Sabtu, 25 Mei 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Cerita Haru Penerima Beasiswa RAPP, Hampir Putus Kuliah Karena Tak Mampu Bayar UKT
Jum'at, 26 April 2019 09:36 WIB
Cerita Haru Penerima Beasiswa RAPP, Hampir Putus Kuliah Karena Tak Mampu Bayar UKT
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Bantuan akan selalu datang bagi orang yang mau berusaha dan berdoa. Mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk Eqy Zuhri, salah seorang penerima beasiswa dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).


Remaja asal Kuantan Singingi ini hampir tidak bisa melanjutkan pendidikan saat berada di Perguruan Tinggi Negeri karena faktor ekonomi. Beruntung, RAPP menjadi "jalan" bagi dirinya untuk bisa melanjutkan kuliah.

"Saya teringat, saat itu saya hampir tidak bisa melanjutkan kuliah. Karena pada saat itu saya memang harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk bisa terus kuliah, tapi orang tua saat itu tidak mempunyai uang. Hampir di akhir batas pembayaran UKT tersebut, ternyata Allah masih mengizinkan saya untuk kuliah. Beasiswa dari RAPP cair dan bisa saya gunakan untuk membayar uang kuliah," ujar Eqy memulai cerita.

Dengan kondisi perekonomian yang pas-pasan tentu membayar uang kuliah bukan hal yang mudah. Terlebih orang tua remaja berumur 19 tahun ini hanyalah seorang pekerja di kebun karet orang untuk memotong karet dan mengambil getahnya.

"Saya memang bukan dari keluarga kaya. Ayah Ibu saya adalah petani penyadap karet, itupun di kebun orang. Terlebih saya masih punya 2 adik lagi yang harus dibiayai sekolahnya. Ditambah lagi harus membiayai saya kuliah tentu bukan perkara mudah," cakapnya.

Hingga akhirnya di pertengahan semester I dirinya mendapat kabar dari tetangga di Kampungnya jika RAPP sedang membuka lowongan beasiswa. "Saya langsung melengkapi semua persyaratan. Saat itu di kampung kami hanya sedikit yang kuliah. Terlebih untuk kampus UIN hanya saya saja yang kuliah disana. Makanya saya serahkan berkas dan Alhamdulillah saya lulus," ungkap Eqy.

Di semester awal, remaja yang saat ini duduk di bangku kuliah semester II jurusan pendidikan Agama Islam UIN Suska Riau ini ternyata meraih nilai yang sangat memuaskan.

"Alhamdulillah saya dapat IPK 3,8. Ini yang harus saya pertahankan agar saya bisa terus kuliah. Apalagi orang tua daya selalu mengingatkan agar saya terus belajar dan jangan main-main agar nilai saya tidak turun. Terimakasih kepada RAPP yang telah memberikan kesempatan saya untuk mendapatkan beasiswa. Saya akan berusaha sekuat tenaga dan tudak akan mengecewakan keluarga, diri saya sendiri dan juga perusahaan," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Sahrulli (23). Mahasiswa UIN Suska Riau Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial ini bahkan sudah menerima beasiswa sejak semester II hingga kini di semester VI.

"Awal mula saya mendapatkan informasi beasiswa ini dari perangkat desa. Waktu itu saya sudah kuliah semester I. Dapat telpon dari kampung untuk melengkapi berkas beasiswa. Tentu ini kabar baik buat saya, dan Alhamdulillah akhirnya saya lulus seleksi untuk penerimaan beasiswa," ungkapnya.

Disampaikan Sahrulli, bukan hal gampang untuk dirinya sampai ke titik bangku kuliah. Hidup keras sudah dijalani oleh dirinya sejak kecil. Terlebih memang dirinya sudah tidak memiliki Ayah maupun Ibu.

"Ibu saya sudah meninggal sejak saya masih kecil. Sedangkan Ayah saya meninggal ketika saya masih di bangku SMP. Jangan ditanya bagaimana sedihnya saya. Namun hidup harus tetap berjalan. Hingga akhirnya saya tinggal dengan dengan ibu dan ayah angkat yang memang masih saudara juga," cakapnya.

Sejak kecil, lanjut Sahrulli, dirinya sudah dididik untuk menjadi pribadi yang mandiri. "Saya sudah mencari nafkah sendiri sejak kecil. Jualan es, kerja di kantin dan lain sebagainya. Itu berlanjut hingga kini, segala usaha saya lakukan, mulai dari jualan online shop hingga menggeluti bisnis media sosial instagram," cakapnya.

Sebelum mendapatkan beasiswa, diakui Sahrulli dirinya harus berjuang ekstra untuk membayar uang kuliah maupun untuk hidup selama di Pekanbaru.

"Kakak-kakak saya memang ada dan sudah menikah semua. Tapi ya tak mungkin saya terus mengharapkan bantuan mereka, kadang kalau lagi ada uang dikasih, kalau enggak ya saya tak minta," terangnya.

"Alhamdulillah sejak saya mulai menerima beasiswa dari RAPP saya mulai tidak khawatir lagi untuk pendidikan saya kedepan. Yang terpenting saya harus giat belajar dan jangan sampai nilai saya turun, kalau sempet turun nilai saya, bisa-bisa saya tidak dapat beasiswa lagi. Saya termotivasi untuk tidak main-main dalam kuliah," imbuhnya.

Tak lupa ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada RAPP yang sudah sudah memberi kesempatan kepada dirinya untuk mendapatkan beasiswa. "Terimakasih RAPP, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan terbaik ini. Saya harus membuat bangga keluarga dan orang-orang yang saya sayangi. Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk bisa sukses," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui Community Development (CD) menyerahkan beasiswa tingkat perguruan tinggi kepada mahasiswa di 5 Kabupaten Provinsi Riau atau sekitar wilayah operasional perusahaan dengan total beasiswa senilai Rp700.000.000, Kamis (25/4/2019).

Penyerahan beasiswa yang dilakukan di Pekanbaru ini dihadiri oleh 100 mahasiswa penerima beasiswa yang berasal dari 9 Perguruan Tinggi di Riau yakni Universitas Riau, Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), UIN Suska Riau, ST2P Pelalawan, STAIN Bengkalis, Universitas Abdurrab, UNIKS Kuansing dan STMIK Hangtuah. 100 mahasiswa ini berasal dari berbagai jurusan.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Ali
Kategori : Ekonomi, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Sabtu, 02 Maret 2019 15:45 WIB
56 Mahasiswa UIR Ikuti Seleksi ON MIPA 2019
Jum'at, 07 September 2018 05:41 WIB
IWARA Gandeng BNN dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Sinar Riau Group Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Jumat, 24 Mei 2019
Keluarga Besar Disdik Riau Gelar Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 24 Mei 2019
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni UNRI RAPP Santuni Anak Yatim
Jumat, 24 Mei 2019
Berbagi Berkah, ATR BPN Rohul Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat

Serantau lainnya ...
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta

Advertorial lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Mulai 2020, WhatsApp Bakal Tampilkan Iklan
Minggu, 19 Mei 2019
Dua Varian Realme X Resmi Diumumkan, Harga Terjangkau!
Minggu, 19 Mei 2019
Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik
Rabu, 15 Mei 2019
OnePlus 7 Pro Melenggang, Inilah Harga Resminya

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Mei 2019
Rektor Universitas Abdurrab Ingin Lanjutkan Cita-cita Prof Tabrani
Selasa, 21 Mei 2019
Eratkan Silaturahim, Unilak Gelar Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers
Selasa, 14 Mei 2019
Kedutaan AS Gelar Ramadan Outreach di Unilak, Rektor Ajak Buka Puasa Bersama
Minggu, 12 Mei 2019
Serahkan Bantuan, Rektor UIR Awali Safari Ramadan di Masjid An-Naba

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler

02

Sabtu, 18 Mei 2019 14:00 WIB
Presiden Terbitkan Aturan Pemecatan PNS
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www