Minggu, 22 September 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Iklan Yahama
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Terungkap, Erna Dibunuh karena Pergoki Pelaku Mencuri
Selasa, 14 Mei 2019 19:30 WIB
Terungkap, Erna Dibunuh karena Pergoki Pelaku Mencuri

SELATPANJANG (CAKAPLAH) - Misteri pembunuhan Erna Widyawati (34) seorang ibu rumah tangga di Gang Manggis Jalan Manggis RT 01 RW 10 Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau pada Selasa (30/5/2019) lalu sudah terungkap.

Pelaku pembunuhan diketahui berinisial TIG yang masih berumur 19 tahun seorang buruh pelabuhan warga Jalan Komplek UK  RT 03 RW 03 Kelurahan Selatpanjang Timur.

Dalam konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (14/5/2019) Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek SH menjelaskan bahwa tersangka tega menghabisi nyawa Erna lantaran kalap ketika dipergoki saat berada di dalam rumah.

AKBP La Ode Proyek mengungkapkan, saat melakukan aksinya, tersangka masuk melalui pintu samping rumah kakak ipar korban Ali Amran dan Yusnita yang tidak terkunci, namun pelaku tidak menyangka jika rumah petak dua tersebut bersebelahan dengan rumah yang ditempati korban  Erna Widyawati dan suaminya Jaipullah dan pintunya bisa dilewati.

Ketika berpapasan dengan korban, pelaku dengan santai mengaku sebagai tukang rumah yang memasang keramik. Pengakuan itu dibuatnya karena pelaku melihat ada bekas pemasangan keramik di rumah tersebut.

Tidak percaya begitu saja, kemudian korban menelpon suaminya untuk menanyakan apakah betul hari itu ada tukang yang akan memasang keramik. Namun suami korban mengatakan  tidak ada pengerjaan dikarenakan tukang sedang sakit.

Mendengar pengakuan suami korban, pelaku langsung resah dan mengambil pisau yang berada di dapur, kemudian melakukan penusukan dan menggoroknya dari belakang sebanyak dua kali di bagian leher korban, sempat terjadi perlawanan, namun karena luka yang cukup parah, Erna pun tewas bersimbah darah di dapur rumah kakak iparnya.

"Setelah melakukan pembunuhan, pelaku lalu mencuci pisau dapur tersebut ke kamar mandi untuk menghilangkan jejak, lalu membuangnya di semak samping rumah korban," kata Kapolres.

Setelah melakukan olah TKP, selang tiga hari kasus pembunuhan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa pisau di semak - semak setelah menyisir area rumah korban yang dibantu masyarakat. Namun polisi belum bisa menetapkan status tersangka karena pisau yang ditemukan tidak ada sidik jarinya.

"Kendala kita di lapangan, TKP rusak selain itu barang bukti tidak ada, CCTV juga tidak ada, namun kita tidak menyerah lalu mencari alat bukti lain," kata Kapolres.

Setelah mengorek informasi dari masyarakat akhirnya polisi mendapatkan jawaban dari teka teki pembunuhan itu melalui seorang reparasi handphone. Dimana reparasi itu memberitahukan bahwa ada seseorang yang ingin memperbaiki handphone merk Vivo V5 dengan kerusakan sidik jarinya tidak bisa dibuka. Setelah berhasil dibuka, tukang reparasi itu melihat didalam handphone tersebut banyak ditemukan foto korban. Tidak menunggu lama, hal ini pun dilaporkan langsung ke polisi

"Handphone milik korban tersebut rencananya mau dijual oleh pelaku, namun karena sidik jarinya tidak bisa dibuka, handphone tersebut dibawa ke tukang reparasi, setelah berhasil dibuka tukang reparasi itu melihat ada foto korban, lalu melaporkan ke kita," kata La Ode Proyek.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, pelaku sudah lama mengintai situasi rumah yang akan dicurinya itu, karena setiap hari dia menggunakan jalan disamping rumah korban untuk berangkat ke tempat kerja.

Setelah mendapatkan barang bukti kedua, polisi lalu mencocokkan lagi dengan barang bukti lainnya yakni sepeda motor merek Suzuki SkyDrive dengan nomor polisi BM 6827 XB. Karena pada waktu kejadian warga yang melintas melihat sepeda motor tersebut terparkir disamping rumah korban.

"Setelah barang bukti agak kuat, personel langsung mengejar pelaku ke rumahnya pada Kamis 9 Mei. Didapati pelaku sedang santai di rumah bersama ibunya. Dia ditangkap tanpa melakukan perlawanan," ujar Kapolres.

Dijelaskan lagi, pelaku merupakan mantan narapidana dalam kasus pencurian dan dijerat dengan hukuman 6 tahun penjara.

"Pelaku ini merupakan mantan narapidana yang sudah biasa mencuri, terakhir dia dijerat hukuman 6 tahun penjara," ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan, ini merupakan penyidikan awal, nanti akan digelar rekonstruksi di rumah korban dan dilakukan pengembangan selanjutnya.

"Nanti akan kita gelar rekontruksinya. Jika nanti ditemukan ada kejanggalan, akan kita kejar," ujar Kapolres.

Konferensi pers yang dilakukan adalah untuk menjawab teka teki ditengah masyarakat, dimana rumor yang berkembang sudah sangat liar.

"Opini yang berkembang ditengah masyarakat terlalu menggiring dan membuat pelaku menjadi santai karena dia merasa ada jawaban setelah memantau perkembangan di media sosial," kata Kapolres lagi.

Lebih lanjut diungkapkan, keterangan ini membantah semua rumor yang berada di tengah masyarakat yang menyebutkan pembunuhan itu dilakukan karena ada perintah dari salah satu keluarga korban dan dibayar dengan sejumlah uang.

"Jadi tidak benar jika ada yang menyebutkan pembunuhan ini dilakukan atas dasar perintah dari keluarga korban seperti yang sudah beredar di tengah masyarakat," ungkapnya.

Terhadap perlakuannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 3 Jo 338 dengan maksimal ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis : Ck4
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?

Berita Terkait
Rabu, 13 September 2017 20:43 WIB
Sadis! Suami Bacok Istri Hingga Tewas
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 21 September 2019
SJR: Menpora Tersangka Bukan Berarti Jokowi Gagal
Sabtu, 21 September 2019
Penampilan Salman Bikin Pembukaan MTQ Semakin Memukau
Sabtu, 21 September 2019
Pawai MTQ Kabupaten Bengkalis Diikuti Ribuan Peserta
Jumat, 20 September 2019
Politisi Gerindra Nita Ariani Daftar Balon Wawako Dumai di PDIP

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 02 September 2019
APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020 Kota Pekanbaru Disahkan
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 20 September 2019
Menang Adu Pinalti, PS UIR Lolos ke Final Piala Menpora 2019
Senin, 16 September 2019
PS UIR Dijanjikan Bonus Bila Berhasil Bawa Pulang Piala Menpora
Senin, 16 September 2019
UIR Universitas Pertama Bentuk Penggiat dan Relawan Anti Narkoba
Jumat, 13 September 2019
KMIPN 2019 Sukses Digelar, PCR Raih 3 Medali

Kampus lainnya ...
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Iklan Kelmi - Ade
Terpopuler

01

Selasa, 17 September 2019 06:13 WIB
Kapolri: Kapolda, Kapolres dan Kapolsek, Out!
Pekanbaru Autoshow
Foto
Iklan IRMI SYAKIP
Pangeran Hotel
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM

CSR lainnya ...
Germas
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www