Senin, 17 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Opini:
RPJMD 2019-2024 Pertaruhan Visi Jangka Panjang Riau 2025
Kamis, 21 Maret 2019 15:02 WIB
RPJMD 2019-2024 Pertaruhan Visi Jangka Panjang Riau 2025
Rahmad Rahim
(CAKAPLAH) - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2019-2024 yang merupakan pengejawantahan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau saat ini, disadari atau tidak adalah penggalan 5 tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Riau 2005-2025, sebagaimana yang diamanahkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005-2025. Artinya adalah RPJMD 2019-2024 ini merupakan pertaruhan ukuran keberhasilan pencapaian Visi Riau 2025, yaitu: "Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Batin, di Asia Tenggara Tahun 2025".  Selanjutnya Visi jangka panjang tersebut diuraikan ke dalam 12 Misi sebagai berikut:


1. Mewujudkan  Provinsi  Riau  sebagai  pusat  kegiatan  perekonomian  adalah mendorong dan membangun kegiatan dan prasarana ekonomi serta menciptakan pusat-pusat lintasan darat, laut dan udara bagi Pulau Sumatera, Indonesia, dan Kawasan Selat Malaka.

2. Mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan dan berdaya saing adalah meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi dan pendapatan daerah berbasis pada potensi sumberdaya daerah terbarukan melalui pengembangan sektor ekonomi unggulan di luar minyak dan gas serta ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal dan masyarakat.

3. Mewujudkan keseimbangan pembangunan antar wilayah adalah mempersempit disparitas pembangunan antar wilayah melalui pendistribusian pembangunan pusat-pusat kegiatan dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, mengintegrasikan infrastruktur transportasiantar moda, mendistribusikan pembangunan prasarana wilayah lainnya, dan pembangunan  sumberdaya manusia yang seimbang antar wilayah di Provinsi Riau.

4. Mewujutkan kerjasama pembangunan antar wilayah adalah membangun dan memperkuat koordinasi dan kerjasama pembangunan antar kabupaten/kota dalam Provinsi, antar Provinsi, dan antar Negara dalam bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.

5. Meningkatkan kemampuan dan kompetensi Pemerintah daerah adalah membangun dan memperkuat tata kelola pemerintah dan pembentukan aparatur yang berkemampuan tinggi, professional, bersih dan beribawa.

6. Mewujudkan dukungan sistem informasi pembangunan yang handal adalah membangun sistem informasi pembangunan, pendapatan dan informasi yang lengkap, akurat dan dapat diakses oleh seluruh pihak melalui pemanfaatan teknologi maju guna mendukung pembangunan.

7. Mewujudkan masyarakat Riau yang mandiri dan sejahtera adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan sumberdaya manusia   Riau melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, pembinaan etika, moral dan budaya serta meningkatkan kehidupan sosial-ekonomi melalui pemberdayaan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.

8. Mewujudkan kebudayaan Melayu sebagai payung kebudayaan adalah penyediaan sarana dan prasarana pusat referensi dan pusat promosi kebudayaan melayu dan membina serta memberdayakan Budaya Melayu sebagai alat pemersatu tanpa menghilangkan jati diri dalam rangka mewujudkan masyarakat Riau yang maju, mandiri, dan berdayasaing.

9. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang berakhlak adalah meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai moral dan agama dalam kehidupan masyarakat untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada  Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan bermasyarakat yang toleran, rukun, dan damai.

10. Mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah membangun kondisi yang kondusif bagi kehidupan dan kegiatan perekonomian,   sosial, politik, dan kebudayaan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Riau.

11. Mewujudkan lingkungan yang lestari adalah mengendalikan dan memulihkan kerusakan dan penurunan kualitas lingkungan guna mendukung pembangunan Provinsi Riau yang berkelanjutan.

12. Mewujudkan masyarakat madani adalah mempercepat penegakan supremasi hukum, hak asasi manusia, dan kehidupan masyarakat yang demokratis.

Sekedar mengingatkan bahwa 12 misi pembangunan jangka panjang Riau 2025 tersebut, telah dilaksanakan oleh 3 (tiga) Kepala Daerah sebelumnya dalam bentuk visi dan misi jangka menengah sebagai berikut: (1) Tahap Lima Tahun ke 1 (2005-2009); (2) Tahap Lima Tahun ke 2 (2010-2014); (3)  Tahap Lima Tahun ke 3 (2014-2019). Terlepas dari berhasil atau tidaknya masing-masing Kepala Daerah menjalankan visi dan misinya dalam bentuk arah kebijakan, program dan kegiatan yang dilaksanakan di eranya masing-masing, yang pasti visi dan misi jangka panjang Riau 2025 tentu harus bisa dicapai dalam 5 tahun kedepan. Artinya ada 3 (tiga) assignment yang harus dijalankan oleh RPJMD 2019-2014 ini, pertama, RPJMD 2019-2024 harus memikul beban (Spill-Over) target/capaian yang belum terlaksana pada RPJMD-RPJMD sebelumnya, yang kedua menjalankan dengan optimal visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur 2019-2024 dan yang ketiga adalah menarik kebelakang target capaian pembangunan di Tahun 2025 (akhir masa pelaksanaan RPJPD Riau 2005-2025).

Dalam menjalankan urusan pembangunan 5 tahun ke depan (2019-2024), Gubernur/Wakil Gubernur Riau telah menetapkan Visi, yaitu: Terwujudnya Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul di Indonesia (RIAU BERSATU). Adapun misi yang dijalankan untuk mencapai visi jangka menengah tersebut adalah: (1) Mewujudkan Sumberdaya Manusia yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing melalui  Pembangunan Manusia Seutuhnya, (2) Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Daerah yang Merata dan Berwawasan  Lingkungan, (3) Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang inklusif, Mandiri dan Berdaya Saing, (4) Mewujudkan Budaya Melayu sebagai Payung Negeri dan Mengembangkan Pariwisata yang  Berdaya Saing dan (5) Mewujudukan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Pelayanan Publik yang prima berbasis Teknologi Informasi. Misi tersebut akan terurai lebih lanjut ke dalam Arah Kebijakan, Sasaran dan Indikator Program RPJMD 2019-2024.

Apakah visi dan misi jangka menengah penggalan 5 tahun terakhir RPJPD 2005-2025 tersebut akan mampu mencapai visi jangka panjang Riau 2025? Tentu hal ini harus dikaji secara holistik oleh Bappeda Provinsi Riau bersama-sama Bappeda Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. Indikator-indikator apa saja yang harus dicapai untuk menyatakan bahwa Riau telah berhasil menjadi mencapai Visi Jangka Panjangnya tahun 2025, yaitu sebagai Pusat Perekonomian, Pusat Kebudayaan Melayu, dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Batin, di Asia Tenggara? Di dalam Perda Provinsi Riau No.: 12 Tahun 2017 telah ditetapkan beberapa indikator makro pencapaian visi jangka panjang 2025 yaitu: (1) Beroperasinya kawasan industri yang terintergrasi dengan pusat kegiatan ekonomi dan infrastruktur wilayah di 3 lokasi yaitu Dumai, Tanjung Buton dan Kuala Enok; (2) Terbangunnya struktur perekonomian yang berdaya saing, yang diindikasikan dengan kontribusi dominan dari sektor non-migas; (3) Pertumbuhan ekonomi: 3%-4%; (4) Inflasi: 4% - 5%; (5) Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 72-73; (6) Tingkat Pengangguran: 6% -7%; (7) Gini Ratio: 0,34 - 0,37; (8) Tingkat Kemiskinan: 6% - 7%. Bagaimana dengan indikator Riau sebagai pusat kebudayaan melayu dalam masyarakat agamis? Secara kuantitatif memang agak sulit mengukur ini. Dalam Perda No.: 12 Tahun 2017 menjadi pusat kebudayaan melayu ini diindikasikan sebagai: (1) Beroperasinya Riau sebagai pusat referensi dan Promosi Kebudayaan Melayu; (2) nuansa Kebudayaan Melayu menjadi ciri khas praktek kehidupan masyarakat.

Untuk mencapai sasaran indikator Visi dan Misi Riau 2025 tersebut, pemetaan terhadap kondisi Riau terkini mutlak untuk dilaksanakan. Evaluasi menyeluruh terhadap apa yang sudah dicapai selama ini dan arah kebijakan apa yang harus dilakukan untuk menjalankan secara optimal visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur selama 5 tahun ke depan, beserta prioritas program strategisnya. Untuk itu, Bappeda Provinsi Riau perlu melakukan komunikasi dengan seluruh stakeholders pembangunan. Hal lain yang tidak kalah pentingnya, mengingat dana transfer pusat ke daerah untuk sumber dana pembangunan terus mengalami penurunan, maka perlu dilakukan inovasi terhadap sumber-sumber dana pambangunan selain APBN dan APBD, seperti Availability Payment (AP), Public Private Partnership Cooperation Budget dan Unsolicited Projects.
Penulis : Rahmad Rahim, Fungsional Perencana Madya – Bappeda Provinsi Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Pemerintahan, Cakap Rakyat, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 03 Juli 2018 19:36 WIB
Kesatria Politik
Kamis, 06 Juli 2017 16:45 WIB
Salah 1 Menit, Tekor 10 Tahun
Selasa, 15 Agustus 2017 17:20 WIB
Ario: Saatnya Provinsi Riau Bangkit
Senin, 16 Oktober 2017 21:05 WIB
Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar
Selasa, 02 Mei 2017 14:12 WIB
Demografi dan Pilkada
Senin, 02 Oktober 2017 17:07 WIB
Menunggu Nasib 300 Desa Pasca Perda RTRWP Riau
Jum'at, 30 Juni 2017 20:03 WIB
Membangun Fly Over dengan Dana CSR
Senin, 09 Oktober 2017 18:29 WIB
Konstelasi Politik Pilgub Riau 2018
Senin, 14 Agustus 2017 18:08 WIB
Perda Bahasa Melayu
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 16 Juni 2019
"Spot Mancing Riau" akan Gelar Mancing Bersama Komunitas
Minggu, 16 Juni 2019
Bertemu Gubernur, Syahril Topan Bahas Sektor Pariwisata Rohul
Kamis, 13 Juni 2019
Meski Banjir Sudah Surut, Diskes Tetap Periksa Kesehatan Masyarakat
Kamis, 13 Juni 2019
PWI Pekanbaru Gelar Lomba MTQ Antar Wartawan, Hadiahnya Umrah

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa
Selasa, 28 Mei 2019
Unilak Jalin Kerjasama Internasional dengan Perguruan Tinggi Malaysia
Senin, 27 Mei 2019
Unilak Santuni 60 Anak Yatim Piatu di Pekanbaru

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www