Selasa, 18 Juni 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

CAKAP RAKYAT
Pentingkah Program Media Sosial dalam Tujuan Bisnis Perusahaan?
Kamis, 09 Mei 2019 09:30 WIB
Pentingkah Program Media Sosial dalam Tujuan Bisnis Perusahaan?

Media Sosial dapat digunakan dengan dua cara yang sangat berbeda: untuk hiburan pribadi dan untuk membangun komunitas di sekitar perusahaan Anda. Hal ini bergantung pada bagaimana karyawan Anda menggunakan situs dan perangkat media sosial. Seorang karyawan yang mengobrol dengan teman-temannya di jejaring sosial tidak menciptakan nilai apa-apa. Menonton video kucing yang bisa bicara di YouTube juga tidak membantu perusahaan. Nilai bagi karyawan tersebut mungkin sudah jelas (melawan kejenuhan). Jenis penggunaan media sosial di tempat kerja seperti inilah yang memberi reputasi buruk pada ruang ini di dunia korporasi dan kadang-kadang mengaburkan nilai strategis yang dimilikinya untuk organisasi.



Sekarang mari kita bahas tentang bagaimana aktivitas media sosial di tempat kerja dapat memberi nilai lebih untuk organisasi: seorang karyawan mengawasi saluran media sosial untuk komentar posistif dan negative dari produk yang menjadi tanggung jawabnya, mengelola permintaan layanan pelanggan secara saat itu juga di platfrom blog-mikro, atau terlibat dalam aktivitas manajemen reputasi, misalnya.

Dalam skenario pertama, karyawan hanya membuang waktu. Di skenario kedua, karyawan fokus pada aktivitas yang mendukung tujuan bisnis yang spesifik. Karyawan yang sama, meja yang sama, perangkat yang sama, saluran yang sama, tetapi kita melihat gambaran yang benar-benar berbeda karena karyawan tersebut telah memiliki tujuan spesifik: intelijen bisnis, dukungan pelanggan dan manajemen reputasi online.

Tujuan mendatangkan nilai, yang membawa kita kembali ke pernyataan ini: Memiliki “kehadiran” di media sosial tidak ada artinya kecuali Anda melakukan sesuatu dengannya.

Jadi pertanyaannya adalah, apa yang Anda lakukan dengan media sosial? Sebelum pertanyaan tesebut berhasil dijawab, Anda harus benar-benar memahami strategik, taktik, tujuan, dan target perusahaan Anda secara keseluruhan.

Mengaitkan Program Media Sosial ke Tujuan Bisnis

Kesalahpahaman yang umum terjadi di dunia bisnis adalah bahwa media sosial berdiri terpisah dari perusahaan -bahwa media sosial merupakan sekat tersendiri, mesin “keterlibatan” dan “percakapan” sendiri yang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan fungsi bisnis lainnya. Pemikiran ini salah. Organisasi yang memperlakukan media sosial hanya sebagai ban serep saja biasanya tidak akan berhasil dalam ruang ini. Kenyataan media sosial adalah bahwa ini bukanlah sekedar tambahan. Media Sosial adalah 100% bagian integrasi.

Ini adalah cara pandang yang sederhana: Bisnis Anda tidak masuk ke media sosial. Media Sosial yang masuk bisnis Anda.

Apa artinya? Ini berarti bahwa media sosial bukan merupakan fungsi tersendiri. Media Sosial adalah alat komunikasi, seperti telepon dan email, yang mendukung tujuan fungsi bisnis penting, termasuk didalamnya hubungan masyarakat, pemasaran, pembangkitan minat pelanggan, layanan pelanggan, dan riset pasar. Beberapa di antara penggunaan paling baik untuk aktivitas media sosial adalah untuk mendukung fungsi-fungsi bisnis ini, dan ini bagian terbaiknya: Setiap fungsi bisnis tersebut sudah memiliki objektif dan targetnya, di mana Anda bisa memasukkan aktivitas media sosial ke dalamnya.

Aktivitas media sosial, mengesampingkan faktor lain, bukanlah sebuah objektif. Mendapatkan pelanggan baru, meningkatkan jangkauan, membangun loyalitas mendapat lebih banyak bagian pasar, bahkan meningkatkan pendapatan bersih -inilah objektif.

Taktik yang dilakukan mungkin dapat mencakup menciptakan materi untuk blog, mendorong diskkusi online, mengukur perubahan dalam komentar online tentang perusahaan dari sudut pandang pelanggan, membagi berita perusahaan, dan memanfaatkan saluran web sosial untuk memperkuat kampanye, misalnya.

Sebuah program media sosial, untuk dapat memberikan hasil, harus memiliki tujuan yang berakar dari obejktif bisnis. Memahami ini akan membantu Anda dalam memulai dengan benar.

Bayangkan membingkai ulang “meningkatkan partisipasi sosial” menjadi “menghasilkan 300 komentar dan penyebutan per hari.” Daripada “mengembangkan kumpulan pengikut,” coba pertimbangkan “mendapatkan 6.000 pengikut Twitter baru per bulan.” “Memperbaiki rasio sentiment positif-negatif untuk merek” harus memiliki angka dan batas waktu.

Jika organisasi Anda ingin mendapatkan traffic halaman web yang lebih tinggi, maka terapkan target. Jika traffic bulan ini adalah 2.500 kungjungan per hari, maka bidiklah 3.000 kunjungan per hari untuk bulan depan. Jadilah spesifik.

Mengapa? Ada dua alasan: Pertama, ini akan mendorong staf Anda memikirkan cara untuk mencapai tujuan ini, yang berarti, ini mendorong organisasi Anda untuk bergeser dari mode pemeliharaan ke mode penyelesaian masalah dan pembangunan bisnis. Inilah cara organisasi bertumbuh –dengan berpikir melalui tantangan dan mencari cara untuk membuat segala macam hal bekerja lebih baik.

Alasan kedua adalah bahwa menetapkan target menciptakan tanggungjawab. Adalah satu hal untuk bekerja seadanya dan menunjukkan “petumbuhan” dan “peningkatan” kinerja yang samar-samar. Namun lain halnya dengan membuat seseorang menjadi bertanggungjawab untuk mencapai (atau gagal mencapai) target yang telah ditentukan. Ini akan mendorong organisasi untuk fokus terhadap hasil yang spesifik dan memastikan hasil tersebut akan terjadi.

Kekhususan target akan mendorong pencapaian. Semakin spesifik maka semakin mungkin hasil yang diinginkan akan dapat dicapai. Semakin tidak spesisif tujuannya, maka semakin berkurang kemungkinan akan tercapai. Selalu tentukan target.

Penulis : Muhammad Ridho ST (Mahasiswa Pascasarjana Sekolah Bisnis IPB)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Selasa, 11 Juni 2019 20:33 WIB
Impor Riau Naik 42,10 Persen
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Bertahap, DPMPTSP Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
Selasa, 18 Juni 2019
Tahun Depan Siak Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII
Selasa, 18 Juni 2019
Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
Senin, 17 Juni 2019
Dua Gedung OPD Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik

Serantau lainnya ...
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 06 Juni 2019
Open House Idul Fitri Bupati Bengkalis, Kuatkan Jalinan Silaturrahmi
Jumat, 24 Mei 2019
Bupati Irwan Buka Puasa Bersama Masyarakat Asal Meranti di Batam
Kamis, 23 Mei 2019
Wujudkan Janji Kampanye, H Zulkifli AS - Eko Suharjo Komit Bangun Dumai
Rabu, 22 Mei 2019
Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Serahkan Bantuan Pembanguan Musala

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Juni 2019
Sony Sedang Mempersiapkan Xperia dengan Enam Kamera Belakang
Selasa, 11 Juni 2019
@OnLeaks Perlihatkan Desain Awal Pixel 4 Series
Senin, 10 Juni 2019
Galaxy Note10 Pro Tidak Disokong Fast Charging 45W
Senin, 10 Juni 2019
Xiaomi Mi 9T Pro Sudah Muncul di Geekbench

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 18 Juni 2019
Gubri Ingin Taruna Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Jadi Nelayan Hebat
Senin, 17 Juni 2019
UIR Siapkan 18 Program Studi di Akreditasi International
Jumat, 14 Juni 2019
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unilak dan ISI Padang Panjang Jalin Kerjasama
Selasa, 11 Juni 2019
Ketum YLPI Lantik Komisaris dan Direksi PT Uira Usaha Investasa

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 23 Mei 2019
Tiap Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Luar Kota, Ketiga Istrinya Setor Hafalan Alquran
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www