Senin, 22 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

1.500 Lahan Sawah di Kampar Dinyatakan Puso Akibat Banjir, Kerugian Miliaran Rupiah
Kamis, 20 Desember 2018 17:14 WIB
1.500 Lahan Sawah di Kampar Dinyatakan Puso Akibat Banjir, Kerugian Miliaran Rupiah
Warga melihat hamparan padi yang mati akibat banjir di Desa Pulau Tinggi, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar
BANGKINANG (CAKAPLAH) - Bencana banjir di Kabupaten Kampar, Riau menyisakan berbagai persoalan bagi petani. Sebanyak 1.500 hektare lahan sawah dinyatakan puso atau mengalami kerusakan dan tidak akan menghasilkan.


Kondisi ini membuat target produksi beras di Kabupaten Kampar sebanyak 75.000 ton gagal tercapai karena dengan adanya kerusakan tanaman padi di lahan seluas 1.500 hektare akan kehilangan beras sebanyak 7.600 ton beras.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Kampar Henry Dunan didampingi sejumlah kepala bidang dan kepala seksi ketika ditemui di ruang kerjanya, di Komplek Perkantoran Pemkab Kampar di Jalan Lingkar, Bangkinang, Kamis (20/12/2018) mengungkapkan, lahan yang mengalami kerusakan seluas 1.500 hektare ini tersebar di sembilan kecamatan.

Sembilan kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Bangkinang sebanyak 5,5 hektare, Kecamatan Rumbio Jaya 175 hektare, Kecamatan Kampar Utara 319 hektare, Kecamatan Tapung Hulu 15 hektare, Kecamatan Salo 8 hektare, Kecamatan Kampar 178 hektare, Kecamatan Tambang 596 hektare dan Kecamatan Kampa 196 hektare.

Dari total 1.500 hektare sebanyak 467 hektare adalah lahan yang mendapatkan bantuan baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat.
"Ada berupa bantuan bibit, pupuk dan ada juga murni semuanya bantuan pemerintah dan pemerintah daerah," ujar Dunan.

Pasca terjadinya banjir pekan lalu, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Kampar telah turun ke lapangan dan langsung menindaklanjuti instruksi Bupati Kampar agar segera dan cepat mencari solusi yang dihadapi petani. Dunan mengakui pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat yakni Kementerian Pertanian di Jakarta. Lalu pihak Kementerian Pertanian telah menurunkan petugas LO ke Kabupaten Kampar.

Ada dua cara yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah. Cara pertama adalah berupaya mendapatkan cadangan benih nasional (CBN).

"Mudah-mudahan ini terkabul. Kita diminta melengkapi data," imbuh Dunan.

Pihaknya menargetkan seluruh lahan yang terkena dampak banjir ditanam kembali pada tahun 2019. Namun ia belum bisa memastikan kapan bantuan ini direalisasikan untuk petani.

"Waktunya sangat mepet. Yang pasti di 2019, lokasi banjir itu menjadi prioritas kita untuk diberikan bantuan dengan program APBN sebagian dan sebagian kecil dari APBD Kampar maupun APBD provinsi," ulasnya.

Dari APBD Kampar tahun 2019, direncanakan sebanyak 350 hektare lahan akan mendapatkan bantuan. "Tapi bantuannya sesuai program. Kalau bibit saja ya bibit, pupuk ya pupuk atau kedua-duanya, jadi tergantung program," terang Dunan.

Menyinggung target produksi beras di Kabupaten Kampar, dengan adanya bencana ini target Kampar sebanyak 75.000 ton beras dipastikan gagal karena dari 1.500 hektare lahan ini bisa menghasilkan sekira 7.600 ton beras. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Kalau rata-rata hasil perhektare itu Rp 30 juta, hitung saja berapa harus kehilangan. Ya, miliaranlah," ucap Dunan.

Ia menyebutkan, dalam dua tahun terakhir produksi beras di Kampar cukup membanggakan karena mengalami kenaikan. Pada tahun 2016 produksi mencapai 32.00 ton dan pada tahun 2017 naik menjadi 42.000 ton dan untuk tahun 2018 belum dilakukan penghitungan. Untuk mencapai swasembada beras, Kabupaten Kampar harus menghasilkan 120.000 ton beras karena kebutuhan Kampar sebanyak 120.000 ton.

Sementara itu, dari pantauan di sejumlah desa, hampir seluruh padi yang terendam banjir terlihat mati. Sebagian besar sudah berbuah dan hanya sebagian kecil saja yang selamat dari ancaman banjir.

Kalangan petani sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk masa tanam berikutnya. Salah seorang petani Fahmi (38) di Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar mengungkapkan, bencana banjir beberapa hari lalu membuat ia harus rela kehilangan panen. Menurutnya, dari luas lahan yang terendam ia mengalami kehilangan 14 goni gabah. "Itu bisa untuk makan setahun," ujar Fahmi.

Penulis : Akhir Yani
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Pemerintahan, Kabupaten Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 14 Mei 2019 08:04 WIB
Jarak Pandang 4 Wilayah di Riau Terbatas
Rabu, 08 Mei 2019 10:25 WIB
Hujan akan Guyur Sebagian Wilayah Riau
Minggu, 21 April 2019 09:19 WIB
Hari Ini Sebagian Riau Akan Diguyur Hujan
Senin, 13 Mei 2019 08:03 WIB
Sebagian Wilayah Riau akan Diguyur Hujan
Kamis, 09 Mei 2019 08:29 WIB
29 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatra
Jum'at, 03 Mei 2019 09:17 WIB
Luas Lahan Terbakar di Riau Terus Bertambah
Sabtu, 18 Mei 2019 09:05 WIB
Hujan akan Guyur Riau Malam Hari
Jum'at, 17 Mei 2019 09:05 WIB
Jarak Pandang di Pelalawan dan Inhu Menurun
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
TMMD Ke-105 Koramil 0313/KPR, TNI Gencar Membangun Jamban untuk Warga tak Mampu
Minggu, 21 Juli 2019
Sukseskan TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Gencar Patroli Waspadai Karhutla di TNTN
Minggu, 21 Juli 2019
Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Tuntaskan Pengerasan Jalan Desa Balung
Minggu, 21 Juli 2019
Cegah Karlahut, Koramil 05/Kampar Kiri Rutin Patroli Gabungan

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
Fikom UIR Beri Pendampingan Literasi Sadar Media pada Remaja Masjid
Minggu, 21 Juli 2019
Gandeng Kementerian PUPR, Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasikan Program CTPS di Buluh Nipis
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Unri Gelar Penyuluhan Narkoba dan Etika Berlalu Lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Abdimas UNRI Beri Penyuluhan kepada Siswa SMPN 1 Rumbio Jaya Soal Berumah Tangga

Kampus lainnya ...

PTPN5
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www