Rabu, 22 Mei 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Korban Tewas Badai Siklon Idai di Afrika Timur Lebih Dari 750 Orang
Selasa, 26 Maret 2019 07:09 WIB
Korban Tewas Badai Siklon Idai di Afrika Timur Lebih Dari 750 Orang
angin topan . ©2012 Merdeka.com
(CAKAPLAH) - Badai siklon Idai yang menghantam tiga negara di Afrika Timur menewaskan lebih dari 750 orang. Korban tewas ini ditemukan 10 hari berselang bencana itu terjadi, saat para relawan mencoba memulihkan pasokan listrik dan air, serta mencegah risiko wabah kolera.


Di Mozambik, jumlah korban tewas meningkat menjadi 446 orang. Pada saat bersamaan, 259 orang kehilangan nyawa di Zimbabwe dan 56 orang ditemukan meninggal di Malawi. Demikian dilansir dari The Guardian, Senin (25/3/2019).

Menteri Lingkungan Mozambik, Celso Correia, mengatakan jumlah korban tewas tersebut masih berupa laporan awal. Kemungkinan besar, jumlah korban tewas bertambah karena banjir belum juga surut.

Correia yang juga berperan sebagai koordinator darurat bencana memperkirakan, total korban meninggal di Mozambik bisa melampaui 1.000 orang. Perkiraan itu sebelumnya juga telah disampaikan oleh Presiden Mozambik.

Menurut dia, sudah lebih dari sepekan ini, hampir 110.000 orang berada di pengungsian usai badai siklon Idai melanda.

Kini, para relawan tengah berjibaku melakukan penyelamatan korban yang masih terperangkap banjir. Helikopter dan perahu dikerahkan untuk evakuasi. Beberapa masih berada di atap rumah dan di pepohonan saat menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Beberapa korban selamat secara swadaya menggali puing-puing menggunakan tangan kosong untuk mencari orang-orang terkasih. Sementara pemerintah dan lembaga donor menerbangkan bantuan ke lokasi bencana. Saat ini para relawan dan korban bersiap menghadapi risiko penyebaran penyakit, seperti kolera dan malaria.

"Kami akan menderita kolera, kami akan menderita malaria. Ini situasi yang tidak dapat dihindari, jadi pemerintah sudah membuka pusat perawatan kolera," kata Correia.

Komite Palang Merah Internasional telah mencatat sejumlah kasus kolera di tiga negara yang diterjang badai siklon Idai. Tetapi, PBB tidak dapat mengonfirmasi laporan tersebut.

Utusan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Sebastian Rhodes Stampa mengatakan, kondisi di lokasi bencana secara bertahap membaik.

"Setiap hari air surut, kita menjangkau lebih banyak orang. Setiap hari jalan-jalan terbuka, kami memiliki akses yang lebih baik dan kami dapat memberikan lebih banyak volume bantuan, dan itu yang terpenting saat ini," kata Stampa.

Dia mengatakan, dua pusat layanan kesehatan dan sistem pemurnian air segera dibangun di lokasi bencana. Dua layanan ini akan tergabung dalam upaya pemulihan daerah bencana.

"Skala kehancurannya luar biasa, bukan hanya karena topan dan banjir tetapi juga karena tanahnya yang lembek setelah diguyur hujan deras sangat lama," tambah Stampa.

PBB juga mengerahkan drone untuk mencari korban di daerah terdampak, terutama di Mozambik tengah. Menurutnya, pasokan listrik di mayoritas wilayah terdampak topan di Mozambik masih terputus, sehingga mempersulit upaya penyelamatan.

Sebanyak 109.000 orang tinggal di tempat penampungan di Mozambik tengah dan mayoritas berada di Beira dan sekitarnya. Beira merupakan kota yang paling terdampak topan.

"Sayangnya, tempat perlindungan itu juga memuat risiko penyakit menular seperti diare dan campak," kata Kepala Kesehatan dan Nutrisi UNICEF, James McQuen Patterson.

"Lebih jauh, karena banyak keluarga kehilangan segalanya, beberapa tidur di tempat terbuka, risiko pneumonia, terutama di kalangan anak-anak meningkat pesat," pungkasnya.
Editor : Ali
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Internasional, Lingkungan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 30 April 2019 06:32 WIB
Badai Kenneth di Mozambik Tewaskan 38 Penduduk
Senin, 13 Mei 2019 08:03 WIB
Sebagian Wilayah Riau akan Diguyur Hujan
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 22 Mei 2019
Polres Inhu Gandeng Baznas Salurkan Zakat Personel
Selasa, 21 Mei 2019
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama
Selasa, 21 Mei 2019
APHI Komda Riau Santuni 25 Anak Yatim dalam Kegiatan Buka Puasa Bersama
Selasa, 21 Mei 2019
RAPP Serahkan Bantuan Melalui Pemkab Kampar di Acara Safari Gubri

Serantau lainnya ...
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta
Selasa, 21 Mei 2019
DPMPSP Bengkalis Bakal Terapkan Teken Digital
Senin, 20 Mei 2019
Buka Puasa Bersama, Pemkab Meranti Eratkan Silaturrahmi dengan Masyarakat di Perantauan
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Ruput, Bupati Bengkalis Berikan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Advertorial lainnya ...
Minggu, 19 Mei 2019
Dua Varian Realme X Resmi Diumumkan, Harga Terjangkau!
Minggu, 19 Mei 2019
Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik
Rabu, 15 Mei 2019
OnePlus 7 Pro Melenggang, Inilah Harga Resminya
Rabu, 15 Mei 2019
Apple Siapkan Dua Warna Baru untuk iPhone 2019

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 21 Mei 2019
Eratkan Silaturahim, Unilak Gelar Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers
Selasa, 14 Mei 2019
Kedutaan AS Gelar Ramadan Outreach di Unilak, Rektor Ajak Buka Puasa Bersama
Minggu, 12 Mei 2019
Serahkan Bantuan, Rektor UIR Awali Safari Ramadan di Masjid An-Naba
Kamis, 09 Mei 2019
Belajar dari Para Penerima Beasiswa RAPP

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler

01

Sabtu, 18 Mei 2019 14:00 WIB
Presiden Terbitkan Aturan Pemecatan PNS
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri

CSR lainnya ...
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www