakat
Senin, 15 Januari 2018 15:35 WIB
Golput dan Penyakit Menular Masyarakat
GOLPUT atau Golongan Putih masih menjadi salah satu “kerikil” dalam setiap penyelenggaraan Pemilu di tanah air. Golput adalah istilah bagi pemilih yang dengan penuh kesadaran tidak menggunakan hak pilihnya.


Sejak istilah itu dipopulerkan oleh para aktivis mahasiswa di era 1970-an, jumlah golput nampaknya bukan semakin berkurang, tapi justru semakin signifikan. Jika dulu di zaman old, para aktivis menyerukan masyarakat untuk menjadi golput karena menentang sistem Pemilu yang sangat tidak adil di bawah rezim Orde Baru, nampaknya alasan itu sudah tidak relevan di zaman now.

Kita sekarang sudah berada di era reformasi. Sistem Pemilu pun sudah ditetapkan sesuai tuntutan reformasi terlepas dari segala kekurangannya. Lagian, mana ada sih sistem buatan manusia yang sempurna. Pasti ada minusnya. Karena sistem itu dibuat dan disepakati setelah melalui banyak perdebatan dan kepentingan. Itu sebabnya, menjadi GOLPUT di zaman now, menurut hemat saya, bukan saja TIDAK BAIK, tapi juga merugikan bangsa dan negara.

Berikut oret-oretan saya tentang kerugian menjadi golput. Pertama, orang yang golput dapat dikategorikan sebagai kelompok yang pesimis plus cuek terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena pesimis Pemilu tidak akan menghasilkan pemimpin yang lebih baik, atau karena cuek bebek terhadap Pemilu, lalu dengan enteng tidak menggunakan hak pilihnya.

Untuk yang pertama ini, barangkali ada baiknya kita renungkan dalam-dalam pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan: “Jika orang baik tidak terjun ke politik, maka para penjahatlah yang akan mengisinya”.

Jadi, kalau selama ini banyak pemimpin dalam berbagai level belum sesuai harapan, mungkin karena banyak orang baik yang pesimis dan cuek, lalu menjadi golput di setiap Pemilu. Akhirnya, terpilihlah pemimpin yang jauh dari harapan rakyat. Pertanyaannya, masihkah kita mau kondisi seperti ini terus berlangsung?

Kedua, orang yang golput bisa juga dicap sebagai orang yang tidak cinta tanah air. Sebab, Pemilu adalah salah satu instrumen atau tahapan yang harus dilalui dalam sebuah negara demokrasi. Dalam ungkapan yang lebih keras, mungkin dapat disebut sebagai “pengkhianat bangsa”. Dalam Islam (sebagai agama mayoritas di negeri ini) cinta tanah air adalah bagian dari iman dan menjadi pengkhianat tentu saja sangat dibenci oleh agama apapun.

Ketiga, silahkan ditambah sendiri. Hehehe…

Yang pasti, angka golput dari Pemilu ke Pemilu sesuai data dari KPU cenderung meningkat. Jika pada Pemilu pertama tahun 1955 angka golput hanya sekitar 8,6 persen, pada Pilpres 2014 lalu malah naik drastis menjadi sekitar 29,1 persen. Golput sepertinya termasuk penyakit menular masyarakat. Karena orang yang bersikap golput bisa menularkan sikapnya itu kepada masyarakat yang lain.

Padahal semakin besar angka golput, tentu menjadi indikator kurang suksesnya suatu Pemilu.

Sementara, sistem Pemilu secara langsung dipilih agar siapapun pemimpin yang terpilih mendapat mandat dan legitimasi yang lebih kuat. Tapi, apa jadinya jika di setiap Pemilu, malah justru kelompok golput yang secara kuantitas sebenarnya menang. Mungkin itu juga sebabnya, banyak pemimpin di negeri ini sekalipun lahir dari Pemilu secara langsung, tapi terkesan lemah dan tidak bisa berbuat banyak. Sebab, sebenarnya ia tidak didukung oleh mayoritas rakyat.

Pada Juni 2018 ini, akan digelar Pilkada serentak di 171 daerah. Harapan kita, KPUD sebagai penyelenggara harus mampu menggerakkan kesadaran masyarakat agar tidak menjadi golput. Tentu saja, KPU dan Bawaslu sebagai pengawas juga harus mewaspadai gerakan golput sebagai salah satu strategi politik untuk memenangkan calon tertentu.

Akhirnya, jika angka golput pada Pilkada serentak mendatang tetap tidak mampu ditekan, bahkan tetap cenderung naik, maka Pemerintah RI dan seluruh pihak terkait perlu memikirkan dan mengevaluasi kembali sistem Pemilu yang ada. Jangan-jangan, memang banyak kekurangannya. Wallahu’alam.
Penulis : Erisman Yahya MH
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 03 Juli 2018 19:36 WIB
Kesatria Politik
Jum'at, 12 Januari 2018 20:33 WIB
Ketika Satgas Kebersihan Dikeroyok Massa
Selasa, 19 Desember 2017 20:27 WIB
Gaya Hidup yang Beresiko Akhiri Hidup
Jum'at, 30 Juni 2017 20:03 WIB
Membangun Fly Over dengan Dana CSR
Sabtu, 29 April 2017 14:11 WIB
Pembicaraan Politik dalam Pemilukada
Senin, 14 Agustus 2017 18:08 WIB
Perda Bahasa Melayu
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
Pemerintah dan Chevron Lakukan Finalisasi Pengembangan Proyek IDD
Sabtu, 25 Mei 2019
Bupati Bengkalis Ingatkan Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7
Sabtu, 25 Mei 2019
Pasca Kerusuhan di Jakarta, Forkom Aktivis 98 Riau Keluarkan 5 Pernyataan Sikap
Jumat, 24 Mei 2019
Sinar Riau Group Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Serantau lainnya ...
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Mulai 2020, WhatsApp Bakal Tampilkan Iklan
Minggu, 19 Mei 2019
Dua Varian Realme X Resmi Diumumkan, Harga Terjangkau!
Minggu, 19 Mei 2019
Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik
Rabu, 15 Mei 2019
OnePlus 7 Pro Melenggang, Inilah Harga Resminya

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Rektor Universitas Abdurrab Ingin Lanjutkan Cita-cita Prof Tabrani
Selasa, 21 Mei 2019
Eratkan Silaturahim, Unilak Gelar Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers
Selasa, 14 Mei 2019
Kedutaan AS Gelar Ramadan Outreach di Unilak, Rektor Ajak Buka Puasa Bersama
Minggu, 12 Mei 2019
Serahkan Bantuan, Rektor UIR Awali Safari Ramadan di Masjid An-Naba

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www