Senin, 19 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Cerita Haru Penerima Beasiswa RAPP, Hampir Putus Kuliah Karena Tak Mampu Bayar UKT
Jum'at, 26 April 2019 09:36 WIB
Cerita Haru Penerima Beasiswa RAPP, Hampir Putus Kuliah Karena Tak Mampu Bayar UKT
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Bantuan akan selalu datang bagi orang yang mau berusaha dan berdoa. Mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk Eqy Zuhri, salah seorang penerima beasiswa dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).


Remaja asal Kuantan Singingi ini hampir tidak bisa melanjutkan pendidikan saat berada di Perguruan Tinggi Negeri karena faktor ekonomi. Beruntung, RAPP menjadi "jalan" bagi dirinya untuk bisa melanjutkan kuliah.

"Saya teringat, saat itu saya hampir tidak bisa melanjutkan kuliah. Karena pada saat itu saya memang harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk bisa terus kuliah, tapi orang tua saat itu tidak mempunyai uang. Hampir di akhir batas pembayaran UKT tersebut, ternyata Allah masih mengizinkan saya untuk kuliah. Beasiswa dari RAPP cair dan bisa saya gunakan untuk membayar uang kuliah," ujar Eqy memulai cerita.

Dengan kondisi perekonomian yang pas-pasan tentu membayar uang kuliah bukan hal yang mudah. Terlebih orang tua remaja berumur 19 tahun ini hanyalah seorang pekerja di kebun karet orang untuk memotong karet dan mengambil getahnya.

"Saya memang bukan dari keluarga kaya. Ayah Ibu saya adalah petani penyadap karet, itupun di kebun orang. Terlebih saya masih punya 2 adik lagi yang harus dibiayai sekolahnya. Ditambah lagi harus membiayai saya kuliah tentu bukan perkara mudah," cakapnya.

Hingga akhirnya di pertengahan semester I dirinya mendapat kabar dari tetangga di Kampungnya jika RAPP sedang membuka lowongan beasiswa. "Saya langsung melengkapi semua persyaratan. Saat itu di kampung kami hanya sedikit yang kuliah. Terlebih untuk kampus UIN hanya saya saja yang kuliah disana. Makanya saya serahkan berkas dan Alhamdulillah saya lulus," ungkap Eqy.

Di semester awal, remaja yang saat ini duduk di bangku kuliah semester II jurusan pendidikan Agama Islam UIN Suska Riau ini ternyata meraih nilai yang sangat memuaskan.

"Alhamdulillah saya dapat IPK 3,8. Ini yang harus saya pertahankan agar saya bisa terus kuliah. Apalagi orang tua daya selalu mengingatkan agar saya terus belajar dan jangan main-main agar nilai saya tidak turun. Terimakasih kepada RAPP yang telah memberikan kesempatan saya untuk mendapatkan beasiswa. Saya akan berusaha sekuat tenaga dan tudak akan mengecewakan keluarga, diri saya sendiri dan juga perusahaan," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Sahrulli (23). Mahasiswa UIN Suska Riau Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial ini bahkan sudah menerima beasiswa sejak semester II hingga kini di semester VI.

"Awal mula saya mendapatkan informasi beasiswa ini dari perangkat desa. Waktu itu saya sudah kuliah semester I. Dapat telpon dari kampung untuk melengkapi berkas beasiswa. Tentu ini kabar baik buat saya, dan Alhamdulillah akhirnya saya lulus seleksi untuk penerimaan beasiswa," ungkapnya.

Disampaikan Sahrulli, bukan hal gampang untuk dirinya sampai ke titik bangku kuliah. Hidup keras sudah dijalani oleh dirinya sejak kecil. Terlebih memang dirinya sudah tidak memiliki Ayah maupun Ibu.

"Ibu saya sudah meninggal sejak saya masih kecil. Sedangkan Ayah saya meninggal ketika saya masih di bangku SMP. Jangan ditanya bagaimana sedihnya saya. Namun hidup harus tetap berjalan. Hingga akhirnya saya tinggal dengan dengan ibu dan ayah angkat yang memang masih saudara juga," cakapnya.

Sejak kecil, lanjut Sahrulli, dirinya sudah dididik untuk menjadi pribadi yang mandiri. "Saya sudah mencari nafkah sendiri sejak kecil. Jualan es, kerja di kantin dan lain sebagainya. Itu berlanjut hingga kini, segala usaha saya lakukan, mulai dari jualan online shop hingga menggeluti bisnis media sosial instagram," cakapnya.

Sebelum mendapatkan beasiswa, diakui Sahrulli dirinya harus berjuang ekstra untuk membayar uang kuliah maupun untuk hidup selama di Pekanbaru.

"Kakak-kakak saya memang ada dan sudah menikah semua. Tapi ya tak mungkin saya terus mengharapkan bantuan mereka, kadang kalau lagi ada uang dikasih, kalau enggak ya saya tak minta," terangnya.

"Alhamdulillah sejak saya mulai menerima beasiswa dari RAPP saya mulai tidak khawatir lagi untuk pendidikan saya kedepan. Yang terpenting saya harus giat belajar dan jangan sampai nilai saya turun, kalau sempet turun nilai saya, bisa-bisa saya tidak dapat beasiswa lagi. Saya termotivasi untuk tidak main-main dalam kuliah," imbuhnya.

Tak lupa ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada RAPP yang sudah sudah memberi kesempatan kepada dirinya untuk mendapatkan beasiswa. "Terimakasih RAPP, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan terbaik ini. Saya harus membuat bangga keluarga dan orang-orang yang saya sayangi. Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk bisa sukses," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui Community Development (CD) menyerahkan beasiswa tingkat perguruan tinggi kepada mahasiswa di 5 Kabupaten Provinsi Riau atau sekitar wilayah operasional perusahaan dengan total beasiswa senilai Rp700.000.000, Kamis (25/4/2019).

Penyerahan beasiswa yang dilakukan di Pekanbaru ini dihadiri oleh 100 mahasiswa penerima beasiswa yang berasal dari 9 Perguruan Tinggi di Riau yakni Universitas Riau, Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), UIN Suska Riau, ST2P Pelalawan, STAIN Bengkalis, Universitas Abdurrab, UNIKS Kuansing dan STMIK Hangtuah. 100 mahasiswa ini berasal dari berbagai jurusan.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Ali
Kategori : Ekonomi, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 19 Agustus 2019
Ini Pesan dan Harapan Septina di HUT Pramuka ke-58
Senin, 19 Agustus 2019
Lima Alasan kenapa Aktivis 98 Harus Masuk Kabinet Jokowi
Sabtu, 17 Agustus 2019
Wabup Zardewan Irup HUT RI di Riau Komplek RAPP
Sabtu, 17 Agustus 2019
Ribuan Warga Pelalawan Saksikan Panggung Rakyat bersama Husni Tamrin

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau
Senin, 08 Juli 2019
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Tentang Ranperda LPP APBD 2018

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu
Jumat, 09 Agustus 2019
Mulai Besok, Unilak Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang III

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www