Selasa, 16 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Mengenal Nas Daily, Kreator Konten yang Dilarang Masuk Indonesia
Senin, 03 September 2018 16:09 WIB
Mengenal Nas Daily, Kreator Konten yang Dilarang Masuk Indonesia

CAKAPLAH - Seorang kreator konten bernama Nas Daily tengah menjadi sorotan setelah ditolak masuk Indonesia. Kisah penolakannya itu ia unggah di laman Facebook pribadinya.

Ia menceritakan pengalamannya tersebut ke akun Facebook-nya, Nas Daily. Kiriman tersebut kini telah dibagikan sebanyak 6,2 ribu kali dan mendapatkan 2,8 ribu komentar.

"Saya datang ke Singapura untuk melamar visa Indonesia. Karena Indonesia adalah satu-satunya negara yang saya ingin kunjungi untuk berusaha," tulisnya dalam akun Facebook miliknya, Senin (3/9/2018).

"Untuk orang Palestina-Israel seperti saya, itu tidak mudah. Anda harus melalui proses visa khusus dan ini sulit," imbuh dia


Ia menyesalkan hal ini. Hal itu karena, Nas merasa sudah mengikuti segala proses yang seharusnya ia lakukan.

Siapa sebenarnya Nas Daily? Sosok yang memiliki 7,8 juta pengikut di Facebook ini memiliki nama asli Nuseir Yassin yang lahir di Arabba, sebuah kota di Israel. Cowok kelahiran 9 Februari 1992 tersebut memilih untuk dipanggil Nas yang berarti 'orang-orang' dalam bahasa Arab.

Nas merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ibunya adalah seorang guru sementara ayahnya seorang psikolog. Nas dibesarkan sebagai seorang muslim serta mempelajari bahasa Ibrani dan Arab.

Ketika Nas berusia 19 tahun, ia mendaftar jurusan Teknik Aerospace di salah satu kampus Ivy League di Amerika Serikat yaitu, Universitas Harvard.

Menurut laman The Times of Israel, selama berkuliah di Harvard, Nas mendapatkan beasiswa setelah mengirimkan esai tentang perjuangannya menjadi seorang kebangsaan Arab yang lahir di Israel.

"Ada hal-hal yang ingin aku lakukan tapi enggak bisa terwujud karena tempat kelahiranku. Aku ingin menjadi seorang insinyur aerospace karena aku suka luar angkasa," tutur dia, seperti dilansir pada Senin (3/9/2018).

"Tapi aku tidak tergabung ke dalam militer. Sedangkan di Israel, kamu harus menjadi seorang pilot atau sejenisnya untuk menjadi insinyur aerospace. Enggak mungkin aku di sini, aku hanya ingin fokus melakukan hal yang aku suka. Aku enggak mau memikirkan soal bom dan perang antara Arab dan Yahudi. Aku hanya ingin bersenang-senang," lanjut dia.

Meninggalkan pekerjaan Rp 1,7 miliar untuk menjadi kreator konten

Setelah lulus, pada September 2014 Nas bekerja sebagai pengembang software di Venmo, sebuah layanan mobile untuk transaksi pembayaran yang dimiliki oleh PayPal. Selama bekerja di sana, Nas mendapatkan gaji sebesar USD 120 ribu atau Rp 1,7 miliar per tahun. Namun menurutnya, uang sebanyak itu enggak cukup untuk bertahan hidup di New York.

"Aku tahu dalam satu tahun di New York, kamu akan menghabiskan USD 60 ribu karena (di sini) sangat mahal. Jadi aku nabung USD 60 ribu dan daripada aku habiskan di New York, aku gunakan uangnya untuk keliling dunia, karena dunia sebenarnya lebih murah ketimbang New York," kata dia dilansir Global News.

Setelah satu tahun bekerja, Nas memutuskan untuk berhenti. Menurutnya, ada hal lain yang lebih baik untuk dilakukan dibanding melakukan pekerjaannya saat itu.

"Aku enggak mengatakan bahwa kamu harus ambil risiko dan keluar dari pekerjaanmu untuk keliling dunia. Bukan. Jangan lakukan itu kalau kamu enggak merasa nyaman," imbuh Nas.

Sejak awal 2016, Nas bekerja seorang diri membuat video berdurasi 1 menit, mengisahkan tentang kehidupan orang-orang yang ia temui selama keliling dunia. Nas menghabiskan waktu 10 jam tiap harinya untuk membuat tiap video itu.
Kini videonya telah ditonton sekitar 1 hingga 3 juta orang per hari, tergantung kepada topik dan lokasi mana yang ia liput.
Salah satu videonya yang menyorot soal penyusutan Laut Mati, menjadi video dengan penonton paling banyak yakni mencapai 70 juta akun Facebook.

Video-videonya itu juga memberikan Nas kesempatan untuk bertemu dengan orang tertinggi di dunia, olahraga bersama 1.000 orang di sebuah pantai di Senegal, sampai mengarungi lapangan penuh ranjau di Armenia.

Perjalanan yang mendekati akhir

Selama kurang lebih 800 hari, Nas telah berkunjung ke lebih dari 60 negara. Nas mengatakan, tujuan utama dari petualangannya ini adalah untuk menghubungkan orang di seluruh dunia.

Namun begitu, Nas tahu ia enggak bisa melakukan ini selamanya. Dia sudah berencana untuk berhenti menjadi kreator konten setelah mencapai hari ke 1.000. "Aku ingin cuti seminggu. Hilang, di dalam gua. Aku enggak tahu apa yang mau aku lakukan setelah ini," ungkap Nas.

Dengan 150 hari yang tersisa, ia masih memiliki keinginan untuk mengunjungi negara-negara lainnya, seperti Kanada. Bagi Nas, petualangannya ini telah membukakan mata bahwa dunia dipenuhi dengan kebaikan.

"Dunia ini benar-benar 99 persen kebaikan dan satu persen keburukan. Tapi banyak orang yang berpikir sebaliknya. Video-videoku di negara yang berbeda, telah menunjukkan bahwa banyak sekali kebaikan di dunia. Sungguh menyenangkan untuk menyaksikannya," tutup Nas.

Editor : Jef Syahrul
Sumber : Kumparan.com
Kategori : Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 29 Agustus 2018 06:04 WIB
Iklan Youtube Akan Makin Sulit di-'Skip'
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 15 Juli 2019
FWL DPRD Riau akan Gelar Pengenalan Jurnalistik di SMAN 1 Pekanbaru
Senin, 15 Juli 2019
Cegah Karhutla, TNI Gelar Patroli Hingga ke Pelosok TNTN
Minggu, 14 Juli 2019
Walikota Pariaman dan Firdaus Diskusikan Konsep Smart City Madani
Minggu, 14 Juli 2019
Stan Pemprov Riau Juara II Pameran Lingkungan Terbesar di Indonesia

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah
Minggu, 14 Juli 2019
ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9
Minggu, 14 Juli 2019
Wow! Black Shark 2 akan Dijual Resmi di Indonesia
Kamis, 11 Juli 2019
Ini Dia Laptop Gaming 17 Inci Ngebut Tertipis di Dunia

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 12 Juli 2019
Mahasiswa UNRI Gandeng Pertamina Sei Pakning Tanam Pohon Mangrove di Desa Tanjung Leban
Kamis, 11 Juli 2019
Rektor UIR dan 345 Pimpinan PTIS Hadiri Munas
Kamis, 11 Juli 2019
Univrab Ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi Nasional Tenaga Kesehatan
Rabu, 10 Juli 2019
Pertama, UIR Kirim Dosen Visiting Professor ke USANT Filipina

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
PTPN5
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www