Senin, 23 September 2019

Breaking News

  • Jarak Pandang 500 Meter, Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya   ●   
  • BMKG: Hotspot di Sumatra Capai 1.769 Titik   ●   
  • Kabut Asap Pekat. Setelah Lama Mutar-mutar di Pekanbaru, 4 Pesawat Akhirnya Balik Kanan   ●   
  • Dukung Pemerintah Liburkan ASN Hamil, DPRD Riau Imbau Swasta Juga Terapkan Kebijakan yang Sama   ●   
  • Tim Satgas Karlahut TNI Polri Amankan Terduga Pelaku Pembakaran Lahan di Rohul   ●   
  • Satgas Terpaksa Mengais Rawa untuk Mengumpulkan Air Buat Memadamkan Api   ●   
  • Empat Kali Delay karena Kabut Asap Pekat, Menteri Pertanian Batal ke Pekanbaru   ●   
  • Libur Kembali Diperpanjang, Guru Se-Pekanbaru Diajak Ikut Salat Istiska   ●   
  • Pendidikan Riau Lumpuh akibat Kabut Asap, Dewan Pendidikan: Ini Dilematis   ●   
  • Megawati Mau Buat Sejarah PDIP Menang Beruntun di Pemilu
Iklan Yahama
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Negara Dengan 100 Persen Penduduknya Muslim, Siapa Yang Bawa Islam Ke Maladewa?
Jum'at, 24 Mei 2019 06:14 WIB
Negara Dengan 100 Persen Penduduknya Muslim, Siapa Yang Bawa Islam Ke Maladewa?
Male, Ibukota Maladewa/Net
(CAKAPLAH) - Maladewa adalah negara yang identik dengan pantai yang memesona dan pengalaman menyelam yang menakjubkan. Tapi, banyak orang di dunia yang melewatkan sejarah negara kepulauan ini, yang 100 persen penduduknya adalah Muslim.


Dalam konstitusi Maladewa disebutkan, Islam adalah agama wajib bagi seluruh warganegaranya. Dengan itu, tidak ditemukan satupun warganegara Maladewa non-Muslim di ratusan pulau kecil yang ditemukan oleh pelaut dan pedagang Arab pada abad ke-12 tersebut.

Sementara di Ibukota Maladewa, Male, terdapat makam Abu al-Barakat Yusuf al-Barbari. Laman Aljazeera.net menyebutkan, dari namanya, Abu al-Barakat diduga adalah seorang Dai asal Amazigh Maroko yang mengakhiri perjalanan dakwahnya di salah satu pulau yang ada di Maladewa.

Ketika itu, Sultan Maladewa masuk Islam di hadapan Abu Barakat, yang kemudian diikuti oleh seluruh penduduknya yang beragama Budha. Sultan kemudian membangun masjid dan madrasah sebagai sarana untuk mengajarkan agama yang baru dipeluk masyarakat itu.

Islam dan Maladewa

Sebelum Islam, penduduk Maladewa memiliki satu ritual yang cukup memberatkan, yaitu mengorbankan gadis untuk sosok yang mereka sebut sebagai 'Iblis Lautan'. Setiap bulan, suku-suku di Maladewa akan memilih seorang gadis akan dikorbankan untuk memedamkan kemarahan 'Rannamari'.

Penjelajah Muslim asal Maroko, Ibnu Batutah, juga menggambarkan adat dan kebiasaan penduduk Maladewa saat ia mengunjungi kawasan ini pada abad ke-14 lalu.

Dalam dokumentasinya, Ibnu Batutah mengisahkan Abu Barakat yang seorang penghafal Al-Quran singgah di rumah seorang tua di Maladewa. Orang tua tersebut menangis sampai kehabisan air mata. Usut punya usut, ternyata kediaman si orang tua diharuskan untuk berkorban sebagaimana adat dan kebiasaan, sementara orang tua itu hanya memiliki seorang anak gadis.

Mendengar itu, Abu Barakat lalu menawarkan diri kepada orang tua untuk menjadi pengganti bagi anak gadisnya, yang artinya ia harus dibunuh oleh jin. Pada malam hari, Abu Barakat menyelinap ke dalam bangunan berhala dan berdiam diri di sana dalam keadaan berwudlu.

Pagi harinya, si orang tua dan seluruh penduduk datang ke bangunan itu dengan maksud membawa keluar gadis yang telah dikurbankan untuk dibakar, sesuai adat mereka. Namun mereka terkejut. Pasalnya, mereka justru mendapati Abu Barakat sedang melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, dan tidak terbunuh.

"Warga kemudian membawa Abu Barakat kepada raja mereka. Mereka lalu menceritakan fakta yang baru saja terjadi. Raja pun terkejut. Ketika ditanya, Abu Barakat menjelaskan tentang Islam kepada sang Raja. Lalu, Raja berkata 'bulan depan, lakukan lagi (berdiam di bangunan berhala untuk dibunuh jin), jika kamu selamat maka aku masuk Islam," tutur Ibnu Batutah mengisahkan perjalanan Abu Barakat.

Pada bulan selanjutnya, Abu Barakat melaksanakan permintaan dari sang Raja. Lagi-lagi ia dapat lolos dari jin kepercayaan warga di pulau itu.

Ibnu Batutah melanjutkan kisahnya, "Lalu Raja dan seluruh penduduk pulau itu masuk Islam. Abu Barakat mendapat tempat yang sangat mulia di sisi penduduk. Penduduk juga bermazhab dengan Mazhab Imam Malik, sesuai yang dianut Abu Barakat. Bahkan, penduduk juga membangun masjid dan diberi nama Abu Barakat."

Memang, Islam tergolong akhir masuk ke Maladewa, yaitu abad ke-12. Namun begitu, banyak sejarawan dan pengamat menilai fakta sejarah tersebut sebagai titik tolak yang sangat penting bagi Maladewa.

Setelah masuk Islam, Raja Maladewa yang sebelumnya beragama Budha itu kemudian mengubah namanya menjadi Sultan Mohamad al-Adel. Sejak itu, Kesultanan Islam di Maladewa berlangsung hingga tahun 1965 ketika negara itu mengadopsi pemilihan umum dalam sistem pergantian pemerintahannya.

Gelar resmi Sultan Maladewa hingga tahun 1965 adalah 'Yang Mulia Sultan Bumi dan Laut, Penguasa Dua Belas Ribu Pulau dan Sultan Maladewa'.

Secara historis, bahasa Arab juga menjadi bahasa resmi yang digunakan oleh Kesultanan. Padahal, negara-negara Islam di kawasan itu lebih banyak menggunakan bahasa Persia dan Urdu. Madrasah Fiqih Maliki juga menjadi sekolah resmi di kepulauan tersebut hingga abad ke-17.
Editor : Ali
Sumber : RMOL.id
Kategori : Serba Serbi, Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?

Berita Terkait
Minggu, 15 September 2019 06:37 WIB
Ansu Fati Gemilang, Barcelona Gilas Valencia
Selasa, 13 Agustus 2019 05:58 WIB
Zidane Abaikan Bale di Laga Madrid vs Roma
Minggu, 11 Agustus 2019 06:03 WIB
Inter Milan Bekuk Valencia Lewat Adu Penalti
Jum'at, 16 Agustus 2019 05:50 WIB
Barcelona Tanpa Messi di Laga Pembuka LaLiga
Jum'at, 23 Agustus 2019 05:54 WIB
Suporter Ejek Neymar, PSG Didenda Rp31,5 Juta
Senin, 12 Agustus 2019 05:14 WIB
AS Roma Bungkam Real Madrid Lewat Adu Penalti
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 22 September 2019
Fompasri Bogor Gelar Doa Bersama untuk Kabut Asap di Riau, Jambi dan Kalimantan
Sabtu, 21 September 2019
SJR: Menpora Tersangka Bukan Berarti Jokowi Gagal
Sabtu, 21 September 2019
Penampilan Salman Bikin Pembukaan MTQ Semakin Memukau
Sabtu, 21 September 2019
Pawai MTQ Kabupaten Bengkalis Diikuti Ribuan Peserta

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 02 September 2019
APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020 Kota Pekanbaru Disahkan
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 22 September 2019
Jalin Kerjasama, Pemkab Meranti Terima Kunjungan Rombongan UIR
Jumat, 20 September 2019
Menang Adu Pinalti, PS UIR Lolos ke Final Piala Menpora 2019
Senin, 16 September 2019
PS UIR Dijanjikan Bonus Bila Berhasil Bawa Pulang Piala Menpora
Senin, 16 September 2019
UIR Universitas Pertama Bentuk Penggiat dan Relawan Anti Narkoba

Kampus lainnya ...
Polling
5 Putra Inhu Masuk Bursa Pilkada 2020. Siapa yang anda dukung?


Iklan Kelmi - Ade
Terpopuler

01

Selasa, 17 September 2019 06:13 WIB
Kapolri: Kapolda, Kapolres dan Kapolsek, Out!
Pekanbaru Autoshow
Foto
Iklan IRMI SYAKIP
Pangeran Hotel
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM

CSR lainnya ...
Germas
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www