Selasa, 23 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Korban Tewas Badai Siklon Idai di Afrika Timur Lebih Dari 750 Orang
Selasa, 26 Maret 2019 07:09 WIB
Korban Tewas Badai Siklon Idai di Afrika Timur Lebih Dari 750 Orang
angin topan . ©2012 Merdeka.com
(CAKAPLAH) - Badai siklon Idai yang menghantam tiga negara di Afrika Timur menewaskan lebih dari 750 orang. Korban tewas ini ditemukan 10 hari berselang bencana itu terjadi, saat para relawan mencoba memulihkan pasokan listrik dan air, serta mencegah risiko wabah kolera.


Di Mozambik, jumlah korban tewas meningkat menjadi 446 orang. Pada saat bersamaan, 259 orang kehilangan nyawa di Zimbabwe dan 56 orang ditemukan meninggal di Malawi. Demikian dilansir dari The Guardian, Senin (25/3/2019).

Menteri Lingkungan Mozambik, Celso Correia, mengatakan jumlah korban tewas tersebut masih berupa laporan awal. Kemungkinan besar, jumlah korban tewas bertambah karena banjir belum juga surut.

Correia yang juga berperan sebagai koordinator darurat bencana memperkirakan, total korban meninggal di Mozambik bisa melampaui 1.000 orang. Perkiraan itu sebelumnya juga telah disampaikan oleh Presiden Mozambik.

Menurut dia, sudah lebih dari sepekan ini, hampir 110.000 orang berada di pengungsian usai badai siklon Idai melanda.

Kini, para relawan tengah berjibaku melakukan penyelamatan korban yang masih terperangkap banjir. Helikopter dan perahu dikerahkan untuk evakuasi. Beberapa masih berada di atap rumah dan di pepohonan saat menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Beberapa korban selamat secara swadaya menggali puing-puing menggunakan tangan kosong untuk mencari orang-orang terkasih. Sementara pemerintah dan lembaga donor menerbangkan bantuan ke lokasi bencana. Saat ini para relawan dan korban bersiap menghadapi risiko penyebaran penyakit, seperti kolera dan malaria.

"Kami akan menderita kolera, kami akan menderita malaria. Ini situasi yang tidak dapat dihindari, jadi pemerintah sudah membuka pusat perawatan kolera," kata Correia.

Komite Palang Merah Internasional telah mencatat sejumlah kasus kolera di tiga negara yang diterjang badai siklon Idai. Tetapi, PBB tidak dapat mengonfirmasi laporan tersebut.

Utusan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Sebastian Rhodes Stampa mengatakan, kondisi di lokasi bencana secara bertahap membaik.

"Setiap hari air surut, kita menjangkau lebih banyak orang. Setiap hari jalan-jalan terbuka, kami memiliki akses yang lebih baik dan kami dapat memberikan lebih banyak volume bantuan, dan itu yang terpenting saat ini," kata Stampa.

Dia mengatakan, dua pusat layanan kesehatan dan sistem pemurnian air segera dibangun di lokasi bencana. Dua layanan ini akan tergabung dalam upaya pemulihan daerah bencana.

"Skala kehancurannya luar biasa, bukan hanya karena topan dan banjir tetapi juga karena tanahnya yang lembek setelah diguyur hujan deras sangat lama," tambah Stampa.

PBB juga mengerahkan drone untuk mencari korban di daerah terdampak, terutama di Mozambik tengah. Menurutnya, pasokan listrik di mayoritas wilayah terdampak topan di Mozambik masih terputus, sehingga mempersulit upaya penyelamatan.

Sebanyak 109.000 orang tinggal di tempat penampungan di Mozambik tengah dan mayoritas berada di Beira dan sekitarnya. Beira merupakan kota yang paling terdampak topan.

"Sayangnya, tempat perlindungan itu juga memuat risiko penyakit menular seperti diare dan campak," kata Kepala Kesehatan dan Nutrisi UNICEF, James McQuen Patterson.

"Lebih jauh, karena banyak keluarga kehilangan segalanya, beberapa tidur di tempat terbuka, risiko pneumonia, terutama di kalangan anak-anak meningkat pesat," pungkasnya.
Editor : Ali
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Internasional, Lingkungan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 23 Juli 2019
Tiba di Rohil, Mayjen TNI Cucu Somantri Disambut Secara Adat
Selasa, 23 Juli 2019
Terima SK DPW LSM Amarah Riau, Miswan Diminta Putuskan Mata Rantai Koruptor di Riau
Senin, 22 Juli 2019
RAPP Menuju Perusahaan Ramah Anak
Senin, 22 Juli 2019
Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Ini yang Dilakukan Kejari Kampar untuk Layani Masyarakat

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?
Kamis, 18 Juli 2019
Redmi K20 Pro Berbalut Emas Dijual Hampir Rp100 Juta!

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 22 Juli 2019
Dosen Teknik Unilak Raih Gelar Doktor dengan Hasil Cumlaude
Minggu, 21 Juli 2019
Fikom UIR Beri Pendampingan Literasi Sadar Media pada Remaja Masjid
Minggu, 21 Juli 2019
Gandeng Kementerian PUPR, Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasikan Program CTPS di Buluh Nipis
Jumat, 19 Juli 2019
Mahasiswa Unri Gelar Penyuluhan Narkoba dan Etika Berlalu Lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar

Kampus lainnya ...

PTPN5
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www