Kamis, 22 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Optimalkan Produk Ikan Tangkapan Menjadi Pekasam Kemasan
Senin, 01 Oktober 2018 10:42 WIB
Optimalkan Produk Ikan Tangkapan Menjadi Pekasam Kemasan
KAMPAR (CAKAPLAH) - Desa Pangkalan Serai Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, Riau adalah salah satu desa yang sebagian penduduknya berprofesi sebagai nelayan tangkap ikan air tawar.


Akan tetapi untuk pemasaran hasil tangkapannya dalam bentuk olahan belum optimal. Biasanya ikan hasil tangkapan diolah secara tradisional yang disebut Pekasam.

Berangkat dari kondisi ini, beberapa akademisi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memberikan pendampingan dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat.

Program ini berlangsung selama sembilan bulan dengan sumber dana dari Direktorat Pendidikan Tinggi Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun anggaran 2018.

Tim pengabdian diketuai oleh Evi Marlina beranggotakan Hasmalina dan Isran Biddin itu memberikan pendampingan berupa pelatihan pengolahan dan pengemasan produk hingga pemasaran kepada para nelayan setempat sehingga hasil olahan itu bernilai ekonomi lebih tinggi.

Belasan nelayan berasal dari dua kelompok antusias mengikuti pendampingan masing-masing dari dusun Telaga Beras dan dusun Muara Biwan. Semula para nelayan tangkap hanya mengolah hasil tangkapan ikan air tawar untuk dikonsumsi keluarga saja dan tidak berfikir akan menjadi produk yang diminati serta bernilai ekonomi tinggi.

Ketua tim pengabdian Umri untuk program ini Evi Marlina mengatakan bahwa dilakukannya program ini adalah salah satu bentuk Dharma Perguruan Tinggi.

"Program pengabdian yang kami lakukan di desa ini adalah salah satu sumbangsih kepada masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Riau dan kita berharap masyarakat terbantu tentunya," kata Evi, Senin (1/10/2018).

Terkait produk olahan ikan air tawar Pekasam, Evi Marlina yakin jika dikelola dengan baik akan memberikan tambahan penghasilan bagi para nelayan.

"Saya sangat yakin, produk ikan Pekasam dapat diterima pasar apabila dikemas dengan baik kemudian dilengkapi izin seperti Dinkes P-IRT dan branding produk sehingga bernilai tinggi untuk dipasarkan," ujar dosen fakultas Ekonomi dan Bisnis Umri itu.

Anggota tim pengabdian lainnya Hasmalina yang merupakan akademisi berlatar berakang Kimia menjelaskan produk ikan Pekasam adalah ikan yang diolah secara sederhana yang diawetkan melalui proses kimia dengan cara pemberian garam dan bahan tertentu yang dilanjutkan dengan proses fermentasi.

Sementara itu, Isran Biddin yang merupakan akademisi Umri yang merupakan putra daerah setempat mengatakan bahwa tanah kelahirannya itu memiliki potensi perikanan air tawar yang melimpah.

"Alhamdulillah, kampung saya ini dianugerahi Tuhan sumberdaya alam yang luar biasa. Salah satunya potensi perikanan air tawar yang biasa ditangkap nelayan dengan cara tradisional dan dilestarikan dengan nilai kearifan lokal sehingga kelestariannya terjaga," imbuhnya.

Isran Biddin juga mengatakan sangat bersyukur bersama tim pengabdian Umri dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan tentunya diperlukan sinergis pihak lain terutama perhatian pemerintah dalam bentuk sarana salah satunya Listrik.

Salah seorang ketua kelompok Nelayan yang didampingi dalam program ini bernama Linda mengatakan selama ini kami tidak menyadari bahwa produk Pekasam ini jika diolah dan dikemas dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup tinggi hingga bisa mencapai harga Rp60 ribu perkilo gramnya dan sementara jika ikan dijual di pasar harganya masih di bawah harga olahan Pekasam.

Penulis : Kholik Aprianto
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Kabupaten Kampar, Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Calon Penghulu Laporkan Panitia Pilpeng Labuhan Papan ke Bupati Rohil
Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Rohil: Disiplin Harus Melekat pada Diri ASN
Selasa, 20 Agustus 2019
Kakan Kemenang Rohul: Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah Mesti Kedepankan Jalur Musyawarah
Senin, 19 Agustus 2019
23 Ranperda Diusulkan Masuk Prolegda DPRD Pekanbaru Tahun 2020

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau
Senin, 08 Juli 2019
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Tentang Ranperda LPP APBD 2018

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www