Selasa, 18 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Riset: Orang Berpendidikan Paling Suka Menyebar Hoax
Rabu, 25 April 2018 20:22 WIB
Riset: Orang Berpendidikan Paling Suka Menyebar Hoax
JAKARTA (CAKAPLAH) - Penyebaran informasi bohong atau hoax di media sosial saat ini masif terjadi.


CEO Selasar.com Miftah Sabri mengutip hasil penelitian di Amerika Serikat (AS), mengatakan warga dengan pendidikan tinggi memiliki kemungkinan menyebar hoax terbanyak.

"Saya enggak tahu kalau di sini (Indonesia), kalau penelitian di Amerika penyebar hoax paling banyak adalah orang berpendidikan tinggi," ucap Miftah, di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Miftah menuturkan untuk meredam informasi hoax, Indonesia perlu memiliki portal pengecekan cepat yang berfungsi memeriksa kebenaran informasi yang diutarakan baik pejabat negara maupun masyarakat.

"Kan ada juga pejabat yang mengeluarkan statement misalkan angka kemiskinan jumlahnya sekian, padahal angka nyatanya enggak segitu. Nah di fact check portal ini nantinya akan ngecek 'bener enggak nih'," kata dia.

Miftah menyebut, sebetulnya penyebaran hoax secara tak langsung didukung algoritma dari media sosial. Sebab, algoritma yang dikembangkan media sosial, kerap mengidentifikasi kebiasaan pengguna dalam menggunakan media sosial. Cara inilah yang dapat mengumpulkan pengguna dalam kesamaan aktivitas.

"Algoritma oleh platform besar ini disusun untuk mengumpulkan orang yang memiliki kesamaan aktivitas," ujar Miftah.

Sementara itu, Dosen Ilmu Komunikasi UI, Pinckey Triputra menuturkan sebaran informasi hoax sudah lama terjadi.

Hanya saja, sebaran itu meningkat semakin cepat karena masyarakat sudah saling terhubung satu sama lain menggunakan media sosial.

"Hoax ini enggak akan hilang," ujar Pinckey.

Walaupun berita yang ramai di media massa adalah nasib data pengguna yang dipanen Cambridge Analytica, ternyata ada satu lagi kasus yang perlu diperhatikan, yakni terkait hoax.

Setelah Facebook dituding dimanfaatkan oknum-oknum jahat untuk memanipulasi pemilih dengan hoax, akhirnya CEO Facebook Mark Zuckerberg memperkuat usaha melawan penyebaran informasi palsu.

Di antara oknum penyebar hoax, ternyata yang paling sering disorot Facebook adalah kelompok dari Rusia, yakni Internet Research Agency (Agensi Penelitian Internet, IRA).

Hal itu diungkap oleh Zuckerberg dalam testimoninya kepada Kongres. Ia mengungkap IRA melakukan penyebaran informasi palsu di tiga kawasan (Amerika, Eropa, dan Rusia) serta terdapat 470 akun dan halaman yang berhubungan dengan IRA.

"Saya tidak ingin ada yang memakai perangkat kami untuk mengikis demokrasi. Itu bukan hal yang kami perjuangkan," tulis Mark Zuckerberg dalam testimoninya kepada Kongres, Selasa (10/4/2018) waktu setempat.

Sebanyak 470 akun yang dimiliki IRA menghasilkan sekitar 80 ribu pos. Facebook memperkirakan hampir 126 juta orang mendapat informasi dari IRA sebelum akhirnya akun-akun tersebut dicekal.

IRA terkenal melakukan trolling, menyebarkan hoax, serta propaganda yang memuji program-program Vladimir Putin. Contohnya seperti memuji dan membela Bashar al-Assad.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : liputan6.com
Kategori : Nasional, Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 05 Januari 2017 16:40 WIB
Awas, Polri Pantau Berita Hoax
Minggu, 22 Januari 2017 22:22 WIB
Jokowi Respon Cuitan SBY
Jum'at, 20 Januari 2017 20:40 WIB
SBY prihatin Negara Dikuasai Penyebar Hoax
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
Senin, 17 Juni 2019
Dua Gedung OPD Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik
Senin, 17 Juni 2019
Jelang Putusan MK, LAM Rohil Imbau Masyarakat Menahan Diri
Minggu, 16 Juni 2019
"Spot Mancing Riau" akan Gelar Mancing Bersama Komunitas

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa
Selasa, 28 Mei 2019
Unilak Jalin Kerjasama Internasional dengan Perguruan Tinggi Malaysia

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www