Selasa, 18 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Wahid: Konflik dengan Harimau, Warga Harus Diutamakan
Senin, 12 Maret 2018 16:05 WIB
Wahid: Konflik dengan Harimau, Warga Harus Diutamakan
ilustrasi
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Kasus meninggalnya warga Inhil yang diperkirakan akibat penyerangan harimau liar membuat kaget banyak pihak. Bahkan tidak sedikit yang menduga bahwa harimau yang menerkam pria bernama Yusri Effendi (34) ini merupakan harimau yang dicari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) saat ini. Karena memang beberapa waktu lalu instansi tersebut masih melakukan pencarian di wilayah Inhil.


Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Riau asal Inhil, Abdul Wahid menyebutkan bahwa Pemerintah harus sigap tehadap kondisi ini. Ia menegaskan jika dalam kondisi ini, keselamatan masyarakat harus diutamakan.

"Harimau pemakan manusia ini harus segera dilumpuhkan. Keamanan masyarakat harus menjadi yang utama," kata Politisi PKB ini Senin (12/3/2018).

Wahid meminta agar petugas yang berwenang untuk terus dan meningkatkan pencarian terhadap satwa langka tersebut. Ia meminta agar harimau ini segera ditembak bius agar bisa diamankan dan nantinya ditempatkan jauh dari pemukiman masyarakat.

"Pencarian ini harus dilakukan segera. Jangan sampai nanti ada korban lainnya," ujar Wahid.

Diberitakan sebelumnya, harimau liar yang menerkam Yusri Efendi (34) diduga adalah Bonita yang sebelumnya juga menewaskan Jumiati. Hewan itu memang sedang dibuntuti tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk ditembak bius.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, mengatakan, awalnya tim mendapat laporan masyarakat tentang keberadaan harimau di Kampung Danau, Kecamatan Pelanggiran, Kabupaten Indragiri Hilir pada pukul 16.00 WIB, Sabtu (10/3/2018). Tim yang memang sedang memantau gerak gerik Bonita langsung meluncur ke lokasi.

Tiba di Kampung Danau pukul 17.00, tim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim mengambil posisi di belakang rumah seorang warga untuk melakukan penembakan bius.

"Namun jarak tembak tidak maksimal, maka tidak terjadi penembakan bius. Harimau bergerak ke kebun PT THIP," jelas Suharyono.

Lebih kurang berjalan 100 meter, binatang yang juga dikenal dengan sebutan "Datuk" itu berhenti di dekat pembangunan sarang burung walet. Melihat itu, tim langsung bergerak ke bawah, mengamati dari rumah warga.

Saat itu, kata Suharyono, harimau masih di samping bangunan walet. Tim melihat empat orang pekerja masih bekerja di bangunan itu. Lima menit kemudian, harimau bergerak ke arah bangunan walet.

"Lebih kurang 50 meter dari bangunan walet dan harimau berhenti di belalang bangunan. Sekitar pukul 18.25 WIB  harimau bergerak menuju ke arah rumah bidan desa kurang lebih 100 meter dan tim mundur pelan-pelan mendekati rumah bidan, sedangkan pekerja walet tersebut diarahkan oleh warga agar pulang ke arah sungai dan menjauh dari harimau," papar Suharyono.

Ternyata para pekerja tersebut tanpa sepengetahuan tim dan warga sekitar mengarah ke arah posisi harimau. Di saat itulah harimau langsung menyerang si pekerja.

"Saat itu, posisi tim dan warga lebih kurang 200 meter karena ada teriakan, maka tim dan warga mendekat dan tidak bisa membantu karena sudah mulai gelap. Warga langsung menjemput para pekerja lewat sungai," tutur Suharyono.

Setelah menjemput para pekerja, baru diketahui kalau satu di antaranya terpisah. Tim dan masyarakat kembali melakukan pencarian. Lebih kurang 15 menit, pekerja yang hilang ditemui dalam semak-semak berair dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Korban diangkat ke pinggir singai. Saat dibuka bajunya,  dilihat ada luka menganga di bagian leher. Diduga akibat di terkaman harimau dan korban langsung dilarikan ke KPP," pungkas Suharyono.

Saat ini, tim medis BBKSDA memang sedang berada di Inhil untuk menangkap Bonita yang menewaskan pekerja kebun, Jumiati, beberapa bulan lalu. Tim berencana menangkap hewan yang mulai langka tersebut dengan tembakan bius.

Sementara, Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati, belum bisa memastikan kalau harimau yang menerkam Yusri adalah Bonita. Menurutnya, tim masih di TKP untuk melakukan penelitian.

"Masih diteliti kembali  melalui identitas lorengnya, apakah Bonita atau Harimau Sumatera yang lain karena situasi sudah mulai gelap. Tim masih di TKP dan bekerja sama dengan masyarakat," pungkas Dian.
Penulis : Abdul Latif
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 13 Mei 2018 22:55 WIB
Barang Bukti di Mapolres Siak Terbakar
Senin, 24 September 2018 11:31 WIB
Wahid: Tak Ada Masalah yang Tak Bisa Diselesaikan
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
Senin, 17 Juni 2019
Dua Gedung OPD Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik
Senin, 17 Juni 2019
Jelang Putusan MK, LAM Rohil Imbau Masyarakat Menahan Diri
Minggu, 16 Juni 2019
"Spot Mancing Riau" akan Gelar Mancing Bersama Komunitas

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa
Selasa, 28 Mei 2019
Unilak Jalin Kerjasama Internasional dengan Perguruan Tinggi Malaysia

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www